ummwmnIt»»1fii11n1Jg1@mIw1«WW \ 1 Ce.f~ 40., K,\H»\\'IE»\\'\".lr\ :1 At’; .111 11-36 : 9/3 n ma .~ h]'I‘.HiRl'l'.-\l\I-N l!.\L.\\l U.\}L’\."n\ .\lhl1.vAJ(")1'€ at !11€.\7'l'l.\}| HblNl';,\.\‘ ,\l}“.,\'0FI‘.0F/I‘ DJALA N J A NU t'}.X_\lYAN(§ 1:3AC:IAl‘{ U\la\I\ ix.-\§l.\‘5)Cl;r"n n\| I'\I an 1~",~: XI. fl PERANAKAN CORSIKA. 1 ; Satelah melihat roepanja itoe baron Dandré , Baginda Radja djadi terkedjoet. _ »Ada. apa, Toewau baron?” kata Baginda: »kaoe !‘ ini ada kalihatan seperti orang kaget dan bingoeng. P Apa koewatirmoe ini ada berhoeboeng djoega sama * perkara. jang telah dikataken oleh toewan de Blancas dan ditetapken benarnja oleh toewan Villefort ?" »Toewaukoe!" kata. itoe baron dengan soewara ?, perlahan. »Bitjaralah!” kata Baginda. Itoe mantri jang bingoeng, maoe berloeloet di ‘) defan kaki Baginda Radja; tapi Baginda. moendoer satindak dau berkata sambil kisoetken djidat: ‘' »Apa kaoe belon djoega maoe bitjara ?” « — »Ach, Toewankoel ada tjilaka besar sekali! Vrhiadakah tjilaka amat dirikoe ini? Tida. sekali hamba nanti loepaken ini!” 7 — »Toewan Dandré! kami bertitah padamoe, ‘ bitja.1‘a1a.h !" I BAGIAN 3. 1 l l 41 l A l 2 — >>Toewankoel pada tanggal 26 Februari Na- poleon telah be1'a11gl>Dj Fra11krijl<, Toewankoel di satoe pa_.laboeha.n ketjil dekat Antibes, di telok Juan.” — >>Napole0n ada di Fr2ml<1'ijk, naiknja. di Antibes, jang djaoehnja dari Parijs saperdjalanan d0eWa- ratoes limapoeloeh djam sadja, dam hal itoe soedah djadi di tanggal 1 Maart, tapi kaoe baroe men- dapat taoo itoo di tanggal 3? . . . O, Toewanl apa. jang kaoe bilang padal>l3ena1~ sekali I’ kata mautri politie: »tapi ia, é lnemlatangi dengan berdjalan di Gap clan Sisteron." _ »Ia menclatangi! Ia n1endatangi!" kata Baginda: I »kaloe bagitoe ia lagi djalau menoedjoe ka ini kota ‘ Pari_js?" l ltoe mantri politie tinggal berdiam, seperti tiada g brani bilang, bahoewa benar Napoleon ada menda- tangi kota. Parijs. »Provincie Dauphiné bagi111ana, Toewan?” kata l Baginda parla Villefort: »apa kaoe ra.sa,p1'ovincie ini djoega boleh dikedja. be1'moesoel1an seperti Pro- vence ?" » >>Toewa11l>ia taoe betoel k2.éida- r]a.nn'ja sogala hal.” Komoedian Baginda itoe lantas ‘bmeuengok dan me11a11ju. pada mantri politic: »Brapa u besarnja balatantara iang mengikoeti Napoleon?” f to-—_ 4 »Itoe1a.h hamba tida dapat taoe, Toevvankoe!” sahoet itoe baron Dandré. \ — »Kaoe ti_da taoe! Apa kaoe soedah loepa aken tjari taoe hal itoe? — Ha! tida goena ditjari taoe, sebab itoe satoe perkara ketjil sekali, ja?” kata poela Baginda dengan menjindir. 7 —— »Toewank0e! hamba tida bisa dapat taoe hal itoe 2 kabar jang datang itoe poen mewartaken sadja, . bahoewa Napoleon telah naik ka daratan Frankrijk dan mendatangi ka sini dengan djalan di Gap dam Sisteron.” — »Tjara bagimana kabar itoe telah datang pada- * moe?” Itoe mantri politie lantas toendoek dan dengau merasa maloe ia berkata: »Dengan toeloengan kantoor—kaWat.” Baginda mengamperi satindak, dam sambil peloek tangan ia berkata dengan moerka: >iHm! toedjoeh balatautara jang terkaoem djadi aki-mojangkoe, sasoedah doewapoeloeh lima tahon lamanja kami hidoep di loewar karadjaéinkoe; di dalam itoe doewapoeloeh lima tahon kami tjari taoe baik—baik segala halnja. rahajat dan perkaranja. — Frankrijk! abis-abis, sasoedah kami dapatken harapan hati. kami misti melihat koewasakoe ter-. lolos dari tangankoe dan diremoekken oleh moesoehl” I I 1 E ( J E 1 L satoe, soedah roeboehken itoe orang! —— satoe moe- t djidjad besar telah poelangken kami ka atas tachta 2 k t F % 5 1 >>Ach, Toewankoe! djelek amat adanja hall" kata itoe mantri policie, jang merasa betoel-betoel ba- hoewa satoe pe1'ka1'a bagitoe roepa ada tjoekoep I aken remoekken hatinja orang. »KaIoe kami térsemoe seperti Napoleon," kata poela Baginda: >>terhiboer1ah djoega hatikoe ini; aken tetapi kami ini ada teridar oleh orang-orang M jang kami telah agoengken, jang haroes mendjaga. perkarakoe seperti perkara diri sendiri, kerna kaoentoengankoe djadi djoega kaoentoengannja! Ka- mi dapat katjilakaéin dengan lantaran alpanja orang.” Itoe mantri politie ada. merasa seperti tertindih goenoeng oleh kerna adanja sabda Baginda sa- demikian itoe; toewan Blancas mengoesoet keringat jang terbit penoeh di djidat; Villefort merasa M girang, kerna ia taoe betoel, jang dirinja. dapat nama. baik. »Te1'dja.t0h dari tachta karar1jaiin,d2mdapat taoe ka,tjilaka'2'u1 itoe terkoenjoeng-koenjoeng dengan toeloexlgall kantoor-kawat!" kata poela Baginda: »O, kami lebih soeka mand_jat ka bale-bale hoe- koeman mati, dari pada toeroen di tangga. tachta dengan teroesir dan ditertawai! Kaoe taoe, apa ‘artinja. hal bagitoe di tanah Frankrijk, Toewan “Dandré ?” »Toewankoe!" kata. mantri itoe: >>1-iboe ampoen, Toewan !” »Mari, toewan Villefort I” kata Baginda sambil I enengok pada itoe orang moeda: »mari, dan 6 I bilanglah pada ini Toewan, bahoewa orang bolehp dapat taoe sadari masih djaoeh hari, apa. jang If sampe di iui waktoe baroe kata,0e'2i.n olehnja." s »Toewankoe!" kata itoe baron Dandré: »dengan n sasoenggoehnja ada. soekar amat aken orang bisa. ’11 dapat bade nia.tannja Napoleon jang dirasiaken ‘I2 olehnja." 0 a »Soekar amat!" sahoet Baginda: >>Ja, itoelah Va: omongan bagoes, Toewan! aken tetapi omongallf bagoes itoe ada sama sadja. dengan goenauja 01'ang- k: orang besar; kami kenal baik pada. kadoexvauja itoe. Soekar amat aken mautri politie dapat taoe, apa jzmg terdjadi di satoe tampat, jang sape1'djalanau T‘ anempoeloeh djam sadja djaoehuja dari pasisir 1 Fra1'1krijk! sedang mantri itoe ada memerintah di = atas segala kantoor, segala. hamba politie, segala if lnata-mata, dan boleh pake 1500000 flank akeu D2 Illembajar segala. pengintip! Lihatlah ini toe/wan lj Villefort, jang tida ampoenja bantoeim—bax1toeiinV itoel lihatlah dia ini jang memangkoe sadja pax1gl>Se-karaug ini angkaoe boleh ber- laloe, Toewan-toewan! apa jang misti dikerdjaken lagi, ada bagiannja kantoor-paperanganf’ I »Soekoer sekali, Toewan !” kata. hertog de Blancas: '; »kita;orang boleh pertjaja pada ba1atantara.ToewaI1- ; koe poen taoe. tjara bagimana soerat-soerat rapport ada njataken kasatiafinrija balatantara pada tachta ‘i_ toewankoe " 3 A »Djanganlah kaoe bitjara lagi dari hal soerat-soerat \ V s . 5 5 I 1 1‘ 9 rapport," sahoet Baginda: >>soera.t-soerat itoepoen tida boleh dipertjaja. Tapi Toewan baron! apa kaoe belon dapat lagi kabar apa-apa darihalitoe perkara di djalan St. Jacques ?” Villefort merasa terkedjoet di dalam hati, tempo ia dengar Baginda Radja menanja bagitoe kapada mantri politie. »T0ewa11koe," sahoet mantri itoez »tadi hamba telah datang di sini dengan niatan aken sembahken : pada toewankoe kabar-kabaran jang terdengar pa- ling belakang atas hal itoe, tapi toewankoe sedang beringat pada perkara besar jang terkabar ada ter- djadi di sabelah oedik; sekarang kabar—ka.bar dari hal di djalanan St. Jacques itoe soedah djadi tiada perloe disampeken pada toewa.11koe.” >>Tida bagitoe, Toewan!” kata Bagiuda: >>perka1'a itoe poem ada kalihatan seperti berhoeboeng rapat sama ini perkara besar jang kita baroe dapat taoe ; hal matinja generaal Quesnel brangkali djoega nanti djadi lantaran aken kita dapatken koempoelan besar dari orang-orang Bonapartisch di kota ini.” Villefort merasa kaget, tempo mendengar na1na- nja itoe generaal Quesnel. »Ja, Toewankoe !" kata poela itoe mantri politie: »banjak perkara ada terbitken satoe doegaéin, ba- hoewa generaal itoe boekan mati dengan lantaran memboenoeh diri,ha11ja.terboenoeh oleh pendjahat. Ada terkabar jang generaal itoe linjap terhilang, pada sahabisnja ia berhimpoen sama orang-orang BAGIAN 3. 2 10 Bonapartisch. Saorang jang tida kataoeéin siapa adanja, soedah datang pada generaal itoe di hariau M generaal itoe terhilang, dan marika itoe berdjandji satoe sama lain aken datang be1'sama—sama ka satoe roemah di djalanan St. Jacques; tagi harnbanja generaal itoe, jang ada dapat dengar narnanja itoe djalanan, soedah tida dapat dengar nomornja roe- mah jang diseboet oleh itoe oraug asing." Sedang Inantri politie itoe berkata.-kata, moeka- nja Villefort ada kalihatan sebentar berwarna merah, sebentar berwarna poetjat. Baginda menengok kapadanja, laloe berkata: »Apa doegaanmoe tida sama dengan doegaimkoe, Foewan Vi11efo1't! bahoewa itoe generaal Quesnel; jang orang kira. ada djadi hambanja Napoleon, tapx sabenarnja ada djadi hambakoe, ~te1ah terboenoeh mati oleh orang Bonapartisch ?" Hamba rasa, tantoe sekali benar bagitoe, Toewan- 3' koe!" sahoetVi1le.fort: >>tapi apa tida ada kataoeim M lagi apa-apa atas hal itoe?” »Orang ada kenali djoega sedikit roepanja itoe ; orang jang telah datang pada generaal Quesnel,” kata mantri politie: >>dan sekarang orang lagi tjari 0 dia itoe.” 3}” »Orang ada kenali dj0ega1'0epa.nja?” kata. Villefort. 1“ »Ja,'’ sahoet itoe mantri politie: »hambanja itoe ‘ generaal telah tjeritaken padakoe, bagimana r0epa- J“ nja oraug itoe: dia itoe saorang lelaki jang terdoega | beroemoer limapoeloeh lebih sedikit tahon; koelit. “*3 " H x 11 j1ja, hitam-manis, matanja hitam djengat, alisnja ’ ibesar dan berboeloe pandjang, dan pipinja ber- djembros hitam. Ia pake jas pandjang berwarna blao dam terkantjing dari atas sampe di bawah, 1[‘n."ian di satoe Iobang kantjing pada jas itoe ada 'J4J,:,‘.)ita11ja bintang Legioen Van Eer. Kamarin doeloe g;£‘1a111ba politie telah ikoeti saorang jang roepanja ‘E-Jéan1a dengau r0epan_,'a orang jang terseboet itoe; rtapi satelah sampe di tikoengan djalanan St. Etienne Elan Coq-Heron, orang itoe lantas terhilang da.Ii Vmatanja itoe hamba politie.” é Villefort ada. berdiri dengan memegang pada “senderan satoe korsi; kerna sedang mantri itoe ber- 2. zata.-kata, Villefort itoe ada merasa sangat koewatir, xingga bergoematar di kaki. Tempo ia dengar, ba- L09“/3: orang asing itoe terhilang dari mata politie, aaroelah ia merasa senang. : »Kaoe misti tjari orang itoe sampe terdapat, JToewan!” kata Baginda Radja pada. itoe mantri ‘Jpoiitie; >>kerna djika benarada sabagimana d0egaéi.n- 3be1'goena besar pada kita, telah mati terboenoeh oleh orang Bonapartesch atawa lain orang, kami ‘ maoe, jang pemboenoehnja itoe mendapat hoekoe' fxnan berat.” V ‘* Villefort ada sangat merasa koewetir, oleh kerna _ fxdania itoe titah Baginda Radja. *1 »Heran sekali!” kata poela Baginda dengan me- ,g\*asa kesal-hati: »politie di sini ada sangka soedah } ! ' v }koe, bahoewa generaal Quesnel itoe jang sedangv 12 perboewat habis kawadjibannja, kaloe sadja sa.habis- nja berkata: >>ada terdjadi pemboenoehan,” lantas bisa berkata: >>0rang soedah taoe djoega siapa ada- vi nja si pemboenoeh ” 5 l >>Toewankoe!" kata itoe mantri politie: »hambaV ada harap, jang toewankoe nanti merasa senang hati atas hal iui perkara generaal Quesnel.” ‘ »Soekoer sekali !” kata Baginda pada mautri itoez 5-‘ komoedian ia lantas berkata: »Toewan Villefortl 1*, kaoe tantoe merasa tjape, kerna soedah berdjalani. djaoeh; maka biarlah kaoe pergi senangken badan. 1 ‘V Kaoe tantoe mondok di roemah a.jahm0e?" 1 »Tida, Toewankoel” sahoet Villefortz »ha.mba ‘ mondok sadja di »Hotel Madrid" di djalanan 11 A 1 Tournon.” 1} —— »Kaoe toch soedah bertemoe djoega pada 5C ajahmoe ?" ‘ ~- »Tida, Toewankoel kerna satelah datang di kota ini, harnba. teroes sadja mengadep pada toe-‘i Wan de Blancas." 81 — »Tapi kaoe toch nanti pergi djoega pada11ja, boekan ?” 1 -— »Hamba rasa, tida, Toewankoe!” L —— »O, ja! kami loepa, bahoewa kaoe ini tiada roekoen sama toewan Noirtier, dan hal ini poenlg telah terdjadi oleh kerna kasatia2i11111oe padakoe,!1 hingga wadjib sekali kami beringat akan ganti ka-Mg g roegia111110e.” I — »Toewankoe! koerniarnoe jang amat besaxifi 13 gvadakoe ini, telah djadi oepahankoe jang tjoekoep, ' iingga tiada haroes hamba. ihgin mendapat lagi vzpa.-a,pa. dari toewankoe." V, 1* -— »Baik; tapi kami tida nanti loepa. padamoe, Hfoewalx Villefortl — djangaulah kaoe koewatir.” Sambil bilang bagitoe, Baginda. Iepasken bintang ‘jflegioen van Eer, jang ada di dadanja sendiri Sama- ; Hkarna bebrapa bintang bahadari jang lain, laloe ia ! ‘-ggasillken itoe kapada Villefort, sambil berkata: ll ,1 »Trima1ah doeloe bintafig ini.” .1‘. >>Toewank0e!” kata Villefort: »it0e1ah soewatoe M Lintang aken p0nggawa—perang.’' ;‘ »Bet0e1 sekali," sahoet Baginda: >>tapibiar1a.h 1 nkaoe trima sadja: kami tida ada tempo aken adaken ljang lain. Blancasl biarlah kaoe oeroes, soepaja. ;301'a.ng kirimken soerat bintang ini kapada toewan Villefort.” i Villefort merasa amat girang; ia. trima bintang :-‘itoe dari tangan Baginda, dan lantas tjioem itoe aken tandanja hormat. ;, >>Sekara.ng titah apatah jang toewankoe hendak briken, soepaja dilakoeken oleh hambamoe ini?" kata. Villefort. _a »Fenangken badanmoe jang tjape," sahoet Ba- néginda: »dan biarlah kaoe ingat, bahoewa di ini alkota Parijs kaoe tida bisa berboewat apa-apa aken Lfgoenakoe, tapi bisa berboewat banjak di kota. *Ma1'seil1e." it I} Villefort memanggoet, Ialoe berkata: »Di dalam «a ,'s' 14 ini satoedoewa dja111hamba uanti brangkat poelangfi % dari kota ini, Toewankoe I" H‘ »Baik, Toewan Villefort!" sahoet Baginda: »da1‘ 1 djikaloe kami loepa kapadamoe, djanganlah kao 5} takoet membri ingat padakoe. — Toewan Dandré! brilah perintah, soepaja orang silaken mantri pa“ pe1'anga.11 datang di sini. Toewan de Blancas! kao diam doeloe di sini!” Sigra djoega toewan Villefort soedah ada di loewarnrfi karaton; ia panggil satoe kareta sewaém jang kw! 1, betoelan meliwat di tampat itoe, laloe ia berka.n-I TV daran menoedjoe ka Hotel Madrid. 1 A Sasoedahnja liwat sapoeloeh minut, Villefolv ‘ soedah ada di dalam kaxnamja di hotel itoe; dan sasoedahnja. ia soeroeh orang sewa kandaran aken ia poelang ka Marseille, ia soeroeh orang atoer makanan di atas medja di kamarnja itoe. Sedang ia. maoe berdoedoek makan, ia dengar orang me- it ngetok pada pintoe pertengahan; satoe boedjang bi boekaken pintoe itoe, dan Villefort lantas dengar orang seboet namanja. 4 >>Siapata.h djoega jang taoe, bahoewa akoe ada di sini?" kata Villefort sendiri-diri. aj Di [itoe waktoe si boedjang datang mengamperi. nk »Ada apa?” kata Villefort: »Sia.pa ketok pintoe? la: Siapa. menanjaken akoe ?” f »Satoe toewan jang tida maoe seboet namanja,’ sahoet itoe boedjang. W — »Saorang jang tida terkenal, dan tida maoe a. 15 ‘ oe?" giqilang nama sendiri! Apatah kahendaknja orang I ‘*1 —— »Ia maoe bertemoe pada toewan.” ‘ F‘ .— »Pada akoe?" ' “C —— »Ja." ‘ ,4 —— »Apa dia seboet namakoe?” —- »Dengau njata sekali." —— »Bagi1nanatah roepanja orang itoe ?” an —. »Ora11g soedah toewa djoega, Toewanl flda garoeng dia itoe soedah beroemoer limapoeloeh." “Z -. —— »Toeboehuja besar atawa ketjil?” 1‘ -— »Bagitoelah, seperti badau toewan se11diri." _ —— »BerkoeIit hitam atawa poetih ?’ é —— »Hitam-manis; raxnboetnja, Inatanja alisnja jitam djengat.” —- »Pakeannja bagimana?" — »Ia pake jas pandjang jang terkalltjing dari itas sampe di bawah dan terhias dengan pzitanja bintang bahadari." Villefort djadi poetjat dan berkata dengan por- ahan seperti kapada diri sendiri: »Bet0el dial" Djika pembatja ada mendoega, bahoewa orang aug diseboet-seboet itoe, telah diseboet djoega oleh ; nantri politie di hadepan Baginda Radja, tiadalah lalah pe1nbatja poenja doegaiin. Ne! Sabelon membilang lagi apa-apa, Villefort dapat 5h’hat dengan terkoenjoeng-koenjoeng saorang Ielaki gpng telah ada berdiri di pintoe kamar. "fl »Hola!” kata orang itoe: »apadiMarseil1e ada H z I! “ av-s-u~s"1HH‘ 16 kabiasaiin aken anak biarken bapanja berdirix loewar pintoe?" »AjahkoeI" kata Villefortz »ka.1oe bagitoe, njai lah tida salah doegaiiukoe, hahoewa kaoe djoe; jang telah diseboet orang.” »Kaloe bagitoe,” kata. si ajab sambil taro toen; kat di satoe podjok dan taro topi di satoe kors abiarlah akoe berkata, anakkoe, bahoewa tida bagoe kalakoeéinmoe, kaloe kaoe biarken akoe menoenggc bagitoe roepa.” »Pergilah kaoe kaloewar, Germain!” kata Villefoé kapada boed_jangnja.. h Boedjang itoe lantas berdjalan pergi deng ~ sangat merasa heran. 3« I U at XII >11: BAPA DAN ANAK. I‘S. 06 go fol 1hT0ewa11 Noirtier, ajahnja Villefort, Inengawasi g‘ uda si boedjang. sampe dia ini soedah kaloewar an 1ne110et0epke11 pintoenja kamar; komoedian -- rleh kerna selempang, jang boedjang itoe nanti nemasaug keeping di pintoe — toewan Noirtier itoe antas berbangkit dam boekaken pintoe itoe. Baiklah ljoega ia berboewat bagitoe, kerna lakoenja. sj boe- ljang ada menjataken, jang dia ini biasa. mentjoeri lengar omongan orang. Sasoedah boedjang itoe kaloewar dari pertenga— Ian," toewan Noirtier koentjiken pintoenja tampat toe, laloe ia balik kombali ka dalam kamar dan ioentjikcn djoega pintoenja kamar ini. ' R »Hm, kaoe taoe, anakkoe!" katanja pada Villefort: 5bahoewa kaoe tida kalihatan girang, oleh kerna Effielillat akoe dataug di sini?" »Ta11toe sekali saja. ada meluasa girang, ajahkoel xapi saja ‘Lida seka,1i ki1'a., jang kaoe nanti datang E BAGIAN 3. 3 ;l 18 padakoe, dan hal inilah djadi Iantaran aken sajf tida sadia.” J »Akoe rasa,” kata poela toewan Noirtier sambi berdoedoek: >>akoe poen boleh berkata. bagitocp kapadamoe. Kaoe mengabarken padakoe, bahoewzr‘ kaoe nanti bertoendangan di tanggal 20 I<‘ebrua1~"0 dan sekarang ini, 3 Maart, kaoe ada di Parijs. Bag? mana boleh bagitoe?" *9 — »Djika sekarang saja ada di sini, ajahkoew djanganlah kaoe berdoeka; kerna aken goenamov-' sadja, maka saja. datang di sini, dan brangkali djoegi perdjalannankoe ini nanti meloepoetken kaoe dar katjilakaiin. 1: n -— »Hoho! biarlah kaoe tjeritaken hal itoei Toewan hakim! tantoe sekali tjerita itoe bagoes adanja." t — »Ajahkoe! apa kaoe ada dang-m‘ orang bitjar: J dari hal koempoelan Bonapartisch di djalanan St 5 Jacques?" ~ S —— »Roemah nomor 53‘? — Ja, akoe sendiripoer i ada djadi wakilnja kapala dari pakoempoelan it0e,' c — »Ajahkoe! kaoe poenja. hati jang amat tetap _ ada datangken rasa seram kapadakoe." J j — »Apa kaoe maoe? apa kaoe ingin biar ako ( merasa takoet? Saorang jang soedah taoe menahaxl banjak sengsara dan taoe melawan pada banjafij} bahaja, dia djadi berhati tetap (Ian tida. kenal rasj mengeri. Tapi teroeskenlah omongmoe. Apata‘ 19 Ljjang telah djadi dengan itoe pakoempoelau di St- Joeques 7-’ Di —— »Orang telah panggil generaal Quesnel datang Ofpada pakoempoelan itoe; dia ini brangkat dari Wrnmxxahnja di waktoe malam‘ dam pada esoknja pagi u,.orang dapatken majitnja. di kali Seine." Ti; —~ » Siapatah telah tjeritaken ha! itoe kapadamoe?" 3 " —— »Baginda Radja.” ,_,- —— » Ha, bagitoel akoe nanti tjeritaken padamoe Jain hikajat jang lebih baroe.” Vi. —- »Saja. rasa, saja soedah taoe apa jang kaoe fmaoe bilang padakoe.” — >>Bagit0e‘? apa kaoe soedah taoe djoega, ba- hoewa Sri Baginda Keizer telah datang di tanah '9 ]1‘rankrijk‘?" 9‘ — »Djangan roesoeh-roesoeh, ajahkoel saja minta bagitoe, aken goenamoe dam djoega aken goenakoe. 1“1Ja, saja soedah dapat taoe hal itoe, malah lebih "t doeloe dari padamoe: kerna di dalam tiga hari saja soedah berdjalan seperti terebang dari Marseille ka :1‘ ini kota Parijs, dari sebab saja tida bisa kirimken ,’ omongkoe." p —— »Tiga hari! Apa kaoe gi1a‘?Pada tiga hari jang telah laloe, Baginda Keizer belon berangkat A dari Elba." N .. »Bo1eh djadi; tapi saja telah dapat taoe nia.tan- 5} 8 O 3' D nja. _. »Dengan lantaran apa?" _. »Dengan lantaran sapoetjoek soerat jang dl 20 kirimken dari poelo Elba kapa.da1noe." li »Kapadakoe?" it —— »Kapadamoe sendiri; saja dapatkeu itoe disc antara soerat-soerat jang dibawa oleh itoe soeroe-n’ han. Saétnde soerat ini soedah terdjatoh ka dalam tangan lain orang, brangkali djoega di ini waktoco kaoe soedah mati ditembak, ajahkoel” Ld Toewan N oirtier tersenjoem, laloe berkata: »Hm-«S hm.‘ kaloe bagitoe, adalah kalihatan, bahoewa. innte karadjaiin-baroe telah beladjar aken selesehken per i-b kara dengan sigra. Mati ditembak! kaoe bitjara ten-la Ialoe la.ut_jar, sobat! Di manatah sekarang adanjala itoe soerat? Akoe kenal baik padamoe, maka tia-g» dalah akoe selempang, jang kaoe soedah sembaranglk: lemparken itoe.” »Saja soedah bakar itoe,” sahoet Villefort: >>ke1‘- gn na takoet nanti ada. katinggalan sesowek dari pada- 3.4 nja: soerat itoe poen boleh memboenoeh kapada- la moe.” — »D-an boleh membinasaken peroentoengaumoeééi, jang baik, boekan?-—ja, akoe taoe itoe; tapi akoe S trdesah takoet, sebab kaoe ada Iindoengken akoe.”,n —— >>Sa_ja. perboewat lebih dari pada itoe, ajahk0e!~a1 Saja lepasken kaoe dari kabinasaéin I" —— >>Astaga! sedih amat hal dirikoe ini; biarlah it kaoe bitjara lebih terang.” (1 — »Ajahkoe! saja misti seboet Iagi itoe pakoeln-‘Jti poelan di St-Jacques.” “k —— »Akoe lihat njata, bahoewa toewan-toewau pO- fib 2] litie telah dapat taoe betoel adanja pakoempoelan itoe. Mengapatah ia-orang tida tjari itoe dengan djsoenggoeh, sedang ia—o1'ang telah taoe djoega di e-mana adanja itoe?" 1:} — »Ia-orang belon taoe sampe bagitoe; tapi ia- >c~01'a.ng telah mengindjak pada djalan jang benar aken 4dapatken itoe.” 1-»; — »Itoe1ah omongan jang biasa dikataken dari_ 1mte1npo doeloe, dan akoe kenal baik sama omongan L‘;-bagitoez kaloe politie tida bisa dapatken boekti, 7--lantas ia bilang sadja, jang ia telah dapatken dja- alan jang benar; dam Gouvernement boleh menoeng- L-Mfgoe dengan senang, sampe politie itoe datang ber- ykata, bahoewa djalan itoe terpoetoes atawa terhilang.” — »Tapi orang telah dapatken satoe majit; itoe '- generaal Quesnel mati di ajer, dan samoewa orang \- ada doega, jang matinja itoe telah terdjadi dengan - lantaman pemboeuoehan.” — »Lanta1'an pemboenoehan‘? Tida ada. ka11iata= Min, jang generaal itoe telah mafi terboeuoeh orang. a Saban hari orang ada dapatken di kali Seine majit- ’,n1ajit11j2i orangjaug boewang diri, dari sebab melarat, Uatawa jang kalelap, dari sebab tida bisa berenang.” —— »/\jahkoe! kaoe taoe betoel, bahoewa generaal itoe tida nanti memboewang diri, sebab melarat, ‘dan l<-awe taoe djoega, bahoewa di boelan Januari tida ada orang mandi di kali Seine. Djanganlah ikoeranfg‘ pertjaja; matinja generaal itoe memang ‘betoel sekali ada terdjadi lantaran pemboenoehan.” 22 -— >>Siapatah ada bilaug bagitoe ‘W’ , ial —- »Ba,ginda Radja sendiri!” A] — »Baginda Radja! akoe telah kira jang d3a itoem ada berboedi besar dan ada taoe, bahoewa di da.lau1ba perkara negri tida ada. hal pemboenoehan: oraugpe tida boenoeh orang, hanja orang laloeken sadjzoh halangan jang ada. di d_jaIanan. Kaoe maoe taoe.n: bagimana adanja itoe perkara? Dengarlahl akoefle nanti bilang itoe padamoe. Orang soedah kira bolehK: dapat ba.11toeé‘Ln dari itoe generaal Quesnel, sebabhlg dari poelo Elba oraug ada kabarin kita bagitoe ap *satoe dari a11ta1'a. orang-orang pakoempoelan pergipe lah kapada generaal itoe dau minta ia dataug ber->>E sama.—sama di soewatoe perhimpoenan di St-Jacquesga di mana ia nauti- bertemoe soba.t—s0bat; ia. datang di perhimpoenem itoe, dam orang lantas bri taoeajg padanja a11te1'o rasia, jaitoelah bahoewa Bagindase keizer bakal dataug ka tanah Frankri_jk; tapi tempo *ia soedah dengar segala perkara dan soedah dapatla] taoe segala hal, hingga tida ada. apa-apa lagi jang misti dikabarken padanja, ia lantas bri taoe, jangbc ia ada berkawan pada Radja. Di sitoe kita-orang samoewa djadi kaget dau tertjengang; kita-orang lantas minta biar generaal itoe bersoempah akenpe toetoep rasia kita, dan ia poen toeroet permintaémnj itoe, tapi dengan sangat tida senang, hingga sa.m0e«se Wa orang djadi merasa. gemas kapadanja; tapi mask bagitoe, kita-orang biarken ia berlaloe dengax senang dan slamat. Komoedian ada djadi kataoeéin ga 23 tang dia itoe tida poelang lagi ka roemah sendiri. Apatah lagi, sobat! Dia itoe soedah berlaloe dari emtara kita dan brangkali djoega ia soedah kasa1a- aban djalan dan djadi tertjeboer ka dalam ka1i.Satoe g)emboen0eha11! kaoe membri heran padakoe, anak! ableh kerna satoe 'Wakil-procureur Baginda Radja. 3.11308 menoedoehken kasalahan kapada omng, qlengan tida ada ampoenja kanjatafm jang sah. — hKaloe kaoe lakoeken djabatamnoe dan soeroeh bhlgodjo koetoengken kapalanja saorang kambratkoe, Epa akoe nanti berkata: >>Anak! kaoe perboewat ipemboeuoehan!" — tida sekali! hanja akoe berkata: .‘—>>Baik, Toewanl kaoe soedah berperang dengan igagah; tapi di hari esok ada giliran kita!" g Villefort be1'd1'am sakoetika, laloe berkata: >>Tapi eajahkoe, kaloe giliran datang pada kita, tautoe asekali giliran tjilaka besar.” 0 »Akoe tida mengarti, apa. jang kaoe hendak bi- tlang,” kata Noirtier. g —— »Kaoe mengarap-arap datangnja Napoleon, gboekan ?” g — »Ja." g —— >>Pertjoemah sadja, ajahkoe! kerna belon sam- Ilpe masoek ka tanah Fra.nkri_jk sapoeloeh mijl djaoeh- Lmja, baginda itoe nanti diserang dan dxboeroe orang vseperti satoe binatang alas.” —— »Enak amat omongmoel di iui waktoe Bagiuda eizer telah ada di djalanan ka Grenoble; di tang- zgal 10 atawa 12 ia nanti sampe di Lyon, dam di 24 tanggal 20 atawa 25 ia nanti ada di ini kota Parijs."m — >>Seka1ia.n pedoedoek negri nanti berge1'ak."da —— »Ja,, samoewa nanti bergerak aken saxnboetlaj datangnja dengan girang hati.” I“ »~ »Ia tjoemah teriring oleh sedikit soldadoe, danad oraug nanti serang padanja dengan baIatanta1*Ta besar." —- »Ja, dengan balatantara besar sekali, jang nan?‘ ti bawa ia. dengan bersoerak—soerak poelang pad tachtanja di ini kota Parijs. Soenggoeh, anakkoejba kaoe ini masih anak-anak dengan sabenarnja! Kao ia] . kira, kaoe soedah taoe rasia. besar, sebab kaoe soe-'18] dah dapat kabar jang berkata padamoer Napoleon soedah datang di Dannes dengan tern-ing oleh sedi-ke kit soldadoe; orang memboeroe kapadanja. Itoelahm jang kaoe taoe, lain tiada. J a, orang nanti menboeroea-: padanja sampe di kota Parijs, dengan tida sekali boenjiken sina.pan.” — >>Grenob1e dan Lyon ada satia pada. Bagirldatic Radja, dan nanti menoetoep djalanannjaNapo1eon.”d. - »G1'enob1e nanti boekaken pintoe-pintoenja, pada Waktoe Napoleon mengamperi; sekalian pe-J doedoek kota Lyon nanti samboeti dengan girangda datangnja. Baginda Keizer. Pertjajalah padal>ka1oe orang itoepe tida dibri ingat: tapi sekarang ia taoe adanja baha- ja, dan dari. sebab bagitoe ia nanti. merobah roepa dan pakean.” io Habis bilaug bagitoe, teroes sadja ia berbangkit 7 dan melepasken jas dari badan sendiri; komoedian. ia hamperi satoe medja di mana ada tertaro anak» ‘ nja poenja' perabot tjoekoer dan lain-lain, laloe de—°a‘ ngan tangan tetap ia tjoekoeri djembrosnja, jangi _' djadi satoe pertandaim aken politie jang l1endakPa menangkap. E ' Sasoedah memboewaug djembros, toewan Noixwel tier itoe robah ramboetnja; ia poenja jas blao ia tida‘ pake kombali, hanja pake Villefort poenja jas oengoe 3‘ sepa, dam‘ pake djoega Villefort poenja topi janger berpinggir ketjil; ia poenja toengkat rotan poen ia ' tida pegang kombali, hanja ambil V illefort poenja! 3 toengkat gelaga jang ketjil. ‘ 27 H Komoedian, sasoedahnja berkatja, ia berkata ezada Villefortz »Apa kaoe kira. sekarang‘ ini politic nanti ken-ali akoe Z3” 1‘ »Saja rasa, tida, ajahkoe!" sahoet Villefort. M -— »Sekarang akoe serahken padamoe boewat a}in_japke11 pakeankoe jang akoe tinggalken di sini.'-' 3 ~—— »Djangan koewatir aken hal itoe, ajahkoe!" —— »Baik; akoe merasa djoega, bahoewa kaoe te- ah loepoeken akoe dari kabinasaéin; tapi sigralah Lfljoega akoe nanti membalas baik padamoe." § Villefort gojang kapala, salakoe orang jang tida flbertjaia. |, »Kaoe tida pertjaja?" a ~— »Saja ada harap, jaug kaoe telah salah men- ioega kaidaéinnja hal." t -— »Apa. kaoe nanti bertemoe lagi pada Baginda 1Radja?" é . __ —-— :Brangkali djoega saja. nanti bertemoe kom— __5a1i." ,§ —— aApa kaoe maoe berneboewet seperti satoe gtlabi di hadepannja. ?” ‘ —— »Orang jang bawa kabar djelek, tida ditrima fiengan senang di dalam karaton, ajahkoel" J ~— »Ja, tapi di lain hari orang nanti djadi ingat zradanja. Kaloe neboewetmoe berboekti, kaoe nanti rernama besar." : —- »Apatah jang saja misti bilang pada Baginda Lhdja ?" » I’ —— >Bilang padanja: Toewankoe! orang soedah 28 , membri kabar jang salah kapadamoe dari hal kaae éidaiinnja Frankrijk, dari hal ingatannja pembesa '6 pembesar di dalam kota-kota, dam dari hal niatan V nja. balatantara. Itoe orang, jang di ini kota Parijl = diseboet setcm Corsi/ca, dan di Nevers diseboefl Orcmg jcmg pamle menaloekken, ~—-di kota Lyo ‘'2 dia itoe diseboet Bonaparte, dan telah djadi keize 1: di Grenoble. Toewankoe kira. diaitoe ada diboero '11 boeroe dan ada berlari pergi; tapi tida ada bagito hanja ia mendatangi dengan sigra ka kota ini. I poenja, soldadoe-saldadoe, jang toewankoe kirakenrtf ada kakoerangan makanan dan ampir tinggalkenk padanja, ada djadi bertambah-tambah banjaknjaéla Toewankoe! berangkatlah pergi dari sini daqp biarkenlah 1*‘rankrijk terpegang oleh tangannja iiup poenja toewan, jaug boekan soedah membeli, hanj ‘ soedah mendapatkeu itoe dengan lantaran kagag b4 hannja. Berangkatlah, Toewankoe! boekan sekall dari sebab ada bahaia aken dirimoe; kerna moesoehg‘ 1)- moe ada sarnpe berhati moelia aken bisa berkaroef b< nja kapadamoe, — hanja dari sebab ada. hina sekal ti aken sanaknja Radja Lodewijk jang Soetji, kalo d misti menerima karoenja dari saorang boekan to 11 roenau besar. Bilang bagitoe kapada radjamoe ana b koe! atawa baiklah djoega kaloe kaoe poelang sadjzfig dan tida bilang satoe apa pada radjamoe; biarlag kaoe rasiaken perdjalananmoe ini: djangan seboeé s: seboet apa jang kaoe telah perboewat di Parijlti Kaloe kaoe soedah datang ka sini dengan berdjalaé 0 , ‘Z9 zaieperti terebang, biarlah kaoe berdjalan poelang ; 'eperti angin toefan, masoek ka kota Marseille di 11 vaktoe malam, dan masoek ka dalam roemah sendiri ij1a1'i pintoe belakang; tingga] di sana diam—diam eflengan berlakoe rendah dau djangan berboewat )“atoe apa; kerna pada ini satoe kali, kita.-orang e manti berlakoe seperti orang-orang jang berkoewasa » ‘Ian mengenal baik kapada sekalian moesoeh. u Berangkatlah, anakkoe! dan dengan lantaran kaoe enoeroet pada perintah bapa, kita-orang nanti glrtetapken kaoe di dalam djabatanmoe, soepaja." amkata poela toewan Noirtier itoe sambil tertawa: »di iailain tempo kaoe boleh loepoetken lagi akoe ini dari I pada kabinasaéin, kaloe akoe ada mendapat kombali iiperkara djelek. Slamat tinggal, anakkoe!” J} Habis bilang bagitoe, toewan Noirtier itoe lautas berangkat pergi dengan senang hati. L” Dengan merasa amat koewatir Vi11efortmengam- h|peri pada djendela, laloe melihat pada bapanja, jang q'be1-djalan. dengan senang di antara doewa atawa »l tiga orang jang melindoeng di pilar-pilar tembok dan di tikoengan djalanan, brangkali djoega dengan niatan aken menangkap pada orang jang berdjem- bros itam dan memake jas blao dan topi berping- gir lebar. % Villefort tinggal berdiri dan melihat pada ajahnja, w sampe ajah itoe soedah membelot di tikoengan dan tida kalihatau lagi olehnja. Komoedian ia lantas ) 9‘ m oempatken sekalian bareng jaug ditinggalken oleh 30 ajahnja itoe. Tida berselang lama lagi, Villefort panggfl hoe- djangnja, soeroeh bajar rekening roema.h«ma.kanan.; laloe sigralah djoega ia Iautas naik ka dalam kareta, jang memang soedah menoenggoe aken membawa! ia poelang ka Marseille. ‘Di kota Lyon. V illefort itoe dapat kabar, bahoewa Napoleon telah masoek ka dalam kota. Grenoble; maka dengan merasa amat koewatir, Villefort tej roesken pe1'd_jalanannja dengan Iek-as sekali, day.‘ sigralah djoega ia sampe di Marseille. ' 1 KILL SARA’l‘0ES HA R1 ¥ Toewan Noirtier telah berkata-kata. seperti satoe uabi jang bemeboewet, kema sega1a jaug ia bilang, ljadi berboekti dengan lekas. ‘K Baginda Radja Lodewijk XV H1 tida. melawan de- .i zgan keras; oleh kerna tida bisa pertjaja pada pongga‘ ‘Ira-ponggawanja, hatinja djadi tida tetap Karadja- :.nnja jang baroe didirikeu kombali olehnja, ada jeperti tida ber'dempak tegoeh, hiugga satelah ka. ilatangall Napoleon, lantas sadja ia roeboeh. § Maka Villefort tida mendapat apa—a.pa, lain dari "vada soekoernja hati Baginda kapadanja, jaitoelah Toewatoe hal jang sekaraug ini boekan sadja tida !«e1‘goe11a, hanja ada be1'bahaja aken Villefort itoe: juaka maskipoen soedah dapat trima soeratnja bin- mg bahadari jang dikirimken dengan Iekas oleh Wewan de Blancas, Villefort tida brani kasih lihat. ~ Ha orang, bahoewa ia telah mendapat bintang itoe. ?‘—Tantoe sekali Villefort itoe dipetjatken. dari dja- §tannja oleh keizer Napoleon, kaloe ‘ia tida di- 32 lingdoengken oleh N oirtier, jang sekarang ad.“ berkoewasa besar di dalam karaton Napoleon, o1el't kerna telah menahan banjak kasoesahan dan teIaI"“ berboewat banjak perkara baik aken goena Napc“ leon. Aken tetapi, sabagimana telah kataoeéin olelq‘ samoewa orrng, keizer Napoleon poenja tachta jan; kadoewa kali itoe, melinken berdiri saratoes ha!" sadja. ;“ Vnllefort goenaken sekalian koewasanja Elke)!” menoetoep itoe rasia besar jang ada di antara dif 1‘ dan Edmond Dantes. . } Sedang Villefort tinggal tetap di dalam d,jabatar§ ‘1 nja. Procureur Baginda Radja dipetjatken dari ksi ‘: doedoekannia, oleh kerna. tida berkawan sama orangl ‘ orang Bonapartisoh. ‘ ‘V Baroe sadja Napoleon datang kombali ka dalarf ‘ karaton di kota Parijs, jang baroe ditinggalken ole? Lodewijk XVIII, di kota Marseille moelai terbi 1‘ hoeroe-hara, M I Segala orang jang kataoeiiu telah soeka ataw.-L * mendjoendjoeng Baginda Radja Lodewijk, ada 1 hina-hina'1'n dengan perkatain dan kalakoeiin 01911“? ‘ orang-o1'a.ng Bonapartisch, lebih lagi kaloe ia-oran 1 brani kaloewar dari roemah. ‘ Tantoe sekali sekarang ini toewan Morrel 1 nanti tinggal diam sadja, hanja moelai bergerml 1 kombali aken membri toeloengan kapada Edmo“‘1 J Dantes. Pembatja-pembatja tantoe telah 1ner.5.’ > dioega, jang toewan Morrel itoe ada teritoeng pa ‘{ 3 2 3 ;% -1 R _d‘{awauan Bonapartisch; kaloe ia ada koemulg brani, eftoelalix «lam sebab ia biasa beréiti-ati; tapi maskipoen 3}-wa azla penalmolyjsekm'a11g ini 1)_jzu'i11g1ah d_j0eg‘a )Clso0\va1':).x1ja. 01611 kerna Napoleon telah1)e1‘tachm efkombali di kota 1’arijs. [11 Villefurt jrLn;>; niat, nnenikah, soedahfoeTnd0e.rken. uniafrnja itoe sampe di lain tempo. Ka'!00_Napole0n ;t<:tap be1'tacht:1.. \'illef'm't itoo tiada mace befistri 3 110113. Rem‘ de Saint ;\’Ié1'a.n. dan tnewan Noirtier telah be1'dj:111dji aken tjariin diajlain 11ona§toe1'0en-an bosar; tapi saéinde Radja Lodewijk XVHIn1en- Japatkeu knmbali tachta l4'1'ax11;1'ijl<, tant0e'sekali :5 t.oe\\'an <19 Saint Méran nanti b01fk0e\\'a:e\\'at0c hamba membri taoe k4padan_ja, bahoewu Iloewan Morrcl ada dat ka hadepazmja. 1*’ Toewan .\'T01'1'el socdah sangka. tjzuxg \'iHefoI” nanti berlakoo k()enrj.0ep di hadepam1ja; '5‘ fapi 1 dapatken V'illefm~t itoe ada. sarmx sadja. seperti pad?" doeloe hari, clan sea-ka.1'an;L.; iui——deugan 1‘x1e11oe1J}¥ «ljang djauggoet sauna. sabelah tangan —-— ia menga” wasi pada toewan Morrel jang mendatangi. l1ing'g:]‘" Loewan in)’ djadi hiIan;1‘ bmninj.-1 nan berdiri dd‘ dekat pintoe. H Villefort ada n:eu1and£u1g', salakoe ia tiada. kenup pada. itoe t0e\\'a1.1«I>Ixaoe In: Loewan Martel. kaloe saga hula kaluoe. ».]a, Toewzm! saga seudm, V sahoet s1 toexvalrkapal 1‘ ~—- >>Data11gla,h Iebih dekat dam bilzmglah pada't,( koe, perkara apa ada autarkeu kaoe. Toowan! hing’ ga kami dapat trima dataugxnoe ini." 1, »~ >>Apa. kaoe Lida 1ne1’1d0eg'a., apa adanja perkar-2 itoe. Toewan?" ~- »'I'ida sekali; maski bagitoe, tidalah ad2x11a— 35 nwaugaxn boewax. kami bm'b<:>e\\'at. apa-apa. aken goensv skmoe. .'~;a'l»;1}__;i111a‘:1a_ia11f.§ kami boIeh perboeawat "' Ld - »l'ni pe1‘ka1'a ada be1'ga11tue11g pada kzme sen- ‘{e«1i1'i saclia, Toewan ! " m’ ~ »I3‘a1'|al1 kaoe ‘tm»m<::1~Len. apa adanja perkara )eito0." .._ ml’. A V; s i I T 1 ' Y - 0' 41*" )e » mm, tantuc mum 1 .nga1, ()LW3,11. Jan,’ pa a. m|>cl>1‘:1,pa hari sabelonnja ada kabar, bahoewa Bagiuda Keizer datang kmnbali kzt tanah Frankri_jk, saja ada mnlinta kaxnoemhanmoe aken satoe lelaki moeda, isaoraug pelzgiaran jang djadi stm11'rm1n besar di lldkapalkoc. Dia itoe, sabagi1mmaka.0e tantoe masih millgat. zuia ditoedoeh berpekat satna orang Elba: ,3it()v.—e pekatau jzmg (Ii itoe tempo ada djadi. satoe; :,,kasa1alm11, sekarang ini ada terbitken hak boewar. fylapan koernia. Di itoe tempo kaoe berhamba pada Rarlja Lodewijlq XVIII dam kaoe soedah tida sajang apada itoe lelaki moeda, Toewaul Di dalam bal itoe akaoe ada melakoeken kawadjiba.11.Seka1'ang kaoe berhamba kapada Napoleon, maka haroeslah kaoc ,me1i11d0engkeu itoe lelaki moeda: hal ini poem, ‘I pzada sekaraug ini, ada djadi kawadjibanlnoe djoega. Sekamng saja (latang padamoe boewat mendapat "taoe. di mama. adanja itoe stuu1'1nan." 3” Villet'o1-t menahan hatinia ja1‘1g1)e1'go11tja11g. la herkata: '9 .~Siapatah nama,n.j:1 oraug itoe?" s Edmond Dames," sahoet Morrel. Villefort berdiam sakoetika, laloe berkata: 36 >>Da.ntes! Edmmnl ])a11t>Ja, Toewan !" Viflefort. Iantas buekaken satoc daftar besar Lian: F1a.s0eda1.1 mmnbalik-balik lembarann_ja dcngan perfi Iahan. in herkata pada Morrel: >>Apa kaoe tida salah seboet 11amau_ja m'angitoe, Toewau ?" »Tida, Toewan!" sahoct. ;\}<;r1'eJ: >>snja tida salah séboet; soedah sapoeloeh tahon saja kenal padzx auak itoo, dan .~:oeda1‘121n1pat fahon Ianualljajzx. dja(1.i saja p0en_j2z. pegawe. K2100 tantoe masih ingat. bahoewa pada anem dominggoe _jang telah laloc. saja datang meminta l>kami telah me11d'oe11d'oen_v' Ix’ud’a. fem 0 kami J J 3 J P ada. paudang toeroena-1'1 Bourbol) boekan sadja sc- perti 01'a1’1g-o1'2mg jaug djadi ahliwaris kzu'adja£in, hauja seperti o1'a11g-o1'aug yang terpilih oleh .raha_jat ka1'ad.'a:"m int‘: s*eda110' bagitoe. kami (Ia at kan'zL- J ._-. P J Iiliill denum1 la 111él.1‘a11 balilnllt licizer ka utas tachta. :9 J bahoewa kaml telah salah menjangka. Bidjakn,j:L d1 4 1 :1;’1Bagiuda Keizer telah r§1apatke11 1>ItoelaI1 betoel sekali!" kata ‘.\[01'1'el: >>saja111c_1‘asa 1* cuak 111011 kc1'113. de110'a1' kaoe berkaia bacvitoe, dam I -‘J b w safa 111«‘~11«i-a uat 11a1'a1a11 baik ake111'1al11'a Edmond J I I J J)an.te;<:." _ »Na11ti doeloe." kam pocla \'iHe1‘o1-tsa1nbi.l 111e111— Mbalik le111ba1'—Ie111ba1‘a11nja satoe daftar jang 1211.11: >>h-a! ini dia; s21.01‘ang pela_ja1-a11, boekan? dan toen- CIa11ga111.1ja satoe 1101121 C:1tz11aa11'? Ja, ja! sekauang jkami ingat bowel: ia p0e11j:1p01'1e1‘m:11g‘I>I‘)jar.1gan koew-atir! Dia itoe tautoelalu soedsh dibawa ka Feuestrelles, ka L‘ig11e1'ol, atawa ka poelo St—Ma1'querite; tapi dengan terkoenjoeng-koenjoeng 33 dia itoe nanti dat'ang' 111e111e1*ima11 kombali di da- lam kapallnoc." ~~~ >:Dia boleh >[)ja11ga11lal1 gampang 111ex1e1'kasa.la11, T0e\\‘a.n! di dalam segalapex-1;a1'21, poen orang misti n’1e11()emel, pada atoeran. Sebab I*3d1nond Dantes telah te1'tnc- mop dellgan titahnja pen1eI'ix'1tah agoeng. din misli «lilepasken clengau titahuja pemerintah itoe <1j0ega. Dan dari sebab Napoleon baroe bertachta. kombali umpatbelas hari lamanja, maka b1‘a,11gkali-Iah djoega fitah aken lepasken itme Edmond belon sampe di— kirimken dari kota [’a1'ijs. 9- >>Tapi apa tida ada d_ja1a.u akeu sigrakcu. te1'bit— nja kalepasan itoe, sedang sekarang inf kitavorang telah dapat kamenangan‘? Saja. ada poenja bcbrapa sobat jang nzmti dengar permintaiinkoe; saja boleh dapat batalken itoe poetoesan lxakim." --—»Be]on ada poetoesan satoe apa di dalmn p'eL1"I>l)i bawah pm'ima}1kanem Bourbon 1)1'a11gka.li <1_i<)ega ada ha] hagitoo, tapi seka1'an5_,_;' ini?" -— -.>Di dalum :rat pa-rrnoehoenau lcapada. nzantri jnsf.it.i<.:-." AM «Oh. Toewanf kita-<>1‘::.11y_r' mm: he/t<)e1 apa ja1.1g' djadi dcngan 1;mt.m'mz srvemt pm'x_ur.>choenan. Saqban halri. mm1t.ri justitis-> ada tvima dr>ew'a1'at00s soerat atawa lobih banjak lzxgi, tapi ljaxng dil):;1t_ja di dalanl sahari. tfla ada :11np:1\t :~.'001'm‘." »— »Jn.; tapi same soerat. jang 1.vrLanda olehkoe (Ian cerkirim 0l0hk()<>. 1£1.11tO£}) siekali nanti Iamas di- battja." _ , >>.\pa kanc mane t:r,>e1oeng kirimken s001'2ititoe?”' :>Dengan .'~:euang; bah. Kapan hari itoe Dames ads bcrrsalah, tapi selcarang tide. boleh <"iik3.tak¢--n liragitoeg n1:Lk:L }1.iu‘oesla}1 kami memboek:-L >D0edoeklah di sini, Toewan ;\*I01'1'e! !” kata \'iI- M 1e.f'm'1; .«.0mbari berbzmgkit, soepnja Si t0e\Var1-kapal hole]; doedoek rli sitoe: zokami nzmti kafaken up:-L jzmg kaoe misti toehs." —~~- >>Ka0e soeka menoeloeng (I_jnega di dalnn1 ha! , » ini " Dengau berboewzmt bagitoe, Villefort itoe dapaty 5 tantoc é »'l,‘zu1t0o! Biaxrlah kita.-01'a11g lmtas nmelai‘ Fumpajat d_janga11 djadi memboewang tempo.” -—- ».Ia, T«)ewa11, kita poem haroes ingatt, bahoewa. itoo Dzmtes ada menoenggoe. ada menahan kasen .>Sa,_ja sadia. aken nlenoefis, ',l‘0ewan 3" kata Morrel sambil berdoedoek «li 1:01-sinja‘ ‘,ViIlef'o1'tde11ga11y znenlegang penav. gz pen ga— \"iHef'ort lantas kataken apa jang 1nist’idit0eli:~' oleh si toewan-kapaL Di dalam toelisan itoe ads. di- poedji sekali kataiixltaanuja Edmond Dantes kapada * 4] J Ne,c_;1'i, demikianlah djoega’kerdja5'u1 besar, jang ia i relah‘pe1'b0ewat:aken goena. pakoemp0e]ann_ja 0rang~ orang jang mendjoendjoeug Napoleon Bonaparte. M Edmond itmfpoen dikatakeu telah bekerdja dengan { 1-:u;1ji11 wkali aken menjadiaken apa.jang"pe1'loe, soe. Inga f\’ap0le0n boleh balik kombali ka l<‘r9.nkri_jk': *_ ta‘asoeda11nja. snerat pe1'm0eh0emm itoe Sadia. ‘ \'illef<>1't batja itoe. laloe berkatajpada Morrelz >>Sa1npo baik; sek:u'ang b1'ar!al1 kaoe .>h:u1_ja kaoe misti menoenggoe ;¢'o1't: itoe; ia lantas lmsih slamm 1.ix1gg:1l. Ialoo tm*m>.~‘ be1'dj:L|an pergi kapada bapzmja. Etlnmxxd, aken bri t.m(:*. pnda mwuxg toewa BAGIAN 3. U 42 itne, bahoewa tida nanti berselang lama lagi, Ed- 0 mend nanti dilepasken. S \'iHefo1‘t jang misti kirimke11 itoe soeratper-L moehoenan ka. kola l,’ari_j.~:, ia tida kirimken itoe, 1 .,_}1ax1j2L:s‘i111p:1)1itoo bailcbaikdi dalzmm roemah sen- I flifit .s'ne:'ai: itoe poem ada bergoena akon Iopasken Edmond Dantes,——tapi di belakang‘ kali boleh djadi lanta1'an aken n10xnbinasaken E«l1non.d itoes leIn1ja tachta Iimija Lmle\\'ijk, xnaslcig; 1'neboe]1nja itoo ada bo1'g«)ornoero<2h koras‘ I1ix1;,rgu 1' ‘re1'c1eugar di segala negri. Tupi Villefbrt ada nlenginte baikbaik pada sogala perkara. d-an «1en1gJ.L' baik-bail: halnja sag‘.-1Iape1'ka1'9. I jang terd_jad.i. Di rlalam tempo saratoos lnari, jaituc :1 Salama Napoleon aria bertachta, adalah doexva kali toewan .VI01'1'el dataug kombali pada \'illet'o1't dan nlemiuts. deugan sangat, soepaja sigra 01'anglepa.s- , ken Edmond Dantos: tapi padzl tiap kali ia datang. ‘' ia dibri sad_}a ha1'apa11 basal‘, hillggu. ia berdjalan poelang‘ deng2u1 sermng lnati. Achir-achi1' Napoleun te.1'kepoe1J;_2; di \\'a'ter]00. hingga tertangkap kmnl)aIg 1 -13 l- 0l(3ll I11(JOSH(jll-I1l()US()Ol1ll_l21 (lan <,lil)0ewang ka poelo St-llelcnn. Dari \\'alas ituulah toewzmn .\lm'rel tida ‘- l)1'a.ni «lat;n1;__-; koxnbali pada \'illel'o1’t. la soedah 9. ‘perbo:-wat apa jang boleh aken menoeloeng pada , Edmond: tapi sele pada kasenangan l1atinja; H,‘ meminta «lan clapatken mlj-cLbata11 Pr0c1n'eu1'- Radja di Toulouse. A1npatbelas lxari sasoedah memang- koe 01>aja iu, dapat p;Lkerclja:'iIx di dalam satoe kautoor-dagzulg di Spanje. Dari sebab ia dapat ke1'dja:"i11 itoe dengan t0eI0engam1ja M01-« rel, maka pada. tempo Napoleon baroe dataug kombali sapoeloeh atawa doewa-belas hat-i di kota }’a1'i_js, Danglars itoe soedah be1'a11gkat ka kota Wadrid, iboe-kota Spanje, dan orang tida dengar apa-apa Iagi dari halnja itoe. Fernand tida taoe apwapa. Dautes tida ada. itoelah satoe pe1'ka1'aja.ug senangken hatinja. Apa soedah djadi cleugan Dantes itoe, ia tida tjari taoe; ia goenaken sadja segala akal aken d_j0esta‘I'n Mercedes di dalam ha] lantaranuja Dantes itoeterta}1an; .l.*‘ernand itoe ada bern1'at djoega aken pergi ka Jain uegri dan membawa Mercedes itoe ka .>Soer‘Ia1‘a!" kata. nona itoe kapada .l“ernand di waktoc lelaki ini Lnaoe bo1'a11gkat: >>d_ja11gan kasih dirimoe diboenoeh orang, soepaja akoe tida djadi «Hi scndirian sadtja di ('1o0l1iai11L (Ii mama akne nanti 11'1011aI1gis (“Ian 1nc1'as:L l(as0oI1jim1, kalmé lame ini 111c11i11ggal.’" lni omougan, jang dikataken pada waktoe 1119.00 berpisah, ada membri harapan bcsax‘ kapada F61‘- nand, jang sekarang ada me1'asa. di dalam hati. bahoewa kaloe sadja Dames tim"I‘.<’ri, ia */ ()l(-h :l.;;"rLll1& M0.s‘<-hi <)1':«uI;: Inanuusia mla tli\\'zuljib1u:n akun Ijinta. k;Lpa(la sasuma maalocsia. H:Lg'iII1:ma|al1 bisn tonmer pad: ]n)l‘ilIt:\1l im.-. kxiuo urzuug lid-(L tjinla‘ [lath]. diri .<1-mii1'i‘.’ .\‘olmh bagitoe, djadiluh urang jang boenoeh diri sexuliri, ad-a l'I(‘r(l|)r4a lcbih hesar dari pad-a memboenoah Oran}: lain. 41 teritoeng pada pa11ggi1a11 j:111g katiga. (12111 ia <11- k'11"m1ken ka pasisir. line Dz111Les j3.11g; toewa, jang 3.1.13. te1't0e11<1jm1_<_§ .1'c:edes. Tue\\'a1'1 .\I01'1'e1 ar1a11 a<1a11j:1take11 1e11ga11 p;).<1a 111111.1- 11j‘.1 .<:L<)1'a11g B011a1);11'ti.~u:1'1, 111asl(1pn011 (11 \\':11e n1‘:1111_: itne ,;a1. :1<1:1 1,01'p-.111«1a1'1‘g so- po1'1.'1 1w1'1mo\\'€LI S3131]. XIV. UR;\ NH '1‘()E'I‘(')IClf’.v\ N IA NH DIV K .\T-XK EX‘ (T.}IL.»\ \“ |(.i1ra-kim satoe talmn pada .01'<’1jalax1 di ams, dun \)0e11ji11ja k0m1tji-lmelltji _j:1ng tlipoetarkenz koepingnju telah djadi te1':1n;.*‘ selcali, dari sebab biasa den:_>fa1‘i _g'e1'ak—g'e1‘ak11ja I:xwa~law.:L dan sabag'i11ja. Itoe i11sp0cte1n' jamg terseboet di ataa ini, datan_: 1 ka rlaliun sasoewatoe kamar toetoepan atawa pair I zu':).ng lnalcanan ada djolek :1'a11g»0‘nL11gtnntnepan. lain «Lari pada 5 «1ilepas1>Ja, ada lagi 01'a.ng-orzmg‘ toetoepau jaug telah djadi boewas dam jang telah djadx gila, jang mmm mla tcrtoetoep di k-amar—kama1' gelap." ’>.\l‘z11'ilah kit-a. tengok 1na.1'ikait<>e’." kata poela inoe in.el>kit,a-omrxg misti , hawa sedilcitlqa poem doewa soldadoe. [toe orang- : oraug toetoepau, dari sebab bosan hidoep dan iugin ‘ dapat hoekoetmm mati. ser'mg—seri11gia-orang ber. lakoe liar sekali; kaloe tida. atiTat.i‘ kita boleh dapat tjilaka djoega dari marika itne," Bums 3. I Fm \ >Ka1oe bagitoe, sadiakenlah pendjag:.1, sa1)agi~§ mama jang perloe." sahoet itoe inspecteur. “*1 Doewa soldadoe Iantas dipzmggil, dun itoe in- specteur l)e1‘sax11a‘sm11a gouve1'n.e1u' d-an 01-ang pe *3‘ ngikoetuja Iautas moelai toeroeu di tangga tembok jang amat mesoem dan Iitjin dzmberhawa. boesoekfd hingga djikaloe orang l)errIiam lzmxa sedikit. «Ii sitmr. Jebih lagi or-.mg-orang Ijang tida biasa. lant-as s:«1<‘I|j:zm merasa 'nak dan engap. »Ha!" kata itoe inspecteur di te11gu}1 «lj-aIan:"‘7 )siapatah jsmg tinggal di kamar mi?" b‘ >>Sa01'ang paling tljahat dari dalan1 s<)<>\\’a1rw“‘ koempoelan djahat, dam telah diserallken pad-a. kiiadf di sini soepaja terdjaga dengan ati-ati, kerna diad-1 ini tida takoet same apa.“ —~ »Apa dia seudiri sadja di sini ‘.J'' k‘ W »Ja, sendiri sadja." D‘ —— »Soedah brapa Iaxna?” _ —— »Kira-kira same tahon." ‘J —— »Apa dari waktoe baroe tertoetoep dia te1'toe-5‘ toep di ini kamar gelap k --— >>Tida, Toewan! hanja sadari. ia mane mem-‘I boenoeh pada djs:»e1'oe~koentji jang datzmg baxvam 1’ ia makanan." t‘ -— »Dia soedah ma-00 memboenoeh pada djoeroe koentji " W »Ja, 'J‘0ewan! iuilah am djoeme-koent._ji itoe. ‘V jang sekarang membawa api di depan kita. Mexnang ‘ kaoe, ja, Antoine‘?” 1 51. 1 1 Ma, saja 11.111311 Jang soedah xnnpw «l1boe11oeh.' ‘szalnoet xi djcm1'oe-koentji atawa cipier. »Hm ! apa imc oraug toetoepan telah d,jadigi1a'.”’ {am povla. itoe inspecteur. _ »Lebih «lari pmla gilaf‘ sahoet si djoeroe-koelltji: mdia, itoe puen harues diseboet satoe setan a.la,s." : >>Apa kauc 111um.>. biar orang itoe didakwa‘?" katu iitoe i11speuteL11' pada g0u\'e1'neu1'. »"l‘ida perloe. 'l.‘oe\\*a11!" sahoet itoe g0u\'e1‘neu1'; tworang itoe poem 300412111 sampe tersiksa; lain dari bagitoc. >3eka.r21ng mi in. soedah ampir djadi gila; t,111e11neroet pada apa ‘jang kita—01'ang soedah sering a«1apat.i. adalah saja rasa. bahoewa di tahon depau atljoega orang toetoepan ini nauti diadi gila betoel." »Saja lasa, imelah ada paling‘ baik boewat dia." kata itoe iuspecteur: >>1>Bena.1‘ sekali, T<)e\\'a11!" kata g‘0L1ve1'11eu1': >>bi« tjaramoe itoe ada ujataken. bahoewa kaoe kenal baik !_sa.n1a halnja. o1‘ang~01'ang toetoepan. Di dalam lain kamar gelap, jang melinkeu terpisah da.1‘ika.ma1'ini _ <1e1:1gan tembok jang doewapoeloeh kaki tebalnja dan Ipintoenja ada pada tangga di sabelah Sana. ada tertoetuep same pandita toewa, jang doeloe hari ada djadi kapala (1-a1-i soewatoe pakoempoelan rasia. Jjahat di Italiié; ia te1:1,htert0etoep di sini dari , ‘iahon I311. dan pada achir tahon 1813 ia moelai 1 «ljadi gila; tapi ia, poeuja badau ada segar; doeloe ia men-angis sadja, sekarangia soeka tertawa; doeloe I UU 52 ia bertambah-tambah djadi koeroes, .s'ek2.1'ang_;' ia djadi gemoek. .\pa kaoe lebih soeka 1ue1ih3.t pada- n_ja, dari pada orang toetoepzm di kamar ini? Ia”: poenja omongan gila, ada terbitken napsoe tertawa: 6 kaoe tida nanti berdoeka., oleh kerna melihat dia.’ 1 »Sa_ja.1nisti Iihat samoewa." sahoet itoe inspecteur: 3 rkita poen misti Iakoeken betoel ke1'djaéu1 kita." I Ttoe inspecteur baroe di itoe tempo taoe ber- 4 dialan koeliling aken memeriksa; maka ia maoe kasih njata, bahoewa ia saoraug 1'adji1.1 ada.n_ja. >>Biarlah kita masoek doeloe ka ini ka.ma1'," katw nja poela pada gouverneur, jang lantas LIJOBQRE soeroeh cipier boekaken pintoe. Satelah pintoe terboeka, Dames nneugzmgkzztl moeka sendiri; din itue ada berdoedoek dengan ! toendoek di satoe podjok. 1neu(ije1noordiri di siua1‘- T nja mata—hari, jemg masuek ka kamar itoe dari satoe lobang ketjil jang telah diadaken boewat djalan augin. Sate-Iah 111elilw.t: pada roepauja .>O1'ang‘ ini ada kalihatan berhati reudah, dam ia ada. 111e1:a.sa takoet ;~'a1na se11djata. Sa.01'a.ug jaug gila, tida takoet apa-apa; saja taoe teranghalitoe.” A Habis bilzmg bagitoe, inspec’t,eu1' itoe berkata ‘ pada Dantes: Apatah kahendakmoe Sui?" »Saja ingin taoe," sahoet Dantes: >>kasalahan apa soedah perboewat: saju ingin biar perkarakoe : diperiksa oleh hakim. sroepaja F21:‘d‘ boleh kasih ka- ’ teraugan: saja miuta, biar saj-.1. dibri hoekoemau mati. kaloe saja be‘:sa1a.h. tapi biar or-ang lepassken :>'a.ja. kaloe saja tida salah apa-apa." —~ ~- Ape. 1ua,1'a11g ma.1>bia1‘la}1 orallg itoe soeka. 111exnb.ri ampocu kapndakoe ini: «iia itoc .~:alamaI1ja ada be1'1a1<0e baik kapadakoe. Tapi apa- tah saja misti bilaug? Di itne tempo saja ada gila <1-an merasa amat pauas (Ii hati." —— »Seka1'ang iui kane tid-(1 memsa pa1.1as‘?" —»Tida. Toewzml kerna peu<1ja.1':L iui socdah remoekkeu hatikou . . Sne<.la}1 lama sekali salja ada «Ii sini." >>L~ama sekali?” kata ixlspccteur: >>da1'i kapantuh Lace ini tertoetoep?" —— »Dari tanggal 28 l“ebrL1ari 1815.” Itoe inspe<:t.eur lautas mengitoeng denga11 tekoekv tekoek djari sendiri. Komoediau ia berkata: »Seka1'ang ada tanggal 30 Juli 1816 .\patah umongmoe itoe‘? Baroe toedjoehbelas hoelam sadj:1. kaoe ada di sini. «Ian kaoe bilamg, lama .>Bar0e toedjuehbelas boelzm .sud_ja!" kata l)-.m~ tns: »O. Tocwau! kaoe tida taoe‘ bagilnana ra- sanja orang tertoetoep medjoehbelas boelan! tempo jang sabagitoe itoe, ada sama dengan mu» djoehbelas tahon. ada sama dengan tue(1j0e}1l)0las :Lba<*1, lebih lagi aken. sa0ran,<_v‘ Seperti >:a._ia ini, jang soedah ampir Ixxendayat pe1'0euLocnga.u bag0e:< dun jang hendak berangkat menikah pada toen- danga11 jang tertjinta. Se-dang saja soedah melihat peroentoengan bagoes meudatangi pad-akoe, se- zarang ini saja kahilangan sarnoewa. cl-an saj-.1 ida taoe apa Qjang telah djadi <1p tnedjhehbelas boelan, Toewan! itoelaln ada Iebilx dari tjoekoep aken saorang jang telah berhoewat dosa paling besar! Biarlah kaoe kami- ‘hani saja, Toewan! Saja tida minta1me1'n1'a, hauja minta ka&dila11; saja boekan meminta ampoen. han_j:1. memimia poetoesan hakim. B1'ilahhakim padakoo ini. Toewan! Saja tida ingin lain, hauja ingin sadja mendapet hakim; wadjiblah 0rang1nem- b.1'i hakim pada sao1.'a11f_;' jang tertuedoelx berboewat salah." >>Baik," sahoet itoei11specteu1': >>kami nanti lihat, ‘apa jang boleh kami perboewat." Komo<3dian, sambil menengok pada gou\'e1'neu1', iuspecteur itoe berkatu: >>Saja 111e1'asa doeka oleh 3ke1'x1a halnja orang ini. Sebentar biarlah kaoe kasih saja lihat segala toerat perka1'anja." , t>Baik, Toewan!” sahoet itoe gouverneuri »tap1' ‘sztju. rasa kaoe nanti dapatlihatpe1'kara djelek Sekali. " ~,«,T'oewan!“ kata poela Dantesi: >>saja tame, jgmg kaoe ini tide. boleh Iepasken saja de11ga11111«mc>e1'0et pada kahendakmoe sendiri: tapi kaoe boleh tog. loeug sampeken permnehoenankoo lcap-Lula pam- besar jaug berkoe\\'asadida1am ini perkzxra, s0e—~ paja perkmakcre uanti <‘lipe1'eksa oleh p0ug'a<;lilan;‘§ kaoe boleh ‘meloeng memboeka djalan. aken saja“ cIatm1g ka hadepam haki1n.,J'ang uanti menoetoesken perkarakoe; sqja ingin tame, kasalahzm apa sqjay: k soedah perboewat dun lmekoemzm apa. dibriken’ kapadakoez sekarang ini poem saja ada di dalam 1<;u£L(laé'L11 jang tida katent.oe5i11, dau ha} ini ada me- n nj:mgsa).'aI. P orang' jang bawa api. 1 .. . . . .< >>T0e\van !’ kata poela Imntes: :->sa;:). 111rn'as9.,_ju,n1g' I) kane ada kasihan padakoe ini! Bilanglah, Tnewa.nY; 1 apa saja boleh harep pe1.'toeloengm'nn0e‘?" »l’toelah kami trabisa bilang," sahoet iI1Spec[1€3L1I'2; i‘ wkami meliuken boleh be1'd_ja.11dji samlja, j2l.lL}_',‘ kzuni nanti lihat soorat-s0e1'atmoe." ; t _, »(), kaloe bagitne. Toewan ! .>T0ewan \'i11ef01't; l)i:u'lah kzme t,ja.ri ka- 3 tm':mga11 1>a>Ap-a kaoe mane lantas lihat daftar urang-orang toetoepan. atawa mace lihat doeloe itoe pandita‘?” 1 kata gmwer11eu1' lmpada itoe illspectem‘, satel-ah ; soedah ad-(L di loewzw pandjzu‘a Dantes. iv »Bia1‘];uh kita. pergi doeloe ka dalam kam2u'-kamar toetoepau sahoet itoe i11spe<:~teur: >>Ka1oe saja soedah «lataug kombali (‘ii tampat terang, brangkali saja tida hrani toeroen kombali ka dalam ini lobang jang gelap dam lnelihat pada 01-zmg-o1'angja11g ber- i t_ji1a.ka di tampat ini.“ ; *— >>]')ja11ga11lah berat pikirau: ini pzmdita ada \ lain sekali dari omng-omnxg toetoepan jang Iain via BAGIAN 8 Oh" poenja omongan gila tida. menjoesahi hati sepe1'ii‘1i t;eta1’1ggan_ja ini poenja omongan jaug bares." “J4 — >>Gila a,»atah pzmdita itoe‘?'” '11] ._ »O, gilanja ada ;m1at adjaib: ia beringat. _jz111g‘10 ia ada ampoenja kakajaéin besar sekali. Tempo bamt‘ 1'.o1't0et0ep satoe tahou. ia mane kasih sajoeta fra1_1W?‘ kafada gmtvenlelnent. kaloe sadju ia dilepasken daribi‘ toetoelang di tahon kadoewa, ia maoc kasih doe\\'21‘ 1< joeta; di tahon katiga. tigajoeta, d-an te1*0esbagitoo.iU szxban tahon tambah Sajoet€L. S-ampe sekarang in soedah tertoctoep lima tahong in nanti mintu hitjar2H|.‘- di dalam rasin dan maoe kasih limajoeta.'” ~~T >>He, itoelah hagoes sek-Mi! Siapatnh nam:mjd’” jtoe orang hartawan 1"‘ M »Pandim [<‘a1'ia." It —— »Ini kamar nomor 27." “ ~+ »Ja, dam itoe pandita ztda Le1'L0etue1> di ruini “ a] Boekakenlah pintoe iui, Antoine!" Si djoeroe-koentji lama: boekaken itue pintoe dan itoe inspecteur lantas melihat ka dal-an: toetoef annja »Pa,ndita gi1a:" pandita itoe poem diseboo bagitoe oleh sekaliau pegawe di itne roemah tut" toepan. Di: teugahtengah itoe kzunar, jang te1'nama' kama,1'-gelap. adalah kalihatau saorang lelaki jang ampir terlandjaug boelat, kema pakeannja ada‘-1 antjoer sekali; ora11g itne ad-.x berdoedoek. Jan! menoelis gue-rat-g0e1'at di batoe dengan S21[\Oi,0I1Qk kapoer jang routok dari tembok. 1\Iaskipoenpin‘m€* -‘ 1) 1'1 :39 idiboekakmy. unulg itoe berdiam sadja; ten1posi11a1'- nja api swdah datang menerangi ka1naritoe,bar0‘e‘— |ah 01'a.l1f_," ituc b0rge1'ak: ia berbalik dan Inelihat gdengan huran ka.p-nda Wang‘-01'ang jemg datang. l.)i itoc waktoo djoega orang itoe lantas ber- mzxnxglcit mcugambil satoe sclimoet jang ada di pem« -i1>;u"mga11. lalue berkerodong rlengan itoe, soepaja -‘ma kalihatau t‘erIa.ndjang oleh itoe orang-oraxlg‘ -jung uataug -.1 » Kaoe ada ingiu apzm 1”’ kata itoe inspecteur de- gn;_gan Lcrkocnjoeng-koeujoeng kapada itoe pandita‘ >>Siap:L‘.’ saja‘.’"' salxoct itoo pandita dengan dnxer-a,sa herau: rvsaja tida iugiu apa-apa, Toewan!" >>Kaoc tida meugarti maksoedkoe," kata poela itoe inspccteu1‘: >>kami ini dititahken oleh Cr0uVe1'- nement dataug di sini, akeu tanjaken orang-01‘ang -I Ioetoepan. kaloe-kaloe ia-orang ada permoehoenan dpa apa." : M >>O, kaloe bagitoe‘ ada lain! kaloe bagitoe, . wlaluh saga harap. jang kita-orang boleh berdami X satoe sa111alain." ' »'l‘a11! ayatah ituel" kata gouvemeur deugan berbisik kapada itoe inspecteur: »tidakah saja 3, hilang, jang ia nanti bitja1'a bagitoe?" 0 »Toewa11!” kata. poelaitoe pandita: »saja ini pan- E, dita. Faria dzm telah terlahir di kota Rome. Doewa- H poeloeh tahon lamanja saja ada djadi secreta1'is-nja 9 kardiuaal Rospigliosi; di tahon .1811 saja. (litaugkap, J; sedang saja tida taoe apa sebabnja itoe; searing- 60 sering saja memiuta. pada pembesar Italié dam pen:-% 8; besar Prasman, soepaja dilepasken, tapi pew k tjoemah sadja. ‘ -~—- >>Mengapa kaoe memima. djoegat pada. 1n,-xu-3,“ besar Italié?” 3 <1 --— »Sebab saga telah Le1'ta1Jg‘kzq,» <11 .l’1o1nb1nn-l‘ saja. rasa, sekamang iui Piombino s0edaI,1dja(1iib0e— kota dari satoe provincie Prasnmn, sabagimana ; kota Milaan dam Florence." [toe inspecteur dan gouverneur melihat same‘ pada Iain sambil tertawa. J »HOIa, sobatil” kata poela itoe iuspectc-x.u' parlu, .l Faria: »kaoe poenja kabur itoe haroes disebucti ‘ kabar toewa. " 1 >>Kaba,1' itoe ada dari tempo saja baroe ditangka}.u; Toewan!” sahoet itoe pandita: »dan saja ada k1'1‘a. jang sedaug Baginda Keizer Napoleon maoe bikin Rome djadi karadjaém boewat po<>L1'a.nja, ia socnlah x «iapat mengalahken radja-1'adlja Jan bikin Italii-ii mendjadi satoe karadjaéi11 sadja." [ -—— »Allah soedah tjegahken itoe uiatan by-sa1'.: Toewan !" ’ -~ »Sajang sekali; kerna itoelah sadja. soewatoel d,ja.lan aken membikin Italié djadi satoe ka1'adja.iiu1 mardika ~-~ »BoleI1 rljadi: tapi kami dataug di sini, hoe- kzm aken be1'l;-Ma-lcatzx dari hal perkara negri. hauja ‘ aken menanja, kaloe-kaloe kaoe ini hendak moehoeu 61 -iapa-apa. atawa hendak bilang alywapa atas hal ma- - kanan a.L£u\'a tampat ka.dia1nan." V —— »;VIaka.na11 ada sama sadja, sa.1.)u,gi111a1mjm1g it ada di segala roemah toetoepan, jaitoe djelek adanja; j dari hul tampat kadimnzm, kaoe 1i11atse11diri, besak l flan berbaoe, tapi ada sampe baik alcen djadi satoe M pa11d_jara; aken tetapi boekanlah per1>Tah, apa saja bilzmg Y" kata itoe g0uve1'neur de- ngan berbisik. »>Kaoe kenal baik pada kaoo poenjateta1noc,' kata itoe inspecteur dengan t-G1‘1:L\\"3. kapzuila g0uVer— ueur; komoedian ia Iantas berkata pada Faria: ‘»T0ewan! apa jang kaoe lnima }>a<1£U(()€’, itoelah mtoe porkara jang tida b0'eh djadi." I »I11i perkara jang sat]-4 maoe pe1‘damiken,'.l‘0e- wau!“ kata poe-la itoe paudita: »boleh membri ka~ uentoengau Iimajoeta kapada g0uve1'ue1ne11t." \>Hah-allal” kata itoe inspecteur pada gouverneur: »kaoe soedah dapat membade djoega djoemblahnja oewang jang akeu diseboet !"' .=>Dengar1ah!" kata poela itoo paxulita, sudang itoe iuspecteur hergerak alien berlaloe: Haida ter- 62 laloe perlue akeu kita bitj-m'abu1'<:loe\Va sadja: tm,-waI_1 13¢ gouVe1‘neu1' boleh tocroet djoegzm bitjzu‘a.” A >->Baik sekali," kata itoe guu\'e1'neu1' padzt pa.mIiLu: ‘G; »akeu tetapi kita~u1'ang soedah taoe lebih (109100, T apa jaug kaoe headak omougkeu. jaitoelah ha! kauc s; poeuja harta besar, boekan‘.’”' >>Tautoe!" sahoet Fariat mpatah lagi ja11g saja , maoe omongken, kaloe boekan 119,1 itoe ?" * 1; »Toewau inspecteur!" kuta poela it0eg<)L1vc1'x1c1x1-; A s; »saja poem bisa djoega t_jeritaken itoe hikajat. jang 1; mi toewan pandita maoe toetoerken padamoe; korna ‘ salnpc sekarang iui telah ada ampat atawa lima U tahon lamanja, koeping sa,dia\tc1‘i.si peuoeh dellgau V1: itoe hikajat h.9.1'ta besar.” >>It0elah satoe tanda. Toewan g0uve1'11eur!" kala 1 itoe pandita: »bahoewa kaoe iui ada seperti uraug 1 uraug jang terseboet di Kitab~Soetji ads poeuja ‘ 1 mata, tapi tida melihat; ada poenja ]mepi11g. mpi 1 tida 1nendenga1‘.” >>S0bat1<0e!" kata poela inspectexlr pad-a b‘a1'ia: >~G0uVe1'11e1nent ada sampe kaja dan ticlzt perluc .~::una kaoe poenja oewaug; seba.b itoe bia1'lahka(>e, .~‘impa,n saclja oewarxgmoe boewat (liporgocnakeu olehmoe scudiri, kaloe kaoe soedah ka.loe\v+11' dari sini." f) >>'l‘api,” sahoet 1*‘a1'ia: >>saé'mde sajn tida Lerlepas «lari toetoepanz saiinde teroes sadja orallg berbouwat hiauat padakoc dau toebuep saja salamauja; s2¢éi11clr». saja mati dengan tida bri taoe rasia pad-a saorang poem. apu itoe harta misti tetap sadja terhilang? ‘Apa Lida lehih baik, kaloe (-‘muvernement dam saja ‘Japan g{II01a," kata itoc i11sp0cte1n* dengau soewam por- ‘ kxhanz >ka10e orang tida taoe, bah0e\\'a orang ini 1 sao1'a11g gila adanja. tantoe sekali orang mmti per- ? tjajzx. jzmg ia a,(1a1)itj:11'a dari perkara henar.” >:Ha‘ja tida gila, Toewan! dam :~1a_ja bitjara djoega <1a1'i perkara bellar," sahoet Fa1‘ia_jang ada denxgzur M 1T01'ang katanja itoe inspecteur: >>It0e 11a1‘taja.11g sajn olnnngken :~:eka1‘a11_g'. boekan sekali harta di dalam M ingatan gila, hanja ha1'taja11g berhda dengau sa ben2u'11ja. Maka saja minta padamoe, soepaja kaou ‘ bikin dtjandjian Rama saja, (Ii mama nanti di.aeb0et.- ken jang kaoe nanti Law-a saja ini ka satoe tampat jang nanti «lioendjoek olehkoe; or-allg nanti gali itoe tanah di Sana di hadepau kita berdoewa, dam , kaloe soedah djmli njata, bahoewa saja telah bitjarit : dari perkara tida benar, hingga orang tida. dapatken itoe harta di $2,113., kane boleh bawa saja kombali k dalam ini paxn1ja1'a, di mama saja nanti tinggal sampe mati dam tida nanti soboet-.et lagi harm itoe kapada, saorang poem." Houverneul‘ djadi t<:+m1\\’a, dam hmt-as berkatu pad-a pzmdita itoez ».\pa'ha1'tamoe itoe ada djaoeh dari sini?” »Ki1'a—kira :Njat:al.a.h jang kaoe iui tida bodo,” kata poem. itoe gouverneurz »Hahaha! safmde samoewa. o1'ang,‘it0 toetoepan meminta bikin perdjalanan jang sa1'at0e.< ij, (1jan1 dan pe1'n1intaiinnja itoe ditoeroeti,ta11t0elal1,Fa, m'ang-orang toetoepan itoe nanti boleh 111e11<1a1)atga§ xvaktoe jang‘ bagoes boewat berangkat minggat, dam 1m Salama ada di pe1'djaIa11a11 bagitoe djaoeh. tarliotam sojkali nanti ada satoe waktoeja11g baik." J); >>It0e akal telah texfkenal lmna," kata i11specteu1'f pmla itoo [:a11dita: >>maka boekzmlah kaoe jang‘ 11a4‘..i1 mes diseboet teluh dapatken aka! itoe. Kami :uTla“‘I11 1:a,11_ja padamoe, kaloe-k-a.l00 Inakamm jang kane <1-a.~. pat: di sini, ada sampe baik." ‘gc »T0ewan!” sahoet l.<‘a.ria: »bizu'lal1 kaoe bersoem-M pah, jang kaoe nanti lepasken dirikoe ini, kaloe E! s9._j-at telah bitjara dari perkara benar, dau sqja namifl lzmtas bri taoe, di mama harta itoc ada terpendam. tb »Apa 1naka11anmne ada Smnpc baik‘?" kata pnela itno inspecteur. p H >>'l‘0ewa11; kata poela Faria: wlengan bikin K djamdjian bagini roepa, seperti saja telah1ni11ta. kaoe tida nanti dapat roegi atawa dapat soesah 1 satoe apa; kaoe lihat njata, bahoewa saja tida ada niatan minggati, kerna. salama. kaoe pergi ka Sana I] aken. gali itoe 11a.1'ta. saja ‘ri11gg'alterf0et0epdi 1 dalam ini paL1<1jar:1,f’ »?1{a0e tida sahooti pe1?tanja£‘mk0e," kata itm= ‘I1:>B1'a.ngkali ia himeng-hitoeng ha1'tanja.' § gouvernmu‘ itoe. ~ sahnet I“-aria melirik dengau mata jang njataken ka- bentjian pada itoe g01we1'neu1' jang menjindir. Di itoe waktoe djoega itoc gouverneur dan in- pecteur berdjalan pergi, dan djoeroe-koentji Ianfas Roentjiken ime pandjam. »Brangka|i djoega dia itoe ada ampnenju havfa," kata inspecteur ;~:ambil naik (ii tanggfa. V _ ‘»Atawa soedah mengimpi ada ampoenja itoe," kata gon\'erneu1': wdan satelah sedar dari tidnertlja.» kmtas moelai djadi gi1a." »B1'angkali djbega hagit’oe,"1:ata pnola ime in. BAGIAN ‘ 9 H6 specteur sambil tertawa: »kernaka1oe s0enggoeh;J ia kaja, tantoolah ia tida doedoek terpe11djara." p Bagitoelah kasoedal’1annj-a hal paxmita l*“aria itcwit kadatmlgali inspectem-. Aken hal Dames, inspecteur itoc bex'i11gatdj0og:111 ‘pada (1jaI1<1ji11ja; kerna satelah sampe di aTas.i:1‘], lantas minfa lihat <‘lal’t-ar m'an;1;-0rang' t..oemepan.U Peringatan atas lnal Dantes jang te1'seb0et (Ii ¢’iaf'm1'*1‘ itoe, demikian boenjinja: S: , la AS/lv()7'l"'”.(I Bonapru'/I.~'('// ,/mz_r/ .~'am- b [I()/‘TIN! /;e/rm)/; /e/czh be/.'e;‘(7,/rr /m-R; ngja/.'. -\'0{7.’(’:j(1 N17:/11>/reon la/Kw! «In-it /(m_(/ I/ar/' 1')’/bu. bi ,Jli.¢fi /Wp/'.s'-(IIL s(zIz.d'/"Nan, 1/ju,-la '”.‘Iu;~1 111'/:a.-’i/7 3./rt1;I,p0Pv' mmrz /a/H-W lam n)'tm_(/ /or‘/«m/;/m. rlrmmisli ‘ V I1‘ i /(’Tr_.'l]LZ(/(L denm/arr, !7.'cm.~'. ‘ ‘ ' ' ' ‘ '<, Seb-ab demikian 1)0e11ji11,ja itoe peringatan di «la-pz lam daftar, maka soekaflah aken nrang he1'1)0ewat’:11- apa-apa l)agi goenauja Dantes; dari sebab bagitoadz itoe inspecteur lantas menoelis di bawah pm-ingatan b< itoe: »Ha.ln_ja orang ini tida dapat. dirobahken lagif‘ ‘( Sedang bag'itoe, Dantes ada.111enJapat pengmfapan it besar, dan merasa senang oleh kerna itoe. Salalnantq ia ada di_dalam pzmdjara. ia soedah loeya mengi-H2 toeng hari; fapi itoe in.e\va iuspecteur itoc fida uanti V ‘bisa dataxzg di Parijs. kaloe satoe atawa doewa hoe- " Ian belon hen-laloe. Inaka Iantaslah ia mendoega de- :)._hga11 1uengarap. jang oraug nauti lepasken dia di dalam tempo tiga boelau. ’1‘empo itoe tiga boelan medah berlaloe. 1)2u1tes lantas mengarap 11antida— L-pat 11'angka]i «ljwga ia ada. bwsalallg achi1‘— achir in lw1']):1Ii remlah, 11ix1g'g'a lH:14)l:3 111e1n§nt.a toelunmgun «Ian kaSi1'):1lIIljd. o1'axy;'. xn-a<1m kapada .\lJah. Ha01'a11g,jaug benjilaka [m<;n belon mullgarap pad-a'l‘n0ha11,kaIoe segala [)CI1;;'Lll'a})aTl hulull ten-puctws. V Dantes Inexnilxtzl, wupaja Qraug pindahkell diua ka, Ia.i1‘1 ka1n:'u-, kondati r1j(>e,Lfa kamar itoe lobih geJap «J-an lebiln >'nc1I.ji dari padu kaularuja. Szuuu pe- mbalmn. le1'1_;‘i. ada membri d_jou-ga lain rasu, dam Dnuws adu x1:u1Jgg1r,a1> édapat enak sedikit dengan’1anta1'a11pe’roba.h;m itQe., 70 Ia meminta. soepaja orang idsiuken dia kaluewak. clario kumar aken ber(ljaIa11~djala1'1; ia Inemintzdi djoega, soepaja ia dibri kitalrkitab aI«\'0. EH kapada }_;0u\'erne1n'; txapi ini pe1nl.)e.ea1'ja1);;' t|Jeréiti-ati .e\\'a Nantes ada niat:a11 akeu terbitkeu km'oe- .~‘<0e]1an atawa ada. poellja niatan aken minggat. du- il1g'a.n foola1) telah poetnes hampan, tida bisa me- ; lgamp lngi melocngan apa-apa dari manoesia, Dan- Ues memima-minta kapada A.Hah; ake11 tetapi 1mLs— Ki[ur211 ia. memilrra-n1i11ta deng-an :~:-angat dan <1011,g'm1 %akne\vat hati, tida djoega ada toeloengan (latmlg; sehal) bagitne, ia djadi 0e1‘ing-oeringall dam poetoes {k‘a.1):s1'tja_jaL1n11,j21 pada .\Ilal1, l1i11gg'a memaki djoega ;kapuda Toehan. Kapala sendiri .<0ri115_;' kali ia ben- ilnerkexl pad-a tembok, dam sexing‘ sekali iz11na1'al1 Dada segalu, ba1':Ln;;‘ j3.11,<_§ ada «Ii sapootarntja, lebih Iagi kapa-la. diri .~'<>ndi1'i. T0x‘np0-fetnpo in beringat pzu1:1it:<)e sncrat; toe- ;‘10e}|an jang' \’iIlei'm't ka.~‘ih lihaf. padan_ja. Kaine ia x. D 72 In beringat pada itoe, ia lantas; n1erasa, bnh0ew:1\c hoekan koetoehnja Allah. hanja kabentji;m ma- noesia djoewa jang mendatangken katjilakaéilype kapadanja; maka lantaslah rljoeqa in menjocmpahi g2 pa1‘1dj2mg"-pe11del< kapada <)1'aI1g'ja11g telah berboewat, ja hianat, k:).pmia11_ja; meroet hntinja poenja lmfa, tida Iij ada .‘121f00 siksasm j:1r1g tjoekoep be1'at.nju aken la. hoekoemi pendjahat itoe (Ii doenia. .>dari sehab maskipoen soedah vfiiang bari, ini boenji masih terdengar djoega, tan- petoelah ada saorang toetoepan jang gash.‘ ‘tembol; afioepaja dapat djalan aken nxinggat. O, kaloe akoe mda sama sama dia. tantoe sekali akoe membantoe riia menggasir!" » Aken tetapi sigralah djoega Dantes itoe merasa Mgloeka, kerna ia beringat, brangkali djoega boenji gfitoe ada terbit dari kerdjanja toekangtoekang jang ;,disoe1'oeh betoeli ini atawa itoe di dalam kamar dang terdamping. Li Boewat dapat taoe hal itoe, tiada soesah; kerna hkaloe menanja sadja pada cipier, tantoelah djoega. Lslantas dapat ka.teranga.n. Tapi misti n1ena1:1ja. tjara ebagimana? Dengan meminta pada cipier, soepaja adia ini tjoba dengar itloe boenji jang: kadengaran? aBagimanala.h djadinja, saiinde boenji itoe ada terbit dari kerdjania urang 1.1UetOep£L1l jang menggasir‘? gTantoeIah kcx'>.~\kou nanti tjoba tjari kate1'aug'an dang-an tida mmubri'1E rjilaka kapada orang. Akoe nanti ketok iui tembok:D kaloe itoe orang iang bekerd._ja, satoe toekang ada it nja, ia nanti lantas berenti aken mende11ga1'saben taran, tapi komoedian {ant-as djoega ia teroeskex kerdianja; saiinde boekan satoe toekang, hanj satoe orang toetoepem jang niat minggat, tantoe sekali ia nauti merasa takoet kataoeau. hingrga ia ‘i2 lantas bereuti kerdja, dan tida. nauti nm<2fai kc.-Vrdja kombali, kaloe hari belon djadi malam ” Komoediau Iautas sadja Dames itoe nxelmemboek; 51 tiga kali kayada tembok deugan satoe batoe jaugj! ia. dapat routokkeu dari satoe podjok. Ba1'0eiaVx59 menoemboek satoe kali sadja, itoe-. hnenji jang ter-3 15 dengar olehnja, lantas berenti. 2 )5 Dautes mellmsang keeping. Doewa, d_,,'am Lelah‘ berlaloe, tapi itoe soewara ternhok terkeroek-ke1*oek§ )5 tida kadengaran lagi. 1 Dengan harapau besar, Dames iautas znakau aaq potong roti dan minoem sedikit ajer. Sampe di‘ u 4 g... (F 9 EV"? lcwaktne sore, belou djoega ada terdengar apa-apa: Jifiampe pada esnk pagi poem demikian. :2 »Z\'ja.talah oraug itoe sao1'a.ngtoet0ep2u1 jang ni-at 1Jninggat,”' kata Dantes deugan girang. Di dalam :~:apaI1dj2\ng' hari Dantes mexnasaug oeping, rapi tida unendapax dengar itoe boenji x ang t.erha.rap olehuja. Ta merasa gnesar, oleh karma 1' toe urzmg ta11 ada tm'}aloe 1)91?$iti--ati. Tiga hari tkelah hmrla.10<;». tida djoega ada ka- -i le11g;,u'a.x1 a.pa~apa Ac-11'u'—a.r-,'uir. paala same sore. .:Dam<>s tempelkeu koepi11gujapa<1a tembok. laloe L 3: dapar dengar kombali itoe boenji. tapi sekamng n ada lain kadengaranuja dan ada perlahan sekali. , Sangatlah [)a.11t.e:~: n1era.ako3 sekruep. L\j[eliuken -Lula. 53.1209 bamng sadja. jang I Uoleh djoega depergoeuakeu, jaitoelah gendi ajer: Petjahamxnja ini gendi uanti boleh djoega dipake ‘ korek-korek tembok akeu lolosken batoe. I 80 Dante/s lantas djatohken gendi itoe jang lanta§5 terpetjah dau belarakan di tanah. Ia pilih bebrapéal potong pet'jaha.nnja gendi itoe dam oempatken itud0< «Ii bawah roempoet kering di pembaringan. Sigrfl djoega Dantes itoe moelai kerdja sabagimana jangja telah diniati olehnja: akxm tenapi dari sebab di itoda! waktoe ada gelap, maka soe'karlah aken ia beke1'dja{0< kema tlda dapat; melihat, dzm sigralah djoega is] poenja petjahan gendi bertemoe pada barang kerafig jaug ‘Lida dapat digoegoerkeu dengan dikeroekial keroek. Maka Dames lautas taro kombali balm pemba1‘inga1111ja pada tampatnja itoe. Jaloe ia meet‘ nantiken terbitnja siang. fas Di dalam autero 11'1ala.mi.t0e Daut.esmex11asaug€< kueping dam dengari boenjiuja tembok jang rligasifle Satelah terbit. mats.-ha1'i, cipier datang ka dalant pandjarauja Dantes. dan D-antes lantas tjerita, ba 1 hoewa seda.ng ia minoem <11‘ hari kama1'in, gendnj‘ ajer telah terlepas dari tanganuja dam djadi petjahbal Dengan mengomel cipier itoe Iantas pergi mengam; bil satoe gendi baroe, sedaug petjah-petjahan darfla gendi jaug djadi antjoer, tiuggal bela,ral;aI1 djoegT§> di tanah. Sigra djoegn cipier itoe datang kombal dengan gendi berisi ajer, dam sesoedahnja. memb1"?1' fingat, soepaja Dames lebih beriiti-ati. Iantas sadjifli ia berangkat pergi. la] Dengan girang Dantes dengar pintoenja. kaxnam dikoentji. dan satelah boenji. kakinja cipier jang djalan, soedah tida ’ce1'dengarlagi,lantas sadja Dania .- 1 81 gas k’sa.1'1>es0k pagi, kaloe kaoe bawa la makanankoe, kaoe boleh ambil iroe koewali.” Ini adjaran ada seuangken hatinja itoe cipier jang ‘ malas, kema djikaloe ia toeroet adjarau itoe, i. d: traoesah be1'd_,'alau boe1a.1<—ba.1ik naik~toeroen d a] tangga; maka Iautaslah djoega ia tiuggalkeu koe K wali itoe di medjanja Dantes. TV‘ Dantes bergoemetar dari sebab merasa. girang‘A lantas sadja ia makansoep itoe serta sapotong rotinfa b Komoedian, sasoedahnja menoenggoe satoe dja. ‘ lebih dan tida. koewaxir nauti cipier datangkomhali ‘ lantas sadja ia kisarken bale pembariugaunja, teroe' ambil itoe‘ koewali soep dan goenaken gagangnjfi k Litoe seperti satoe djoegilan. Dengan gampang Dante dapat gerakken itoe batoe jang terseboet di ata-'« ini, dam sasoedahnja bekerdja lama sedildt, lanta‘ dagatlah ia tjaboet batoe iroe dari pada tembog b jangtebal, jangsekarang djadi gerowong. Soeyaj -4 I'( O‘. 1 D 1 VP %1% 5 33 gagang I>O, Allah! itoelah soewara. mano esia!” kata mpoela Dantes dengan soewara perlahan. 35 Sasoedah berdiam sakoetika. Dantes berkatalagi: Oi. »I{er112l ‘Allah :jang mf)>Kaoe seurlm s1apa? Sahmxl. 11308 =oewa.ra._dar1 ‘ dalam tanah. 31 L . . _ j. A _ I ——»Saoraug Loetoep-an gang uda nwxasa berat aken sahoeti pertanjaim orang l’ w »O1'a.ng da.1"i manaf.” .. »Dari FI'anl>Namamoe ?” L5 -—— »Edmond Dantes." Ill —— ,,Pakerclja§m1noe?" 55 .— »Orang ;‘elaja1'an.” I9 - >>Soedah brapa lama kaoe ada di sini ?” -— ,,9adari tanggal 20 Februari 1815." a - ,,KasaIahanmoe ?” 86 —~ ,,Akoe tida ber.°aIah." ~—— ,.Tapi ditoedoeh berboewat apa?" —,,Ditoedoeh djadi anggota dari ;ual>BoIeh balik l>hanja bilanglah padako di betoelan manaia«1an_ja. lobang jang kaoe gaIi"' ,.Rata dengan tanah dasarnja kamar iui.” saho Dantes. —— ,,Dia terpedeng dengan apa?" —-— >>Dengan bale rembaringan koe." — ,,Apt orang soedah pindahken pembaring itoe, sadari kaoe ada tertoetoep?” —— ,,Tida." == .,Ka mama. temboesannja. kaoe poenja kamar Ja ( ., ~t —- ,.Ka satoe gang.‘ Q; —- ,,D-an itoe gang temboes ka mama?” ka — ,,Ka. pelatarau . . . . ” ,,Ach, t,iIaka amat 1'” 87 Dames dengar tetangganja itoe poenja soewara Jang paling belakang, ada seperti soewarana orang afi/111g terpetjall hali atawa jang poetoes pengarapan. aka dengan kaget Dantes Iautas berkata: =>Astaga! kaoe Inengapa?" _— »Akoe merasa amat. doeka kerna akoe soedah rsalah meudoega: akoe kira, iroe tembok jaug kaoe ngali, tembok benteng adauja." ‘ ——~ »D_jika tembok benteng adanja ini, kaoe oenja lobang djadi temboes ka laoet.” —— »[toeIab jaug akoe ingin " A~ »Sa:‘mde benar lobangmoe temboes ka iaoet,‘ kaoe mace berboewat apa? ' ~—— »Akoe nauti tjoba berenang. aken datang di Satoe poelo dari antara p0eIo—poelo jaug ada di apoetarnja benteng d’II"; brangkali dioega akoe anti sampe ka poelo Daume atawa Thiboulen, tawa ka pasis'r daratan besar; kaloe djadi bagitoe, erlepaslah dirikoe iui dari pada kasengs9.1'aén” —— »Apa kaoe bisa berenang bagitoe d aoeh ?” h ~— >>AIlah nauti kasih kakoewatan pa'1a.k0e: tapi sekaraug hal dirikoe ini telah djadi roesak saémtero» uja,” -- »Sa§.nte1'onja?"' W »JaI — sekarang biarlah kaoe pepat kombali .toe lubang jang kaoe soedah gali; komoedian dja- Ogan kaoe berboewat apaapa, hanja tuenggoelah kabar dari padakoe ” L - »Tu.pi slapatah kaoe ini?” L1 :4 ) 88 _ »Akoe ini si nomor 27." } — »Apa kaoe tida pertjaja padakoe, maka. kaoe tida maoe bilang padakoe namamoe sendiri?" Si nomor 27 1t0€‘ tida menjuhoet, hanja tertawau . »Akoe ini saoraug Kristen jang baik,” kata. poela} Edtnond Dames: »a.k0e bersoempah, jang akoewg] lebih soeka terboenoeh mati, duri pada tjeritaken! adanja ini lobung ka‘ ada kaoe dam akoe poenjai, algodjn; aken tetapi, kerna Allah.djanganlz1h kaoel E sinqkirkeu dirimoe, soepaja sedikitnja poen akoe; boleh de.1gzLr kaoe poenja soewara; djika kaoe tida 3 1119.03 qjampoer padakoe ini, . . . akoe bersoempah, ;[ akoe nanti bentoerken kapalakoe sendiri kapa«‘IaL}F tembok, biarakoe djadi mati dengan lantaran kaoe.” L3 »B1‘apat:Lh oemoermoe? Toeroet boenjinja soe. 1} Waramoe, kaoe ini saorang lelaki jaug masih§ b moeda.” n _— »Ak0e soedab tida taoe, brapa oemoerkoe E sendiri; kerna akoe tida. mengitocng, brapa lamam a‘{oe soedah tertoetoep di sini_ Akoe taoe sadjn ja1g tempo akoe ditangkap pada 28 Fpbruari 181?‘ akoe ada beroemoer 19 tahon.” _— »KaI0e bagitoe, kaoe belon sampe beroemoe 26 tahon; saorang jzu1g masih moeda saperti kaoe belon berhati boesoek." .— »Tida sekali! dan akoe brani soempah. Aka : soedah berkata padamoe dam sekarang akoe oi ‘ lang katakoe, bahoewa akoe lebih soeka. dibela belah, dam pada meujilakai kaoe." V A 89 ‘ ~—- »Baiklah djoega kaoe berkata ba5_;jme dam 8 baiklah djoega kaoe s'o«:=«:ia.l’1 meminta minta paths- « koe, kerna akoe telah dapat niatan lain dzm telah maoe berlaloe dari padmnoe. Tapi oemoermoe ada se11a115:,l>Tapi kaoe tida nanti tinggalken akoefl hingga 31$ akoe djadi sexmtlil-ia,n sadja; kaoe poen betoel-betoel L. 3! mane datang padakoe, a,ta.\\‘a idsinken akoe datang padamoe, boekan? Kim-orang nanti ming,qat ber- sama-sama; kaloe tida Lisa minggat, kites-orang ‘nanti he1'kat,a-kata: kaoe nami meng"on10ng dari ha] orang-orang jang kaoe tjinta, dam akoe nanti mengomong dari ha! 0rang~01‘ang jang akoe tjinta. 6' l. 3 1 ..s ‘e 1,‘ ri 3' Kaoe poem tantoe ada poenja djoega orang jang l‘§tert_jinta olehmoe ” ':‘ -- >>AI<0e ada se11di1‘i:m sad9a, di doenia ini." ~~ >>Kaloe bagitoe. kaoe nanti tjinta‘1' akoe. Ka ‘raloe kaoe soodah toewa. akoe nanti djadi anak- qoe. Akoe ada poenia I-apa, jang; sekarang ini " rangkali ujoega soedah heroemoer toedzoehpoeloeh » ahon, saa‘mle ija masih h1'doep;me]iuken dialah ‘ zoe tjinta‘1' dam Iagi same nona nama Mevcedes. Sapakoe tantoe sekali tida nauti meloepai akoe; Hpi nona Mer(:e(1cs, meliuken Allah sadja jaug BAGIAN 3. 12 {Ice akoe masih moeda, akoe nanti djadi solatmoe; 7 taoe apa dia masih in5_>;a.i; parlakoe at:a.w'a tida. A.- rkoe nzunti tdnta md-an10e,, sabagimaua pada bapa— '3 koe sendiri." ——»Sm.:l<0er! F:Txm*£a'h kaue n1m1()en§:;goc-. sasnpe W esok " Dante: merasa senang. rla.r1 iantaa berlaloe dari‘ ’ depau itoo lobaug di tzmah Sasoedah ija oempatw ken g0egoera,r1n_ja tembok, ija kisa.n_'kex1 kombali bole pexx1ba1*i11ga\nnja, hingga bole itoe herapat pada texmbok di betoelzm ime lohzmgf gasirau. .9 Moelai dzzri itoe waktoe Da:1Les aela merasa senaugf; sekali: ia. poem tida nantfx tinggal smndi1‘ia.n lagi, 3* malah in-zmglcali djoega. uami bisa terlepas da1'i'b pandjava; selcalipoexl tida bisa tm"iepas, ia. adaflhi -ampoeu texnan baewat nn:ugouum;.;~omung. Tar-fig?‘ ioetoep (fie-ngan ada. ampoenja ‘u.+man. bnleh bilang sad 9. satengah tertoetoep. ‘ Di <1a!am ime autero hari Dames d_jaian-d_ja1an;V1' boelak-haiik. di dalam paxxdjavanja. sedang hatiuja: tida bmnti herdebar dehar. Sebentar-bentar ia me— '11 rasa koewatir. kaioe-kaloe 1-zaseuatlgalluja uanti ten . ganggoe; djika merasa bagitue, ia berdoedoek di ,1: _ pembaringan dam tekau hati sendiri jang bet if < g0ntja.‘1ggontjang_ Djika den;_,},'ar soewavsa apa. apa ‘ sedikil; sauija, ia melompat hamperi gdmoe. Se1*i11gv-38 sex-ing ia meraca. djoega knewatir, kaloe-kaloei ‘ nami dipindahken ka karnar Iain, hingga d_jadlva terpi-ah dari itne sobat ang belon kalihatzxn roepa-'~ 3 nda, tapi toch telah tertjima. T 91 Akeu same perkara, Dantes ada, beringat temp- ’sekali. Kaloe sampe cipier brani kisarken pem- ibaringau, aken tjari tame ka£i(la,é'um‘a lobang di iteznbok, jaug terpedeng dengan pembaringan itoe, ia nauti hantam kapalanja cipier dengan satoe ;\'atoe besar. di mama gendi ajelr ada tertaro D_|ika étjadi bagittm, ia nanti dapat; hoekoeman mati; aken ‘ketapi upa ia be-Ion djadi satengah mati atawa firnpir mati, oleh kema merasa kesal dan poetoes penga1'a}.>:z11 ‘.1 J: Di waktcoe ;~:ure cipicr dalzmg sabiasanja; Dames yrada berdoedoek di bale pembaringannja: ciengan L‘ berdoedoek di sitoe ia poem bnleh mendjaga Ieblh ,'s"")aik pada. itoe I0ba_.x1g' jang terpedeng dengan ."3_)ernha1-irggmx itrm. B1‘ang1