——4‚—r

rang Belanda, boekannja Belanda Staatsblad alias „Belandeu diapersamakan" melainkan Belanda sedjati, Belanda anak ta— nah Nederland, bebas dari pada sesoeatoe tjampoeran darah lain: . . . . . . . . . . . ‚Ach, betapakah riang hatikoe, apabila ke- lak diboelan November hari jang dinantimantikan itoe lahir- kedoenia! Betapakah soerak tampik saja melihat berkibarnja Sî’ Tigawarna, jang dihiasi diatasnja dengan kain Oranje! Tentoe sampai hilang soearakoe akan koenjanjikan lagoe „Wilhelmus" dan „Wien Neerlands bloed" apabila moe» sik tentera nanti berlagocnTentoe akan gemboeng dadakoe dan boengah hidoengkoe melihatkan keadaan jang rami itoe,

sedang tida koeloepakan datang ke Geredja Nasrani‚ boeat

memoehoenkan d0'a dari Toehan Iang Esa dan Maha AdiL. Maka akan saja pohonkan rahmat, soepaja kekal keradjaän Nederland, kekal pemerintahannja di Hindia Nederland, agar dapat tanah air saja menegoehkan toeboehnja dengan tenaga Hindìa. Maka akan saja persilakan semoea orang Belanda. jang ada‘ disini mengeloearkan Wangnja, boekan sahadja boe» at ongkos pesta, tapi perloe djoega boeat tentara laoet, jang koeat, sebagai tertera didalam tjita—tjitanja Minister Colijn, jang mana begitoe jakin beroesaha, soepaja Nederland kekal djadi keradjaän. Dan saja akan . . . . . . . . . ‚soenggoeh taïahoe» lah saja, begimana kelak "hendak berlakoe lagi, kalau saja. sekiranja Belanda sedjati. Hanja saja bisa pastikan bah— wa saja ta'kan enggan mendjabat boeatan kendati berapa-l poen beratnja, asal bersangkoetan dengan kemoeliaännja tanah. air sahaja jang koetjinta . . . . . . . . . ‚Nederlandl

Hanja adalah soeatoe hal jang tida setoedjoe dengan fikiran saja. Kalau saja orang Belanda, sernoea hendak koelakoekan; pesta memoeliakan hari jang berharga itoe, hendak saja oesaha» kan soepaja seramabramainja . . . . . . tjoema satoe fatsal saja dja— oehi: Djanganlaìx hendaknja Boemi Poetera clitanah Hindia toe- roet bersoeka rajaì Tentoe koelarang rnarika itoe serta bersoeka» soekaän di pasta saja, dimana semoea bangsa Belanda memoeas» rnoeaskan hatínja- Saja berichtiar, rnenoelak marika itoe dari tem— pat keramian, soepaja djanganlah kelilìatan olehnja tjara begima- na boengahnja hatì kita waktoe mengingatkanhari‘lepasan dari fíndísan.

r-‘SA-d

Kalau saja Nederlander, saja berasa koerang sopannjazapm

Íbila kita Nederlander membawa” Boemi Poetera toeroet ben soeka-soekaän dalam merajakan pesta jang ‘demikían, dimana

kita berasa senang, jang kita lepas dari tindisan orang lain. Njata sekali jang kita tida mengendahkannja didalam negrinja sendiri. dimana kita selakoe jang memerintah memperlihatkan keboengahan sebab terlepas dari diperínfah.’ Sekarang lîgita bersoerak dan bertampik sebab mengíngatkan seratoes tahoen soedah lepas dari koengkoengan orang lain, sedang soerak— tampik ini dilakoekan dimoeka dan disertai oleh soeatoe bangsa; jang lagí didalam koengkoengan kita, Apa tidakkankita haroes berpikir‚ bahwa bangsa itoe poen‘ ada ingin poela sebagai itoe‘, jaitoe lambat laoen hendak melepaskan diri dari koeng— koengan lain bangsa? Tídakah rasanja marika itoe beringin poela pada soeatoe masa bisa bersoeka—raja mengadahkan pesta seperti kita sekarang? '

Bolehkah kita bersangka, bahwa segala perasaän dan fíkiran seger dari toeboeh marika itoe soedah toempoel dan padam, karena boeatan kita dalam l,‚mengasoehnja"? Kalau ada fiki— ran demikian pada kita, tentoe tersesat sekalí, sebab segala machloek, walaupoen begimana koerang peladjarannja, amat

A bentji dan koerang ridlah pada diperintah.

Kalau saja Belanda, tida nanti ‘saja memboeat pesta demi} kian roepa didalam negri, dimana’ pendoedoeknja tida koeberi sempat boeat lepaskan dirinja dari koengkoengan,

Demikían djoega boekan sadja tida adil, tapi rasa saja koe— rang sopan‚ apabila díminta poela wang BoemiPoetera boeat oeroenan ongkos pesta. Soedah terang perhínaän jang clihas dapkan pada Boemi Poetera dengan pesta sematjam ini‚ tapí roepanja belon tjoekoep demikian: Wangnjapoen disoeroeh keloearkan poela. Soenggoehl Perhinaän tentang fíkiran, dan

'perhinaän atas kantongnja Kromol

Apakah kiranja hasil pesta ini ditanah Hindia bagi Neden land? Kalau Nederland maoe oeraikan pertjíntaännja pada ta— nah toempah darahnja, maka tempat mengoeraikan ítoe ada salah sekali dipilíhnja, l-zerna disini ialah negri dalam koeng» koengan, Nederland tida mengendahkan orang disiní, kalau