SIGNATUUR MICROVOR BIBLIOGRAFISCH VERSLAG: BIBLIOGRAPHIC RECORD: • • MOEDERNEGATIEF OPSLAGNUMMER: MASTER NEGATIVE STORAGE NUMBER: IMM69C-IOol 6<"{ KJTLVlRoyal Netherla ods lostitute of Soutbeast Aslan and Caribbean Studies SHELF NUMBER MICROFORM: Graar de Monlt-C rb to I karangannja Alna nder Duma. ; Ije rlt aken dalam bah. Melajoe rendah dengan meneer eet djalan jang gampang. - Bal avla : Kameboom & Co, 1894-1899 .·25 dl. (1183 p.). ; 16 cm Vanar bag. 11 uUg.door A1brecbt & Co AUTEUR(S) Alnandre Duma. pseud, va n Da\')' dela Pailleterle Enmplaargegevenl: Aanw.: Bag. 1·25. ' Bag 1· 10 niet ultleenbur M SINO 0022 dl 2 Sign. van origineel: Sbelrnr. or orlgl.al copy: M bh 0204 Filmformaat / Size offilm : Beeld plaatsing / Image placement : Reductie moederfilm / ReductlonMasterfilm: Jaar van verfilming / Fllmed in : Verfilmd door bedrijf / Filmed by: Sign. va. m1trovo rm: Sbelrnr . or m1croror m: M SINO 0022 dl 2 HDP/ 16/. mm COMIC/IIB \5 : 1 2004 Karmac Microfilm Systems ,., I / ï '/ / ON.~ " IS -C rrO I ./ lU RÄNOANN.TA Il1'1~JEIUTAKEN nALAM BAHASA MELAJm; HENnAII Dl~NGAN MF.NOJ::HOET .' D./ALAN ./ANG GA~ipA!NG . (- <; , j3 AGIAN ,;,>.. - 2. BAT.H'IA , IiAIlSSgBOO~[ en 1 ~94. <:0.- 1~\l(\ l~ï~~Î\ ÎI\({\ 1\1\\\1\\\\I\ I~ \1\\\\\1 \\\ 1\\\\\\1 \ ~S 01200847 b a- In i- VI . ia 11 la WAKI1'PROCUREUR BAGINDA RADJA. I· lU r; , e 11 g 6 Ii a tr ::> ., u ::I. 1 P ada hari dan pada waktoe Edmoud Dautes embikiu perdjamoeän, adalah djoega lain orang iembikin perdjamoeäu toendangan di dalam oemah boewatan koeno di djalanan du Grand ours. Aken tetapi orang-orang jang berkoempoel di rdjamoeän ini, boekanlab oreng-orang ketjil , eperti matroos-matroos dan soldadoe-soldadoe, ha· ' ija oreng-orang bangsawan besar, jaitoe ponggawaonggawa negri jang telah melepasken djabatannja 1i bawah tachta Napoleon; officier-officier toewa, ang telah meninggalken bala-tentara Keizer itoe lau pergi berkawan di dalam bala-tantara Pangeran "ondée, dan anak-anak moeda toeroenan bangsawan ang tiada soeka sama Napoleon. Marika ini doedoek berdjamoe pada sapoetar ne dja besar, dan sambil santap dan minoem, ia-orang poen rame herkata-kata dari hal banjak perkara. 1 ) Bf SCHADfGOE U ItST Of VERKE ERD GE60HDEH OA"" Gl D uxr OR WRONGBJ NOING 2 3 Baginda ' Keizer Napol~on, Radja poeIo EIba, ~. s~edahnja memerintah di atas sabagian boemi dan bl.asa dengar soerakan: hidoepll1h Napoleon! di. triakken oIeh saratoes doewapoeIoeh joeta manossie dengan sapceloeh roepa bahasa, - sekal'l1ng hli poen ; ad~ .memerintah sadja di atas rahajat lilria atawa anem :riboe örang. Baginda inilah ada di. omongkeu di dalam itoe perdjamoeän, seperti s~' ~rang jang t~lah hilang dari tachta Frankrijk da'n tida boIeh diharap lag-i oleh itoe karadjaän, Pon!f?:a'~~:,ponggawa Ilegri ,o lllongke~ , Baginda it~e po~nJa perboewatan-perboewatan jaug salah di dalar'n h.~I. : ,pe~~i-intah.a n ; 'ponggawa ponggawa peran1 9 ?,lt~~r~ dari haldi Moskou dan Leepzig; orang-oran 5 p~ampoewau omongken pertjereän jang telali dja: Ii ~~ ,a nt~l~ Baginde Jt~e dan Josephtne. *) Mak,a l~Jatalah Jang l~al'lk~ itoe ada oraug-orang jaqlg , ~oeka pada Baginda Radja Lodewijk XVIII, da.t.n ~,dalah .kaIihatall jang orang-orang itoc ada n~eras; '.L amat girang, oleh kerna karadjaännja NapoleOl 1 teIah terpetjah. ,. Saorang . toewa, jang dadanja terhias dengat 1 b~nt~n~ bahadari Heiligen Lodewijk, bangkit dar,.i korsJDJa dan mengoendang pada sekalian tetamoe , soepaja mirioem a~en ~Ia~atnja Baginda Radj~' Ledewijk XVIII; Saint Méran. Sekalian tetamoe Ialltas berbangkit da~,: ·9:t.e:. ngangkat tjawan anggoer, sedang orang-orang prampoewan mengepoes kembang-kembang .Ï>!lt·., hia.annja dan sebarken itoe di atas medja .' "'. 'Î \ .. ~) Tatkala Napoleon berpangket generaal, ia knwin sama Jese- . phi~e, djo~d~nja 5OeWIltoe generaal , Tempo soeduh dj.di keizer, ' :B!l~.nlia t,)el:CJJl Josephine, itoe, kerna hendak menikah pada poetri ' negn Oostenrijk. o~ai1g t~ew~ it~~lah ' ~~r~~~- '~~~. I \ •Itoe oraug-orang jang telah soeka sama rep'ubli~k dan tida soeka terperintah oleh radja, hinggasoedah mengoesir Baginda Radja," kata njonja markies de Saint- Meran jang masih pantas diseboet eilok, maski soedah beroesia limapoeloeh tahon : »marika itoeIah harces taoe, bahoewa hati satia ada pada kita-crang dan tida ada padau :al kita ini poen bel" , kaoern pada radja jang djatoh, sedang marika itoe hormati mata-hari jang naik, dan ia-orang dapàï kakajaän, sedang kite-orang poenja harta-bande mendjadi habis. Ia-orang haroes dapat taoe, bahoewa kita poenja Radja ada dengan sasoenggoehnja pantas ternama Ledewijk jang Tertjinta, sedang marika poenja djoendjoengan boekan lain adanja, hanja Napoleon jang haroes dikoetoeki! BoekanIah bagitoe, Villefort?" »Apa, Njonja markies? . " Brilah maäf padakoe: saja soedah tiada dengar betoei bitjaramoe, kerna lagi mengomong sama nona anakmoe ini." - »Och., biarkenlah anak-anak itoe, Njonja!" kata toewan markies pada istri sendiri: »ia-orang poe~ maoe berangkat 'djadi penganten, maka tantoelah: I UCKAOIGDE aKST Of' YUKEfRD OEBOflDEN DAJlf GED TEXT OR A WRON G BINDING 4 5 ia·or;mg misti omongkèn perkara jang lain dan hal negri.j. . moe.: kaoe poen tida bisa djadi anak Girondin, dengan tida sekali njataken atsal diri sendiri." »8aja minta maäf, iboekoe 1" kata satoe nona Moekanja Villefort djadi merah dengan terkoemoeda dan eilok: »sekaranglah boleh kaoe bitjara njoeng-koenjoeng. saml!' toewan Villefort, jang saja soedah adjak me- . »Ajahkoe ada bernama Girondin, Njonja!" kata ngomong, hingga ia tida dengar omongmoe. Toewan Villefort: II itoolah benar sekali; tapi ajahkoe soedah Vil~~~ort , iboekoe hendak berkata-kata padamo e." tiada tjampoer soewaranja I,ada soewara orang-orang jang hendak memhoenoeh Radja; ajahkoe sendiri »8aja sadia aken menjahoet, kaloeNjonja hentelah dihoekoemi oleh orang-orang itoe, hingga dak oelang pertanjaännja, jang saja soedah tida dekoerang sedikit sadja kapalanja boleh djadi terpoe· ngar betoeI," kata Villefort. toes dengan go10k algodjo , sabagimana kapalanja »Kaoe soedah dapat maätkoe, René !" kata njonja ajahmoe sendiri." markies dengan tersenjoem kapada anak sendiri Meskipoen djadi mendapat ingat pada itoe jang amat tertjinta: »Akoe telah berkata, Villofort! perkara ngeri, njonja markies itoe tida berobah ajer bahoewa orang-orang Bonapartisch tida ada ampoemoekanja, nja kasatiaän, sabagimana jang ada padakita-orang. ' »Ja," sahoet njonja itoe pada Villefort: »tapi »Aken tetapi, Njonja!" sahoet Villefort: »maski perkarsuja doewa oraug itoe ada berinwan satoe tida bersatia, ia-orang ada bertaohajoel. Sabagimana pada Iain; aken kaujata än hal itoe, koelawargakoe nabi Mohamad di Tariah-Arab, bagitoelah Napoleon ada tetap bersatia hati pada Poetra-poetra jaug ada ternama besar di antara orang-orangnja ; boeterboewaag. sedang sjahmoe soedah sigraken dirikan sadja ia ternama besar di dalam hati orang' nja aken berkaoom sama pemeri niah jang baroe, orang jang biasa, hanja terdjoendjoeng dan diperhingga itoe orang ketjil nama Noirtier Girondin toewan oleh orang-orang jang berhati tinggi; maka djadi bernama graaf Noirtier Senateur.' . rnaakipoen telah terdjatoh aken tiada bangoen sIboekoe ! iboekoeI" kata nona De Saint Méran kombali, baginda itoe masih ada.ampoenja djoega pada njonja markies itoe: »kaoe taoe bahoewa kita~ orang-orang jang mendjoendjoeng padanja." orang telah berdjandji aken tida mengomong lag! »Tidakah kaoe merasa , Villefort! bahoewa omong, dari hal itoe perkara jang tida enak." . moe itoe ada berbaoe Bonapartisch?" kata poela 'I , »Njonja !" kata Villefort: »saja mengikoet pada njonja markies: »Aken tetapi akoe bri maäf pada , I nona De Sait Méran aken meminta dengan hormat, I 7 - 6 soepaja kaoe meloepaken sama segala perkara jang telah laloe. Boewat apatah dieega berbantah aken hal perkara-perkara jang tida dapat dirobah lagi! Allah djoega tida bisa robahken perkarajang telah djadi. Aken tetapi kita-orang, manoesia, holeh djoega boeras-boerasken itoe dengan lantaran tiada seboet-seboet lagi. Dan saja iui, boekan sadja saja soedah tida mengikoet pada pikiranuja ajahkoe, hanja saja soedah toekar djoega namakoe. Ajahkoe telah diadi dan brangkali djoega masih djadi orang Bonapartisch, dan ada bernama Noirtierj saja ini ada mendjoendjoeng Baginda Radja dan seboet dirikoe Villefort. Biarlah itoe napsoe aken roeboehken tachta Radja djadi habis di hatinja itoe orang jang soedah toewa, dan saja tertjere dengan sampoema dari padanja. J' » Bagoes, Villefort! bagces !' baik sekali penjahoetanrooe 1" kata toewan markies: , Akoe poen telah sering meminta, soepa]a istrikoe meloepaken itoe perkara doeloe, tapi belon djoega permintaänkoe terkaboel! akoe harap, jang kaoe ini ada lebih beroentoeng di dalam 'permintaänmoe." »Baiklah," kata njonja markies itoe: »biarlah kita loepaken perkara-perkara itoe; akoe poeningiu djoega bagitoe, dan kita oraug telah berdjandji djoega aken loepaken itoe samoewa : tapi biarlah Villefort tetap hati dan djangan berbalik pikir di belakang kali. Djanganlah loepa, Villefort! jang ' kita-oraug ada menanggoeng kade di hadepan " Baginda Radja, dan Baginda djoega - dengan kita-crang - hendak lantaran permoehoenan meloepaken samoewa perkara jang telah laloe sa. bagirnana kita-oraug meloepaken itoe dengan'lau. tal~n permintaänmoa. }1aka djikaloe ada saorang dan koempoelan djahat terdjatoh ka dalam tanzanmoe, biarlah kaoe beringat, bahoewa orang .ada ~enllik be~o~l.betoel kapadamoe, sebab orang taoe, .lang kao.e 1I~1 ada bersauak pada orang-orang jang brangkali djoega ada berkawan pada orang.orang koempoelan djahat.' JNjonja," kata Villefort: »saja poenja pakerdjaan terlebih poela di ini tempo, ada memerintah ~ada' koe aken berlakoe keras, dan sajä tiada nanti bel" hati lembek. Saja soedah misti menoend:auO' djoegra .. e ~ada bebrapa toe?oehan aken tjilakanja orang-orang .lang terdakwa dl dalam hal karadjaän, dan di dalam hal ini soedah djoega saja tjoba pake hati kakoe. Soekarlah djoega aken saja, oleh kerna ini perkam bagini roep'a belon bisa djadi habis.' »Bagitoe kaoe rasa ?" kata njonja markies. »Saia koewatir ada bagitoe. Napoleon jang sekarang ada di poelo Elba, ada terlaloe dekat pada Frankrijk; ~eba~ ~agitoe, sekalian orang, jang soeka padauja, djadi ada ampoenja harapan besar kaloe-kalee baginda itoe dapat balik kombali ka atas tachta Frankrijk. Di ini kota Marseille ada banjak ponggawa-perang jang sekáran~ ini mendapat saàja sapare gadji; saban hari oreng-oreng ini ada tjari 8 .sadja lantaran aken berbantah sama oreng-orang jang mendjoendjo eng pada Baginda Radja Lodewijk: maka dengan lantaran hal ini terbitlah kalahian dl antara orang-orang bangsawan, dan pembo enoehan di antara orang-orang ketjil." »J a,' kata graaf de Salvieux, sobatnia markies de Saint M é rau: :tta pi kaoe toch taoe, bahoewa koempoelan Radja-radja Europa jang tername Koempoelan Soetji, nanti pindahken Napoleon ka lain tampat?" »J a ; tempo kita ampir berangkat dari Parijs,ada dibitjaraken hal itoe," kata markies: »tapi ka manatah orang nanti laloeken dia ?" :t Ka poelo Sint-Helena." »Ka Sint·Hele·na! di mana adanja itoe?" kata njonja markies. »St.-H elena itoe soewatoe poelo jang ada doewariboe mijl djaoehnja dari sini :dan ada di tampat pauas," sahoet itoe graaf. ' »Bagoes l" kata njonja markies : »Sabagimana Villefor t bilang, salah sekali orang kasih tinggal manoesia itoe di dekat Korsika, di mana ia' dilahirk en, dan di dekat kota Napels, di mana iparnja masih bertacht a, 'dan di dampin g .I talië, jang ia soedah maoe djadiken karadjaän aken anaknja sendiri." »Sajang, ada itoe djandjian jan g terbikin di tahon 1814," kata Villefort: »dan orang tida bolehganggoe Napoleon dengan tiadamelanggar djandjian itoe." »Tida oeroeng orang nanti lauggar itoe djandjian, ' kata toewan Salvienx: »apa Napoleonada 9 pegaug djaudj inja, tempo ia titahken boenoeh hertog d'Enghien?' »Ja," kata poela njon ja markies: »memang soedah ditakdirken, bahoewa itoe Koempoelan Soetji nan ti laloeken Napoleon dari beno ewa Europa, dan Villefort nanti oeudoerken sekalian orang Bonapartisch dari Marseille. Kaloe Baginda Maha Radja tida bertaehta, ialah tida ada di karadjaän ini; tapi ka. ' loe ia bertachta, ia poenja ponggawa-ponggawa misti berhati tegoeh dan tetap : itoelah adanja daja aken tjegahken perkara djahat." :tTapi, Njonja! " kata Villefort dengan tersenjoem: »Wakil·Procureur Bagiuda Radja salamanja poen baroe kalihatan, djikaloe kadjahatan telah terdjadi." . -Kaloe ada bagitoe, dialab jaug wadjib poenah. keu itoe," kata itoe njonja marki es, »Saja boleh bilaug padamoe, Njonja!" kata poel,a Villefort: »baboewa kita-oraug boekan poenahken itoe, hanja membelas djahat atas hal itoe. . »Ach , Toewan Villefort 1" kata satoe non a moedo. dan eilok, anaknja Graaf Salvieux: sadakenlah hal memeriksa perkara besar, salagi kita-crang ma. sih ada di ini kota Marseille. Saja belon sekalj taoe menonton pengadilan-besar bersidang, dan orang bilang, menonton itoe ada enak sekali." »Dengan sabenarnja djoega, enak sekali, Nona l" sahoet itoe Wakil-Procureur: »keroa segala perkara doeka dan tjilaka jang terdengar di sitoe, ada terdjadi dengan sasoenggoehnja, boekanlah seperti di BAGU.N 2. 2. lÖ panggoeng wajang. Orang hoekoeman atawa pesakitan jang kalihatall di I,a,nggoeng wajang, dia itoelah - pada sasoedah kain pedengan ditoeroenken _ berd jalan poelang ka roomah sendiri, berdoedoek rnakan dan minoem serta anak-istri sendiri dan ti doel' dengan senang , hingga di laiu sore ia boleh berlakoe kombali sabagimana jang telah soedah: tapi ?rang, hoekoemlln jang kalihatan di depan pe: ngadilan, la poelang ka pemboewian, di mana ia dapatken algodjo jang menoenggoe padauja Maka djika saorang berhati lembek ingin men::!apat rasa ~giloe ~at~ j.ang sangat, tiadalah ada lain tampat Jang lebih balk, aken ia dapatken itoe Saja djandji ~adamoe, Nonal. bahoewa djikaloe ada aatoe perkara jang boleh terbitken rasa itoe, saja nanti oendang kaoe menonton." Jl a bikin kita goemetar hati; tapi ia tertawa," kata nona René dengan poetjat warna parasuja. . Toewan Villefort menengok pada toendangaullja lt~e, laloe berkata: »Apateb sekarang saja nan ti bl1ang? Di dalam hál itoe poeu ada kalahian di antara pesakitan dan saja. Soedah lima atawa anem ~ali saja menoentoet hoekoeman mati aken orang jaug tertoedoeh ada salah di dalam perkara negri. , . Brangkalilah djoega di ini waktoe ada ban jak oraug menggosok golok dengan semboenl, atawa ada ba. njak golok jang soedah dialltjamken kapadakoe ini.' »A~h, Allahkoe I" kata René dengan berdoeka: ),~pa ,b oe berkata dengan benar, Toewan Villefort?" , »Dengau benar sekali, Noria!" sahoet VilleÎort dengan tersenjoem: »Dan semingkin ada banjak perkara. semingkin tambah djeleknja hal dirikoë ini .' Sedang bagitoe, djikaloe baroesan Nona René berkata ingin menonton pengadilan periksa perka~ besar, saja poen ingin ada sadja perkara bagitoe, kerna di dalani perkara bagitoe saja bekerdja dengnn bernapsoe, maskipoen adanja hal itoe nanti tambahi banjaknja orang jang gosok golok. Aken tetapi ingatlah bagiui: apa soldadoenja Napoleon nanti berpikir doeloe, kaloe ia maoe menjerang kapada moesoeh ? apa ia nanti merasa doeka, kaloe ia misti boenoeh satoe moesoeh, biarpoen siapa djoega adanja m'oesoeh itoe ? tantoe tida, boekan ? Hal itoelah sadja ada mengentengken pikiran kitaorang di dalam hal mengoekoemi sasam a manoesia. " J S~i a send iri djadi bergombira, kaloe malibat matanja satoe pesakitan djadi rnentjorot oleh kerna amarah,' kata poela Villefort itoe: »p ada waktoe bagitoe boekanlab ada perbantabau, hanja ada kalahian di antara pesakitan itoe dan saja: ia melawan padakoe, sedang sa.:a menjerang kapadanja, dan achirnja kalahiau itoe sabagimana biasa djoega: saorang menang, saorang kalah. Bagitoelah halnja berbantah di hadspan pengadilan. Orang jang bekalahi, - dari sebab takoet kalah, ia kaloewarken . sekalian tenagana; orang jang berlawanan bitjara, -- dari sebab ingin menaug, ia poen kaloewarken kapintarannja. Djikaloe sahabis bitjara, saja diter- 12 tawai oleh pesakitan, tantoelah saja djadi merasa, bahoewa bitjarakoe tiada bagoes, segala omongkoe taw~r adanja dan tiada koewatnja; tapi ingatlah, bagI.man~. senan~ hatinja satoe Procureur Baginda Radja, djikaloo la ada rasa njata adanja kasalahan si. pesakitan, dan dengan lantaren bitjara jang tadjam, pesakitan itoe djadi poetjat, koentjoep dan lemas, Pesakitan itoe toendoekken kapalanja, dan kapala itoe aken terdjatoh I" ~ :tAU\~ I" kata nona Ren é, sabagimana orang jall~ mengen, -Itoelah bitjara bagoes1" kata satoe tetamoe jang dengari Villefort itoe berkata-kata. :tNjata,lah, jang Toewan 'Villefort ini ada djadi saorang Jang bergoena besar pada negri di ini tem. po," kata saorang lain, :tDi dalam sidang jang paling belakang, kaoe poen soedah bitjara tadjam sekali, Villefort!" kata tetamoe ~au~ katig~: »Tiadakah bagitoe, tempo kaoe menindih pada itoe orangjang soedah boenoeh bapanja sendiri? Kaoe matiïn orang itoe, pada sa. belon algodjo merabah kapadanja.', »O! aken hal saorangjang boenoeh bapa seudiri,' kata. po~la nona René: :titoelah snja tidil. maoe per. doelii tida ada hoekoeman jang tjoekoep beratnja aken hoekoemi manoesia bagitoe; aken tetapi, boewat saorang jang diterka bersalah di dalam per. . karn negri I .••. " 13 :tPerkara itoe ada lebih besar lagi, Nonal' kata Villefort: skerna soewatoe radja ada djadi bapanja rahajat, hingga perkara djatohken atawa boenoeh Basinda Radja, ada sama dengan memboenoeh pada bapanja antero rahajat. Franklij~," :t Ach saja tida maoe mgat bagitoe, Toewan Villefortl' sahoet René: »Apa kaoe soeka berdjandji 'padakoe, jang kaoe na~ti ber~ati ~oerah aken orang-orang jang saja nanti oendJoe~? »Senangkenlah hatimoe!" sahoet VIllefort dengun tersenjoem: skita berdoewapoell . memang bakal membikin soerat djandjianl" , Di itoe waktoe datanglah satoe boedjang, jang membilang satoe apa dengan berbisik kapada Villefort. : 'I'oewan ini lautas meminta maäf pada sekalian tetamoe, berbangkit dari korsinja dan teroes djalan ka loewar roemali. Sabentar -lagi ia dateng kombali dengan tersenjoem, sedang nona René memandang tetap kapadanja dan ingin taoe mengapa ia misti pergi di 10ewar;, . . »Ada perkara amat besar I kata Villefort itoe: :t dan kaloe benar adanja apa jang orang bilaug padakoe, brangkalilah djoega orang jaJ,lg salah di dalam ini perkara, nauti poetoes Iehernja-" , :tAlIahkoe I" kata nona René, sedang parasnJa djadi poetjat. . »Soenggoeh.soenggoeh tah ada perkara bagitoe?" kata sekaliau tetamoe bersama-sama. :tKalihatannja. orang ada dapatken satoe koem- 14 poelan dari ora,ng·orang Bonopartisch," sahoet Villefort : ILihatl\lh ini soerat jang berïsi toedoehan. " Habis bi/ang bagitoe , Villefort itoe membatja bagini: I ToelOan Procureur Bagillda Raclja clibri taoe oleh sobatnja tacltta dan agama , bahoeum saorang br.rnama Edmond Dantes, stuurmali besar dari kapal PlIarao, jang tadi pagi baroe datang dari Smyrna, pad« sasoedalmja mampir di Napels dan Porto F errajo, telah. ada membawa soerat dari JJlurat "'apalla Napoleon, dan olel: Napoleon disoeroeh mem. betoa saioe soertü kapada kawanan dari oraag.orang Bonapal'tisch cli kota Parijs. - Orang nani; clapat. ken kenjataän salalmja stuurman iloe, kaloe onmg fangkap dia, dan dapatken i/oe soerat pada badannja, atawa di roemali bapanja, atawa di dalam kamarnja di kapal Pltarao." »Tapi soerat itoe tida tertanda dengan tandatangan penoeIisnja," kata René: :'dan boekan diälamatken kapadamoe, hanja kapada Procureur Baginda Radja," I Benar sekali,' sahoet Villefort: »tapi Procureur Baginda Radja kabetoelan tida di roemah, hingga soerat ini datang kapada secl'etal'isnja jang boleh boeka segala soerat; ini secretaris soedah boeka djoega soerat ini dan lantas soeroeh tjari saja, dan tempo Boeroehannja tida dapatkeu saja, Iantas djoega secretaris itoe membri perintah aken me. nangkap dan menggeledah." '15 IKaloe bagitoe, itoe orang [ áng bersalah, soedah kena ditangkap?" kata njonja markies . »Belon tantoe ia bersalah, ia poen baroe terdakwa sadja, ' kata nODa René, " . IJ a, njonja sahoet Villefort palla nJ?uJa mar~les: »dan kaloe terdapat boekti kasalahaunja, oraug itoe aken mendapat tjilaka hesar sekali.' IDi manatah sekarang adanja orang itoe?" kata René. Ila menoenggos di roemahkoe," sahoet Villefort. »Kaloe bagitoe, berangkatlah, sobatkoe l" kata njonja markies pada Villefort . . »djangan. laleken kawadjibanmoe dengan meladeni pada kita-oraug dl sini, sedang kerdjaän negri ada menoeuggoe kaoe di lain tampat." »Toewan Villefort !" kata René deugau soewara haloes: »oendj oeklah kamoerahan hatimoe: had ., ini poen hariau kaoe b ertoen dangan . . Villefort djalan berpoetar dan mengampen pada toendangannja itoe, laloe dengan me~egang pada belakang korsi , ia berksta pada n~na l,toe: , »Soepaja kaoe tida goendah hati, saJa nanti per· boewat apa jang boleh aken toeroet pesa~anmoe, René! tapi djikaloe apa jang ters eboet dl ~~la~n soerat dakwaän itoe , beuar adanja, wadJlblah , algodjo merabah pada goloknja." René , goemetar saliwata~, , tempo dengar itoe omongau jang dikataken p~hng belak~ng. »Djangan kaoe dengari omongnja anak itoe, r: lG VIlle"o'rt l'' ka " ' I' · • a t njonja marki les: l Iama·Iama la poen tida nanti mengeri lagi, kaloe dengar orang seboet golok." Sambil berkata bagitoe, njonja markies itoe membri slamat djalan pada Villefort jang lantas pegang dan tjioem tangannja njonja itoe, tapi Bambil melirik pada 110na René, seperti ia hendak membilang dengan sorotnja mata, bahoewa didalam hati ia menjioem tangan si nona. »Satoe alamat jang tida bagoesl" kata René . sendiri-diri. lAch, René!" kata njonja markies: Ikaoe ini sama sekali dengau anak ketjill boewat apalah djoega kaoe hoeboeugken hatimoe jang lembek pada perkara negri!" lAch, iboekoe!" kata Renédengan berlakoe doeka, »Brilah maäf pada Nona René, Njonja markies!" kata Villefort: »saja berdjandji padamos, jang saja nanti lakoeken benar kawadjiban djabatankoe, jaitoe, saja nanti berlakoe angkar." Tapi sembari bilang bagitoe padanjonja markies, Villefort melirik pada René, salakoe heudak berkata: »Senangken hatirnoe, Reué! kerna katjiutali.nkoe padamoe, saja nanti oedjoek kamoerahan hatikoe. " René tersenjoem aken sahoeti lirikan toewan Villefort, dan toewan ini lautas berdjalan pergi dengan senang hati. VII. 0 PEMERIKSAÄN. Baroe sadja kaloewar dari tampat . berdjarnoe, toewan Villefort soedah lautas robahken ia poenja ajer-moeka dan tingkah, hingga kalakoeännjn ada kalihatan angkar, .sabegimaua lakoenja oraug besar jaug djabatannja ada berhoeboeng pada kahidoepan mauoesia. Aken tetapi, maskipoen biasa dan bisa sekali merobahken ajer-moeka, pada ini kali toewan Wakil·Procureur ini tiadabisa mengaloewarken ajermoeka jang goeram, kerna hatinja ada merasa amat senang dan girang, Soedah ada ternama kaja. dan sedang masih moeda, soedah dapatken djabatan tinggi di dalam sidang pengadilan, - ia poen bakal meni~ah pada satoe nona moeda dan' eilok, jang ~asklpoe~ ia boekan tjintaï dengan sagenap hati, la ad.a tjintaï dengan lautaran hitoengan matang, sabagimana jang pantas ada pada satoe WakiJ:Pro: cureur Baginda Radja. Lain dar i padaberparas eilok, ia poenja toendangan nona Reué .de Saint ~Iérim itoe poen anaknja orang bangsawan jang di masá itoe ada teruama 'beàar di dalam karaten Bagr~dä BAGIAN 2. 3. o : 18 Radja, dan lain dari membawa kakoewasaän Ol~ng­ toewanja jang boleh djadi senderan besar, nona itoe membawa djoega kakajaän besar jang pada kemoedian hari boleh tertambah lagi dengan bebrapa lipat, kerna ajahnja nona itoe ada amat hartawan dan . tida ampoenja anak lain, hanja nona René itoe sendiri sadja. Maka dengan beringat pada sekalian hal itoe, toewan Villefort ada merasa amat beroentoeng. . ' Satelah sampe di loewar pintoe roemah, Villefort hertemoe pada Commissaris politie jang menoenggoe padanja, dan ia lautas berkata pada orang itoe: , »8aja soedah bat~a itoe soorat, 'I'oewan l dan baik sekali kaoesoeduh tangkar orang itoe. Biarlah se;karang kaoe tjeritaken padakoe.. al'l~jang kaoe telah dapat taoe dari hal itoe orang rlan itoe koempoelan ' djahat." " , . »Dari hal koempoelan djahat, ' saboet Commissaris itoe: »saja belon dapat taoe apa·apa; segala soerat jang terdapat pada itoe orang tangkapen. ada tetkoempoel di dalam satoe boengkoesan jang saja tjap dan sekarang ada di dalam kantoormoe. Dari hal itoe orang tangkapan, kaoe boleh lihat di dalam itoe soerat toedoehau, jang ia ada bernama Edmond Dantes, stuurman besar dari kapal nama Pharao, jang baroe datang dengan moewatan kapas dari Alexandrie dan Smyrna, dan ada poenjanja firma Morrel & Zoon di Marseille." 19 - »Apa sabelonnja bekerdjadi kapal soeaa.g~r, orang itoe taoe bekerdja pada augkatau-lacet ?'. ' - »Tida Toewan ! orang Hoe masih moedasekali." - »Oemoer bra, a? " . . - »Paling banjak poen sembilan bIas atawadoewapoeloeh tahon ' I Di itoe waktoe, sedang Villefort berdjalan di tikoengau djalauan Conseils, datanglah saorang mengamperi kapadauja, Orang itoelah toewan Morrel, »Ha l Toewan Villefort'" kata itoe toewan Morrel: »saja merasa beroentoeng sekali oleh kerna dapat bettemoe padamoe. Tjobalah kaoe ingat, tjara bagi-. mama -oraug soedah kaliroe: baroesan oraug soedah tangkap Edmond Dantes, stuurman besar dari kapelkoe I" »Saja soedah taoe hal itoe, Toewan l" sahoet Villefort: »sekarang poen sa;a hendak periksaperkara itoe." »0 . ToewanI" kata poela toewan Morrel: skaoe tida kenal pada itoe orang, jang tertoedoeh ada berboewat salah ; tapi saja -kenal baik padanja itoe: dia itoe saoráng jang berädat amat haloes dan berhati amat beresih di dalani doenia, dan ampir sajabrani bilang, bahoewa dia itoe saorang jang paling mengarti hal pelajaran di antara orang-orang perniagaän. Ach, 'roe wan VillefortI saja harap sekali kaoe nanti oendjoek kamoerahan hati kapadauja itoe." ",: . . ;; I 20 . . Sabagimana telah kataoeän, Villefort itoe ada teritoeng pada ol'ang-orang bangsawan di dalam kota Marseille, dan toewan .Morrel teritoeng, pada orang-orang pemlagaan ; toewan Villefort ada mendjoendjoeng Baginda Radja, sedang Morrel ada ·terdoega mendjadi orang Bonapartisch di dalam rasia, Villefort melihat dengan mata miring pada itoe soedagar, laloe berkata padanja itoe: .. . »Kaoe sendiri taoe, Toewan Morrel! bahoewa orang boleh berädat haloes di dalam kahidoepan sahari-hari, boleh berhati beresih di dalam hal berniaga, boleh pintar di dalam pakerdjaäun'a, tapi maski bagitoe, boleh djoega orang bersalah besar di dalam perkara negri. Kaoe taoe betoeI hal itoe, boekan ?" Sedang bilang bagitoe, toewan Villefort itoe . bantingken .soewaran]a di dalam itoe perkataänperkataän jang paling belakang, seperti ia hendak njataken, bahoewa bitjaranja itoe ada meneedjoe pada halnja toewan Morrel itoe sendiri; djoega toewan Villefort itoe memandang dengan sorot mata jang tadjam kapada itoe toewan soedagar, jang soedah braui meminta kamoeraban aken goeua lain orang, sedang ia misti taoe, bahoewa ia sendiri ·ada perloe kamoerahan itoe, Moekanja toewan Morrel djadi merah; kerna di itoe waktoe toewan itoe merasa, jang ia poenja ingatan di dalam perkara uegri tida beresih adanja. Tapi tiada loepoet ia berkata poela: 21 »Sangat saja meminta padamoe, Toewan Villefort! biarlah kaoe adil sabagimalla jang memang wadjib, dan biarlah kaoe berhati moerah sabazimana biasao moe sanantiasa, dan sigra poelangken kombali itoe Dantes kapada kita-orang." Itoe perkataän »kapada kiia-orang" ada berbaoe koempoelan djahat di depan itoe toewan Villefort. Toewan Morrel maoe membilang: »pada saja dan .perseroekoe,' ~ tapi oleh Villefort dianggep lain. '»Hm-h m ! kapada kila-orang 1" kata toewau Villefort itoe di dalam hati: »apa itoe Dantes ada teritoeng djoega pada anggota-anggota dari koempoelan rasia ini atawa itoe, maka penoeloengnja ini pake bahasa »kita-orang?" Kaloe akoe tida salah dangal', Dantes itoe tertangkap di dalam satoe roemah-makan, sedang ia ada berkoempoeJan sama banjak oraug, Brangkalilah djoega sedang ada lelang di roemah itoe." Habis berkara-kata bagitoe di dalani hati seudiri, toewau Villefort itoe Jantas berkata pada toewan Morrel: »Toewau! aken hal itoe djanganlah kaoe koewatir : orang jang terdakwa itoe, tantoe sekali dapat kabenarannja, kaloe ia tida bersalah; aken tetapi djika ia ada salah, tantoelah djoega saja djadi terpaksa aken lakoeken kawadjibankoe; kerna, kaoe poen tautoe taoe, Toewan ! bahoewa di masa 'Ini kita-orang ada hidoep di dalam tempo kasoekaran, -» I I : I • • 22 hingga 'saände orang jang salah, tida dapat hoekoeman, dia itoelah nanti djadi toeladan djelek.' Tempo ia berkata-kata bagitoe, toewan Villefort itoe soedah sampe di depan roemah sendiri; maka sahabisnja berkara. lantas sadja ia memanggoet sedikit pada toewan Morrel, dan teroes rnasoek ka dalam roemah, hingga toewan itoe djadi tinggal berdiri dengan tertjengang, di mana ia ditinggalkeu. Di pertongaban jang paling depall pada roemah itoe, ada banjak soldadoe dan hamba politie, dan di tengah marika itoe ada Edmond Dantes jang terdjaga baik dan terpandang oleh banjak mata [aug sorotnja ada njataken kabentjian hati. Villefort djalan meneroes di pertengahan itoe, sambil melirik pada Dantes, dan sasoedahnja trima satoe boengkoesan jang diserabken padanja oleh hamba politie, ia rnasoek ka 'pertengahan sabelah dalam, sambil berkata : sBawa rnasoek itoe orang tangkapan !" Meskipoen melinken melihat salirikan sadja, toewan Villefort itoe soedah boleh mendeega. orang a"a adanja itoe Dantes jang moeda: dari pada djidat jang negla, Villefort meridapat taoe, bahoewa Dantes itoe saorang berïngatan terang, sedang sorot matanja Danles ada njataken kagagahan, dan ajer moekanja ada oewarken hati jang baik. Hal itoelab ada djadi kaoentoengan aken Dantes; tapi Villefort sering kali soedah dengar orang berkata, bahoewa perasaän jang dataug paling doeloe I di dalam hati, itoelah tida boleh dipertjaja ; maka dengan padamken ajer-moeka sendiri, ia betdoedoek mengadept medja toelis, sabiasanja pada waktoe merneriksa perkara. Sigra djoega Edmond Dantes dataug ka hadepannja dan memengaoet dengan hormat. Moekauja. Edmond it.oe ada poetjat, tapi tida kalihatan seperti moekanja orang jang bingoeng. JSiapa kaoe ini dan apa kerdjamoe?" kata Villefort sambil membalik-balik lembar lernbaran soerat jang ia tclah trima dari hamba politie. JSaja bernama Edmond Dantes, Toewan !" sahoct Edmond dengan soewara sabar dan terang : »dau ada djadi stuurman besar di kapal Pharao, poenjanja firma Morrel & Zoon. - »Brapa tahon oemoermoe?' - »Sembilan belas, 'I'oewan l" - »Pada waktoe kaoe ditangkap, kaoe lagi bel" boewat apa?" - JSaja lagi berkoempoel di dalam saja poena perdjamoean toendaugan, Teewan !" -Sedang berkata bagitoe, soewaranja Edmond ada bergoematar.sedikit; kerna besar sekali kabedaäu rasa hatinja jang ada pada waktoe ia lagi berdjarnoe, dengan jang ada pada waktoe sekarang, sedang ia berdiri di hadepan hakim, JKaoe lagi berdoedoek di dalam kaoe poenja perdjamoeäu teendangen I" kata Villefort dengan merasa kasihan. I I I I I 25 sJa, Toewan I" sahoet Edmond: »saja lagi maoe berangkat nikah sama satoe prampoewan jang saja soedah tjintai tiga tahon lamanja." . Maskipoen tida berhati lembek, Villefort itoe merasa djoega terharoe oleh kaädaännja Edmond, dan Edmond itoe poenja soewara jang goemetar, ada membri rasa ngiloe kapada hati. Villetort poen berinzat bahoewa ia djoega ada di dalam ia poenja perdjamoeün toendangan dan ada sedangnja merasa amat beroentoeng, tempo ia terganggoe oleh orang jang panggil padanja aken berlaloe dari itoe medan kagirangan, soepaja membantoe roesakken kasenaugannja sasama manoesia, jang djoega sedang . merasa amat beroentoeng seperti ia. sendiri. Villefort berkata di dalam hati; s Kaloe sebentar akoe datang kombali di itoe perdjamoeän di roemah: nja toendangankoe, tiada oeroeng orang nanti berkata, bahoewa adjaib adanja hal, oleh kerna iui orang taogkapan djoega alla sedang membikin perdjamoean penganten." Komoedian ia lantas berkata pada Dautes: -Teroeskenleb omongmoe, Toewan !" »Dengan hal apatab saja misti bitjara?" kata Edmond. »Dengan membri katerangan kapada pengadilan " »Biarlah pengadilan bilaug padakoe,' sahoet Edmond: , ia ingin dapat katerangan di dalam perkara apa; saja nanti bilang kapadanja, apa jang saja taoe, tapi haroeslah saja membilang lebih ' doeloe, [ang saja tida taoe banjak hal ini ataws itoe." »Apa kaoe soedah bekerdja djoega di bawah pe· rintah Napoleon?" kata poela Villefort. »Sedang saja maoe masoek bekerdja rada augkatan-laoet, baginda itoe terdjatoh dari kabesareunja,'I sahoet Edmond. 11 0 rang bilang, kaoe poenja pikiran atas perkara negri ada -terlaloe tida pantas," kata Villefort, sedang tida sekali ada orang bilaug apa apa padauja dari hal pikirannja Edmond itoe. ' . »Saja poenja pikiran atas hal negri!" kata Edmond dengan tertjengang: llSaja poenja pikiran I AchI saja merasa maloe, oleh kerna belon sekali saja til.oe teritoeng pada fihak ini atawa itoe di' dil.' lam perkara negri; saja baroe beroemoer sembilan belas tahon sadja, sabagimana tadi saja soedah bilang padamoe; saja tida taoe satoe apa di dalam perkara negri dan saja tida sekali ada kamampoeän aken melakoeken satoe apa di dalam perkara itoe; aken sedikit pengartian, jang ada padakoe, dan aken soewatoe pakerdjaän ketjil jaug saja ingin, dan sája nanti dapat, kaloe orang pertjaja pada saja, - maka aken itoelah saja nanti haroes bersoekoer kapada toewan Morrel sadja. Djoega saja poenja antero pikiran melinken ada aken tiga perkara sadja: saja sajang ajahkoe, saja hormati toewan Morrel dan saja tjintaï Mercedes dengan sagenap hati. Itoelah sadja, Toewankoet jang saja bisa biB.A.GIA.N 2. 4. I I I I I I I ~ I , I 26 27 .lang pada peugadilan; kaoe tautoe merasa, jang samoe'~a itoe tida berfaedah banjak di hadepanmoe 0' Toewan Villefort mengawasi sadja pada moekanja Ëdmond Dantes jang kalihatan ada sabar sekali. dan sedang bagitoe, toewan itoe beringat pada pel" . kataäunja nona René, jang maskipoen tida kenal pada Edmond, soedah ada meminta djoega, soepaJa ia (Villefort) oendjoek kamoerahan hati pada itoe orang tangkepan. Dari sebab biasa beroeroesan sama pendjahatpendjahat, adalah toewan Villefort itoe merasa, bahoewa omongnja Edmond ada djadi kanjataän [ang Edmond itoe tida bersalah. Dan lagi rnaskipoen Villefort tida berlakoe manis, roepanja, soewaranja dan kalakoeännja Edmoud ada oewarken sadja kasabaran dan karendaban hati. »Demi Allah 1" kata Viiieforr Ji Jalam bati: sinilah satoe anak moeda jang manis sekali; akoe rasa, akoe tiada nanti merasa berat aken senangken hatinja René deugan lantaran toeroeti ia poenja permintaan jang pertama, hingga ia nanti tersenjoem padakoe di hadspan orang banjak dan menjioem kapadak óe di tam] at soenji." . Oleh kerna beringat bagitoe, hatinja Villefort djadi enak sekali, hingga moeka jang asam djadi berobah manis. »Toewan I" katanja pada Edmond: Japa kaoe ada bermoesoeban djoega pada orang?" , JBermoesoeban I"~ kata Edmond: Jsaja ini haroes ' dikataken sadja saorang jang di ko1'ong.koiong; hingga halnja dirikoe ini tida bisa menerbitken moesoeh. Saja poenja bati brangkali djoega ada terlaloe gam ang djadi I'anas, tapi salamanja poen saja tabau-taban napsoenja, Ada sapoeloeh atawa doewa bias matroos di bawah saja poenja perintab. Biarlah orang tanjaken halkoe pada marika itoe.: Toewan ! Saja brani tantoeken, jang ia-orang nanti berkata, bahoewa ia ada tjinta padakoe, boekan seperti pada bal a, sebab saja ada terlaloe moeda, tapi seperti kapada soedara toewa." - JTapi, kaloe kaoe tida ada poenja moesoeh. brangkali djoega ada orang·orang jang berdengki kapadamoe; kaoe ini poen bakal diangkat djadi kapitein, sedang kaoe baroe beroemoer sembilan . bIas sadja! djabatan itoe ada tinggi di antara orang. orang jang sadaradjat dengan kaoe; dan lagi kaoe ini nanti menikah pada prampoewan eilok jang tjintai kaoe; itoelah satoe peroentoengan bagoes Jang langka adanja di dalam ini doenia, Ini doewa perkara bagoes boleh djadi menerbitken moesoeh aken dirimoe" - JBenar sekali omougmoe, Toewan I Kaoe poen harces mengenal baik pada manoesie. Boleh djadi doewa perkara itoe ada mendatengken moesoeh moesoeb padakoe ini, Tapi kaloe ini moesoeh-moesoeh ada di antara sobat-sobatkoe, saja lebih soeka tida mendapet 130e siapa adanja itoe, 28 29 soepaja-saj tida terpaksa aken .membentji kspadahingga Villefort boleh doega-doega, bagimana besar . adanja Edmond poenja amarah jang tertoetoep denja." , -::-, JKaoe salah, Toewan Edmond I Dengan sangan kasabaran. brapa boleh kaoe misti bisa melihat terang pada sBiarlah sekarang," kata poela Villefort: Jkita sekalian jang ada di sapoetar dirimoe. Kami rasa, tjari taoe lebih djaoeh. Menjahoetlah dengan terceskaoe ini soewatoe anak moeda jang baik, hingga terang kapadakoe, ToewanI boekan seperti orang di dalam perkaramoe ini kami maoe meninggalken dakwaan sahoeti ia poenja hakim, hanjaseperti orang jang dapat toedoehan palsoe, sahoeti pertanjaännja kabiasaänkoe, dan membri toeloengan boewat kaoe dapatken sedikit katerangan, dengan bri taoe 1'11.orang jang beringat baik kapadanja. Perkaraapatab damoe, toedoehan apa jang telah djadi lantaren jang benar di dalam ini soerat toedoehan?" aken kaoe diantarken ka hadepankoe. Lihatlah Dan sambil bilang bagitoe, Villefort limparken mi soerat toedoehan! apa kaoe kenali toelisan siapa ka atas medja itoe soerat toedoehan jang Edmond adanja ini ?', telah poelangken padanja. , Sambil berkata bagitoe, Villefort kaloewarken »Samoewa perkara jang terseboet di soerat itoe, itoe soerat toedoehan dan kasiken itoe pada Edtiada benar, Toewan 1" sahoet Edmond: »baginilah mond, jang lautas batja boenjinja, Moekanja Edadanja hal jang sabenarnja, jang sekarang saja mond itoe diadi goeram dan ia lantas berkata: maoe kataken dengan bersoempah demi kahormatan ~ Tida, Toewankoe I saja tida kenali toelisan ini. dirikoe, demi katjintaänkoe pada Mercedes, dan Saja rasa, orang jang toelis ini, soedah robah toe-, demi kahidoepannja ajahkoe! . .. " lisannja, tapi toch toelisan ini ada rata sekali ; maka »Ja, bitj aralah dengan kabenaran jang beresih, njatalah, jang ia telah tertoelis oleh satoe tangan Toewan I" kata Villefort. Komoedian hakim ini bel" jang gapa. Saja merasa beroentoeng besar, oleh kata di dalam hati sendiri: »Kaloe René melihat kerua perkarakoe ini diperiksa oleh saorang jang padakoe di ini waktoe, akoe rasa ia senang sekali; berhati baik seperti kaoe, Toewan I kerna orang dan ia tida seboetken lagi akoe ini toekang memjang toelis ini soerat toedoehan, tantoe sekali sabatjok leher orang." orang dengki adanja, dan dengan sasoenggoehnja »Bsgini, Toew3.n!" kata Edmond jang teroesken satoe moesoeh aken dirikoe." omongnja: »Satelah kita-crang berangkat dari NaSedang moeloetnja berkata bagitoe, matanja pels, kapitein Le Clère dapat sakit panas. Dari seEdmond ada kalihatan bergeemirlap seperti api, ' bab di dalam kapal tida ada doktor, dan kapitein 30 tida maoe mampir di tampat-tampat jang diliwati kapal. oleh kerna ia ingin lekas sampe ka poelo Elba, maka penjakitnja djadi bertambah berat,. hingga pada katiga hari, tempo ia m endapat rasa dihamperi elmaoet ia I'anggil saja ka dalam karnarnja . - t »Dantea," kata kapitein itoe : t biarlah kaoe bersoempah demi kahormatan dirimoe, jang kaoe nanti lakoeken a oa [aug akoe nanti bilang padamoe . Perkara amat besar ada berganto eng pada hal ini.?" - »t Sa!a bersoempah, Kapitein I'''' sahoetkoe kapadanja. - u Dengarlah I" kata kapitein: »dari sebab djikaloe akoe djadi mati, djabatankoe pindah kapada stuurman besar, maka kaoelah nanti memerintah di kapal ini. Kaoe misti singgahken kapal ini di poele Elba, dan kaoe naik ka darat di Porto Fel" rajo; kaoe misti mengadep pada Groot-Maarschalk dan serahken padanja soerat ini. Brangkali djoega orang nanti kasih padamoe satoe soerat d~n titah~en kaoe pergi antarken itoe kapada orang Jang dialamati. Kaoe misti lakoeken, Dantes, kerdjaän jang telah diserahken kapadakoe , hingga segala kaoentoengan jang terbit dari kerdjaän hoe, nanti datang padamoe.'"' - ..Saja nanti lakoe~en apa ja?g.kaoe pesan, Kapitein 1 sahoetkoe : »tapi brangkah dJo.ega " orang tida boleh datang .d~ngan ~mpang ~ad~,~toe Groot-Maarschalk, sabagimana kaoe ada kira ..Di sini ada satoe tjintjin, jang kaoe boleh kirim, ken kaj.ada Groot-Maarschalk itoe, dan tjintjin ini nanti hilangken segala sangkoetan."" Pada hari ' 31 esoknja kapitein Hoe lantas meninggal doenia... »Dan kaoe lantas berboewat apa?" kata Villefort. »Saja perboewat a,.,a jang saja misti lakoeken ," sahoet Edmoud : »sabagimana nantl diperboewat djoega 01 eh segala orang jang ada di tampatkoe. . Permintaannja saorang jang am pil' mati, ada soetji , Toewan I tapi di antara orang -orang pelajaran pelmintaäunja satoe kapala ada djadi satoe perintah jang misti dilakoeken. Maka dengan menoeroet perintah itoe, saja toedjoeken kapal ka poelo Elba, dan pada hari esoknja saja sampe di saua. Saja mem. bri perintah, soepaia samoewa orang berd am sadja di kapal, dan saja naik sendirian ka darat." t Sabagimana. saja telah mendoega, orang tiada maoe antarken saja ka hadepan Groot-Maarschalk : tapi saja lauras kirimken pada pembesar bi, itoe sasele tjintjin jang misti djudi satoe pertandaäu ; komoedian segala pintoe lautas diboekaken aken saja masoek mengadep. Groot-Maarschalk menanjaken padakoe hal wafatnja kapitein Le Clére, dan sabagimana kapitein telah bilang padakoe, Groot. Maarschalk itoe kasihken padakoe satoe soerat, sambil membri perintah, soepaja saja sendiri nsnti bawa soerat itoe ka kota Parijs. Saja lantas bel" djandji aken lakoeken perintah itoe ; kerna dengan lakoeken itoe, saja poen djadi meuoeroet pada ka. hendaknja kapitein Le . Clére. Satelab sampe di palaboehan Marseille, saja lantas oeroes segala perkara kapal, laloe saja pergi kapada toendangan- koe, jaug saja dapatkeu ada dengau slamat dan djadi lebih eilok, dan lebih djoega tjintanja kapadakoe. Dengan toeloengannja toewan Morrel, segala perkara jang misti dioeroes sama gredja, djadi dapat diselesebkeu dengan sigra; pendeknja tjerita, Toewanl saja ada di dalamsaja poenja perdjamoeän toendangan; lagi satoe djam sadja, saja aken berangkat nikah, dan saja telah berniat aken berangkat pergi ka Parijs paua harl esok; sedang bagitoe, saja ditaugkap oleh kerna adanja itoe sosrat toedoehan, jang kaoe sendiri tida hargaï." »la, ja," kataVillefort: »apa jang kaoebilang,boleh djadi ada benar bagitoe, dan kaloe kaoe ada salah, [toelah ada dengan lantaran koerang beräti-ati; tapi ini hal koerang beräti ati ada djadi sah oleh kerna adanja perintab dari kaoe poenja kapitein. Serahken. lah paria kami itoe soerat jang kaoé trima di poelo Elba, dan berdandjilah demi kahormatanmoe, jang kaloe sadja kaoe dpanggil, kaoe nanti lantasdataug mengadep; lautas sekarang djoega kaoeboleh balik kombali pada sobat-sobatkoe." . - »Kaloe bagitoe, saja dapat poelang sekarang djoega, Toewan!" - »Ja, tapi kasihkenlah itoe soerat.' - »Tantoe sekali soerat itoe ada di hadepanmoe, Toewan ! kerna orang soedah ambil itoe beserta soerat-soeratkoe jang lain-lain, dan saja kenali bebrapa poetjoek dari antara soerat-soerat itoe di dalam ini teempoekan soerat-soerat di medjamoe." - »Toenggoe," kata poela Villefort kapada itoe Edmond Dantes jaug soedah mersbah pada topi: »toenggoelah sebentaran f kapada siapatah soerat itoe dikirimken?" - »Kapada toewan Noirtier di djalanan Ooq-: Heron, di Parijs." . Dji~aloe geledek djatoh di hadepannja, Villefort ~toe bda nanti djadi lebih terkedjoet, dari pada di itoe waktoe. Ia banting dirinja ka atas itoe korsi .dari mana ia telah berbangkit aken ambil itoetoem: poekan ~oerat-soemt, jang orang telah rampas di roemahnja I?alltes. Dengan tjepat ia lihat satoe per • satoe, laloe la angkat sapoetjoek, jang membri rasa . aangat koewatir kapadanja. »Toewall Noirtier di djalanan Coq-Héron, roemah no, 13," kata Yillefort dengan soewara perlahan•. sedang moekanja ada kalihatan bertembah-tambeb ... . poetjat. »Ja, Toe;anl" kata Edmond dengan merasa heran: »apa kaoe kenal padanja itoe?" . »~idal" s~hoet Villefort dengan tjepat: »Baginda Radja poenja . hamba jaug satia, tida sekali ada kenal pada o1'8ng dari koempoelen-rasle," »Kaloe bagitoe ada perkara koempoelan djahat?" kata Edmond jang tadi merasa senang, tapi sekarang ada merasa lebih koewatir dari pada ViJlefort: »T~pi ~aski ada perkara apa poen, Toewan I seperti tadi .~a~a . soedah bi~ang, saja tida sekali taoe apa' boenJlUJ~ itoe soerat, Jang saja misti bawa ka Parijs." B"'GU.N 2. 5 35 IJa," kata Villefort : »tapi kaoe taoe namanja itoe orang, jang misti trima soerat ini." - ISoepaja bisa serahken sendiri soe;at !toe ~a: pada orang jang diälamati, tantoe sekah saja misti taoe namanja itoe orang.' . .. ~ ITapi kaoe tida kasih lihat soerat ini kapada lain orang?" - »Tida sekali ada orang soedah melihat soerat itoe, Toewan I" ~ . Sedang .bagitoe, Villefort boekaken itoe soerat dan batja boenjinja. :tKaloe bagitoe, " kata poela Villefort: Itida ada orang taoe, bahoewa kaoe ada membawa dari poeJo Elba satoe soerat boewat toewan Noirtier ?" . ITida sekali, Toewani" sahoet Edmond: »katjoewali itoe orang jang soedah k~ ; l.ken soerat itoe kapadakoe." ITerlaloe banjak, itoe poen ada terlaloe banjak!" kata Villefort dengan perlahan, sedang moekanja bertambah-tambah djadi padam. Ia poenja moeka jang djadi berwarna poetjat dan ia poenja tangan jang bergoemetar, ada haroeken hatinja Edmond. Sababis batja itoe soerat, Villefort toendjaug kapalanja dengan sabelah tangan dan tinggal berdoedoek diam salakoe orang jang berdoeka sangat. lOch, Allakoe l" kata Edmond dengan mer~a kaget sedikit: Ikaoe mengapa, Toewan ?" . Villefort tida menjahoet; sasoedah berselang sa- koetika, ia mengangkat moekanja jang poetjat, laloe membatja itoe soerat aken kadoewa kali. »Kaoe bilang, kaoe tida taoe boenjinja ini soerat ?" karauja poela pada Edmond. J Demi kahormatankoe, saja oelang katakoe, Toe. wan I" sahoet Edmond: »saja tida taoe boenjinja itoe; ... he, kaoe mengapatah? Astaga! kaoe ada sakit, Toewau! apa kaoe maoe saja memanggil orang ka sini ?" ITida, Toewan I" kata Villefort dengan lekas : Idjanganlah kaoe panggil orang: kami sendiri haroes memerintah di sini, boekan kaoe." I IToewan '" kata Edmond dengan goesar: )saja melinken hendak menoeloeng kapadamoe, lain tida.' J Kami tida perloe apa-apa," kata poela Villefort: »kami merasa mabok saliwatan , lain tida; biarlah kaoe iugat sadja pada perkaramoe, dan djangan openi hal dirikoe. Sahoetilah pertanjaänkoe ini I" . Edmoud menoenggoe, ta l'i tiada djoega ia ditanja. Villefort menjender pada senderan-korsi, menjapoe keringat dingin jang ada di djidatnja, laloe membatja aken katiga kali itoe soerat jang memang ia belon lepasken. 10 , kaloe ini Edmond Dantes taoe, apa boenjinja ini soerat," kata Villefort di dalam hati sendiri : -atawa kaloe ia taoe, bahoewa Noirtier itoe bapakoe sendiri, - tautoesekali akoe ini dapat tjilaka besar aken salamanjal" 86 37 Bedaug bagitoe, sebentar-bentar ia mengawasi pada Edmond, salakoe ingin dapat lihat orang ini ampoenja hati. Komoediari dengan tsrkoenjoeng-koenjoeng ia berkata: 10, biarlah kita pertjaja 1" IKerna Allah, Toewan I" kata Edmond Dantes: ssaände kaoe belon pertjaja betoei omongkoe, saäade kaoe masih menare sjak ataskoe, biarlah kaoe memeriksa lebih djaoeh i saja ada sadia aken sahoeti sekalian pertanjaänmoe.' Villefort berdiam sakoetika, laloe ia berkata dengan soewara sabar: IToewan I satoe kaberatau besar aken dirimoe ada terbit dari pada pemeriksaänkoe ini, Maka kami tida berkoewasa lagi aken lepasken kaoe sekarang djoega, seperti ladi kami telah berniat; sabelen kami bierken kaoe berd [alan poelang. kami misti bermoefakat doeloe sama kawankoe. Samantara itoe kaoe soedah melihat, tjara bagimana kami telah berlakoe kapadamoe.' IJa, Toewan I" sahoet Edmond: sdan saja ingin njataken soekoer hatikoe kapadamoe i kerna lakoemoe kapadakoe ada lebih banjak seperti lakoenja sobat. dari pada pada seperti lakoenja hakim." ISekarang, Toewan !" kata poela Villefort: l kami misti tahan doeloe kaoe ini ' aken sedikit tempo . .Kaberatan jang paling besar aken dirimoe, ialah '!D sapoetjoek soerat, dan kaoe lihat. . . ." i Sambil berkata bagitoe, Villefort itoe mengamperi pa?a peräpian, *) limparken itoe eoerat ka dalam apI, . dan awasi itoe sampe soedah terbakar h bi , ko di . a IS, moe ian la terceskan omongnja tadi dengan ~e~kata: »?an kaoe lihat, tjara bagimana akoe Iinjapksn dia," 10 , :roewan I" kata Edmond: »kaoe ini ada lebih , dan adil, kaoe ini saorang soetji l' Dengarlah, ' kata poela Villefort: Isasoedah kami berboewat demikian, kaoe poen tautoe bisa pertjaja bahoewa kami hen dak menoeloeng kaIJadamoe' boekan ?" r , 10, Toewan 1" sahoet Edmond: Ibe1'titah d' da' , I k sa Ja, n saja n~~h a oeken sekalian titahmoe." . IBoeka?, kata Villefort: - boekanlah perintah Jang , karni hendak bri~en padamoe, hanja adjaran.' - ~ Katakenlah sadja, dan saj'\ nanti toeroet itoe seperti melakoeken perintah." ~ ~ Kami nanti tahan kaoe di dalam Kantoor J~stitIe sampe p.ada waktoe sore: barangkali djoega lam ora?g nauti datang periksa perkaramoe. Kaoe b?leh bilang samoewa perkara jang kaoe soedah ~llang pad~koe, tapi djangan sekali kaoe seboet itoe soerat Jang kami soedah bakar." - IBaik, Toewan ! .) Di benoewa Europa pad . di " dIk ' a moesm mgm, omng ada taro di a am amar, alawa pertengahlln soewatoe . , ' perapian, dl mana Ilrang boleh membak ka' oe itoe d'adi ~ ,U atawa areng, soepaja hawa di kamar U UDl:ltt adaDJL 38 D i itoe waktoe adalah kalihatan seperti Vlliefort . ' jang meminta dikasihaui, dan Edmond Dantes . k batinja hakim itoe. senang en " kata poelaVillefort: sjang s Kaoe tautoe mer~s~, . d h dilinjapal dari sebab sekaraug mi soerat itoe .so~ a ken melinken kita berdoewa sadja Jan.g ~aoe h '. . dan tida ada saorang nauti bisa oe,n· adanja Itoe,., . . k djika ada orang tanjadjoek boektinja itoe: ma a dari ioelo ken kaloc-kaloe kaoe ada membawa soerat k,l de Elb~, biarlah kaoe moengkir sadja;, moeng Ir . tetap dan kaoe nant i slamat. ' 1h ngan S . ' nanti moengkir, ToewanI djaugan a . ,' , - » aJa kaoe koewatir aken bal itoe. . an S k r!' kata poe1a Villefort. sambil meme~ g ' J'augken . itoe, » kelenengan. rI'api' sabi on la gO pada oe oe , e ia mAenanJt'~ pa:~ ~~:O~:t~e ~oel'at sadja [ang pa joern » padamoe ? - ada di " satoe sa Ja. Toewan l tioemeh itoe '" »Ja, ~ h - sBtarlah kaoe b.ersoempa . bil berkata: Edmond menoendjoek ka atas, sam »8aja bersoempah I" d n Commissaris , ~ t . gken kelenengan, a Vlllefo» gOJan . 'Villefort berkata olitie lautas datang mengempen. ian P berbi ik di koeuinz ponggawa l~oe , J g r b t dengan ' lSI men'eboet sadja ~engan m~n~nlgg~~ kata Villefort »Toeroetlah ini toewan er a oe et dan me. d ' ng 1antas memanggo politie berdjalan pergi. :;~:t ~o:~o~~issaris Baroe sadja doewa orang itoe berlaloe dari dalam itoe , pertengahan, Villefort lautas merasa 1elah, hingga salakoe o1'3ng jang ampil' pangsan, ia berdoedoekdiam dengan menjender di kOl'sinja. Soedah berselang sakoetika lamanja, ia herkata sendiri-diri dengan soewara perlahan: »Ach, Allahkoe I pada perkara apatah kahidoepan dan peroentoengannja manoesia tidil. berga:~toeng! .... saände di ini hari Procureur Baginda Radja ada di ini kota Marseille, atawa orang tiada panggil padakoe, hanja pal1ggil hakim In structie, *) tautoe sekali akoe meudapat tjilaka besar! tantoe sekali itoe soerat doerhaka soedah bangtillgken akoe ka dalam kabineseant 0, ajahkoe l ajahkoe! apa salamanja sadja kaoe mendjadi sangkoetan di djafanannja peroentoengankoe jang baik? salama-Iamanja akoe misti dapat kasoekaran dengan Iautaran kalakoeänmoe jang dari doeloe? " Aken tetapi satelah habis berkata bagitoe, dengan terkoenjoeng.koenjoeng moeka Villefort itoe djadi terang, kerna adanja satoe ingaten jang baroe datang. Villefort itoe tersenjoem dan berdlam dengau herpikir. Komoedian ia berkata: »Jal itoe soerat jang misti mendatangken katjilakaän padakoe, bral1gkali djoega ia djadi satos djalan aken akoe mendapat perkara bagoes; bajolab Villefort! bekerdjalah dengen sigra." .; Jaitoe hakim jang misti memerlksu paling doeloe. 40 Sasoedahnja dapat taoe dengan tantoe, bahoewa Edmond Dantes soedah tida ada di pertengahauloewar, Villefort lantas berdjalan dengan sigra menoedjoe ka roemali toendangannja. . vm. BENTENG d'IF. .r • • , Satelah dataug di pertengahan-loswar, itoe Commissaris politie membri tanda pada doewa soldadoe pengawal, jang lautas datang mengapit pada Edmond Dantes, sedang lain soldadoe boekaken satoe pintoe boewat orang djalan meneboes dari itoe pertengahan ka dalam Astaua Justitie, laloe sakoetika lamauja Dantes dibawa berdjalan di dalam satoe gang pandlang dan gelap, jang menerbitken rasa takoet pada orang jang tida ada ampoenja salah, Seperti roemahnja Villefort ada terhoeboeng pada Astana Justitie, bagitoelah djoega Astana itoe ada terhoeboeng pada roemah boewi, satoe roemah kadoekaän jang melengket pada itoe Astana. Sasoedahnja memboelat-belet berdjalan di dalam gang jang gelap, Edmond Dantes sampe ka depan satoe pintoe jang pake kisi-kisi besi, Itoe Oom-missaris politie mengetok dengan paloe besi pada pintoe itoe, dan Dantea ada merasa seperti paloe BAGUN 2. 6 itoe memoekoeI kapada hati. Sigra djoega pintoe itoe diboekaken, dan soldadoe-soldadoe lautas toelak Dantes dengan perlahan, soepaja berdjalan rnasoek. Sasoedah Dantes ada di dalam, rintoe itoe lautas ditoetoepken kombali, Di sitoelah Dantes menapas di dalam eedara jang tida 'bresih : ia poen ada di pemboewian. Orang antarken dia ka dalani satoe karnar jang bresih djoega, tapi pintoenja pake kisi-kisi besi dan terkoentji dari loewar; rnaski bagitoe, Dantes itoe tida merasa koewatir aken satoe apa, kerna omongannja Villefort jang membri harspan baik, masih terdengar di dalam koeping. Tempo Dantes masoek di kamar itoe, soedah ada poekoel ampat, dan sabagimuna telah terseboet di . atas ini, di itoe tempo ada aeh'r Februari; waktoe siang di tempo itoe masih ada lebih pendek ' dari malam, maka sigralah djoega Edmond Dantes ditinggalken oleh tjahaja siang. Semingkin djadi sepi, Dantes semingkin bisa mendengar terang, dan dari sebab ia pertjaja, jang ia nanti dilepasken, maka kaloe ia mendengar sedikit sadja soewara kaki berdjalan, ia lantas berbangkit dan mengamperi pada pintoe ; tapi sigra djoega soewara itoe kadengaran manoedjoe ka tampat lain, dan Dantes berdoedoek kombalt di bangkoe papan. Achir·achir, pada poekoel sapoeloeh di waktoe malam, sedang Dantes moelai hilang harapan, ia dengar kombali soewara kakinja orang jang me. ngamperi. , Tida salah' soewara itoe kadengaran semingkin dekat dan berenti di depan pintoe ; koentji besar dipoetarken, gerendel dikisarken, sang pin toe lautas terboeka, dan kamar itoe di teraugi dengan doewa obor, jang terbawa oleh soldadoe-soldadoe jang dataug. Di sinar api Dantea melihat pedangnja dan sinapan nj a doewa soldadoe. Ja kaget sedikit, oleh kerua soldadoe-soldadm, itoe membawa djoega sindjata api. . Apa angkaoe dataug mengambil akoe?" kata Dantes. .Ja," sahoet satoe soldadoe, - »Dengan perintahnja toewan WakU.Procureur Baginda Radja ?" - »Tantoelah betoeI bagitos." - »Baik; akoe sadia aken mengikoet padamoe." Dari sebab ada pertjaja, bahoewa orang datang mengambil dia dengan titahnja toewan Villefort, djadilah Dantes itoe tida merasa takoet lagi; maka dengan senang ~ ia berdjalan dengan terapit oleh itoe soldadoe-soldados. Satelah sampe di leewar pintoe roem ah boewi itoe, Dantes melihat satoe kareta; koesir ada .berdoedoek pada tampatna dan di sebelah koesir itoe ada berdoedoek satoe bamba politie. , .Apa kareta iui boewat mengambil akoe?" kata Dantes . . 44 45 IJa!" sahoet satoe soldadoe: Imasoeklah!" Dantes hendak berkata lagi, tapi pintoenja kareta soedah diboekaken, dan ia malaga orang toelak padsuja ka dalani kareta itoe. Setelah ia naik ka dalam itoe kareta, ia. lantas berdoedoek dengan teräpit oleh doewa soldadoe, sedang doewa sokladoe jang lain berdoedoek di bangkoe di hadepunaja dan di Hoe waktoe djoega kareta itoe lautas berdjalan. Kareta itoe ada mirip pada pendjara, kerna pintoe-pintoenja ada pako kisi-kisi besi. Lebih doeloe Dantes tida taoe ka mana kereta itoe menoedjoe; komoediau ia dapat kanjataän, jang kareta itoe ada berdjalan di djalanan Caisserie, dan dengan meliwat di djalanan St-Laurent dan Tamaris ia menoedjoe ka tepi lacet. Sigra djoega karera itoe bereuti di depau satoe roemah, dan dari roemah Hoe lautas kaloewar doewablas soldadoe pengawal; Dantes melihat sindjata-sindjata marika itoe berkeredep di sinarnja api lantera. IApa orang kaloewarken ini kakoewasaän balatantara aken dirikoe ini?" kata Dantes di dalam hati. Lekas djoega Dantes dapat penjahoetan aken pertanjaännja itoe; kern a tempo pintoenja kareta diboekaken oleh bamba politie, doewablas soldadoe itoe soedah mengadaken doewa barisan dengan lantaran berderek adep-adepau satoe sama lain, moelai dan depan pintoe kareta sampe pada der. maga palaboehan, hingga djikaloe toeroen dari kareta, Edmond Dantes misti berdjalan di antara doewa barisan itoe. Doewa soldadoe jaug berdoedoek di depan Dantes, toeroen paling doeloe dari kareta, laloe Dantes disoeroeh toeroen dengan diïkoeti oleh doewa soldadoe jang tadi mengapit padanja. Komoedian marika itoe berdjalan meneedjoe pada satoe praoe jang ada sadia di pinggir derrnaga. Sigra djoega Dantes soedah berdoedoek di bagiau sabelah belakang di dalam itoe praoe dengan tordjaga oleh itoe ampat soldadoe, eedaug hamba politie berdoedoek di bagian sabelah depan; ampat matroos lantas mendajoeng dengan keras, hingga sabentar djoega praoe itoe soedah sampe di loewar palaboehan. Dantes ada merasa enak hati, oleh kerna sekarang ia menupas di oedara beresih jang berhawa sedjoek dan membri kasegaran padanja IK a manatah angkaoe ini membawa akoe?" kata Dantes pada aoldadoe-soldadoe itoe . ISebentar kaoe nanti dapat taoe," sahoet marika, - :tTapi.... " - »Kita-oraug tida boleh rnembri katerangan apa-apa padamoe.' Dantes mengarf kaharoesannja orang jang djadi hamba; maka ia rasa, tida bergoena menanjaken apa·apa pada satoe hamba jang telah dapat perintah aken djangan menjahoet; sebab itoe djadilah ia berdiam sadja, I 46 47 Sedang bagitoe, ia mendapat satoe saugkaën jang asing: dari sebab dengan satoe praoe ketjil tiada boleh orang berlajar djaoeh , dan tida ada kalihatan kapal jang berlaboeh di tamp at dekat , djadilah ia (Dante s) mendoega bahoewa orang membawa dia ka sat oe tampat jang tida sabrapa djaoeh dan nanti tinggalken dia di sana; ia tida terïkat, dan lagi tida sekali ada orang perboewat apa-apa aken menjoesahi padanja; hal itoelah dira sa olehnja seperti soewatoe alamat baik . Djoega, tiadakah toewan Villefort telah b erlakoe baik dan berkata kapadanja, bahoewa kaloe sadja ia tida seboetken narnanja toewan Noirtier, ia traoe sah takoet satoe apa? Tiadakah toewan Villefort soedah l.njapken di hadepannja sendiri itoe satoe soerat, jang sendiri sadja boleh djadi kasaksian jang memberati ?" _ Sebab beringat bagitoe, djadilah Dantes meno~nggoe dengan berdiam dan berpikir, dan dengan matanja oraug palajaran jang biasa melihat di tampat gelap, ia melihat koeliling. Praoe itoe ada meliwat dengan tinggalkeu poelo Rotonneau di sabelah kanan , di man a ada mart[oeapi, dan sigra djoega kaudsraän itoe sampe di betoelan desanja orang Catalaan, jang ada di tampat tinggi di tepi darat. Di betoelan ito elah Dantes melihat betoel-betoel ; kerna di desa itoeluh ada Mercedes, dan lagi Dantes ada merasa sadja seperti ada melihat baugoeunja toeboeh prampoean jang berdiri di tampat gelap di basis ir, Siapatah taoe, kaloe di itoe waktoe nona .Mercedes ada dapat pirasat, bahoewa toendaugan jang tertjinta ada meliwat di satoe tampat jang tiga ratoes lengkah sadja djaoehnja dari psdanja l . Sinarnja api satoe palita ada kalihatan berkelikkelik di desa oraug Catalaan. Dengan memandang pada djoeroesannja siuar api itoe, Dantes ada merasa, bahoewa api itoelah ada menerangi kamarn ja nona Mèreedes. Nona ini sendiri sadja jang masih tinggal bangoen di itoe desa ketjil. Saände Dautes memauggil dengau soewara triak , tiada oeroeng soewaranja nanti terdengar oleh itoe nona. Tapi Dantes tinggal berdlam sadja; kerna apa· lah orang nanti bilang, kaloe ia triak-trlak salakoe orang gila? ,Maka salakoe ornng bisoe, ia ti nggal memandaug pada itoe sinarnja api palita. Sedang bagitoe, sang 'praoe berdjalau tercesmeneroes ; tapi Dantes tida ingat pada praoe: ia poen beringat sadja pada Mèreedes. Praoe itoe : membelot di oedjoeng tandjoeng; dan itoe api tida kalihatan lagi dari itoe praoe. Dantes menengok ka fihak lain, laloe mendapat taoe bahoewa . praoe itoe menoedjoe ka tengah lacet. Sedang ia berdoedoek dengan berpikir, matroos-matroos pasangken lajar, dan praoe itoe lautas berdjalau dengan tertoelak angin, , Maskipoen Dantes ada merasa tida enak aken tanjaken lagi apa·apa pada soldadoe, tida loepoet ·48 ia berbalik pada marika itoe, dan sambil memega~g pada tangannja satoe dari orang-orang itoe, la berkata : »Sobat ! dengan mengoesoet pada hati sendiri, biarlah kaoe ini merasa kasihan kapadakoe dan sahoeti pertanjaänkoe.. Akoe ini kapitein D~ntes, saorang baik dan berhati toeloes, ma~kl J.1oen sekarang akoe tida taoe ada tertoedoeh dl dalam perkara koempoelan rasia apa; ka manatah augkaoe membawa akoe ini? Bilauglab itoe kapadakoe! akoe berdjandji padamoe, bahoewa akoe nanti lakoeken . kawadjibankoe dan trima sekalian peroentoengankoe." Itoe soldadoe garoek-garoek kapala dan menengok pada temannja. lni temall gerakken kapala: seperti maoe berkata, jang dari sebab soedah ada dl tengah laoet ia rasa tida ada sangkoetan apa apa aken sahoeti pertanjaännja Dantes; maka itoe .soldadoe jang pertama lantas menengok dan berksta pada itoe orang tangkapan: . ~ Kaoe ini saorangMarseille dan saorang pelaiaran, tapi kaoe menanja padakoe. ka mana kita-crang menoedjoe.' »Ja," sahoet Dantes: -kerua dengan soenggoeh akoe tida taoe kita-oraug ini ada berkandaran ka mana." - »Apa kaoe tida mendeega apa-apa?" - .Tida sekali." - .MoestahiW 49 - .Soenggoeh I - kerna Allah, biarlah boe bilangi akoe.' - ~ Ada larangan I" - ~ Larangan itoe tida menjegahken aken kaoe bilang padakoe ini, apa jang sigra djoega akoe nan tl dapat taoe; dengan sahoeti pertanjaänkoe, kaoe se. nangken hatikoe jang tergontjang·gontjang. Akoe menanja padamoe, seperti kaoe ini ada djadi sobatkoe. Dengarlah! tida sekali akoe ada niat aken merontak atawa aken minggat ; sekali poen akoe maoe, akoe poen trananti bisa. Ka manatah kita ini berlajar?" - ~Kaloe matamoe tida tertoetoep dan kaoe soedah taoe kaloewar dari palaboehan Marseille, kaoe misti bisa bade, ka mana k.ta ada menoedjoe." - »Bagimana boleh I" - »Melihatlah koeliling I" Dantes lantas berdiri, dan tantoe sekali ia melihat Paling doeloe ka fihak toedjoeännja praoe ; laloe ia danat lihat di satoe tampat jan~ tida djaoeh , poen . tjaknja satoe boekit karaug. di mana ada satoe benteng jang bernama d'lf. Dantes [aug tida sekali ada ingat pada benteng itoe, djadi kaget sekali dan merasa di dalam hati, seperti orang hoekoeman mati jang dapat melihat penggantoengan: benteng itoe poen satoe pandjara aken oraeg-orang jang berdosa besar. »Astaga !" kata Dantes itoe : -benteng d'lf l hal apatah djoega jang "bawa kita-crang ka sitoe ?" I Bu~l 7 51 · ltoe soldadoe tidameujahoet, hanja tersenjoem. »Tapi," kata poela Dantes: »orang toch tida bawa akoe, aken toetoep akoe di sitoe? Benteng d'If itoe poen satoe pandjara jang dipake sadja aken orang-oraug jang bersalah besar di dalam perkara negri, dan akoe ini tida sekali soedah berboewat salah. Ap~ ada hakim Instructie atawa lain-lain pembesar di benteng itoe?" »Sabagimana jang akoe tape," sahoet itoe soldadoe: »di benteng itoe meliuken ada satoe gouverneur, satoe djoeroe-pendjara, satoe tangsi soldadoe dan tembok-tembok jang tebal dan koewatAc~, sobat! boewat apatah kaoe melaga bodo bagitoel" Dantes pegang tangan itoe soldadoe dengan keras sekali, seperti ia ada niatan aken remoekken itoe, dan sambil memaudang pada soldadoe itoe, i~, berkata: , »Apa kaoe ada sangka, jang akoe irii dibawa olehmoe aken dipandjaraken di sana?" .' »Mem~g ! sehoet itoe soldadoe: »tapi biar bagimanapoen, sobat! tiadalah perlee kaoe pidjit tangan~~e ini." - »Dipandjaraken dengan tiada diperiksa lagi?" - »Kaoe soedah diperiksa." . - »Kaloe bagitoe, akoe nanti dipandjaraken, sedang toewan Villefort telah berdjandji. ... ?" ~ »Akoe tida taoe, kaloe toewan Villefort ada djandi ~pa·apa pad~moe;' tapi akoe taoe bet~el" . jaug kita-orang ada berdielau ka beuteug d~ ir. iÏ~, apatah kaoe bikin? Hola, kambrat! toeloeng I" , Dantes soedah bergerak dengan tjepat aken berangkat memboewang diri ka dalam àjer' tapi a~pat taugan )~ng koewat dapat pegaug padanja, ~l wak~oe ; ~aklll :a telah berlalos dari praoe, Maka tJ~da djadi la tertjeboer ka dalam laoet, hanjä terdjatoh ka dalam praoe, di mana ia merontakrontak dengan keras, . » ~Il1.hm ". kata sat,oe. soldadoe, sambil 'dengkoelin d~danJa D~ntes ltoe: »hm-hm I pertjajalah omong .Jan~ mams. Sekarang, sobat I djanganlah ' kao~ bergerak. kerna kaloe kaoe bergerak sedikit sadja, akoe tembak kapalamoo. Akoe soedah tida menoeroet pad~ perintah jang pertema, tapi se. ~arang akoe bIlang padamoe, bahoewa perintäh Jang kadoewa nanti ditoereet betoel-betoel olèhkos I" Sam?i1 bila~g bagitoe, soldadoe itoe poen toedjoek.en sm~pannJa kapada Dantes, hingga nioeloet smapan itoe menempel pada Dantes itoe poenja .kapala, se.dang kaki dan taugan orang tangkapan itoe.ada dlpegangi oleh soldadoe-soldadoe jang Iain, Dl dalam satoe waktoe Dantes ada berniat aken mer~llta~, .soepaja orang Jantas boenoeh padanja dan la djadi terlepas dari pada katjilakaän jáng tela.h menerkan;t kapadanja dengan terkoenjoeng-koenJo~ng. Ake~ tetapi dari sebab berïngat, bahoewa , katJdakaäll itoe telalt datang dengan mendadak Dantes lantas djadiberingat, bahoewà braii'gKaÎi 62 djoega katjilal!:aän itoe ;tiada nanti me~joes~h~ lama; komoedian ia beringat djoega pada djandjinia toewan Villefort; djoega adalah Dantes itoe merasa, bahoewa m~ti di dalam satoe praoe dengan terboen6eh oleh- satoe soldadoe, ada terlaloe hina aken ili~~ . Sebab bagitoe, djadilah Dantes tinggal berdiam, menahan amarah besar dengan menggigit gigi dan mengepal tangan kiri-kauan. Sedang bagitoe, praoe itoe terbentoer pada karang di tepi darat, dan satoe matroos lantas melompat dari dalam praoe ka atas itoe karang, iang terkena . pada haloeän praoe itoe. Boenjinja tambang jang terceloer dari kerekan, membri taoe pada Dantes, bahoewa praoe itoe soedah sampe pada tampat penoedjoeännja dan sekarang lagi ditambatken pa· do. tepi daratan. ' Soldadoe-soldadoe jang mendjaga padanja, lantas pegangi tangannja kiri-kanan, sambil pegangi djoega leher badjoenja, dan paksa padanja aken berbangkit dan naik ka darat; komoedian soldadoe-soldadoe itoe: seret Dantes naik di tangga dan masoek di . pintoenja benteng. sedang ham.ba politie j~ng ~er: sindjata dengan sinspan dan bajonet, mengikoeti dl belakangnjs. Dantes ada merasa lesoe oleh kerna amat berdoeka, dan ia djalan dengan perlahan dan limboeng, salakoe orang [ang rnabok. Ia Iihat ada soldadoe80Idäd~~ , [aug b~rbaris pada pi?g~n tangga; ia 63 merasa ada tingkat·tingkatan jang paksa ia meng. angkatken kaki, dan ia merasa djalan meliwat di satoe pintoe jang lantas djoega ditoetoep; tapi ia tida merasa dengan teraug: di itoe waktoe poen ia ada seperti orang jang lajap-lajap, kerna ingatannja djadi boetak. seperti ada tertoetoep dengan kadoekaän. Kauada laoet tiada sekali Dantos itoe maoe melihat kombali : laoet itoe poen ada poetoesken harapannja orang·orang hoekoeman, jang taoe de. ngan betooi bahoewa ia-orang tida aken bisa melaloei itoe. Tempo soedah meliwati pintoe, Dantes melihat koeliling salakoe oranzjang lingloeng, laloe ia dapat taoe, bahoewa dirinja ada di soewatoe pelataran jang terïdar dongan tembok tinggi, Sanantiasa ada terdengat boenji kakinja pengawal·pengawal jang berdjalan-djalan dengan rerlaben, dan pada tiap kali marika itoe meliwat di sinar api dari lampoe-lampoe [ang melengket di ' tembok, kalihatanlah oedjoeng sinapan-sinapannja jang berkeredep. . Di itoe waktoe Dantes tiada dipegangi lagi: orang poen taoe, jang. ia tida nanti bisa berlari minggat. Sasoedah berlaloe sedikit waktoe, adalah kadengaran soewara orang jang berkata: ,:tDi mana adanja itoe orang tangkapan ?" »Di sini 1" sahoet satoe soldadoe. , :t Biarlah ia mengikoet padakos,' kata poelaorang tadi itoe: »akoe nauti antarken dia ka calam kamarnja." I1 54 ' 05 »Djalanlahl" kata itoe soldadoe sambil menoelak pada Dantes. ... . Dantes lantas djalau meugikoeti pada itoe oraug tadi dau ia dibawa ka dalam satoe karnar di dalara ' tan~h, jaug temboknja ada besak, brallgkali.djoega dengan lantaran kabasahan dengau awap aJer mata. Satoe palita jang berapi ketjil, .ad~ .di atas satoe baugkoe kajoe dan menerangi dl ~toe k~mnr kadoekaän, hiugga Dantes djadidapat melihat dJo~ga pada roepauja itoe oraug jang menga~tarken dl~ orang itoe berpakean boesoek, moekanja poen djelek sekali. »Di sinilah tampatmoe aken samalaman ini," kata orang itoe: »sekarang poen soedah rnalam da.n toewan Gouverneur soedah tidoer, Besok, kaloe lil. soedah bangoen dan dapat taoe adanja. perhlta~ aken hal kaoe, brangkali djooga ia nanti m.elll?l'1 lain tarnpat kapadamoe. Di Sillil~? ada 1'~t1; ajër ada di dalam itoe gendi, dan di itoe podjok ada sedikit roempoet kering aken djadi pembariuganmoe; itoelah sadja adanja baraug-barang aken orang toetoepan. Slamat tinggal l'' Komoedian, pada sabelou Dantes memboe~a moe: loet aken menjahoet, pada sabelon ia meh.hat dl muna itoe roti soedah ditaro, pada sabelon la taoe di mana adanja itoe gendi berïsi ajer: pada sabelo.ll ia sempat menengok aken ~e~h~t mana a.danJa itoe roempoet keringjang mist! djadi tampat tldo~~, - itoe cipier soedah angkat itoe palita dan koentji- ?l ken pintoe . darl loewar, hingga Dantes djadi diam di dalam gelap dan boleh mengoesoet·oesoet parla tembok jang basah, kaloe ia maoe. Pada lY.,aktoe sinar terang moelal rnasoek ka dalam itoe karnar. di maua Dantes ada tertoetoep, datanglah itoe cipier jang kamarin; orang ini telah dapat perintah aken biarken sadja Dantes ' bertampat di itoe karnar. . Pada waktoe cipier itoe datang, Dantos masih tinggal berdiri djoega pada tampat kamarin, seperti . ia ada terpakoe pada tampat itoe; jang kalihatan telah mengisar, melinksn bidji rnatanja jang sekarang ada mentjelos ka sabelah dalnm, sedang koe- ' litnja mata ada kalihatan bengoel, seperti ada me.', ngemoe banjak ajer-mata, Di dalam antero rnalam Dantes itoe soedah tinggal berdiri diam seperti soewatoe patong, dau tida tidoer baraug sakedjap.. !toe cipier mendekan padanja dan djalan sedikit ~ di sapoetarnja; tapi Dautes ada kalihatau seperti ; tida melihat pada cipier itoe,jang lantassadja tepok : poendaknja. Dantes terkedjoet salakoe orang jang . kaget pada waktoe ampir mendoesin. »Apa kaoe tido. tidoer?" kata itoe cipier. »Tidoer ? taoelah," sahoet Dantes, Itoe cipier djadi memandang dengan merasa he- " ran sekali, laloe ia berkata poela: »Apa kaoe tida merasa lapar ?" »A,koe tida taoe,' sahoet Dantes. - »Apa kaoe tidamaoe apa-apa]" . 11 'I I I 57 _ .Akoe maoe bitjara pada toewan Gouverneur." Itoe cipier meagangkatken poendak sendiri, laloe berdjalan pergi. Dantes mengawasi kapadanja itoe, laloe hendak memegang pada r intoe jang terboeka sedikit; tapi di itoe waktoe djoega pintoe itoe lautas tertoetoep rapat, Dantes merasa antjoer di dalam hati. Ia poenja ajer mata djadi mengoetjoer deras, dan ia lantas soedjoed ka tanah dan meminta kasihan Allah; komoedian ia lantas beringat-ingat pada segala perkara di dalam kahidoepannja, dan menanja-nanja pada diri sendiri, kadoerhakaän a.iatah djoega ia soedah perboewat di dalara oemoernja jang masih ~oeda, maka sekarang mendepat siksa baghoe roepa, Satoe hari telah berlaloe. Daütes melinken rnakan roti sedikit sadja dan minoem ajer sedikit sadja. Sebentar ia berdiri diam dengan berpikir, sebentar Î1~ djalan moendar·mandir seperti satoe singa jang terkoero eng di dalam pendjara besi. Satoe perkara ada terbitken rasa amat getoen di dalam hatinja Dantes, jang tida bisa habis pikir, mengapa salagi ada di praoe, ia soedah bisa tinggal diam dengan senang, dan tida sekali ada dapat pirasat apa·apa jang gontjangken hati. Salagi ada di praoe itoe poen, ia ada poenja sampe banjak tempo aken melompat ka dalam ajer, boekan sadja boewat satoe kali lompat , banja boewat sapoeloeh kali poen ada tempo; saände ia soedah melompat, tantoe sekali tida ada saorang nanti bisa soesoel padanja : ia poen ada poenja ilmoe berenang, dan Iantaran biasa main di ajer , ia bisa sekali seloeloep lama; dengan tertoeloeng oleh kabi saännja itoe, ia poen boleh naik ka darat, boleh kaboer dan mengoempat di tampat soenji sambil menoenggoe kapal Genua atawa kapal Catalaan , laloe boleh mengikoet kandaraän itoe pergi ka Itatië atawa ka Spanje, dari sana boleh meno elis soerat pada Mercedes, soepaja nona ini datang kapadanja. Perkara pengidoepan, ia traoesah koewatirin, maski ia ada di mana djoega: di segala tampat p~en djarang ada orang pelajaran jang pande, dan ia mengarti betoei bahasa Italië dan bahasa Spanje. Ja! saände ia soedah dapat melompat dari praoe, tantoe sekali ia boleh hidoep dengan senang beserta Mercedes danajah sendiri; kerna .ajahnja djoega tantoe sekali nanti datang kapadanja; tapi sekarang ini, oleh kerna ia djadi orang tangkapan dan tertoetoep di benteng d'If, ia tida bisa dapat taoe, apa jang djadi dengan ajahnja atawa dengan Mercedes jang tertjinta, dan ini perkara djelek telah terdjadi, dari sebab ia soedah pertjaja pada djandjiannja Villefort. Sangatlah Dantes itoe merasa njesal di dalam hati, maka ia rebahken dirinja di roempoet kering dengan berlakoe amat moerka. . I Pada esoknja, di waktoe pagi, cipier datang kombali. BAGIAN 2. 8 \ :tBagimana sekarang?" kata cipier itoe: :tapa pikiranmoe soedah djadi lebib beres dari kamarin ?" Dantes tida menjahoet. lI Tetapkenlab hatimoel" kata poela itoe cipier : lItiadakah kaoe ingin apa·apa. jang akoe bisa kasib? Bilanglah !' lIAkoe ingin bitjara sama Gouverneur I" kata I Dantea. lIAch I" sahoet cipier: lIakoe soedah bilang padamoe, bahoewa permintaän bagitoe . tida boleh di trima. " . - lI Mengapa tida boleh?" - :tSebab , menoeroet peratoeran pendjara, saorang toetoepan tiada boleh meminta bagitoe,' lIKaloe bagitoe, apatah jang orang boleh minta di sini?" kata poela Dantes sOrang boleh minta makanan jang lebih baik, tapi dengan membajar," sahoet cipier itoe: 1I0rang boleh minta idsin aken berdjalan-djalan atawa kitabkitab aken dibatja. " - lI Akoe tida perlee kitab, akoe tida ingin djalan-djalan, dan akoe tida ingin makanan jang lebih baik; akoe maoe sadja satoe perkara, jaitoe bitjara sama Gouverneur." - lIK aloe salamanja kaoe bikin kesal hatikoe dengan permintaan bagitoe, akoe tida nanti bawain kaoe makanan lagi.' - lIKaloe kaoe tida bawain akoe makanan lagi, akoe berangkat ka aohlrat, dan habis perkara." 59 Soewaranja Dantes ada njataken pada ito é cipier, bahoewa Dantes itoe nanti merasa senang, kaloe boleh djadi mati; sedang bagitoe, cipier itoe ada merasa, jang kaloe Dantes djadi mati, nanti djadi koerang djoega ia (cipier) poenja kaoentoengan; kerna sasoewatoe orang toetoepan ada mendatangken kaoento engan kapadanja ampir satengah roepia di dalam satoe hari: sebab itoe djadilah cipier itoe berkara poela dengan soewara sabar: sDengarlehl Apa jang kaoe ingln, itoelah satoe perkara jang tida boleh djadi; dari doeloe poen beIon satoe kali Gouv erneur taoe dataug di kamarnja orang toetoepan. olch kerna perm intali.n orang itoe; maka djanganlah kaoe meminta lagi bagitoe, hanja biarlah kaoe dengat omongkoe: akoe nanti idsinken kaoe berdjalan-djalan, hingga boleh djadi djoega, jang pada satoe hari kaoe nanti bertemoe pada Gouvern eur, sedang kaoe ada di loewar kamar ini; di sitoelah kaoe boleh bitjara padanja, dan kaloe ia maoe sahoeti kaoe, itoelah dia poenja perkara seudiri.' •Tapi , 0' kata Dantes : •brapa lama akoe misti menoenggoe dengan bagitoe, sampe pada waktoe akoe nanti dapat bertemoe ?" - •Itoelah akoe trabisa bilaug 1 brangkali saboelan, tiga boelan, anem boelau, brangkali djoega sampe satahon." .- sI toe terlaloe lama I akoe maoe lantas dapat bertemoe aken bitjara," 60 I -'- 't Ach , djanganlah kaoe tetap sadja mengarapi perkara jang tida aken bisa mendjadi I kaloe tetap sadja kaoe mengarap pada perkara bagitoe, traoesah djoega sampe satengah boelau -berlaloe, kaoe nanti soedah djadi gila," . - t Bagitoe kaoe kira ?" . - »Ja! penjakit gila memang bagitoe mo élanja. Ooeloe telah tertoetoep di sini satoe pandits, jang maoe kasih sajoeta roepia pada Gouverneur, kaloe sadja Gouverneur maoe lepasken dia, dan dari sebab ia mengarap sadja, jaug permintaäunja nauti ditrima, pandita itoe soedah mendjadi gila." - »Soedah brapa lama, ia kaloewar dari kamar ini?" - tDoewa tahon." - »Apa orang soedah lepasken dia?" - »Tida, hanja orang toetoep dia di karnar gelap." - »Oengarlah ! akoe ini boekan pandita, dan akoe tida gila; brangkali djoega akoe nanti djadi gil a, tapi di ini waktoe ingatankoe masih ada beres sekali. Akoe maoe omongken satoe perkara sama kaoe ini." \ - »Perkara apa?" - »Akoe tida maoe djandji padaÎnoe aken kasih satoe joeta roepia, kerna akoe tida nanti bisa kasih itoe; tapi akoe maoe kasih pademoe tigaratoes franc kaloe sadja pada waktoe kaoe pergi ka Marseille, kaoe maoe pergi ka desa orang Catalaan, dan kasihken di sana satoe soerat pada satoe nona [ang bernama 61 Mercedes: soerat itoe tida besar, hanja doewa derek sadja." - »Ha l kaloe akoe aampoken itoe doewa derek pada siapa poen dan perboewatankoe itoe kataoeën, tiadalah . oeroeng akoe nanti dipetjajtken dari djabatankoe di sini, jang membri kaoentoengan padakoe sariboe franc di dalam satoe tahon, lain dari pada atsil-atsil jang akoe bisa dapatken, dan lain dari pada makanankoe sendiri; sebab bagitoe, tautoelah akoe ini bodo sekali, kaloe akoe maoe mernaudang pada tigaratoes franc, sedang dengan lantaran itoe antero kaoentoengankoe boleh djadi terhilang.' - »Baik! kaloe bagitoe dengarlah dan ingat baik-baik I Kaloe kaoe tida maoe kasih taoe pada Gouverneur di sini, bahoewa akoe ingin bitjara sama dia, atawa kaoe tida maoe toeloeng sampeken soeratkoe pada Mercedes atawa toeloeng bilaug padanja, bahoewa akoe ada di sini, - di hari esok atawa noesa akoe nanti meuoenggoe di belakang pintoe . dan pada waktoe kaoe melengkah masoek, akoe hantam kapalamoe dengan ini baugkoe papan, hingga djadi remoek!" »Kaoe mengantjam!" kata itoe cipier sambil moendoer satindak: »njatalah kaoe ini moelai djadi ' gila I itoe pandits poen soedah moelai seperti kaoe; traoesah tiga hari lagi, kaoe ini poen nanti djadi gila seperti dia dan misti diïkat. Soekoer sekali ada karnar gelap di .ini benteng . d' IT," I, 62 63 .' Dántes àngkat itoe bangkoe dan ajoenken itoe di atasan kapala. · »Baiklah I" kata itoe cipier : sdari sebab kaoe maoe djoega, akoe nanti bri taoe permiutaänmoe pada Gouverneur. " . · »Soekoerlah,' kata Dantes, sambil taro itoe bangkoe pada tampatnja ; laloe ia berdoedoek di bangkoe itoe, sedang matanja ada kalihatan beringas , mirip pada matanja orang gila. Itoe cipier berdjalan pergi, dan sebentar lagi ia datang kombaIi bersama sama ampat soldadoe dan satoe koporaaI. »Dengan titah Gouverneur," kata cipier itoe pada itoe koporaal, sambil menoendjoek pada Da~tes: , bawalah orang ini ka dalam karnar di sabelah bawahl" J , Ka dalam kamar-gelap? kata itoe koporaal. · »Orang gila misti dikoempoelken serta orang gila di dalam kamar-gelap," kata poela itoe cipier. Itoe soldadoe-soldadoa lantas memegang pada Dantes jang di itoe waktoe ada malas bergerak, dari sebab tertindis kadoekaän: maka sedikit poen ia tida melawan, hanja teroes sadja mengikoet dibawa djalan. . Ia toeroen limabelas tingkat di tangga tembok, laloe orang masoekken dia -ka dalam satoe karnar jang gelap. ' 8atelah Dantes soedah melengkah pintoe, lautas sadja pintoe itoe ditoetoep. Dantes pergi berdoedoek di satoe podjok, sedang matanja dengan perlahan djadi biasa di dalam gelap dan moelai dapat lihat pada barang-barang jang ada di itoe katnar. Omongnja cipier itoe tida salah banjak ; kerna koerang sedikit sadja, Dantes mendjadi gila, 65 maäf pádakoa, oleh kerna saja terpaksa aken tinggalken kaoe." Dan sahabis bHang bagitoe, terces sadja Villefort berkata pada toewan roemah: »Toewan markies! apa saja boleh dapat bitjam berdoewa-doewa sama kaoe ? ... »He! apa eoenggoeh-soenggosji ada perkara besar?" kata njonja markies dengan merasa koewatier, oleh kerna melihat ajer-moekanja Villefort jang di itoe waktoe ada goeram sekali. »13esar sekali," sahoet Villefort: »hingga saja terpaksa aken pe'l'gi dariini tampat boewat bebrapa IX. DI WAKTOE SORE PADA HARlAN BERTOENDANGAN. Sabagimana telah terseboet di atas ini, toewan Villefort balik kombali ka roemah toeudaugannja. Satelah ia sampe di roemah itoe, ia dapatken sekalian tetamoe ada berkoempoel di dalam pertengahan dengan mengadepi tjangkir-tjangkir kopi; sekalian orang itoe ada menoenggoe padanja dengan tiada sabar, lebih lagi nona Rene 'de Sain Méran; maka satelah ia kalihatau datang, samoewa orang djadi merasa girang. . »Ada kabar apa, Tiang Negrl? ada perkara apa?" kata saorang pada Villef?rt itoe. . . " »Apa kita-orang ada terautjam oleh bahaja? kata saorang lain, »Apa itoe setan Corsika dapat miuggat dari Elba?" kata orang jang katiga, Villefort tida sahoeti oreng-orang itoe jang me.nanja bersama-sama, hanja teroes sadja ia mengamperi pada njonja markies de Saint Méran, da~ berkata pada njonja itoe; »Saja minta kaoe bri hari ." »Kaoe pergi dari sini!" kata nona René jang mendapat rasa doeka. »Ja, Nonal" sahoet Villefort: »sebab saja terpaksa." »Ka manatah kaoe ini hendak berangkat ?" kata njonja markies. »!toe satoe rasia, Njonja I Samoewa orang berdiam dan memandang satoe pada lain. . »Kaoe telah minta padakoe aken bitjara bel" doewa-doewa," kata toewan markies pada Villefort. »Ja," sahoet Villefort: »biarlah kita pergi ka dalam kaoe poenja kamar-toelis, kaloe soeks," Itee markies lantas pegang tangannja Villefort dan berdjalan pergi sama-sama, '»Ada perkara apa?" kata itoe markies, sasoedahnja ada di kamar-toelis." . . I • BA GIAN 2. 9 66 JAda perkara jang saja rasa haroes diseboet perkara besar dan mewadjibken padakoe aken berangkat pergi ka Parijs di ini waktoe djoega, Brilah maäf padakoe, kaloe pertanjaankoe ini ada koerang pantas : apa Negri ada ampoenja oetang padamoe?" , - JSamoewa oewangkoe, baujaknja ampir toedjoehratoes riboe franc, ada terpake oleh Negri." - JDjoewallah sigra itoe soerat-soerat oetaug, Toewan ! kaloe tida, tau toe sekali kaoe nanti dapat roegi." - .JTjara bagimanatah akoe bisa djoewal itoe, sedang akoe ada di sini?" - »Kaoe toch ada kenal pada satoe makelaar di Parijs.jang biasa djoewal eoerat-sosrat berharga?" - »Ja, akoe kenal padanja ,. - JKasih padakoe satoe soerat boewat dia itoe ; soeroeh ia djoewal kaoe poenja samoewa soerat berharga dengan lekas sekali, dengan tida ' sekali memboewang sedikit tempo : brangkali djoega tida nanti kaboeroe ia mendjoewal itoe." -- JAstaga I kaloe bagitoe , djanganlah kita bel" lakoe ajall" Habis bilang bagitoe, teroes sadja markies itoe menoelis satoe soerat kapada makelaar di kota Pa. rijs, soepaja makelaar ini toeloeng lantas djoewal dengan lekas ia poenja soerat-soerat berharga. Villefort trima soerat itoe, laloe berkata: JSaja misti dapat lagi satoe soerat lain." 67 - JBoewat siapa?" - JBoewat Baginda Radja ." - JBoewat Baginda?" - »Ja." J Tapi akoe ada merasa berat aken menoelis terces kapada Sri Baginda.' ,- JSaja po en boekan moehoen bagitoe, hanja saj a moehoen kaoe minta pada toewan Salvieux, soepaja toewan ini nanti membei padakoe sapoetjoek so?rat, ~oewat saja boleh lautas mengadep kapada Sr1 Bagmda dengan tiada menoeroet atoeran biasa jaitoe soe"l\ja saja tiada hilang banjak tempo. ' .- » Ap~ tida Iebih baik, kaoe datang sadja pada Djoeroe 'rJap·karadjaii.n, jaug boleh dataug ka hadepan Baginda di dalam segala tempo? dengan toe. Ioengan orang itoe, kaoe boleh mengadep di dalam sembarang waktoe . . - -Boleh se~ali s~ja minta toeloengannja; tapi tiada perioe saJa bagiken pada lain orang kaoen. toengankoe jang nanti terbit denganlantaran kabar jang ~aja baw~ ,ka Parijs. Toewan taoe? itoe Djoe. roe.TJap.karadJaii.n tantoe sekali nanti toelak saja ka belakang dan trima kapoedjian jang saja sendlr] haroes mendapat. Saja bilaug sadja hal ini, Toewan ! .sa nanti beroentoeng besar, kaloe saja sampeken la mi kabar besar kapada Baginda Radja , sabelon Ba. ginda dikabari oleh lain orang; kerna dengan memb~wa kabar ini, saja djadi menoeloeng pada Baginda, hingga Baginda tida nanti bisa -loepa padakoe." 68 69 - tKaloe bagitoe, pergilah kaoe bersadia aken berangkat; akoe nanti panggil toewan de Salvieux dan minta ia toelis itoe soerat aken boekaken djalananmoe ka badepan Sri Baginda.' . - t Soekoer sekali I di dalam tempo saperapat djam saja soedah misti berangkat.' - »Apa karetamoe nanti datang di depan roemahkoe ini? ' - tJa. Sedang saja bersadia aken berangkat, saja harap kaoe soeka toeloeng kabarken balkoe kapada njonja markies, demikianlah djoega kapada nona Renè, jang saja misti tinggalken dengan merasa doeka." - tKaoe nanti dapat bertemoe pada ia-orang, aken membri slamat tinggal kapadanja.' - tSoekoer sekalil ingatlah pada itoe soerat. Itoe markies lantas gojangken kelenengau, dan satoe boedjang lautas dataug mengamperi. tBilang pada toewan de Salvieux,' kata markies pada boedjang itoe: »bahcewa akoe menoenggoe ia datang di sini." »Berangkatlab !" kata poela markies itoe, sarubil menengok kapada Villefort. Toewan ini lantas memanggoet dan teroes berdjalan dengan tjepat; tapi satelah sampe di loewar pintoe, ia lantas beringat, baboewa djikaloe Wakil-Procureur Baginda Radja kalibatan berdjalan dengan boeroe-boeroe, orang sadalam kota nanti djadi kaget dan rame tanja- menanja satoe -pada lain; sebab itoe djadilab toewan Villefort itoe djalan sadja sabiasanja, Satelah sampe ka depan roernah sendiri, Vil. lefort dapat lihat saorang prampoewan, jang njata ada menoenggoe padanja, Prampoewan itoelah nona Mercedes, jang dari sebab tida mendapat kabar dari hal toendangannja, soedah lautas sadja datang di kota aken tjari katerangan dari hal toendangan itoe. Satelah Villefort soedah dataug dekat, Mèreedes itoe berlaloe dari pada tembok, di mana ia ada bersender, laloe ia mengandang di djalanannja Villefort Sabagimana telah kataoeän oleh pembatja, Edmond Dantes telah bri taoe pada Villefort, jang ia ada poenja toendangan: maka rnaskipoen Mercedes tida bri taoe nama sendiri, toewan Villefort soedah taoe, siapa adanja ini nona dan VlIefort itoe djadi tertjengang, oleh kerna melibat eiloknja clan lakoenja Mercedes, dan tempo nona ini me. nanjaken halnja Dantes, Villefort itoe ada merasa seperti ada djadi sakitan dan diperiksa oleh hakim, t Itoe lelaki jang kaoe seboet," sahoet Villefort itoe dengan sigra: »ada pendjahat besar, dan akoe tida bisa berboewat apa-apa aken menoeloeng kapadanja, Nona I" Mèreedes merasa seperti tertikam di hati, dan ajer-matanja lantas mengoetjoer; tapi sigra ia berkata lagi, I 70 »Tapi di" manatah sekarang adanja Edmond? saja poen ingin taoe, apa ia hidoep atawa mat~. " »Akoe tida taoe; akoe tida ,o eroes lag! perkarauja." sahoet Villefort, jang dari sebab merasa bingoeng lantaran lihat si nona jang sedih, lantas sadja ia toelak nona itoe ka samping dan i.a tero:s rnasoek ka dalam roemah, jang lantas djoega la toetoepken pintoenja, soepaja kadoekaän )ang datang jada hati, boleh djadi katinggalan djoega di loewar. 'I'apl kadoekaän itoe tida dapat diko.entjiïn pintoe. Satelah sampe di dalam kamar, Villefort merasa lelah; ia mèmboewang napas pandjang, laloebantingken diri ka atas satoe korsi besar dan bersender sembari meram, Hatinja ada tergontjang keras, dan roepanja Dantas ada berbajang sadja di matanja.. Di sitoe hati Villefort itoe tiada tetap, hanja moendoer-madjoe di dalam niatannja. Sering kali Villefort soedah menoentoet hoekoeman mati aken satoe pesakitau, dan belon sekali ia taoe m~rasa tergontjang hati oleh kerna itoe! kerna pesaklt~n. pesakitan itoe ada salah, atawa Vlllefor~ rasa m~rl~a itoe bersalah. Tapi sekaraug ada lam sekali : Ja soedah kenaken hoekoeman toetoop saoemoer hidoep kapada saorang jang tida salah, sedang orang itoe lagi merasa amat bero.entoeng: boekan sadja ia menjilakaï orang itoe, hanja me~blt1asaken djoega orang poenja peroent~e~ga~. IJ~ meras~, jang pada ini kali ia boekan djadi hakim, hanja 71 djadi algodjo. Oleh kerna bagitoe, Villefort Îtoe djadi goemetar di dalam hati. Saände di itoe waktoe noua Reré datang meminta kasihannja aken Edlllond Dantes, atawa Mercedes datang berkata kapadanja: »kerna Allah jang melihat pada kita·orang, brikenlah padakoe ini akoe poenja toendangan," tan toe sekali Villefort itoe nanti membri perintah aken lepasken itoe Dantes; akoe tetapi tida ada soewara prampoewan jang ter. dengar oleh Villefort di itoe waktoe: pintoe karnar diboekaken, tapi Villefort dapat deugar sadja soewara boedjang lelaki, jang membri taoe kapada. nja, bahoewa kareta telah sadia. Villefort lantas berbangkit dengun terkedjoet, dan salakoe orang jang soedah dapat tetapken bati sendiri,ia memboekakenlemarinja, rnasoekken segala oewang contant ka dalam sakoenjabadjoe di badan, berdjalan moendar-mandir sákoetika dengan pegangi djidat sendiri, dan mengaloewark6n bebrapa per. kataän jang tida terdengar terang ; acbir.achir satelah boedjangnja soedah kerodongi padanja dengan satoe djoebah, ia lantas djalan ka loewar, me. lompat rnasoek ka dalam kareta, dan membri pe, rintah pada koesir, soepaja djalanken kandaraän ka depan roemahnja toewan markies de Saint Méran. Sabagimana toewan markies soedah berdjandji, Villefort dapat bertemoe pada njonja markies dan n ona Reué di dalam kamar-toelis. Tempo melihat r 12 pada n011a René, Villefort ada m~rasa kaget, ~er~a la sangka nona-itoe hendak meminta poela, biar la mengoendjoek moerabnja hati kapada D~nt~s. ~ken tetapi boekan bagitoe: k~rna non~ ~en e ~Ida mg~t läin perkara. hanja bermgat sadJ~ .lang la po.~nJa toendangken hendak berdjalan djaoeh. Ia tJ~nta pada toendangannja itoe, dan. toe.nd~ngau, It~~ berangkat pergi di waktoe .ampl~ dJa.dl soewann : lain dari bagitoe, Villefort bda bisa bilang, kapan ia nanti balik kombali; maka itoe nona René jang misti kasihani Edmond Dantes, ia koetoeki Edmoud itoe, jang djadi lantaran aken ia djadi terpisah sama toendangan jang tertjinta. Bagimana sekarang halnja nona ,Mercedes? Nona ini bertemoe di tikoengan djalan kapada Fernand jang telah mengikoeti dia datang di kota; ia-orang berdjalan poelang ka desa Catalaan, dan dengan amat berdoeka hati, Mercedas rebahken diri di pembaringannja. Fernand berloetoet di depan pembaringan itoe dan tjioemi tangannja Mèreedes jang dingin ampir seperti taugaunja majit. Apinje lampoe karnar djadi padam, tempo minjaknja soedah habis. Oleh kerna kadoekaän, Mèreedes tida merasa poelas. hanja merasa lihat sadjaroepanja _ Dantes. 8igra djoega mata-hari soedah terbit . kombali. )Ha ! kaoe ada di sini !" katanja kapada Fernand, tempo ia melihat ini lelaki jang berloetoet. 13 »8adari - kamarin akoe tida tinggalken kaoe," sahoet Femand. Mèreedes merasa poetoes harapan, sedang Fernànd merasa dapat barapan baroe, Sedang bagitoe, toewan Morrel masih ada harapan aken bisa lepasken Dantes dari pada katjilakaän. Ia telah dapat taoe, jang Dantes telah dibawaka pemboewiau: tapi dengan harapan baik toewan 'Morrel itoe pergi kapada sobat-sobatnjadan kapada segala orang jang dirasa olehnja nanti boleh menoeloeng; aken tetapi di sadalam kota telah tersiar kabar, bahoewa Edmoud Dantes telah ditangkap, oleh kerna ia ada djadi eoeroehennja Napoleon Bonaparte; dan dari sebab di itoe tempo orang tida maoe pertjaja, jang Napoleon nanti bisa bertachta kombali, maka tiada sekali ada orang jang maoe ladeuin itoe toewan Morrel, hanja segala permintaännja ditampik dengan getas sekali; sebab begitoe, djadilah toewan Morrel itoe poelang ka roemah dengan merasa amat doeka dan mengakoedi dalem hati sendiri, bahoewa perkaranja Edmond Dantes boekan perkara ketjil, dan Edrnond itoe tiada dapat ditoeloengin lagi Caderousse djoegaada merasa tiadasenang; tar i ia tiada djalan koelilingseperti toewanMorrel, aken tjari toeloengan boewatDantes, hanja ia berdiam sadja di roemah dan ruinoem doewa botol anggoer, soepaja djadi mabok dan loepa pada perkara jaug gontjangken hati: ia poen merasa sadja koewatir, kaloe-kaloe BAGIAN 2. 10 74 nantl dapat soesah dengan lantaren perkaranja . Dantes, Aken tetapi minoeman doewa botolitoe tiada tjoekoep aken bikin boetak ia poenja pikiran; maka ia tinggal berdoedoek diam dengan merasa mabok, hingga tida bisa pergi mengambil auggeer lagi, tapi tida rnabok sampe meloepaken perkara Dantes. , Melinken Danglars sendiri tida merasa koewatir, tida merasa doeka, hania merasa senang; kerna ia soedah bisa persakiti moesoehnja, dan telah dapat katantoeän aken tinggal tetap djadi pegawe di kapal Pharao, sedang lebih doeloe ia ada sangka, jang ia tida aken terpake lagi di kapal itoe. Danglars itoe ada teritoeug pada orang-orang jang koerang baik, jang di dalam pribahasa ada diketaken telah terlahir dengan membawa ilmoe hitoeng dan kalam, sedang hatinja ada hitam, saroepa dengun tampat tinta. Aken dia, itoe, satoe bilangan jaug ketjil poen ada berharga lebih dari satoe manoesia, kaloe adanja manoesia ini misti hilangken itoe bilangau ketjil. Dengan senang 'hati Danglars itoe pergj tidoer pada waktoenja jang biasa, Sasoedah menerima soerat dari toewan de Salvieux, toewan Villefort tjioem nona René pada pipi kanan dan kiri, tjioem tangannja njonja de Saint Méran dan pegaug tangannja toewan markies, aken bri slamat tinggal, - laloe teroes ia berangkat bel" kandaran menoedjoe ka kota Parijs. Dantes toewa ampir djadi mati, oleh kerna sangat berdoeka. x. KAMAR·TOELIS DI DALAM KARATON FRANKRIJK. / . Biarl~h kita tinggalken toewan ViIJef'ortjallg ada dl p~rdJalanan~ di mana iaada berkandaran dengan kentjarig sekali, luntaran djandjiken oepahan besar kapada koesir; dan biarlah kita lombain dia itoe masoek ka rlalam kamar-toelis di dalam kamton. di kota Parijs. Di dalani ini karnar ada berdoedoek Sri .Bagin~~ Maha Radja Lodewijk jang ka XVIII; Bsginda ~lll ada adepi satóe kitab jang tertaro di atas medja. sedaug dekat pada Baginda ada berdoedoek saorang lelaki jang mmboetnja soedah bertjampoer oebau. tKaoe bilarfg apa, baroesan, Toewan BJancM?" kata ~agind~, sa~b!1 to~nda itoe kitab jang ditandatandaï olehnja dl pmggIrannja, tBahoewa hamba ada merasa sangat koewatir .:' Toewankoe!" sahoet itoe toewan Blancas. t ~ tHm! apa kaoe ini soedah meJihat djoega. ~edJoeh sampe gemoek dan toedjoeh sampekoel'oes dl dalam impian?" 76 Ii lil 77 - tBoekan, Toewankoel impian bagitoe tjoemah wartaken sadja toedjoeh tahon kamerkaän dan toedjoeh tahon kalaparau: dengan diradjaïn oleh saorang amat teritip seperti toewankoe lni, orang traoesah koewatir aken bahaja kalaparan.' - tAken perkara apatah kaoe ini ada koewatir?" - tToewankoe! bamba rasa, dan ada poenja lantaran aken merasa, bahoewa dari sabelah oedik bakal dataug augin-riboet alias hoeroe-hara." Baginda Radja tersenjoem, laloe berkata sambil memain: sKami rasa, TOEl\Van bertog! kaoe ini tida mendapat kabar jang benar; kerna kami taoe dengan pasti, bahoewa langit di sabelab oedik ada terang sekali.' tToewankoe!" kata poelaitoe hertog: -maekipoen aken senangken sadja hatinja satoe bamba jaug satia, bamba moehoen pikiran toewankoe, kaloekaloe baik djoega toewankoe titabken oreng-orang pergi ka Languedoc, Provence dan Dauphené, soepaja .orang-orang ini nanti sembahken warta pada toewankoe dari hal pikirannja sekalian pedoedoek di provincie-provincie itoe. Braugkali djoega tiada salah, kaloe toewankoe ada rasa boleh pertjaja pada rabajat Frankrijk poenja pikir jang baik; tapi bamba ada merasa djoega, jang djikaloe bamba ada mendoega djahat, doegaan hamba tiads nanti salah saänteronja." - )Atas siapatah boe ini mendoega?" - tAtas Napoleon dan oreng-orang jang men. djoendjoeng padanja itoe.' - t Poewan Blaneas 1 kaoe bikin kami trabisa kerdja dengan lantaran kaoe poenja koewatir." - tDan toewankoe bikin bamba trabisa tidoer dengan lantaran toewankoe poenja senang hati." t Toenggoe sedikit, sobat l" kata poela Baginda sambil menoelis sedikit di pinggir kitab. Komoedian ia berbalik dan berkata: tTeroeskenlah omongmoe I" tToewankoe!" kata Blancas jang tolah berniat djoega aken goenaken Villefort boewat kaoentoengan sendiri : »baroeslah bamba bilang padamoe, bahoewa boekan sekali tjerita-boeroeng atawa kabarangin telah gontjangken hatikoe. Saorang tjerdik jang bamba soeroeh intip-intip kaädaän di tanahtanah sabelah oedik, baroesan ada datang di sini dengan kareta-post, aken mengabarken padabamba, bahoewa babaja besar alla, mengantjam pada toewankoe. Satelah dapat kabar itoe, bamba lantas dataug di sini, Toewankoe l" Baginde tida lantas menbilaug apaapa, hanja menoelis lagi ·sedikit di pinggit kitab. )Apa toewankoe titahken bamba," kata poela Blancas: »biar hamba djangan bitjara apa-apa lagi dari bal itoe?" tBoekan I" sahoet Baginda aambil menoelîs: »tspi tjobalah kaoe ambil itoe satoe soerat di sabelah 00," - »Di sini, Toewankoe ?" - tKami bilang, di sabelah kiri, dan kaoe tjari I I, 78 I1 1' 1 1 1 di sabelah kanan: boekan kirimoe, hanja kirikoe jaug dinaksoed olehkoe, Ja! di sitoe ada satoe soerat dari mantri politie.' . Di itoe waktoe pengawal pintoe datang mengabarken, bahoewa toewan baron Dandr é moehoen mengadep. »Ha l itoe mantri sendiri datang!" kata Baginda: »Masoeklah, baron! dan biarlah kaoe tjeritaken pada toewan hertog ini, kabar apa jang kaoe telah dapat dari hal Napoleon Bonaparte. Djangan oempatken satoe al a, kendatipoon bagimana dielek adanja hal." Itoe baron Daudré memegang pada senderan soewatoe korsi, laloe berkata : »Apa toewankoe hendak lihat itoe soerat, jan g kamarin hamba sernbahken?" »Ia, ja, tapi katakenlah boenjinja itoe kapada ini .toewan hertog jang belon bisa da: atk en soerat itoe," sahoet Baginda: »kabsrken lah : padanja, apa jang diperbo ewat oleh Napoleon di poelo Elba. " IToewan !" kata itoe baron kapada hertog: »segala hambanja Sri Baginda boleh bersoekoer banjak. oleh kerna adanja kabar jang datang paling beo lakang dari poelo Elba Napoleon ada merasa kesal sekali, hingga badannja boleh djadi roesak." . IDan ia tjakari diri sendiri aken hilaugken tempo. " kata Baginda Radja. I'Ijakari diri sendiri?" kataitoe hertog : IApatah jang dimaksoed olèh toewank oe dengan sabda itoe?" 79 I '~I ~ lii de Blaneas herkata eerid:..Iiri : .Napojeon 1 1 I' I berba~îJ rendah 1" " sRendah betoei, Toewankoe hertog 1 kata Dan?ré: :lBelon barselang lama, baginda itoe memeriksa kaädaännja ia poenja balatantara, dan di i~oe .wakt?e ada bebrapa soldadoe kasih taoe padanja, Jang iaorang ingin poelang ka Frankrijk. Baginda lautas lepasken orang-orang itoe dari kerdjaän ~al~tantara, sambil bri pesanan pada marika, soe p~ a .Ia.orang pergi bekerdja di dalam balatantaranja la·o~ang poenja radja jang amat baik. Bagitoela~,~agmda itoe sendiri telah berkata. Toewan hertog. :I 'I'ah, Blancas 1" kata Baginda: :I bagimana kira- , moe sekarang?" :lHamba rasa, Toewankoe I" sahoet Blancas: »mantri politie arawa bamba sen?iri ~e~ah .dapat kabar salah: tapi dari sebab mantri politie tiada gampang bOleh kaliroe, maka tantoelah djoega bambamoe ini jang salah. Sedangbagitoe, T~e~a?~oe! baiklah djoega toewan tjoba dengar sendiri bitjara, nja itoe orang jang telah datang membawa wart:', dan hamba memoehoen dengan sangat, soepaJ~ toewankoe nanti trima orang itoe datang mengade~. :I Baik, hertog lil sahoet Baginda: :lkerua pernnntaänmoe 'kami nanti trima orang itoe dataug padakoe; aken tetapi,: biarlah kami bersadia doeloe. Toewan baronI apa kaoe belon mendapat warta jàng lebih moeda dari 20 Februari? Sekarang soedah ada 13 Maart." , 81 »Belon, Toewankoel" sahoet itoe mantri politie :tta pi hamba ada menoenggoe datangnja itoe. Dari s èbab pagi-pagi hamba soedah kaloewar, brangkali djoega warta itoe telah datang, salagi hamba tida ada di roemah." :lPergilah tengok di kautoormoe, dan kaloe belon djoega ada kabar jang datang, - maka biarlah," kata Baginda dengan tersenjoem: :lkaoe bikin sadja satoe. Boekankah bagitoe adanja kabiasaä.n?" »Tida sekali-kali, Toewankoe 1" sahoet itoe man. tri: Jsahari·hari poen ada banjak sekali orang jang datang membawa roepa-roepa warta, jaitoelah orang. orang jang mengarap dapat gandjaran, boekan aken kerdjaän jang ia-orang telah kerdjaken, hanja aken kerdjaän jang ia-oranq maoe perboewat. Marikaitoe ada mengarap sadja, kaloe-kalos nanti terdjadi satoe perkara ini atawa itoe jang tida didoega-doega, dan ia orang poenja omongan nanti djadi berboekti benar adanja dengan lantaran perkara itoe." »Baik," sahoet Baginda: Jsekarang biarlah kaoe l'.ergi tengok, kaloe·kaloe ada warta jang datang, ;"au biarlah kaoeingat, jang kami ada menoenggoe." »Dengan sigra hamba nanti kombali, Toewan. i.oe !" kata poela itoe mantri politie. »Hamba poen moehoen berlaloe, Toewankoe ! ..ken panggil itoe pembawa wartajang telah datang .lengan melaloei doewaratoes doewapoeloeh mijl Ii dalam tempo doewa hari lebih," kata Blancas. ' Itoelah membri tjape pada diri sendiri, sedang ,. ' AGIAN 2. 11 .-.' I 82 Ij III ada kantoor-kawat jang boleh sampeken warta de, ngan pake tiga atawa ampat djam sadja," k!lt< Baginda, ~ l Ach, Toewankoel djika demikian sabdamor toewankoe tjelah itoe lelaki moeda, jang telal. dataug dari Marseille dengan terboeroe-boeroe aken sembahken warta jang perloe kapada toewau. Orani itoe datang padakoe dengan teräntar oleh soeratnji toewan de Salvieux." - IToewan de Salvieux, orang astana soedara koe ?" - IJa, Toewankoe." - 10 , jat dia itoe poen ada di Marseille." - IDia poen menoelis dari sana kapada bamba moe ini.' - IApa ia menoelis djoega dari hal adau': , ro l, koempoelan djahat ?" - l'l'ida. hanja ia meminta dengan sangasoepaja hamba antarken toewan de Villefort kK::.\ hadepan toewankoe. " ,... '" - IToewan de VilIefort ! apa itoe pembawa wart~~:? ~ ada bernama de Villefort?" .l,_::,.p I - IJ a, Toewankoe!" t; ",t - IDan dia ini datang dari Marseille?" ; , . " 0' - IJa. Toewankoe ! 'i . -:... lAch, mengapatab kaoe soedah tida lanti .. seboet namanja I" ; ."~; ) .!-: i Hamba telah sangka, toewankoe tiada ken t: . . pada nama itoe." 83 - »Kami kenal betoeI, B1ancas! dia itoe saorang pendiam, berhati tinggi, dan ingiu sekali ternama besar. Demi Allah! kaoe poen kenal djoega bapanja?" - I Bapanja?" - IJa,' apa kaoe tida kenal sama Noirtier?" - INoirtier de Girondin jang diseboet djoega Noirtier de Senatenr? I Benar sekali. - »Dan toewankoe pake anaknja saorang bagitoe!" - »Kaoe merasaheran , sebab tida taoe bagimana adanja hal, hertog! Kami soedah bilang, bahoewa Villefort itoe ingin ternama besar; aken mengangkat diri sendiri, dia itoe tida nanti pandang satoe apa, hingga bapanja sendiri ia nanti tjilakaï djoega." - »Kaloe bagitoe, hamba boleh bawa dia ka sini?" - ISekarang djoega, hertog! Di mana ia ada sekarang?" - IIa menoenggoe di dalam hamba poenjakareta." - »Pergila ambil dia ka s ini I" ~ Itoe hertog lantas berangkat pergi dan sigra djoega ia datang kombali. Tapi sabelen sampe ka hadepan Baginda, ia mendapat sedikit sangkoetan: Villefort poenja pakeau tida ada sabagimana pakeannja orang jang pantas mengadep pada Baginda Radja, sebab pakean itoe ada berdeboe atawa koerang beresih, oleh kerna telah terpake bebrapa hari di. perdjalanan; maka kaädaäunja pakean itoe mener: . bitken amarahnja toewan Brezé jang ada djadi dengoeroes hal adat-lembaga: toewan ini tida maoe.: ; I ti I 84 mengarti, bagimana orang brani dataug aken mengadep pada Baginda, dengau berpakean bagitoe roepa, Sasoedah hertog de Blancas membri taoe, bahoewa Villefort itoe misti lantas datang mengadep oleh kerna adanja titah Baginda, baroelah toewan Brezé itoe membri idsin aken Villefort ber: djalan teroes. Baginda masih berdoedoek djoega di tampatnja tadi, dan satelah Villefort melihat kapadanja, ViIIefort ini poen lantas berdiri diam di 'dekat pintoeIMasoekI Toewan de Villefort!" kata Baginda' Imasoek sadja !" Villefort memanggoet, berdjalan madjoe bebrapa tindak, laloe berdiri dengan menantiken sabda Baginda. IToewan de Villefort!" kata poela Baginda: »toewan de B1ancas ada bilang pada kami, bahoewa kaoe ni ada membawa kabar dari perkara besar ?' IToewan hertog telah membrita dengan sabenr L nja, Toewankoe !" sahoet Villefort: »dan harul .' harap, jang toewankoe sendiri nanti barkata djo "5f bahoewa benar besar adanja ini kabar jang ha I: ol bawa." - ILebih doeloe dari segala perkara, Toewa~l 11; Villefort! biarlah kaoe bilaug pada kami, kaloe-kal benar perkara jang djelek itoe, ada bagitoe bes seperti orang telah bilangi kami." - IToewankoe! hamba ada rasabellar bagitoe , aken tetapi dari sebab .hamba telah berdjalan de- 85 llgan tjepat sekali aken datang pada toewankoe hamba haraplah djoega, jang bahaja itoe nanti ka: boeroe dipoenahken." - ITjeritakenlah sekarang samoewa perkara jang kaoe taoe, dan biarlah kaoe moelai dari awalnja itoe, soepaja kami lantas dapat warta jang beres." - IToewankoe l hamba telah terboeroe-boeroe berdjalan ka kota ini, aken sembahken warta pada toewankoe, bahoewa sedang bamba melakoeken djabatan, bamba ada dapat taoe hal adanja satoe koempoelan ' djahat, jang boekan sekali haroes dikataken satoe koempoelan sabagimana jang sering. sering telah terdjadi di antara orang-orang hina dan tiada berkoewasa, hanja satoe koempoelan besar jang boleb dioeparnaken dengan goentoer, dan koempoelan ini ada mengantjam pada tachta toewankoe. Napoleon Bonaparte soedah dandani tiga kapal-perang: bagiuda ini ada poenja satoe uiatan, jang brangkali djoega haroes diseboet niatan gila, tapi sagilanja djoega, boleh terbitken karoesakan besar. Di ini waktoe tantoelah diooga ia soeda berangkat dari Elba; tapi ka mana ia menoedjoe, itoelah hamba tida taoe; hamba doega. tantoe sekali ia bendak tjoba naik ka daratan besar, setaoelab di Napels, setaoelab di pasisir Toskana; brangkali dj óega di tanah Frankrijk! Toewankoe tantoe taoe djoega, bahoewa itoe Radja Elba ada poenja orangorang kongkolan.di Italië dan di Frankrijk?" • 81 86 "", -Ja, Toewan ! kami taoe hal itoe: belon lama orang telah wartaïn kami, bahoewa di Saint-Jacques telah ad~ himpo~nan-himpoenal1 dari orang-orang B9~apartlsch; tapi teroeskenlah tjeritamoe; tjara ?aglmanatah kaoe soedah dapat taoesekalian perkara Jang kaoe omongken itoe?" - -Hamba dapat taoe sekaliau hal itoe, Toewankoe! sedang hamba periksa di Marseille perkaranja saorang lelaki moeda, jaitoe saorang jang memang so:dah lama bamba ada intip-intip; orang ini ada *erltoeng pada oreng-orang Bonapartisch dan ada d~ad.i ?raug pelaj~rau; hambasoedah soeroeh tangkap dia nu pada harlau hamba berangkat dari Marseille. Orang ini telah pergi ka poelo Elba dan telah mengadep pada Groot-Maarschalk di sana. jang lantas titahken dia pergi membawakabar dengan moeloet k~pada sao~n~ di ini kota Parijs; tapi siapa namanJa orang nu, hamba tida bisa dapat taoe. Kabar jaug dibawa oleh orang pelajaran itoe, ada maksoadnja aken membri taoe, bahoewa sigra djoega Na. poleon nanti datang aken dapatken kombali karadjaännja jang doelee. Sekalian omongan ini, Toewankoe! telah terdapat olehkoe di dalam pemeriksaän." - -Sekarang di mana adanja itoe orang jang kaoe telah tangkap ?" - -Di dalara paudjara, Toewankoe I" -,-Apa kaoe ada rasa banjak koewatir, oleh kerna adanja itoe perkara djahat?" kata poela Baginda. • ~, sBagitoe banjak, Toewankoel" sahoet Viilefort : ;hingga sedang doedoek berdjamoe pada harlau lamba bertoendangan, hamba soedab berlaloe dari ~erdjarnoeän, meninggalken toendaugan dan se,'ialian sobat, dan eendoerkeu segala perkarasampe .lain tempo, soepaja lantas boleh berangkataken ,ampeken warta kapada toewankoe.' I -0 , ja! boekankah telah ada peruiatau aken b kawinan di. antara kaoe dan Nona de Saint lal ;.i ~tléran r - -Ja, ToewankoeI dia itoe anaknja satoe ~ mbamoe jang amat satia," ',' - sBenar sekali; tapi biarlah kita mengomong J ombali dari hal itoe kawanan djahat." I - -Toewankoe'! hamba selempang, jang kawanau /li}oe boekall kawanau ketjil, sabaglmana jang telah sfring terdjadi, hanja satoe pakoempoelan besar I ng berkoewasa besar sekali." j , »Di dalam ini tempo," kata Baginda dengan t'ersenjoem: »satoe niatan djahat ada gampang ter" (ljadi, aken tetapi soesah dipergoenaken ; kerna sa· . tlelah dapatken kombali tachta aki-mojangkoe, kita' l~rang soedah lautas menilik baik-baik pada tempo jjmg telah berlaloe dan kapada tempo jang bakal (Jatang; soedah sapoeloeh boelall mantri-mantrikoe aida beräti-ati sekali di dalam hal mendjaga tanaht.bnah pada pasisir Laoetan Tengah-darat. Kaloe l~onaparte dataug di Napels, kawankoe di sana , n\anti soedah bersadia, pada sabelon Bonaparte , I IIUCHAOIGOI! nKS T NOEN Of "iDtKEE RDQE&O DAWAOEO'UTOR WRONG8/IIOINO 88 Sllmpe di Piombino; kaloe ia dataog di Toska ia poen datang ka tampat moesoeh : dan saände datang di Frankrijk. tantoelah ia datang deng teman sedikit, dan tiada soesah aken kita kalahk dia itoe , jang memang ada terben tji oleh boer poeh-a. Maka biarlah kaoe senangken hati d djangan koewatir aken satoe apa, Toewan ! t maski bagito e, djanganlah loepoet kaoe mengara jang kami nant i beringat baik aken kaoe ini.' :t O, itoelah baron Dandr é jang datang kombal kata hertog de Blancas, Dengan sabenarnja djoega di itoe waktoe a kalihatan itoe mantri politie di hadepan piuto moekanja poetj at sekali, sedaog taogan uja ada dikit bergoemetar dan lakoenja seper ti lakoe ora jang bingoeng sangat. Villefort hen dak berlaloe, tapi toewan de Blanc kitjapi dia, soepaja ia berdlam. ] I 3 I b ~i I k ~ i. l~l J: tI :l .t l ·1 Jo è a t: 1 n \ ·..,- I -.. r . I , I I