SIGNATUUR MICROVORM BIBLIOGRAFISCH VERSLAG: BIBLIOGRAPHIC RECORD: • • MOEDERNEGATIEF OPSLAGNUMMER: MASTER NEGATIVE STORAGE NUMBER: IMM69C-IO 0 \1 5 KITLVlRoyal Nelberlands Inslilule of Southeast Aslan and Caribbean Stud les SHELF NUMBER MICROFORM: Grllr de Monte-Crl.to I branglnnjl A1nlnder Duma. ; IjerUoken dl lom bib. Melojoe rendlb dengin menoeroet djalon jang glm pong• • BIll\io : Kanseboom & Co, 1894-1899.- 25 dl. (1183 p.).; 16cm Vi nd bag. 11 uUg. door Albrecbt & Co AUTEUR(S) Alaxandra ouma. p.aud. van Davy da la Paill.t.ri. Ese mplaargegevons: l:. Aanw.: BO 1·25. ' Big 1-10 nlel uitleenbaar M SINO 0022 dl 24 Sign. Vin origineel: Sbelfnr. or orlgl nl l copy: M bb 0204 Filmformaat I Size offllm : Beeld plaatsing I Image placement : Reductie moederfilm I Reduction Masterfilm: Jaar van verfilming I Fllmedin : Verfilmd door bedrijf I Fllmed by : Sigo. van mJtrovorm: Sbclfnr. or microror m: M SINO oon dl 24 HDP /'-'16/ .mm COMIC I lIB \S : 1 2004 Karmac Microfilm Systems I hh I, 2 0 tt u 11 AAF D ~I 0NTEC E 11RIST 0 )L\ R A ~ G AS ~ J.\ ALEXANDER DUMAS DI TJER ITAKAN DALAM BAHA8A MELAJOE RENDAH DES GAS MENOEIWET DJALAN JANG GA)IPANO. ~ ~ BAG I AN 24. Il A T AYl A ALBRE CHT & Co. 1899. .. ~ , 'J • I • I BIBLIOTHEEK KITLV 1 1 /11 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11 1 1 11 1 1 1 1 1 1 1 I I I~ 0161 7776 1033 \ Ç Oe) 0'" benerlah toean Andrea poenja tjerita, aerta baraug kali ia bole mcnerbitken kasenangan antara sekalian pendoedoek. Roesoch itoe soedah djadi padem, hingga heran sanget toewan pendjaga itoe, dan ia lekaa pegang tangannja Andrea, serta di oesoet badannja , aken tjBri baraugkali ia ada pemake atawa apn-apa laen, hingga orang-orang jang sepcrti binataug dialang itoe bole mendjadi senang lagi. Andrea kira badannja di oesoet. 8ama sekali, mnka kcdengaran soewara orang men. djerit di depan hek: Benedetto, bertereaklah saorang inspeetor. Si Pendjaga lepasken toewan Andrea, jang berkata: Liatlah apa akoe bllang, akoe sekarang soedah dapet orang jang maoe omong sama akoe, Malint sadja apa orang bole hinain kaoem Oavalcanti. Andrea dengen sigra berdjalan kaloear, hingga mendjadi herannja orang pendjaga dan laen-laen temannja. Sebab soenggoe-aoenggoelah ia di panggil masoek kadalem tempat orang ketemoein, jang hendak bitjara padanja, Adapoen Andren tida sekali-kali merasa heran, se. bab ia orang tjerdik sekali, sedari dia sampe di itoe boewi la Force, maka ia tida seperti orang-oraug jang laen lautas menoelis kusana-kamari meminta toeloeng, padahal dia tinggal berdlam sadja, Dia telah berfikir begini: "Roepa-roepnnja akoe ini memang ada orongjang toeloeng, tetapi itoe orang maoe tinggal tersemboeni, kendatipoen ia sa'orang jang berkoewasa sekali, semoewa hal jang telah kedjadian, soedah mengoendjoeken itoe semoewa; liat sadja kakaja-an jang mendadak-dadak dateng dan sebagimana akoe tclah kaloewar dari pada segala soesah, namakoe jang di bikin-bikin, ia itoe nama jang begitoe tersohor, hingga mendjadi namakoe senMonte Christo 69 1034 diri, kamoedian nikabkoe itoe. Acb sajang ada ma. lang sedikit, ada sa sa'a t jang ornn~ penoeloen~koe itoe loepa'in akoe, hinggn mendjadi begini, tetapi beo Ion ilang penghnrepnnkoe, nkoe belon hole binasa, kendati terpalang sabeuta ran, mnsih ada pengharepan jang besar, Hoe tangen jnng telah meloepa'in akoe boewat sedikit ari , in itoepoen djoega nan ti dateng angkat sama akoe dari pada kasoesa han ini. Boewat apa akoc maoe berduja-oepaja, sebab akoe taoe tentoe, tangan itoe nnnti dateng. Tangan itoe ada doewa djalan boewat toeloeng sama akoo; jong satoe, aken tocloeng akoa Iari dari sitoe dengen diam-diam, atawa ia bikin dengen koewasanj a oewang emas, soepaja akoe di lepas dari per. toedoeban. Sabolonnjn akoe dapat taoe tentoe, jang akoe poenja penoeloeng soedah lepas tangan dari akoe, maka akoe bolon maoe tjari daja-oepajasendiri. Dia soedah kenal betoeI sengsaranja hoewi, jang terlebi berat lagi dari boewi ini. Adapoen bahna dia soedah biasa idoep senang dan makan minoem enak, maka itoe dia merasa kikoek djoega aken bertempat begitoe mesoem. . Djoestoe di waktoe ia lagi berfikir -fikir begini, maka kadengaran itoe soewaranje inspecteur jang memauggil padanja masoek ka karnar bitjara. Andrea merasa atinjn seperti maoe berlontj at dari sebab kagi rangan. Begini waktoe masih terlaloe pagi boewat hakim dateng memeriksa, ada posn boewat doktor atawa directeur soedah terlaloe siang, dja-ti tida bole laen jang dateng, aken bitjara sama dia tjoema itoe Ratoe orang penoeloengnja. ' Di blakang tralie-tralie dari kamar tempat bitjara, maka Andrea ja ng terlaloe kepingin liat ora!lg jang menoeloeng begitoe banjak padanja, telah tida me. 1035 liat laen orang tjoema kepalanja Bertuccio jang begitoe tjerdik, maka Bertuccio poen heran sanget, meliat sama Andrea di blakeng rcedjie-roedjio beai, seperti di dalem koeroengan binatang djalang, "Ach, herkata orang [ang berharep keras, abis sama sekali ilang pengaharepan, ia kira aken ketemoeitoe toewan jang berkoewaea dan berhart a, ahis dia liat moekanja Bertucoi o. "Selamat pagi, Benedetto," berkatelah Bertuccio dengau soewara jang njaring. "Angkau?" bertanjah Andrea dengan takoet dan dengan memandang kanan kiri. "Angkau tida kenalin sama akoeP" berkata Bertuccio. "Sst, sst! berksta Andrea dengan plahen-plahan, sebab ia taoe betcel jang tembok-tembok di sitoe, se· perti orang, ada koeping dan mata: "Astaga, djanganlah mengomong begitoe keras- keras." "Angkau tentoe maoe mengomong sama akoe ampat mats boekan? bertanja Bertuccio. ,,0, j a, kaloe boleh akoe kepingin sekali, tetapi terlaraug. tida bole, "Ach, gampang." Bertuccio kaloewarin satoe potong kertas dari dalem kantongnjo, ia panggil sa·orang pendjaga [ang bediri mengintip di depan raam katja di pintoe. Si pendjsga dateng, abis Bertuccio bilaug padanja: "batja ini," Andrea tanjaken: "apa itoe jang dia batjaP" "Ja itoelab prentllh aken kasi permisBie angkau beromong-omong aropat mata sama akoe." "Ha," berkatah Andrea dengan girang, Bembaring berlompat.lompat, abiB ia doedoek, maka katanja dalem diri: "Na, lagi-Iagi itoe orang jang tersemboeni jang 1036 1037 toeloeng sama akoe. Orang maoe mengomong sama akoe, dengan ampat mata sudja, itoe tanda jang ada hal rahasia, Ini sekali akoe nanti taoe apa mist i bikin, Bertuccio tentoe di kirim oleh itoe orang penoeloeng akoo. Si pendjaga prikaa-prikea doeloe itoe soerat bersamasama dia poenja loerah, soedah itoe, maka Andrea dapet permissie Mik ka atas loteng, aken bitjura ampat mata sam a Bertuccio. Girang Andrea boekan alang-kapalang. Kamar itoe bagoes dan bersih, poetih di sapoe kapoer, maka itoe senanglah pengliatan orang, Di itoe katnar ada tempat tidoer, ada medja, ada korsi, ada dapoer boewat bikin panas itoe katnar di moesin dingin. Bertuccio lantas doedoek di korsi; Andrea doedoek di pinggir tempat tidoer dan si pendjaga pegi tinggalin orang berdoewa itoe sendirian, Maka Bertuccio moelal berkata: "Na beromonglah apa jang angkau soeka maoe berkata." "Na, angkau bagimana P" Berkatalah Andrea. "Angkau bitjara lebi doeloe, berkatalah Bertuccio. Wah, boeken, angkaulah jang harces kasi taoe sama akoe segala kabar jang baroe, sebab ang kau jang dateng tjari sama akoe. Baiklah! Kaloe begitoe augkan soedah bertambah tambah perboewatan djahat moe, angkau telah memboenoeh dan merarapok. "Begitoe? Kaloe angkau dateng di sini dengan niat boewat ~jerita segala begitoewan pada ak oe, tida oesah angkau bikin soesah-soeeah boewat adja k sama akoe beromong-omong dengan ampat mata. Itoe semoewa akoe soedah taoe loear kepalaj aken tetapi ada masih laen hal jang akoe tida taoej lebi baik inilah kita omong-in, siapakah soedah aoeroeh padamoe dateng kemariP" " Ha! ha! toewan ada ter laloe keboeroe napsoe, djangan begitoe Benedetto." "Benar apa tida, anggoeran dja ngan omong-omong kosong. Katakenlah aiapaka h jang aoeroeh padamoe dateng kemari?' "Tida satoe oran g." "Bagimanakah ang kau taoe, jang akoe ada di dalem pendjara?" "Boekankah akoe soedah lama kenalin padamce, doeloe di Champs Eljjseee, kendati angkau berpakejan bagimana tjakep lagi, dan angkau doedoek dalem kreta pegaug les sendiri," "Champs ElUsées! Ha! sekarang ampir sampe di mana akoe maoe dateng. Champs Eljjsee s, haiklah, kita beromong-omong dari akoe poenja papu, kan P" " Na, akoe ini aiapa?" "Angkau toewan, angkau ini akoe poenja papa piarah, Tetapi menoeroet pengrasa-ankoe, boekannj a angkau jang soedah kaaiken padakoe bilang ratoes riboe frank, jang akoe bikin abis dalem ampat lima boelan; lagi poen boekannja angkau ini jang bikin akoe dapet papa orang Italia-an [ang bangaawan; djoega boekannja angkau inilah, jang bawa akoe beladjar kenal sama orang besar-besar, koetika di pang· gil rnakan di Auteuil, jang sampe sekarang akoe masi rasa-in enaknja, di mana sekalian bangaawan di ParUs ada berhadlir, serta pr ocureur karadja-an djoega ada bersama-aama, dan akoe soenggoe menjeael sekali, jang doeloe akoe tida beladjar kenal lebi baik lagi aama dia, kaloe tida sekarang ini, tent oe ada djoega goenanja bagi akoe. Djoega boekannja angkaulah jang djadi tanggoengau boewat akoe sam· pe dapet doewa miljoen, koetika ak oe dapet tjilaka, orang dapetin sama akoe. . 1038 Berkata.katalah toewan koe jang terhormat I" "Apakah angkau maoe akoe bilsng." "Tadi papa piara jang terhormat, papa beromong dari Champs EI!iseesl" "Abis." "Di itoc Champs EI!isces ada tinggal satoe toewan jang hartawan sekali." •Ja, dimann angkau mentjoeri dan memboenoeh, boekan?" "Akoe rasa betoei." "Graaf de Monté Christo." "Ja itoe dianja angkau seboetken namanja, ach sekarang ini soedah tida salah, akoe misti lekas pegi ketemoein, pegi peloksama dia, aken mengocndjoeken tjintll akoo pada papIlkoe, ja akoe poenja papa." "Eehl" berkata BOl'tuccio djangan kita memaon, dan djanganlah kita B eboet itoe nama di sini, seperti angkau seboetken tadi." •O!" betkata .Andrea jang mendJadi bingoeng se. sedikit, dari sebab dia dengar soewaranja Bertuceio, jang ternjata menghol'matin sanget sama Graaf de Atonte Christo, "kenapa tida bole," "Sebab orang jang pake nama itoe, terlaloe di sajang oleh Allah ta-alah, aken bolo kita kataken ia. nja papa dari saorang bangsat,sepcrti angkau .Andrea." "Astaga, perkata-an itoe terla!oe amat." "Ja, dan lagi apa jang bole djadi kasoedahannja, djikaloe angkau tida djaga betoel." "Aai, angkau mengantjem.antiem, ach tida bere goena boewat akoe, sebab akoe tida pel'doeli.in segala antjeman, akoe nanti bilung • .. .. "Angkau kiraiang angkau ini lagi bergaoelan sama segala koe~iatji-koetjatji, bel'katalah Bel'tuccio dengan aabar, tetapi dengan soewara heibat, aerta ia '"' . / -. . ~ 1039 mcmandang Andrea, hingga ia ini meraea gemeteran sampe di toelang soemsoemnja, nngkau kira bangaat. bangsatlah, seperti teman·temanmoe jang ada di dalem boewi? Djangan angkau pikir bogitoe. AngJmu ini ada Qalem tangan orang jang tcrlaloe berkoewasa. Ia maoe toe IO(ln~ padamno, dnri itoe trima dengan haik. Ingat djangan maen aama bIcdek, jang eekarang maoe toeloeng padamoe; ati-at] djangan nngkau melawan." "Akoe pocnja papa, akoe maoe taoo aiapa akoa poenja papa I" berkata Andrea dengan keras ati; biar akoe binasa tida akoe perdoeli-in sebnb akoe misti taoe dia siapa. Apa akoe maoc perdoelian ma. loe? Apa lagi akon maoe pandnng nama kahormattan dan laen-laon. Tetapi angkau, ja angkau sekalian jang di leewar tempat ini, angkau bole dapet mnloe, angkau jang roegi biar hrapa miijoon lagi kakaja-anmoe. . äch, bilaug soedah siapa -akoe poenja papa?" . ."Na, itoelah sebabnja mengapa akoe dateng, akoe lD1 dateng boowat kaai taoe padamoe siapa orang toewamoe Iaki-laki ." . "Ha !". herkatalah Andrea dengan mata jang ter. amat gll'llng . Tetapi di itoe koetika djoega, maka pintoe kamar di boeka, Cipier kataken pada Bertuccio: "Ma-af toewankoe. Hakim rechter Commiessaris soedah dateng. .Andrea berkata pada Bertuecio, ini sekali pepriksa-an pengabisan; acb tida maoe dia di samber ki. lap, jang dateng goda pada kita inL" "BeRok akoe nanti dateng lagi ," berknta Bcrtuccio. "Backlah ," katania Andrea ," toewan.toewan opas, marilah akoe soedah sedia. O. ja, toewankoe toe. 1040 loenglah tinggalin di kantor griffier bareng sepoeloe oewang kOertas dari sepoeloe ~~ank, aken akoe beli apa jang perloe boewat akoe. . Baek akoe nanti aedia-in, herkata Be!tucClo. Ändre~ kasi tangan padanja, abis Bertuccio boenji-in doewitoja di kantong. Na itoelah jang akoe msoe berkata An~rea. Koetika Andrea masoek kadale~ kreta, j ang seperti koeroengan matjnn ake~ pegl. ka~an~or 'k m:.~a a kerkata: "Aai, apa akoe tida khroe . ae 1 a oenggoe sampe besok." . " Toewan Bertuccio sampe besok Ja? Baek sampe besokiah. LXXIX . HAKI M. Orang pembatja masih ingat, jang di waktoe Va lentine mati, toewan pendita, abbeede Bussoni, tinggal sendirian di dalem kamer mati, bersoma.sama toewan Noirtier, hingga kadoewa orang inilah, jang djadi pendjaga maitnja Valentine. Oraug satoe tida taoe apa lantaran atawa apa sebabnja, setace dari pemboedjoek dan penghiboernja toewan pendita, se.. taoe dari apal tetapi orang semoewa mendjadi beran, jang toewan Noirtier, sasoedabnja bersama-aama itoe satoe walem dengan toewan abbee, maka toewan Noirtier mendjadi sabar, sedang bermoela.moela, sa. lielonnja ia beladjar kenal sama pendita itoe,ia soedab tida brentinja marah sadja, Toewan Villefort, tida dapet liat sama toewan Noirtier dari itoe pagi. Semoewa boedjang.boedjang di roemah soedab di ganti. Toewan ViJlefort, sama seperti toewan Noirtier, soedah dapet djongos jang laen; doewa boedjang perampoewan bekerdjn men. djaga njonja Villefort. Semoewanja koesier dan pen. djngs pintoe pada di gantiken. Lagi sedikiet ari hakim besar nanti docdoek dan de Villefort tinggal di dalem kantoornja di kamar roemah boewat bikin tjoekoep pertoedoehannja pada pemboenoehnja Caderousse.lni perkara, sama sadja seperti jang laen-Iaen, dalem [aug mana toewan Monte Christo ada bertjampoer membikin antero negri mendjadi heran. Moute Christo 70 1042 Keterangan tida tjoekoep, sebah tida ada laen, ma- laanken doewa tiga garis toeliaan dari pada saoraog bekas bangaat besar [ang lan dari boewi. Dalem itoe soerat, ia kasi salah tcmannja eoedab boenoeh a padanja, sebab i, bersakit ati dan hendak m em ~ole~ padanja, serta itoe pemhoenoeh d?eloe temennja ~ I dalem boei. Malaenken doega-annja toewan magistraat ada tetap; Procureur keradja-an brani tentoein, jang si Benedetto, ialah pemboenoehnja. Oleh kerna itoe maka de Villefort jakinin aabole-bole, boewat bikin terang pertoedoehonnja, djad~ i.a besemb~eni ~adja didalem kamarnja boewat kerdjain pakerdja-anje, Laen dari itoe, poen ia sengadja bersemboeni, sebab ada berpoeloe orang dateng minta kaartjis boewat masoek nonton. de Villefort ampir tida kaloewar-loewar. Sekali prestlwa, djoestoe padn hari di moeka Benedetto dapet tetamoe. dongen B~rtucci?, dan ia i~~ tjerit ain dengan pandjaag dan njata, slapa bs panja Benedetto, maka de Villefort berdjalan kaloewar makan-makan angin. Ia soedah berdjalan meendarmandit ada doewa-tiga kali, sama sekali ia meraandang ka djoeroesan roemali di mana anaknja baroe poelang dari sekola, Abis sembaring meliat begitoe, maka de Villefort dapet liat toewan Noirtier. jong doe. doek di depan djendella sepcrti sari-sari, di dalem korsi pandjangnja. Kaliaten matanja toewan Noirtier memandang ka satoe tempot sadja dengan moekanja asran, seperti orong teramot maranjo. de Villefort tjari taoe opa di pandaog begiton keras oleh toewan Noirtier, maka di liatnja jang itoe mata memandang begitoe keras dengan sanget bentjinja, soma njonja Villefort jllDg lllgi maen soma anaknja di dalem ke· bon bertetawa·OD. Villefort mendjadi poetjet, sebab dia mengarti apa kabendaknja toewan Noirtier. 10·13 Njonja Villefort [ang tida taoe ia di pandang, se· perti terpandang oleh binatang boewas, jang hendak manerkam dia, selagl maen sama anaknja dongan manis, seperti saoraug iboe jang tjinta anaknja, lfaka Yillefort djoega dapet liat jang ia sendiri sekaraug kena di pandang oleh toewan Noirtier , hiugga Yillefurt ampir tida mudjoe lagi baraug satoe tindak. Villefort tida maoe tinggal lama-an di loewar. Ia berdjaluu pclahan-pelah un ka roemah, maka ia tida braoi angknt moeka, schab di rasanja pemandangan toewun Noirtier itoe seperti sinar api jang membakar, Sabah dalem pemandangan itoe, seperti orang toewa itoe houd ak menoendjoek hati dengkiuja, seporti ia hendak kasi ingat sama Villdo rt pada oetangnja jang belon terbajar, Sombaring berdjalan masoek, maka Villefort berkata dalem diri: "baiklah toewan sahar sadja lngi satoe har i, apa jang akoe bileng satoe kali, tida bolo terebah lagi." Villefort mussoek lagi ka. dalem kamar nja aken hekerdja. Di waktoe malem, somoewa O :111g scedah tidoer I' poclos, tetapi Villefort sendiri tidn tidoer, ia. tiuggal sampe besokan psgi membatjul segalu roopa pepriksaan, soepaja bolo di banning sama laen-laon pepriksa-an," -. .,' aken membikin terang benar perkara ini, Pada kaesokan hari, ia Hoe hari Senen, maka pengadilan nanti moelui doedoek, Villefort poenja ati tidll. terlaloe girang, ia tidoel' subentnran, tetapi ia tida bisa tidoel' senang, sama sckali ia knget, soedal. lama pll ~i. Mska kaltlnja: Nah ini hflrilab, mnka pcdllugjang teradil baklllan di ~hoenoe8 uken IllemllillaBs·in orang jong bersslah. Ia sepel'ti maoe D1l'mandl1l1l; ka atas, ka djondella tempat docdoekuja toewan Nojr~iel', bocwIlt mengoen- 1044 1045 djoeken jang soenggoe ia, Villefort, procureur ka. radja-au , ingat soempnhnja di itoe psgi. li l a," toewankoe berkatalah Villefort dengan pelahan djangan selempang, Ach sanget berat ia meraan kepalanja, ia berdjalan meenda r mandir aken tjari senang. Ia laloe doedoek di bangkoe jang pake bolsak, totepi ia tida bisa senang dengar soewarn. or ang riboot di dalem roemah seporti sari-sari, orang boeka toetoep kamar djeudella ata wa pintoe. Kadeng are n soewara lontjen gnja njonja Villefort, jang memauggil baboenj a, kadengeran soewara anaknja j ang bangoen dengan giraug. de Villefort laloe gojang lontjeng, maka dengan sigrah djongos baroe masoek bawa soerat-soerat kabar jang baroe-baroe, beraama-sama satoe maagkok tjoklat. "Apa angkau bawa boewat akoeP bertanjalah de wan Noirtier, Tetapi in tida djoega matl, Hoe tjoklat boekan beratjoen, M ukn Villefort hedlri dengun mesemnja jaug toramat heibat, menakoetin orang, Koetika waktoe orang rnakan pagi, toewun do Villefort tidn kaloewar rnaka n. Itoe djongos dateng mnsook hl dalem karnar toewannja aorta kntanja: "Njonja floeroeh kaai taoe sama toewan ini poekoel sebelas, dan poekoel doewa belas nanti toewan soedah misti berhadlir di tempat hakimhnkim be rsidaug ." "Ahia keuapa? " bertanjalah de Villcfol't . Njonja tida berpakejan dun soeda kloear sekarang, njonja soeroeh tanja, apa njonja misti toeroet sama toewan apa tida." 11 Toeroet kemana P " llPegi ka gedong bitjara." ~ Boewat apa P " "Njonja bilaug jBng njonja tnrlaloe amat kepingin bersama-eama liat djulnnn ja ini perkara. "llegitooP" berkutalah de Villofort dengan soewara keras, "njonja kepingi o liat ?" Djongos itoe mondjadi ksget mendongar soewara nja, tocwan de Villofort, ia moendoer satoe tindak abis katnnja: 11 Kuloe toewan maoe brengkat nanti 88jfl kasi taoe sama njonja." Villefort berdlam sabentaran, in garoek moekanja, jang poetjat .lang mendjadi terlobi heibat, sobab Villefort. 11 Tjoklat satoe mangkok! nAkoe tida minta tjoklat. Siapa si [aug begitoe mendjagai akoeP" "Njonja. NJonja bilang, jang toewan tontoe misti omong banjak dalem ini perkara, ,kerna itoe njonja bilaug baik toewan minoem baraug-barang jang bikin segar dan bikin koewat orang: Abis itoe boedjang taro itoe mangkok perak jang teraepoeh emas di ataa medja, iang ponoeh Boerstsoerat laloe ia pegi dari sitoe, Villefort mernandang itoe mangkok, abis ia angkat terces di minoernaja sampe nhis sama sekali, 8eperti orang jaag berharep keras, [ang itoe minoeman ada penoeh rat.loen, eoepaja lantaB ia bole d.lato djadi mait, dan ia terlepas dal'i pada mendjalanken bwadjibannja, seperti Boempahnja Bama toe- .J brewo knja j sn g itnm moelues . ~ BHang sama njonja," berkatalah de Villefort, jang akoe maoe boromong sama njonja, akoe minta biar njonja nantiken datengkoe di kamarnja. "Baja toewanl" Kaloe B oednh, lekss angkau balik boewat tjoekoor dan kaBi pake sama akoe. Itoe djongos kaloewar, abis ia dateng kombali, ia 1046 tjoekoer dan kasi pake sama toewan de Villefort. Pakejannja semoewa serebs. itam. Koetika abis pakein toewannja, make. katanja pada de Villefol't: ' .Njonja bileng [an g njonja bernanti sampe toewan soedah abis berpakejan." ,,'Baile akoe Iantas dateng." Maka do Yi llefort pegi ka kamar njonja sembaring mcmbawa soorat-soerat pepriksa-an perkarn Benedctto, jang hendak di priksa ini hari. Di depan pintoe kamer, maka ia brenti sabent ar, aken seka kringat moekanja, abis baroe ia boeka pintoe. Njonja de Villefort lngi doedoek di sofa sembari memboeka- boeka scerat-soerat kabar dan boekoe-boekoe,jang Bi Edunrd maoo robok-robekin sad]a, sabelennja mamanja batja. Njonja soedah harpakejan, aken berdjalau-djalan, topinjn ia taro di atas korsi , tetapi seroeng tanganaja masih di pake. "Ha! toewankoe soedah detengl" berkata njonja. dengan soewara jang sabar, "la-ïlla! kenapa toewan poenja moeka begitoe poetjat. Apaknh toewan tida tidoer-ti doer samalemsn memikirin perkara jang ini bari ? Kenapa tadi toewan tida dateng makau ? Na apa tocwan mnoe adjak sama nkoe upo. tids, apakab akoe sadja sendiri nanti pcgi sa ma Eduard?" Njonja telah bertanja begitoe banjak pertanja-sn, tjoema aken mend epet penjaootau, tetapi toewan do Villefort poonja roepa seperti patt ocng ~ari ijl! jang dingin, ia tinggal berdlam tida bcrktltB -kata. Sama seknli katanjll., dengan memandang Edullrd, seperti O ang jallg roemerollt.altkcll parcntnh jang tida dil· l' pet bi hantahi lagi: "E,lul\rd, ptlgi' maen di loewar, anak, skoe misti omong salllll. mama." Njonja do Villefort teramat kaget mondengar soewara ini memerentahken Eduard kaloewar . 1041 . Tetapi ~duar~ aD~ka.t moeka memandang mama; DJa, tetapi koetJka dl liatnja jaDg mamanja tida berkata-kata, aken perkenanken prentahnja de Villefort malen Ed~ard t?ro.es motel-motellin kepala soldnd oe~ .soldadoenja dari bron. "Eduardl" .berkatalah Villefort dengan begitoe keras 6llmpe ltoe. anale terkedjoet; angkau tida de. ngar katakoe? AJo kaloewar!" Hoe ~nak jang tida biasa di begitoe-in oleh saorang dl ~al ero roemah, mendjadi poetjetj tida ketaoew.an dia ~oetj et sebab marah atawa sebab takoet. ..AbI9. papanJll dnte~g deketin padanja pelok tjioem djidatnja ~erta kataaju dengan manis: Ajolab Eduard » kaloewar [a]" 'Maka Eduard kaloewar. "Ja Allah," herkata njonja de Villefort sambaring ~emand ang soewaminjn seperti hendak di temboesin dl dalem ati, aken tjari taoe apa sebabnja ia begitoe ' "angknu kenapa toch?" Mak~ bert~njolah de Villefort dengan soewara jang tetep, .J~ng ~lada roengoendjocken sedi, dengan tida merob~tJa~o'lD laen-laen hal sembari bediri di hsdepan nj?njB demi~ian ~atanJa: "Njonja, dimana angkau 8J~pen. ratjoen itoe Jang biasa augkan pnke?" . Apabll~ dl dengar njonja pertanja-an ini, maka dl r~sanja B~porti ia roanbles kadalem toedjoe lapis boe~ll, rasanja. seperti soewatoe kidangjang terbooroe mat~an ~esal', Jang soedah dapet baoeoewap napasnja matjan jang aken menerknm padanja, Doekan 8~e,!al'~ orang beromong, boekan soowara oran ~ mendjant, jllDg di dangar keloewar dari njonja ~oenja moeloet, tetapi eepcrti soewara kidangitoelah J ~D~ soedah kena kepegang matjan. Njonja poeoja tJshJs moeka poetjat seperti tjahja mait. 1048 1049 "Toewan" berkatalah ia, ,eaja tida mengarti katanja toewan." 1.'adi njonja bangoen dengan kaget, tetnpi sckarang bahna kalemesau, ia djato terdoedoek lagi serta mendjadi lerlehi takoet lagi, . •Njonja, akoe tanjn 1 11gi," berkata de Yillefort, dengan sabar, di podjok mnuakah njonja simpen itoe ratjoen, jang njonja soedah pake boewat meratjoenin toewan dan njonja de Saint Meran, Barreis dan akoe poenja anale Valentine?" "Ja, toewankoe," berkntalah njonja de VilIcfort dengan remas-remes tangannja, "Apakah toewan bHang?" "Ingatlah tida pantes bagimoe aken menanja, ... njonja, sedang angkau sendiri di tanja. " "Apa soja ini misti menjaoet pada saja poenja soewami, apa pada hakim toewan de YillefortP" berkata njonja dengan plahan. "Mendjawab pada hakim, njonja, betoei sekali hakim." Njonja mendjadi terlebi keras poetjatnja,oe djoeng idoengnja ketarik naik sepcrti l}1 uit, matnnja soedah tida bertjahja, ia berkringut seloerooh toeboehnja. Ja toewan, toewaal berkatalah njonja de Villefort dengan pelahan, lebi dari itoe ia tida bisa berkata. "Njonja tida menjaoet?" bertanjalah toewan hakim, Abis dengan soewarn dan mesem jang ter lebi tadjem lagi dari piso jang baroe di asa, maka katanja toe. wanprocurem' karadja.an j bener, njonja tida menjang. kal." Njonja de Villlefol't bikin S8mB tangannja seperti orang jang menolak barangjang tida bener. Memang binr .bagimana djoega, angkau soedah ti da biss menjaDgkal lagi, berkatalah de Villefor dengan melondjorin tangannja, seperti aken menangkep orang jang bersalah, aken di seraken pada pengadilsn; angkau telah soedah berboewatini kadjahatan sekalian, dengan tida sekali ada maleemoe. Bascedahnja matinja toewan do Saint Meran dan njonja de St. Meran, akoe soedah merasa, [ang di dalem roemah ini ada satoe orang toekang meratjoeni, doktor d' Avrignii soedah tegorin sama akoe; abis matinja Barrois, maka adalah satoe crang jang akoe doega, tetapi biar apalah kiranja akoe di ampoeni Toehan jong Maha Moelia, sebab akoe doega salah sekali, 'I'etapi sasoedah matinja Valentine, maka akoe poenja doega mcndjadi tetap sekali, soedah tida ada koewatirnja lagi, njonja, dan boekan akoe sadja jang mendapet doega-an begitoe, pada hal laen-Iaen oraog semoewa bersatoe ati sama akoe, tida boleh orang laen jang meratjoeni, dari itoe poen doewa pe· ngoendjoekan dan laen-laen lagi jang menjataken kaealahan ini, uanti membriken hal ini terlebi trang, maka djangan kira njonjaakoe poenja soewami, akoe nanti toetoep mata, boekan, akoe ini hakim jang berkata kata sama orang jang bersalah, "Njonja de Villefort [ang masih moeda, toetoepken moekanja sembari berkara deoganpelahan-pelahan. "Ja toewankoe, minta djaoganlah pcrtjaya barang jang tida bener itoo, . Apa angkau soedch djadi penakoet?" berkata de Villefurt. "Memang selamunja akoe bekordja men· djlldi hakim, akoe liat jang oraog·orang toekang meratjoeni penakoet sekali. M.aslt angkau djoega begitoe? Angkau ini jang tiada mel'ssa takoet, aken meratjoeni doewa ol'ang toewa dan tida ta.koet roeliat anak pram· poewiln moeda mati di l'atjuell, 1l11gkltu lick:lrull g lier· 310ute Chri.te 71 1050 1051 hati ketjilP "Ja toewan,ja kenaps toch begini toewan. "Mll8akah angkau ini takoet, betkatalab de Villefort dengen napsoe msrabujajang somangkin besar. "Ang. kan ini [sng tabah atinja, aken meliat orang melawan datengnjamaoet, sebab ia mati kepaksa dengsm ratjoen; angkau ini [ang itoeng aatoe-eatoe menuut dari oemoernjn oreng jang ampir mati; nngkau jang begitoe pandé menjediaken ratjoen[aug moestadjap, jang bisa sekali memikirin aken berboewat kadjahetan jnng amat boesoek itoe, masalah angkau ini tida fikirin djoega apa jang nanti bole kedjadian,djikaloe perboewatanmoe ketangkep? Itoe soewatoe baraug moestahil. Tentoe ada Iagi ratjoenmoe, jang terJebi keras, jang terlebi mandjoer aken mendjadi penoeloengmoe, melepasken dirimoe dari tangen pengadilan. Memaug ada angkau simpen ja njonja? Akoe berharep sanget, jang njonja tida meloepaken aken singkirin ratjoen itoe aken pakejan sendiri." Njonja de Villefort remas-remaa tanganaja laloe djato berloetoet, seperti orangbersoedjoed di hadepen soewaminja. . Maka kata de Villefort: "Akoe taoe, akoe taoe," benarlah angkau mengakoe, itoe ada baik, tetapi pengakoewan jang begitoe, jang dateng pada penga· bisan, kaloe pesakitan soedah tida taoo lobang, aken melobos boewat bebas dari hoekoemannja, penga· koewan. begitoe, tiada membikin enteng hoekoemannja orang jang bersalah itoe. "Hoekoeman!" hertanja njonja de Villefort, "hoe. koeman, toewanP Soedah kadoewa kalinja toewan se· boet ini perkata.an hoekoeman." "Soeda barang jang tentoe sekali. Apakab dari scbab ampat kali angkau berboewat kadjahaton itoe bingga angkau kira jang .sngkau nanti loepoet dari pada hoekoeman? Apakah baraugkali angkau kira mentang-mentangnja angknu poen]a soowaml diadi hakim besar,j ang membri hoekoempadaornug[ang bersalah, angk au bakalan tida bisa kena kelanggar hoekoeman? Kliroelah augkan njonja, tida begitoe. Bijar siapa poela, nistjaja landesen pedang legodjo, ia itoelah bagiannja si perampoewan peratjoen,apa lagi kaloe perampoewan itoe tida djaga lebi doeloe, aken sediaken boewat dia, ratjoen jang terlebi mandjoer lagi, aken melepasken dirinja dari pada tangannja algodjo. Njonja Villefort mondjerit keras, seperti katja djato di batoe soewara djeritnja, dan moekanja ternjata 80 ' kali kaliaten jang ia teramat takoot dan ngori. "Njonja, ach, djanganlah takoot sama pedang 10' godje,jang teramat tadjem dan besar," bertanja de Villefort, soedah, akoe tida maoo bikin maloe sama njonja, sebab akoe poen kena maloe djoega; tida beo gitoe,akoe barkata-kata tadi sampe terang, hingga njonja misti mengarti, jang njonja tida oesah mati dalem tangan legodjo." "Soenggoe akoe tida mengarti katanja toewan, herkata njonja do Villefort dengan terlebi takoetnja. "Akoe maoe kataken, bahoewa isterinja aaorang hakim besa r, .lang pertama di dalem iboe kota ini, tida haroes menodahken nama soewaminja.jang baik, jang poetih bersih, hin~ga anaknja djoega nanti ke· na kotoran maloe itoo." "Tida sekali·kali I 0, tidal" "Kapan njonja borkata begitoe, sjookoerlab, per· boewatan njonja bole di poed ji, akoe bilang banjak trima kasi pads njonja." "Toewan bHang trima kasi, boewat apa? "Boewat apa jang njonja bHang ta,di." ll' 1052 1053 .,Apa, Rib akoe bilang? Akoe poeaju kopala poesing sekali, akoe tida taoe apa akoe aoedah bileng. "Ja, Allah, Ja, Rabi!" Maka njonja Villefort berdiri dengan ramboet teroerei dan' moeleetuja berboesa, "Njon.ia belon djawab pertanja-ankoe, jang tadi, 11 Di mans njonja simpen itoo ratjoen;jang njonja biasa pske?" Njonja de Villefort mendjoongdjoeng kadoewa hila tangannia, seperti aken minta kaslhannja AIlah jang Maha Toenggal. "Ac.h, toowan, tida, toewankoe tida nanti sampe ati boekan P" "Ja, akoe tida sampo ati njonja, aken liat njonja mati di dalem t angan lozod]o, mengarti?" ".Ja, toewan, ampoenlsh, ampoeu berlboo ampoen! djoengdjoengankoo, ampoenilah !" "Apa jang akoe mengahendaki, ia itoe tida laen tjoe. ma ka-adilan, Akoe ada di dalem doenia, aken meng. hoekoem, njonja, bèrkatalah do Villefort dengan mata menjalah; "Kaloo laen porampoewan apa djoega, kendati dia ratoe seka lipoen, tida oeroeng akoe nanti kirim dia pada legnd]o; adapoen nngkan ini njonja dapet djoega akoe kaaiani. Ingetlah sama njonja eendiri, jang akoe kasian, boekankah njonja adn djoega simpen doewa tiga totes dari pada rati oeu itoo jang sedap acta terlampen mandjoernja? ",Ta! l\[Jlulana ja Toehan, ja Ihbi ja djoendioeugnnkoe, ampoenilah akoe, iboe anakmoo toewnn, biar apakah kiran.i a !\Ilmboenglah djiwakoe, biar koe idoep," "O! akoe tida njana, jang angkau bogitoe penakoet iberkata Villefort. Ingetlah toewan, akoe ini angbu p')cnja isteri, boe dui pÜJ 8lj!c:Jue to~wlin." "Angkllu perampoewan peratjoen 11 "Karna Allah?" .Boekan!" "Kerena tjintamoe bagikoeP" Boekan, boekan!" ,,[erna. anak kital ach binrlah akoe idoep boewat kita poenia anak . 'I'ida-tida, koe kataken pada moe tida bole, djikaloe akoe kasi tinggal angkau idoep, maka dia poen angkau nanti boenoeh djoega dengan ratjoen." "A.koe memboenoeh anakkoe jan g sahidji? Ach moestail, betk ata njonja de Villofort, seperti orang jang ilang pengharepsn sembaring memelok toewan de Yillefort; "ach, nkne memboenoeh anakkoe? Haha-ha tertawalah njonja seporti orang jang kaaetanan. Terlaloe ngeri meliat roepanja, seperti orang jang soedah tidn semauget, Njonja. do Villefort djato bersoedioet di kaki soewamin]a, Njonja ingntlah, akoe ini tida memaon, njonja taoe sendiri, "djikaloe akoe poelang belon djoega kadjadian ka-adilan, maka akoo seudiri nanti pertoedoehken salahmoe dan dongun tangankoe sendiri, akoe tangkep padamoe, aken serehken pada politie." Adoehei toewan, njonja de Villefort soeda tida bisa herkata apa·apa lngi, "Angkau dengar katakoe njonja?" bertanjalah de Villefort, sekatang akoe pegi ka sana, ka roemah hakim, di gedoog bitjara, di mana akoe nanti mintain hor.koem mati boewat si pemboenoeh. Maka kaloe akoe poelang di sini akoe dapetin njonja masiidoep, nistjaja ini malem angkau tidoer di dalem pendjara." "Seperti karoeng terisi jang tida padet, demikianlah njonja de Villefort djato lemas sembaring tarik napas pandjang." .1 1054 Na selamat djalan njonja, eelamatl" Adoeh perka~.an ini sama seperti pedang legodjo, jang menabas lehernja njonjade ViIlefort, ia diato kelengar tida mengaberken dlrinja, Toowan de YiIlefort keloewar, kontji pintoe karnar dan laloe pegi. LXXX. ;, PERSIDANf~AN IIAIUll UESAR. Perkara Benedetto, demikienlab perkaranja Prins Cavalcanti di nama-in di dalem tempat pereidangan hakim dan di leewar-locwar oleh orang·orang, tolah membikin heran orang banjak. Bahua ia biasa dateng di cafee di Paris, di Boulevard de Grand dan di Bois de Boulogne, maka dalem doewa atawa tiga boelan, jang Cavalcanti ada tinggal di Parjja mendapet banjak kenalen dari sebab kahidoepannja jang rojaal. Segala eoerat-eoerat kabar tjeritaken roepa-roepa hal, [aug kedjadian samadia, ia itoe perboewatannja seperti prins dan perboewatannja seperti bangsat di waktoe dalem boewangun. Oleh kema itoe, maka oreng-orang banjak kepingin tahoe djalannjapepriksa-an perkara ini, teristiuiewa orang-orang, jang kenal sama prins Oavalcanti; dia orangini, kenalkenalannja prins, kaloe boleh dia maoe beli tempat, saai alldja boleh dapot liat prins Cavalcanti di tempatdoedoek pesakitan-pesakitan terdakwa memboenoehtemannja, jang doeloe ada bersama-sama dia di dalem pandjare. Kebanjskan orang kira, jong polisie dan Justitie ada kliroe, kesalahan, sebab kaloe di ingat toewan Cavalcanti toewa poenja dandanan, soewatoe moesteil anaknja boleh begini, orangsemoewa dcega jang toewan Cavalcanti toewa nanti dateng mengadep sediri aken minta poelang anaknja, Semoewa orang [ang belon taoe dengar dari pakejannja 1057 1056 prins de Cnvalcanti jong toewa, koetika ia toeroen di roemahnja 1\Ionte Christo, pada heran meliat tingka lakoenja toewan toewa itoe, geraken badan, atawa kepula, mengangkat kepalauja dan laen-Iaen, mem. boewang aboe rokonja eekalipoen, semoewa itoe mengoendjoeken dengan njata, jong ia sll,-orllng bangsawan toeroenan orang bosar-besar di djaman doelee. Dari prins jang moedah, oreng-orang masih ingat betoeI sebagimana baek boedi bahasanja, ba. gimana tjakepnja dan moerah atinja, dia Of3Dg pe. moewa kira, nistjnju prins Cavalcanti kena fitnah dari pada moesoehnjn; sebab memeng begitoelah orang idoep di doenia, kaloe senang dan kaja, ten. toe banjak orong iang berdengki hatl, dan banjakpoen menjakinin, aken kasi djuto oroD begitoo dag lem kotoran, Djadi siapa djoega [ang adn sempat sedikit, nistjaja ia pegi ka roemali tempat persidangan hakim itoe boewat nonton, scepaja ia bisa omengin sama orang laen, Poekoel toedjoe pagi, eoedab mererot orang-oraug jang kepingin nonton di depan hek, dan satoe djam di moeka, sabelonnja perkara moelal di priksa, maka roemah itoe soedsh penoeh penonton. He ran, tetapi memaug sabenamja, easoewatoo gedong bitja. ra tempo-tempo sama sepert i roemah tempat pe· nontonnan, di mans di pertoendjoekin barang jong adjaib. Sabelonnja komedi meen, maeing-masine penonton dateng ketemoein satoe sama laen, koempoel mengomong-omong, knsi tabe sana, menggape di sini ach, tida bedanjl\ di dalem gedong bitjllr8j teriBtimewa, kaloe B eperti di ini bari hakim mnoe prik. sa perkara orang baek.baek, satoe prins jang terwashoer namaDja. !toe hsri tjoewatja terang, awan jang pagl-psg! membikin goerem mata hari, soedah moelal ilang, maka hari itoe bole di kataken hari jnng paling bagces di dalem boelau September. Toewan Benuohamp, ia itoe seperti soewatoe radja dar i pada pertjapan Boerat kabar, koeliling ia mendapet tempat doedoek jang paling baik, Ia memandang ka kanan ka kid dari atas tempat doedoeknja, maka di liatnja Cbateau Renaud dan de Braj]. lni doewa toewan bisa ambil-ambil atinja satoe sergeant polisie, maka ia dapet tempat doedoek jang baik, ia itoe di depannja itoe penggawe polisie, kendati dia ini boleh doedoek di moeka, Adapoen itoe agent polisie taoe djoega, bahoewo. toewan j ang di brikenuja korsi itoe, secretarisnja minister, kaloe kaloe ada pertoeloengannja, aken membales ini, lagi toewan de Braj] orang kaja besar. Chateau Renaud dan de Braü 8ampe bisa pegi beromong-omong sama Beauehamp, sebab tempat-tempatnja di djagain oleh itoe agent pollsie. Aai! toewan, betkatalab Beauchamp pada toewan-toe wan itoe, apa toewan dateng tongokin kits poenja sobat? "Abis kaloe tida kita dateng liot," berkatalah de Braj], "Boenggoe kasian itoe prins." Ach, prins gantoonganl" herkata Chateau Renaud. ::Dill. tentoe bakelan di hoekoem ja ? bertanjalah de Braü pada Beauchamp. " . . Maka katanja Beauchamp. Ja, toewan, beglmana ak~e taoe, lebih haroea akoe dateng menanja sama toewan, sebah toewan lebi kenal pikirannja kantorkantor dari akoe; apa angkau dapet liat toewan pre· sident, koetika baroe ini toeWan poenja meniBter trima teromoe? Moute Chriato 72 1058 1059 11 • "Abis apa katanja, " "Dia herkata-kata baraug jang membikin heran padamoe." Ajo sobat lekaslah tjerita 811ma akoe, sebab akoe m~ili ingat sedikit sedikit hal jang demikian, tetapi soedah lama kemariuja ," Dia bilanz jang Benedetto Hoe, jsng kita djoeng" t ) • t . t djoeng di kepala, jang .seper fi orang . amu ~In e ~ dan tjerdik, tida laen, tJo e~a b~ngsat Jong 8art·~a.rl aadja jang bodo, tidu sekali-knli harnes membikin tjapè ' orang boewat priksa itoe kaloe dia. mati . Ol berkata Beauchamp, "biar begiuisna djoegn, ro~annja tjara prins betcel tjak~p .". . , "Barangkali hoewat toewan, jaug bda bls~ hat orang aBal prins ntawo. tidu, sebab memaug lebi doo loenja toewan soedah gitnng', knloe toewan biea dadetin tingka lakoe dan adat jang boesoek pada prins.prins. Tetapi boewat akoo tida sekali-knli, akoe bisa tjioem baoenja sadja, soedah sampe akoe taoe tooien . . apa palsoe," "Kaloe begitoe angkau dari moela selamu-lamanja • tida maoe pertjaüa jang dia usal prins P . Akoe maoe pertjaüa jung tingka lakoen]aseperti prï'~s, tetapi akoe tida pertjaija jang dia prin 8 toelen. Tida akoe pel'tjaija." "Tida djahat," berkata de Bl'llij :. " te~api akoc brani tentoe·in, jang di mana-ma?3. dm blsa lakoeken dirinja sama ileperti sRtoe pl'IDB, akoe B ocdah taoe ketemoe dia saroa mcnister-menister." .d, "Begitoe?" berkata Ohateau Renau "n~h nngka~ poenja menister-menister, kaloe begltoo blBa sekllb kenal prins-prins." ".tpa jsng angkau bilene ada djoega jang benar Chateau Beuaud, berkatalah Beauchamp sombaring ketawa keras. "Pelldok, Ietepi taajem, apa akoe bole taro itoo dalem soerat kabar koe P o boloh sekali, toewan Boaucbamp.' berksta toewn~ Ohllteau Renaud; "toewan bole ambil katakoe seba..imaua teewan k ira haik hoewat acerat ksbar." "Tetapi," berkutalah do Braij pada Beauchsmp, kaloe ukoe soodah bitjara aama toewan President t~ntoe augkan djoega soedah bitjara sama tocwan procureur karadja-sn ." "Tida sekali-kali, soodah delepan hari toewan de Vil1ofol't berscmboeni tida keloewar-keleewarl Hoe ai baraug jaug bolo di pertiaja, sesoetlahnja roema~ it~o kena kolanggar begitno banjak aoesah; apa lagl ab IS mati anakuja noua Valentille." Ja ll\ati~ja nona Valentine soenggoe heran aekali, apa ~mgkan maoe kata, jang matinja itoe heran, Beauchamp ? "Allah, dieuganlah angkau melaga tida tado~, berkatalau Benuchamp sembaring memaen sama UI. poenja katju mata djepitan. Katanja Ohateau Renaud: "djangan goesar ja akoe bilang, Beauchamp, angkau ini maen-maen sama angk~u poenja katja mata tida begitoe tja kep seperti de lkuij. ' De Brajj, tjobalah adjarin toewan Beauchamp maan kat.in. matanja." Eh, tjoba liat, apa akoe aalah apa tida," berkata de Beauchamp." "Apa P" Memang dia. itoe." .Dia, siapa? Ja." 1060 "Orang bilaug jang dia soedah pegi dari sini. .Nona EugenieP" bertanja Ohateau Rcnaud, apa .barengkali dia socdah balik hrgi P" .Ac~ boekan anuknja, mamanja." "NJonja Dauglsrs P " "Ach, moestail, tida boleh djadi, dalem sepoeloe hari, abis anaknja lari dan tiga bari abis toewannja ban~kroet I" De Braü maloe sedikit dan moekanja mendjadi merah sedikit, tetapi dia toeroetliat djoeroesan pemandangan Beauchamp, "Ach, itoe orang pake kakoedoeng, orang [ang tiada terkenal, satoo poeteri dari laen negri, baraugkali mamanja Cavalcanti; tctapi biarlah, tjoemaakoe maoe tanja lagi Beauchamp tadi angkau maoe bilaug baraug jang berpenting sanget, akoe rasa," "Akoe P maoe bilang P" "Ja, angkau omong dari matinja n01111 Valentine, jang adjaib sekali." Ach ja, betoeI; tetapi kenspa njonja de Villefort tida dateng di sini pil "Kasian, itoe njonja de Villefort jang begitoe manis, barkata de ' Brajj, dia tentoe lagi bikin bodak sama aer rnawar boewat roemah miskin. Apa angkan tida taoe, jang dia boewang oewangdalem satoe taon doewa-tiga riboe kroon boewat bikin itoe, Tetapi biar bagimana djoega, akoe heran betoeI, jang dia tida dateng. Akoe soenggoe soeks liat dia dateng, akoe saijang sama itoe njonja." "Aai, akoe djoestoe keliwat bentji sama dia," berkata Chateau Renaud. "KenapaP" "Setaoe, akoe sendiri tida taoe, sama djoega orang ijinta orang, atawa orang bentji sama orang; tida 1061 ketaoewan sebabnja, maka akoepoen bentji, sebab dari hermoela-moela akoe tida soeka sama dia." "Apa barangkali dari eebab pirasatmoe jang angkau bentji padanja," "Bole djadi, 'fetapi teroeskenlah Beauchamp apa angkau maoe kataken tadi P" "Na," berkatalah Beauchamp, "apa angkau tida kepengen taoe, toewan-toewan, kenapa orang-orang mati begitoe anch di dalem roemahnja toewan de Villefort pil "Aneh P berkata Ohateau Renaud. Tjobalah angkau tjeritain." "Soenggoe," berkatalah de Braj], "akoe misti mengakoe sendiri, soedah tiga boelau itoe roemah jang berkaboeng, tida akoe lepas dari pemandaugankoe. . Koetika matinja Valentine, maka njonja omongin itoe sama akoe." "Siapa, njonja P" bertanja Ohateau Renaud. "Masa angkau tida taoe, njonja minister." ,,0, njonja minister, ma-aflah," berksta Ohateau . Renaud, sebab akoe ini tida pegi bertemoewansama minister-minister;akoe tinggalin itoe boeatprins-prins. "Wach, djanganlah angkau maoe terlaloe pedaa, nanti tida enak." "Soedah akoe tida nanti omeng-omeng lagi," berkata Chateau Renaud, lItetapi angkau djanganlah maoe pakea-paksa akoe bitjara." Baiklah, Beauchamp tida akoe bilaug boekan,jang njonja. . . •• omong-omong sama akoe dari matinja Valentine, itoe njonja minta keterangan sama akoe, jang belon orang laen taoe, dari hal matinja Valentine, dari itoe akoe kepengen sanget dengar dari padamoe Beauchamp itoe kabar jang baroe,'bole akoe sampein .itoe pada itoe njonja. 1062 ,,0 , t~ewau, kaloe orllult mati begitoe aneh di roemahnj a toewan de Vill efort, soedah baranz jnug tentoe misti ada sl pomboenoeh di dalem 1'1);01:1.h.;' Kad oewa anak moedu, tergerale sangc t atinja, eobab kadoewa-dcewanja lama soedah doega jang sedemikis n. " Siapakab si pemhoenoeh itoe?" bertanja doewa doewanj a seporti deng au satoe moelee t. . mem8~g. " Siujo Edua1'd." Dia orang berdocwa pada tertawa-tawa, totapi Beauchamp tida djadi binzoene aer moekanja tida berbedab, maka katanjn: 0 0' "Js, toewan, sinjo Eduard anak adj aib sekali ia soedah sama seper ti orang toewa biaa memboell~eh orang. " . " Ach angka u maon gilu sadja," ll'rid~, baraug sebenarnju , 'akoe kemaren baroe dap et dJollgo~ bar oo, j aug k:l.l~owlu· dari kerdjanja toewan do Yill efort dengur ead]a doeloe." "Ja, memang kita deugar betoel." Tetapi ini djongos akoe na nti misti kas i kaloe- wal' besok, sebab dia rnakan terlaloo banjak kerna doeloenja ia torlaloe keras berpoeasa, bal~na' sanget koewatim ja, Na roepauja itoe sinjo soedah dapet satoe bottol dari siapa-siapa, jllng di pakenja kadangkadang boewat orl1.ng·orang j ang dia bentji. Perta. ma· tama papa tjangnjo. dan mama tjanguja 8aint Me~a~, j ang di ~eotjinja di ~aBi lD~noom tiga kctes d~rl ltoe. ob~t; tlga .kctes slldJa tl?a~ah tlllmpO j o.bis SI Ba~rolB ~J on~osnJ a toewan Nolrtlerj djoegl1 tjoema dl pakem tl g~ kot~B so~da.h tjoekoepj begitoopoen s~ma ':.alentme dIa. kasl tJga ketes, pada hal Vslen tJDo sauang sama dIa. Semoewanja jang kena minoem itoe tiga ketes soedah pada mati ." 1063 "Ach tjeritll. apll itoe angkau tjcritaken pada ki· ta, bareng moestahil l'' berkatn Chateau Renaud. ".11\ I" bcrkatalnh Beauohem p, "akoe tjel'ita dongeng-dougeng sadja boekon ?" "A pa banjolen jnug augkeu tjeritaken ," betkata de Brliij. . " A ~tfl ga,1t berksta Bea uehamp, "tanja akoe poe· njn d i Of1 ~O~ , atuwa tau ja orsng itoe [ang nanti be· sok soeduh brenti djadi ah A poenja djongos, apa j ang nkoe tjerita, ia itoe semoewa barang jang di sangkaken oleh sekalian orsug-orang di roemah." "Tetupi di mal R. ada nja ltoe obat, di mana P" "Aa i itoe an ale jang simpan ." ,. Dari mana dia dapet itoe obat ?tl , "Dari manu lacn, dari karnar mamanj a," . Kaloe begitoe, mamanja piara ratjoen dalem kamarnjnf "Akoe tida taoe. Augkan menanja sepcrti soewatoe hakim jang menuuja sama pesak itan. Akoe tjerita apa j ung omng tjerita pada akoe, laen tida , dan akoe seboet namauja orang jang soedah tjcrita Hoc pada akoe s pa maoe lagi. Itoo ol'a ng sampetida braai makan di Hoe roemah, hahna takoetnja sama itoe obat." "Aai, heran sekali." ; "Tid3, sohut, tida snkali-kali heran; apa di taon j ang s~e~ah lll gknu tida Hatitoe llnak jang menjenangko~ a~I!-,J Il~ den gll~ l~ ell oc80ek .djaroem di koepingnja adlk.adlknJfl seltgl (ha ol'ang tldoer? Djangan maen anak-anak sekarang." ,,80 bat, R.koe brani taro-in, jang angknu sendiri tidn bisa pertjllüa 0PIl' jang angkau tjcrita-in pads kita inL ~ [o. kn soedalah. Akoe t ida !iat graaf de Monte Christoj kenapa dia tida adu di aini?" "Wah! dia itoe socdah kenjang dari ini perkara, 1064 berkatalah de Braijj tambahan dia t~n~o~ tida ma~e mengadap di hadepan orang seperh, ,Im, sebab d~a soedab di bohongin oleh semoewa familie Cavalcllnt~e katanja ada bebrapa aoerat-soorat oetang palsoe dia oendjoekin pada graaf, aken ,di bajamja sa~pe ~d~ kira-kira lebi dari seratees riboe frank banjaknja, Tetapi toewan Ö hnteun Renaud," bertanjalah '" Beauchamp, apa kabar d'M orrelP" arl, ". Ach tiga kali akoe pegl ka roemahn]atida djoega" ako~ ketemoe. Tetllpi roepnnja dia poenja soedara tida djoega ketjil ati, [ang ia tida ketemoe sama Morrel eoedab lebi dari tiga hari. "Ha akoe ingat djoega jang toewan graaf tida nanti da teng di sini." "KenapaP" " " Sebab dia jang djadi lantaran dalem !DI hal. : Apa dia djoega kena boenoeh orang?" bertanjalah de Braij. ' ., , "Boekan begitoe, pada hal dia Jang,amplr ,dl boe: noeh orang. Angkau boekan taoe djoega, jang . SI Oaderousse itoe di boenoeh oleh Benedetto temannja, eedang dia kaloewar dari roe~a~nja Mon~e ~hristo, di roemah ini poen orang dapetin ItOO rompr, dl dalemnja ada soerat jang mendjadi ~an~ra~ sampo contract kawin itoe sama nona Eugonie djadi oeroeng. Angkau tida liat itoe rompiP Apa itoe di sana [ang djadi barang boekti dengun penoeh dara," , . Aai I" Diam toewan-toewan diaml Haldm-hakim " '" " b besar dateng,ajo doedoeklah maamg-maeingI" Seonar: nja kadengaran eoewara orang dateng, serean kota kasl tao~ teman-temannja deogEm mendehem ,aken berdiaml deurwaarder pegi bediri di moeloet plDtoe, laloe bertereak dengan soewara keras: "Toewan-toewanl Hakim-ha~m besar soedah ada. 1065 Hakim-hakim semoe a Boedab berdoedoek, dan dl dalem tempat persidangnn itoe tiada kadengaransoeara satoe aps-apa; anggota-anggota dari pada pengsdilau itoe djoega soedah doedoek. Toewan de ViIll'fort jnng paling di pandang oraog, telah doo.. doek dengan memaka kopjja hakim di korsinja jang besar laloe memandang kaaana-knmari , Batoe-satee orang jang dateng menenton telab me. mandans padaeja dengan amat heran, sebab kondati poen di"roemabnja ada kcdjadian katjilaka-an begi. toe besar, tida aekali-kall orang bisa dapet liat di moekanja jang dia ada dalem aoesah. Tjoba orang laen nistjaja ia tiada sanggoep menabah-in atinj.. bl)e;at doedoek dalem ini perkara. Tetapi toewaa Villefort poenja ati seperti wadja, tida ada poenj. pengrasa-en satoe apa, 'l'oewan President berkata: "Oppas, bawa menl•• dep peeakitan." . . Apabila kadengaran president berkata begttoe, maka semoowa orang jang ada nonton di eitoe lautOB gerakken kopalsnja, aken memandRng katempat dari mana Benedetto bakalen djalan mnsoek. J ang doedoek djaoeban, hendak momandjangken leber; aken lebi gumpang bisa meliat, seperti barang tontonaan [ang toramat adjaib soenggoe. Benedetto masoek, orang aemoewa seperti terkedjoet, mocknnja tida sekali-kali mengoendjoekin, jang atinja tergernk atawa sedi atawa menjesel, tjoema djidatnja Badja ada. sedikit poetjat. Tangnnnja jang satoe memegang topinja dengan di maen.maennja, tangannja jnng antoo di selippin di dAd a da}em sela rompinja jang poeti hresib. PcmandangnnnJa sobal Ilekali malaha.n bertjabija. Monte ChriJlo 18 1086 1067 Brenta ia Bampe ' di dalem itoe roemab, maka ia memandang hakimnja satoe-eatoe, tetilpi ~r~8idont persidangan ini di pandangnja lama an ~Cdlklt, .sorta toewan de Villefort, procureur karadja-an, Jang misti pertoedoeken peeakiten Hoe, ia itoelah di pandangnja lebi lama-an lsgi , . Di sobelahn]a pesakitan Andrea de Cavaleanëi, alias Bonedetto, maka doedoekleb advocaatnja, jang di oendjoekin boewat dia oleh hakim, sebab din sendiri tida sekali-kali mamperdoeli-in perkuranja. Itoe advocaat asorang masih moeda, rambootnja boeloe djllgoellg sernee merah dan moekanj n merab, sepert! menak djingga, lantaran utinja terlebi tergerak dari atinjn pesukitan. President minta. aken di batja acerat penoedochan jong di bikin oleh padoekn loewan procureur karadjaan toewon do Villefort, [aug toramat kesohor pinter dan tadjem pensuja. Ini eoerat penoedoehan paudjang sekali, tetapi bah. na karaugannja begitoe begces dan njata, maka ti· dalah ada orang jang mendjadi kesel mendengor batja·an Hoe. . Andrca denger boeninjn socrat itce dengan sabnr, Boerat penoedoehnn toewan de Villefort ada b3 1!OCS, tadjem dan pendek. tetapi belon ada [ang demikian ini terang dan njatanjn, orang bole merasa sendiri, jong toewan do Vil1{-fOl t socdah jakinin, sebolebole aken bikin terllng ini pcrkarll j:JDg teruIDat ge· lap, m~laenkcn satoe p otOI)~ souat fadj~, jaD~ men: dj ndi sakfli beenr; adapoen ltoe sOE'rat dl toeha dan perantejan jang lilrian. Adapoen kalllDlnja toewnn dll Villefort, jaito.o oe. perti klllamnja sa·orang toekaog gnmbsr, jong dengen latoe.satoe tjorek membikin terlebi terllDg baraDg jong di gambemja, sampe lama kelama-an ternjata . botnel. Toewan Villefort moelai tjeritaken hal iohwalaja dari Andre«, bsglmana ia telah moelal dari poleng• . garan jang ketjil, eemsngkiu lama semangkin berat, ' hiugga achir-aehirnju ia djadi pemboenoeh dengen niillt aken mcmnling. Pada pengabisan, maka sekalian orang telsh merasa JRD g Andrea soenggve pemboenoob adanja. Semharing membatja itoe eoerat penoedoehan, maka de ViJl-fort mernandung pesakitannju, seperti aken mengoeudjoeken kesalahnnnja; adapoen Antlrea poenja mata poen keras djoega memandang sama toewan procureur dan belon pornah sekali Andrea toendoekin matanja, Barsng Hoe soerat pencedoehen procureur soedah abis di bat is, maka bertanjulah toewan president: "Pesakitan siapa namamoe dan siapa nama kc. tjilmoe ?" Andrca bediri serta katanja: ,.Ampoon beriboe ampoeu kandjeng toewan president," eoewaeauja njaring dan njata tida gemetarun. 1181ja rasa jang padoeka kandjcng president hendak boewat portanjaan ps da suja, j ang harangkali aoesah sllja dja wab, djika di roentoenin begitoo, Kemoedian baroelah saja maoe kasi taoe, apa sebabnja sllj n. tida bisn djawab, kerna itoe apalnh kiran]a, saja berharep sanget, aken kandjeug president soekn menanja saja laen roepa, maka Begala apR djoega alljn nanti djawBb. . President teramnt heraD, saberitar memandang anggota·anggota pongllr1!lan, dan sebentar memandan procureur knradjfA-nn. Sekalian 01'an~· o~ang po.' nonton PO bt!gitoe djocga tida brenti her!innja. l!ri M mken And rea nlias Bencdetto sondiri, tiad~ trit;~ elM l'ilSa utinja tcrgerak. . . . : L .." .. I 1068 Oemoermoe brapa? bertanjalah president; apakah angkau nanti djawab djoega ini psrtanja-an?" "Barang jang tentoe psdoeka toewan, ini pertaDja.an dan itoe jang satoenja djoega, nistjaÜa. saüa DanU djawab, aken tetapi djikaJoe memaug waktoenja." "Oemoermoe brapa?" berkatalah toewan hakim. ~Saija poenja oemoer doewa poelos aatoe taon, tjoema koerang bebrapa han sad]n, aebab SIlÜA. di branakin di waktoe malem entara tanggal 27 ka 28 boelan September 1817." Toewan de Villefort jang lagi tanda-in apa-apa, Jantas angkat moeka, barang di dengarnja hari An· drea itoe di lahirken. "Di mana angkau di branakin P" bertanja poela President. "Di Auteuil dekat PlUijS," berkatalah Benedetto. Toean de Villefort angkat lsgi kepalanja kadocwa kalinja, laloe memandaog Benedetto, sebagi ia memandang kepalanja betara Kala, maka poetjatlah moekanja. Adapoen Benadetto pegaug oedjoeng selampenja, jang di bordur laloeia seka pinggir bibirnja dengen teramat boewang tingka. "Angkau poenja pentjarian apa P" ber tanjalah toewan President. "Bermoeill-moela akoe bikin tanda tangan palasoe, berkata Andrea dengan sabar dan senang," kemoedian akoe djadi maling; dan baroe ini pentjariankoe djadi pemboenoe." Waih, srenta dia bHang begitoe, maka aotero kamar itoe soewaranjn seperti roemllh taon jang pe· tjab, masing.masing mengaloewarken soewara, aken mengbinain itoe perkata·annja Andrell; hakim-hakim sekaliBnpoen terBDlBt heran bagimanB bale dja- 1069 di, jang sa-ernng bole Hang maloenja sabcgitoe roepa, sampe ia brani bilaug perboewatannja eatoe-satoe, seperti orang memaon; kaloe orang liat sikepnja Andrea, jang begitoo perlentee , tentoe orang tida njana, [ang atinja eoeda b boksrang seperti bangaat dan pemboenoe iang kawakkan, Toewan Villefort pidjlt-pidjit kepalan]a dengan tangau, dia sebentar poetjat sebentar merah, seporti orang [ang mendidi darahnja, sama eekall dia bodiri dari korsinja, s'lperti orang jang tidil tahan lagi, ia memendaug ka kanau kid, seperti oraug Hang Bemanget, seperti oraug jang atlnja sesak hendak menapae, Maka bertanjalah Benedetto dengan bermesemnja [ang manis, seperti orang rnaoe meleledikin: nToeankoe toewan Procureur tjari npa-apa P" "De Villefort tida menjaoet, tjoema ia seperti djato di dalem koersiuja. "Pesakitan, siapa namamoe P" berkara president. Roepemoe soperf orang tiada bermaloe seksli, ang. kau eengadja seboetken doeloe sagnlll roepn kadjahatanmoo, tjooma aken bole angkau soboetken namamoe dengen terlebih banjak hormat, perboewatan moa sademlkian itoe haroes di ~ielB 01011 hakim, Inilah lantarannja mengspa tadi angkau tiada lantas menjaoet, koetika angkau di tanjaken namamoe, angkau maoe eeboet-seboetken doeloesegala pangkatpangkatmoe doeloe, baroe angkau maoe seboetken namamoe j ang betoel." nAstaga, toewan Peresident," berkata Benedetto, "ach, toewBnkoe sebagi 1l1noedjeem jBn~ amBt beaar, dapot membatja lehi doeloe eaüa poenja fikirnn;aoenggoelah demikian kahendak aaja, menjeboetken doe10e eatoe-eatoe pangkat saja, abill baroe kataken saja 1070 p?e~ja nllm~, ia itoelah membikin eRja minta, aken bl~n perbl.~Ja.sn toewankoe menooroet laen matjom dari biasanja, Orang.orang jnngmenooton, soedah diadi terlebi he ran la~i dan peask}tan semangkin di bp.n~ii o'eh orang. o~ang ItO;, sebab diA sekarang terlalne bertingka, tctapi biar bagi rnuna djoega, dia orauz nemoewa merasa beo toel, bahocwa i~i semoowa b?Jeh di samain den gen awan m~ndoellg .lang aemangktn mendjadi tebal dan kamoedum nanti petjah petir ribeet seperti pada'achir zaman, "Ajo dan, alapn angkau poenja namaP " "Ja tocw~nkoe saja minta ma'af, saja tida bias seboetkon ~oJ9. poenjs nama siapa, sebab aaja tida taoo;. tetapi apa .inn~ saja taoo, ia itoe namnnja snja poenja pupa, in itoelah aRja. bisa seboet." 'l'oewa~ de YilIefQrt . poenj~ mata soperti mendjadi ,gelap, djidatnja barkrmg;tt .l!lng berketnsau di ates kertas dan tanganuja berkeledjetan meremas-remaa kertas. "KatakonIah, siapa namanja. angkau poenja papa" herkata president. ' Bekalian orllng-OrJlug jan~ ada di dalem itoeroe. roah. bernantike~ ~eugan huti bimbang, bagimana nnnti bakalan dJadl kl1!loedI4haulljll, tidil kadengaran satoe soewara. Makll djawub ÄnJrea: "Akoo poenja. papa ia itoe PCQ oureur Radja." , "Procureur Hlllljn," borkatalnh tocwan pre"ident dlln ~!l n ktl~l!t, makl\ Lid!l di liatnj:\ llcbaG'itnUUf\ roe. p!!.I1Ja tOlr~V~Ï1 rIe Villefort mendjadi po~tj:,t. Procu. reur R.ndJl\ I" " . ,,~Ill dia itoelnh BaÜ:! poonja papa dan Imlno toewan president maoo taoe namanju) ia itoe Yillcfort na. 1071 JDanja." Orang.orllugp enonton di itoe Gedong Bitjara, jang menahan eoewsranja begitoo lama, soopaja djangaugan H ang barnng satoe perkata-annjn peeakitau sama sekali petjah, acperti tawon jang terlepas dari pada kooroengnnnja, domikiaulah riboetnja orangorang di dalem itoe geJ on ~, eekallpoen hskim-baki m tida ingat, aken eoeroe itoe onLU~'orang berdlam moeloer. Orang kata-in sama Benedetto, jang tinggal diam, orang kepelin hendak mace labrak padanja, laen dari itoe, di sebela locwaren orlUJg dengar bagimana orang-orcng kampoengnja ja ng nonton pada girang jang toewan Procureur di bikin maloe, dia orang eoerak, dia orang mendjerit; ach semoewa pada riboet kira-kira lima mennut lamanja, maka baroe hakim-hakim bisa soaroe dia orang diam, Bemantara soewara itoo, kudengaran soewaranja toewan president jang berkata: "Hei peeakiten jang koerang taoe ndat, apa augkeu iui maoe bikiu mnloe aama Justitie? Angkau maoe oendjoek pada. sekaliun penonton ini sebegimsnu boesoek adatmoe, [ang hingga di ini wektoe belon ada bandingannjaP" Bebrapa orang dateng bediri di ampirnja procureur Radja, aken memboedjuek dan menghibocrken atinja, aken menjataken pereachbntaunja jang tegoeh, Di dalem kamar itoe 80cdllh senang dan diam lagi, tjoemll tinggal di itoe satoe tempat 5adja, di mana ada benjak orang bediri berhi~,j k·b i sikall. Adn jang biJung,lIll.orvngperampoewan djntoke!ungel'd8D orang' orang semoeW Jagi jakiniuj aken Bcdurken ckan atla niat boewatminta Silma Valentine," berkata de BraÜ. Ja Allah baik sekali, jang Valentine Boedah mati lebi doeloe, kasian!" President berkata dengim soewaranja njaring: "Toe. wan·toewanl sekalian pepriksa.an ini perkara . misti 1018 1079 di dengat pada lsen pereidnngan hof besar, lui perkara rnisti di priksa Illgi solrali oleh magistraat, .àdapoen Andl'ea tinggal bersabar, ia keloewar darl itoe gedong di antetin oleh kawal pendjaga . De Braj] tanja Raffia saorang temennjn jang kasi dia tempat doedoek jang bagoes tadi: llAngkau poe· nja fikiran sebagimana , sembariug herkata begitoe de Brajj lolosiu oewang emas kadulem tsngannja si temen jang toeloeng kaai die. tempat doedoek. "A.ch," djawabnja itoe orang, "llakim tentoe timbang ada hul jang mengentjengin pesakitsn poenja Esa. Tillda brenti ia berkata: J a Allah, ja Babi, per. kata-all itoe dateng aendirinja menimboel duri dalem atinja, tetapi ia sendiri tida rilsa jang ia bet kata-kata begitoe. Adapoen memang begitoe, selamanja ada matahari di langit dan aer soengei roilih ka laoet, maka orangorang baroelah moelai mentjari taugannja Toehun jang Maha Moelija, djiko.loe ia terlaloo ssnget ada di dalem soesah, djika menoesia sesamanja soedah tida bisa menoaloeng Iugi, maka baroelah dia. ingct pada jang Rachman dan Rncbim pada Allah jang .memarintahken nacib, Kretanja itoe berdjalan dengen tjepat. Villofort jang soadab tida senang docdoek di tempat doedoeknja jang enak, empock di dalem krets, merasa ada apa·apa jang mcnggundjel. Ia raba itoe barang, maka di dapetinja kipas jang di tings alin oleh njonja de Villefol't di bawah itoe kasoer kreta, I ni kipae lautas bikin dia inget sama njonja de Villefort. . Soedah ada ampir satoedjam lamnaja de Villefort bergerak, seperti orang idoep, tetapi aemangetnja soedah tida ada lagl, adapoen iugattan ini BIllDIl dia poe· nja nj onja telah membikin kaget aanget padauja. Bebab B oedah kctimpah eoeBuh di dalem gedong bitjar:l, seka· rang ini ada lagi eocwIltoe flkirau, jang terhit dalem atiDja jong terlebi ngeri lagi dari illi j llng telah kedjadil1n. Di hadepon njonja Villefort, di oendjoekin dirinja aeperti soewatoe hakim, jang tiada memandang ka· nan atawa kiri, dan ia Boedah hoekoem sama njonja aken roati sl1nja. Dengan bitjaranja jang tida sekali mempoenjai kaaisD, maka Villefort Gocdah bikin maloc sllngct perkara." Toewan de Villefort berdjalan kaloewnr dengun kepala bertoendoek dun atinja antioer. Orang-orang penonton jaug berdesakan boeku-in djalan hocwat dia bisn liwat, roepau]e seperti orang berkasian pa. danja, Melll:HJ~ soenggoe kasian betoel, kaloo melint toewan de Yillefort seperti orang jang soedah tida ada fikiran lagi, oerat di djidat dBO di pelengunnja pada bediri, seperti orang jang kena deman ka- lap. Bahna ia terlaloo biasa berdjnlan di sitoe, maka ia tid a mendjadi bingoen, tetapi kaloe kita liat dia sepert i ia seret badannja kaloewar pintoe, rnaks tidalsh nanti bies di doega, jan~ia Baorang penggawe b()~u Bckl1.li. Dengan kl1.kinja jang iemaR, ia berdjalllll sampe pada tanah lapang Dauphine di ma!lll kretanja me· nantiken dia. Ia bocka sendiri pilltoe kl'etanjll, Inloe boewang dirinja ka·dlllem itoe k>:eta Berta di soc· roebnjo. dja.lan ka St. Ronorè, Kreta itoe iJ ~ j'djaIa Jl keraB, mnka di dalem kreta, baroe de Villefort meraB!1 begimana lehernja, seperti pa€ah ketimpah pembe.lesnja Andrca. Ia mcrasa se· perti goenoeng besar jang menindes dia. Di ini wak· toelah1 malta baroe ia moolai iDgat pad!' ToehaD, jang 1080 I istrinja, astaga apl1h:ah njonja di ini waktoe tiad~ djoestoe lagi menjcdi~ke~ ~ja,!o.~nja ? 8cba~ da,rl tadi de Villefort autjemin istrinja, aken lebi balk mati sadja dari menenggoeng maloe, sampe sekarang, eoedab ads. satoe djam . lamanja. Baraugkali njonja seko.rang lagi eedlaken njawanja, aken mengadep pad~ b?kim j ~ng ~llha Toenggal. Baraugkali sekarang nJoDjll. lagi ~oehs soorut pada aoewaminja, aken minta llmpoc~ durt. pa~~ kasalahannja [ang ia misti toekar sama njnwanja. V illefort gerake~ J tangannja l:1epel't~ orang jang ,terSlm~t, b;rdoeka tjita aembnring katanja: .Ja, A.lInhJI1 Rabi.Iniperampoewan telah berboewat diahut dari eebab ia ketoelaran bibit jang djahat dari padn ~koe. Astaga akoe brani bilaug pndanjn, aken mengakoe salah pada Allah ubis to rb?n gk ~nJab njo:vamoe. Akoe bilang padanj a aken mati sadju•.Aeh djangan, djanganlah, tinggal idoop, dia ,nant! toe; oe,t k~. mana akoe pegi, .A.koe maoe lal'~ sama . njonja? Ja akoo misti lari sebab 11k oe djoegn dl nanhken oleh legodjo, J~, lebi bai k akoe nauti pik?el serneewa kaealahan njonja, akoe nanti bilang, Jp.ng ukoe sendiri barboewat itoe ectnoewa. Tida meugapalah, akoc sama njonja uanti Eeperti matjull jang boraa. ma-1!3ma Ja e~ binatang boeas, Ja, njonja misti tinggal idoep, biar akoelah pikoeI semoem sendi !. rian .l! Sembll.ring kasi toeroon djend; la k~eta. itoe? maka dl) Villelort tereakin !lll ma koesIer, aJo koeSIer Ie. kas' lebi lekus kooIlier ." :àfnka soewaranja begitoe berbcdahan Ilampe ia mendjadi kaget. Kocdn ka. doowa·doewa bahna takoet, dan floedah tjioem iatalnjn tol011 tida dspet di tahan IGgi, larinja scperti djoem- paring. 108J Semingkin dekat roem~h! s?mangk!n dia ~erk~ta: Ja ini perampoewan miati tIngg~l idoep, la ~lsh djaga kita poe,nj~ ~nak. J~ kasian anakkoe Jang sebidji, jang misti tlDgga~, piara n,ama kaoemkoe. , M amanju 8ajang dan tl m~a begitoe keras padanja, sampe si mama berboewat itoe ~esalahan, ~oenggoe benarlah kata orang toewa. "dJ a~ganlah I1a~g p~­ ngarepan atas soewatoe mamaJ a~g tjinta anaknja, BI: arlahkoe nanti bikin, soepaija tld~ satoe .orang D.anh maoe beratken sama njonja. Bekahan kadjahatanjang kedjadi-an di dalem roemakoe, ia itoelah lama-kelama-an di loepahin orang-orang, a~wa kapan saorang moesoe sadja ingat perboewatan , l~oe, m~ka ako~lah nanti mengakoe berboewat sendiri kedjahatan itoe semoea." 1\lasa kenapa kit~ tambahin. Bat~e-do~wll., kasalehen lagi ? Njonja nanti boleh pegl lari dari sim dengan oewang harta banda, kita, dan i~ tentoe nanti bawa djoega anaknja, Biarlah la Idoe.~ dan betoentoeng, schab ia soen.ggoe h.soen~oeh tjI.nta anak~j~, dan biarlah anaknja djangan terplsa dari pada dia. Dengan memikir begin!, maka procureur Radja poenja ati men~j ad~ terlebih ,lega dan sen8~g sedidt. Kretllnja brent! dl depan pmtoe roemahnJa. Wach,. Villefort soedah boekan toeroen pelahan.pelahan dari kretanja tetapi ia seperti djatohken dirinja dari dalem kreta kaloewal' dan di liatnja djoega, jang boedjang-boedjaugnja aemoewa pada bikin moeka hera~ sekali jang dia begitoe lekas poelang. Laen dari kaheran~D tida di liatnja, satoe ol'angpoen tida dateng beromong dengan dia, tjoema orang.orang itoe bediri semoewa dengan hormat, ake~ kaBi toewan de Villefort djalan m8soek. Moute Chri.to 75 1082 I" berdjalan liwat kamarnjs toewan Noirtier, maka di !iatnja ilda doewa bajangan di dalem karnaritoe, tetapi dia tida ambil poesing, siapa sekarang lagi doe. doek sama papanja. Atinja de Villefort seperti ketsrik tarik pada laen tempat. Ia naik itoe tangga ketjil boewat pegi kakamarnja njonja, jang liwat kamarnja Valentine, makadi sini belon ada berlaenan barang sedikit. De Villefort toetoep doeloe pintoe loewar katanja dalem ati: "Tida ada orang boleh ganggoe sama kita, akoe misti bisa bitjara sama njonja dengen tercestrang, akoe misti tjcrita semocwa rehasia pada njonja dan akoe misti minta ampoen padanja." De VUlefort ampirin pintoe, ia poetar kenop pin. toe jang dari gelas, rnaka pintoe itoe terboeka. "Aai, tida terkoen tji, itoe baik, itoe haik, makasembaring berkata begitoe, ia masoek ka dalem kamar di mana Eduard biasanja di gelarin tempat tidoernja, sebab mamanja tida maoe berpieahan dari Eduardnja. De Villefort memandang di dalem karnar den gen matanja, seperti boeroeng jang terbang dengan lekas memoeteri dalem itoe karnar. »Hei, apa tida ada orang?" berkatalah de Yillefort. 0 I·tentoe dia orang ada di dalem kamar tidoer." Villefort seperti berlari ka pintoe kamar. Hoe pintoe di grendel. Ia bediri diam dengen gemeteran. MakI' ia berpanggil: "Beloise1 Heloise I tida ada soewara." Ja berpsnggilIagi: "Heloiso I maka kadengaranlah socwara njonja bertanja: "Siapa itoe pil De Villefort berkata: "Boeka, boeka, akoe ini." Aken tetapi kendati dia minta dengan soewara jang manis, aken pintoe itoe di boeks, kendatipoen ioewaranja marah, kendati ia memboedjoek, segala stoe pertjoema sadja, orang tida bockain dia pintoe, hingga Villofort misti bandrek itoe pintoe dengan paksa, Barang ia masoek, maka di liatnja njonja Villefort bediri di moeloet pintoe kamar berihas, moekanja ketarik-tarik, dan pemandangannja lajoe sekali, ach kaloe di lint itoe mata soenggoe kasian sekali. "Heloise Heloise, ja Tochan, ja Maulana,' borkata Villefort seperti orang [aug di tjaboet djantoeng atinja, terawat mereras mendengar soewara itoe, kcnapa angkau begitoe IIeloisc? ja! Heloisekoe jang tertjinta, isteri kekasihkoc. Adoeb, Toewan, bilanglah anak djautoeng hatikoe, keuapa angkau sampe djadi bagiui ?" Kasian perampoewan jang maaih moeda itoe, jang teramat eajaug dan tjinta anaknja dan soewaminja; perampoewau itoe jang matanja soedah lajoe, masih maoe momaksaken moekanja aken bermesem, atau memandang dengan roepa tjinta, ia boeka kadoewa baoe tangannja, seperti aken maoe memelok soewaminja scroija ia berkata: "Kahendak toewankoe terdjadilah." l\Iaka aoowara itoe kaleswar dari leher dengan sepotong-sepotong, abis ia djatoh di atas permadani di karnar itoe. Villefort lekas toebroek padanja laloe pegang tangannja. Maka tangan itoe menggenggam satoe botol kotjil dengan toetoepnja dari emas, Njonja de Villefort soedah mati, Kagetuja de Villefort tida sedikit, kakinja gemeteran, seperti orang jang kona kesima, ia mocndocr sampe di pintoe kamar, maka sama sekali dia ingat " anaknja, "m nDB anakkoe P ajo Eduard! Eduard! dimanakah angkau ndaP" Soewaranja de Yillefort h~rniala sekali jang atinja borkoewatir sangat. Ia bertercak lagi dengan kerae: · ~~~. -. ' / 1084 1085 "Eduard, Eduard I" tetapi ia tida dengar aoewara. Soewaranje toewan Villefort begitoe njata herkoewatir sampe boedjang-boedjang semoewa dateng, aken tjari taoe apa hal itoe. Maka de Villefort menanja padanja: di mana anakkoe ada ? di mans Eduard? Ajo bawa dia pegi dari sini, soepaju dia djangan dapet liat barang jang tida baik ini, ajo Eduard 1 Eduard I" Djawab boedjang-beedjang: "toewan, sinjo Eduard tida ada di bawah, dia tentoe lagi maan di kebon." Ajo lekas pegi liat dia." Tia'da toewan, tadi kira-ldra ada setengah djam maka njonja panggil anaknja dan sinjo Eduard pegi sama mamanja, dari itoe waktoe sinjo soedah tida toeroen-toereen lagi, De Villefort mendjadi poetjet, djidatnja seperti di taboer dengan kringat dingin jang berketesan, ia bediri limboeng, semoewa jang di liatnja seperti tepoeter, kepalanja sampe poesing. n8ama njonja ?" bertanjulah de Villefort dengen pelahan-pelahan, sama njonja ? Abis de Villefort balik pelahan-pelahan. Tangannja jang satoe dia boewat seka kringatnja dari djidat, tanganaja jang laen ia pegangan temhok aken djangan sampe dia djato. Koetika dia sampe lagi di kamar, maka di liatnja lagi maitnja njonja, di dalem karnar jang soenji aeperti koeboer. De Villetort maoe mendjerit panggilpanggil sama Eduard, tetapi dia ingat di dalem koeboer itoe di hadepan mait, tida pantes aken bikin riboet-riboet. Maka de Villefort merasa jang lidanja aeperti lemaa dan berlekat di dalem moeloetnja. Dengan pelahan-pelsban ia panggilBdnardlEduardl" Tetapi itoe anak tida menjaoet: Astaga di manaadanja itoe anak jang di kataken boedjang-boedjan~ naik sama mamanja, demikianlah de Villefort berpikir. De Villefort madjoe lagi satoe tindak, maka kaliaten maitnja njonja melintang di depan pintoe kamar tempat berhias, matanja mendelik seperti aken melarang orang masoek kadalem, di manatentoe-tentee Eduard misti ada, Dari pintoe jang terboeka, ada kaliatan lelangse-JeJangse karnar itoedi augkst sedikit, di tengah ads pianoe dan di oedjoeng-oedjoeng ada satoe bangkoe divan pake kaen satin jang belsoe. De Villefort madjoe la~i tiga atawa ampat tindak. maka dia dapet liat Eduard seperti orang tidoer di divan. Ach atinia de Villefort idoep lagi, ia merasa darahnja berdjalan lagi, serta ia raaa girangdi dalem atinja. Ia langkabin mait itoe jang terIetak di djoebin dan masoek kadalem kamar, ambil anaknja jang di pondong olehnja, aken di bawa lari jang djaoeh, Ia pelok dan tjioem anaknje, aken tetapi ia terlebi kaget, kerna pipinja Eduard dingin seperti ijs, kaki tangannia seperti kakoe. Di Villefortrabaoeloeatinja Eduardtetapipertjoema, ia tlda merasa lagi ketak-ketik di hatinia Eduard. Hoe anak aoedah mati. Dari dadanja Eduard ada kaliaten sepoteng kertas ampat pesegi, terlipat haikbaik. Di langgar halilintar sekalipoen de Villefort tida nanti· kaget seperti sekarang ini, hingga snak itoe terlepas dbri tangannjadjato di sebelah mamanja. Villefort poengoet itoe kertas jang terlepasdan di kenalinja lantas toelisannja njonja, maka Villefort lekas batja soerat itoe demikianlah boeninja: "Angkau taoe jang akoe saorang mama jang baik dan tjinta sekali anaknja, Tagal· tjintakoe itoelah, hingga akoe bel'doS berboewat salah jang sèkarang 8 akoe pikoei hO ,ekoemaJlnja Allah. Tetl'pi ingetlaPI s~- 1086 1087 toe mama jang sajang anak, tida pegi-pegian seudiri, dan kamana ia pegi anaknja misti toeroet. Yillefort bediri seperti orang kesima, ia tids taoe aps jang kediadian, apa dia bangoen , apa dia mengimpi, ach ia tida mengarti. Ia merangkang mengampiri Eduard, seperti aken priksa apa betoeI dia mati apa tida, sama sekali ia mendjerit seperti orang jang melepasken maoetnja. Ja Allah, ia merasa sebagimana berat hoekoemnja Allah. Ia jang dari doe. loe tida ada pengrasa·an kasian dalem hatinja, sekoenjoeng-koenjoeng merasa berkasiansama toewan Noirtier, hingga ia djalan pelahan-pelahan masoek kadalem kamarnja, ' Toewan Noirtier di dalem kamar itoe sedanglagi dengarin toewanabbe Bussoni bercmong-omong. Apabila de Villefort dapet liat ,sama itoeabbe de Bussoni, maka de Villefort ingat di doeloe-doelee hari itoe abis rnakan de Auteuil, kameedien dia ingat datengnja abbe itoe di dalem roemahnja di hari Valentine mati. Maka bertanjalah de Villefort sama abbe: "Toewan ada disini I" heran sekali, toewan tentoedateng di mana ada kematian, sampe orang bole kira [ang toewan djadi boeIitoetnja malaekat maoet. , Dengan pelahan Bussoni bediri dari tompst doedoeknja, maka di liatnja jang de Villefort poenja moeka berlaenan sekali, soedah tida senang' hingga, Bussoni doega keras, jang persidangan popriksa-annja perkara Andrea soedah abis. Bussoni laloe djawab: .Doeloe saüa dateng sembajangin toowan poenja anak janlr mati," Abis sek rang apa angkau dateng bikin di sini pil Saya datèng di sini boewatkasi taoe Bims toewan, ' j ng toeW8n. poenja oet&ng pada saüa, soedah sampe- lah toewankoe bajar, dan jang saüa dsri ini wa~toe nanti bersembajang pada Allah, soepaja Allah poen mendjadi sabar, IIRel astaga pirlal" berkata de Villefort dengan kaget seperti orang jang tertjengang dari moekanja keliatan ia kaget keras: "apa ini abbe Bussoni poenja soewaraP" "Hoekan" sembaring berkata begitoe, abbe Buasoni tjaboet ramboetnja jang palsoe abis ia gojang kepalanja seperti singa [ang menggojang gombaknja, maka ramboetnja djadi bagoes tergantoeng di kepalanja dan roepanja berbeda laen sekali. Apabila de Villefort liat begitoe, maka matanjaseperti orang kalsp, katanja: "Aai ini moeka, moe kanja de Monte Ohristo." Toewankoe belon djoega bisa badé. Tjari sadja lebi djaoeh lagi••••.•" . IIAstaga, ini soewara, di mana akoe soedah taoe dengar pil "lni soewara pertama-tama kali toewan dengar di Marseille, sekarang soedah lebih dari doewa poeloe tiga taon lamanja, djoestoe pada harian toewan kawin sama nona de 8aint Meran. Tjari sadja dalem toewan poenja register.register perkara." "Jn Allah, siapakah angkau ini, boekan abbe Bussoni, boekannja 1\Ionte Ohristo, siapasih toewanP Tentoe toewan ini akoe poenja moesoeh besar,jang tjari aken membinasaken sama akoe, lantaren kasalahankoe di Marseille." "BetoeI, begitoe I" berkata graaf dengan bediri bersedakap. Tjari sadja, tjari nanti toewan kenalin djoega akoe poenja nama." •Tetapi apakah akoe soedah bikin lIama toewan, sampe toewan boleh dendem sakit hati begitoe keru pada akoe? Tjeritakenlah. I .1 1()88 "Angkau Boeda~ maoe bikin akoe mati pelahanpelahan; ak.~e poenja papaangkau ~ikin sampe dia mati lapar; katJlDta-an dan kamerdlka·ankoe angkau aoedah tjaboet bikin Hang." , Kaloe begitoe siapa angkau ini, ja Allah, siapa angkauP" "Ako~ i?i .aloesnja. orang jong tjilaka, jang angkau tanem idcep-idoep dl dalem tanah di benteng d' If lni. oran~ . 'aloes jang.telah ketoeloengan, aken bangoen lagi dan koeboernja, telah di briken Allah moeka seperti Graaf de Monte Christo bersama-sama barta kakaja-an, soepaja angkau tida nanti bisa kenalin dia lebih doeloe dari had ini. ,,0, sekarang akoe kenalin itoe eoewara akoa kenaI, , " berkata toe,....an procureur karadja-an " " ID namamoe.••. , 11 "Eduiond Dantes, herkata graafitoe." , "Angkau ini Edmond Dantes!" berkara de Villefort dengan soewara orang jang fikirannja soedah ter. fr8n ~goe, "an~kal~ ini Edm~nd Dantes, ajomari ber..ata poela de Yillefort, eembaring memegang tangannja toewau graaf, mari toerostsama akoe. l?e YiJlefort tarik. tangannja di bawa naik tangga ketjil lto~, dan Gl'~t toeroet sadja dengan tida taoe kamana la maoe dl bawa dan apa barangadjaibjang dia nanti aken liat lagi, lILiatlah Emond Dantes, bCl'kata de Villefort s~m~ari,ng m~ngoendjockin mait anakDja dan mait DJoDjallJB, "hatlah apa soedah tjoekocp pembalesmo&P" S~tel~h ~fonte. Christo dapet liat ini semoewa, ma. k.a: la djad.l poetlat k~ras, sebab dia meraaa jang p~~bale8nJa soedah khwat dari misti. Dengan aigrah ia angkat mait anak itoe, dia bDe. . 1089 k matanja dan pegang pegelangan tanga~ nja IDak itoe, seperti aken meliat apa soenggoe nJ.awa aDak itoe soedah terbang. Ia lek~ ba~a anak.. lto~ kad: lem kamarnja Valentine, abia dia kontJI plDtoeDJ8 dari dalem. . De Villefort liat anaknja di bawa lari maoe mendjerit tida biB9, maoe boeroe t!da koewat ~enindak, ia memandang pintoe kaD?ar, lang terko~tJ~ dengan tida mengadiepkcn matanje, la soedah djadi aam S8perti orang jang gila, A.da liwat seprapat djam, ~aka Monte. Ch~iBto deteng kombali, Roepanja poet et, !DatanJ~ l.aJoe d~n j dadanja tereengal.aengal, ternjata. lang abn~a menjesel keras, Ja masih pondong sama Edusrd, .1 ~D g soedah tida dnpet di idocpken lagi; Monw ChrJBt? berkcei laloe di taroh anak itoe dl sebla mamanja, d,e. ngan kepula itooanak di rebah-in ataK dada mama~JI1= , Betelab scedah, maka ia djalan kaloewar ~entJ al'l sama de Villefort, ia tanja sama djO~gOB dl~ana toewan Yillefort ads, maka djongos lt,oe oen~Jo ek dengan tangannja ~a keb?n. ~lon~e Ohrlstc pegl. k~­ itoo templ\t jang dl eendjeekin djo,Dgos, m~ka dl. hatDja de Yillefort memegang patjoel lagi matjool sembaring berkata-kata: , . , 11 •Tida ada di sini, boekan, boeksn dl 8IDI. A.bis dia pinda matjoel ka laen tempat. , Monte Ohriato aruperin dia serta katanj.a denga ~ ati kasian: IIToewan poenja ansk soeds. t!~8, ~etQp~ ......." Villefort lantl1!l potoug ?mongnJIl, ~a bllang. "Aoh akoe nanti dapet s~ma dia, kondat! ~ng~a~ bilang Hoe anak soedah tlda, a~~, akoe nantl tJ ar~ teroeB biar sampe pa~a . aohlr d.l~ma n, akoe Danti Liari padanja, akoe m15t1 dIlpet dIa, Monte Chr iato 16 1090 MOD~e Cbristo dapet Ii t m taDja de Villetort, maka la keget, sebab matanja soedah Dj takon jang ~ soedah djadi gila sama eekall. Ach 8oengg~e dia gda ber~atalah Monte Ohristo, jang merasa dirinja oedah tlda senang lagi di itoe roemah. Na Iloedah mpel~h, lebi b~ik .sekarang kits ingat toeloe~gin jang masih idoep• .DJadl Monte .~bristo poelang, dapetin Morrel ada dl Ohamps Elysces berdjalan.djalan perti orang lingloeng. Maka !mtanja Mon~e Ohristo: "Maximilliaan ber. led~a'sed!~b. eoeda, klta nanti brangkat besok pagi darl ParU8. Morrel bertanja: .Apa toewan tida ada pakerdja. an lagi di Parlis?" , "Tida, dan akoe minta-minta djangan eampe koe berboewat kalebian lagi dari misti," Besokannja dia orang brangkat tjoema di anter oleh Baptistin, Halidee soedah toeroet 88ma AU dan Bertucoio tinggal 88ma toew nNoirtier. LXXXI, BRANGKAT. Hal j ng telah ketljadl n membikin kagetanterokot Parus. Emmanuel aama ieterinja lagi beromong·omon berdoewa di dalem kamar di roemahnj di djalan eslaü, aeedah dengar halitoedengan heransekali. Dia orang tjari aken samboeng itoe katjilaka· n semoeWI s toe Bama laen, seperti ma~inj Morcerf, tjil kanjI Danglars dan de Villefort. Maximiliaan doedoek djoega bersama-eama, te~ i . i seperti orang liDgloeng lida taoe apa jang , kOOj.· diaD. KatanjaJulia: ,,8oenggoe, Emmanuel, kaloe ang~u ambil ini tiga orang jang baroe ini begitoe kaj belar, apakab engkan tida rasa, jang dalem waktoe'i beroentoeng ia meloepahin sekali betara kala. Aug· kau tida ingat itoe dongeng anak-anak, jang di wak· toe orang kawin rame berfesta, orang loepa-in ~eri jang djahat ati di dalem roemab, maka kawinan lto djadi tjilaka. Emanuel ingat apa jang kedjadian 88ma Moreerf dan Danglan. Dan begimana keras orang bereakit berkata Juli. dengan mengingat Valentine, tida brentinja, tetapl ia tida maoe eeboet itoe nama di hadepan edara· nja. -, .Djikaloe dia orang telah di I nggal' boekoeman Allah, maka dia orang telah terkoetoek aken memikoeI boekoeman Atah." 1092 1098 ,Aai Emmanuel apa fikiranmoe ada dasarnja P berkatalah Julia, kaloe sandenja papa doeloe, koetik maoe boenoeh diri, pestolnja soedah bertempel ma pelengannja? Apa orang jang liat padanja, tida nanti bilang,jang patoet djoega ia trima nacib, Allah? "Ja, tetapi Allah tida kaai ia mati begitoe, maka ada dateng aatoe maleikat; aken menoeloeng dia seperti Ibrahim, koetika ia hendak korbankenanaknja, djoega katoeloengan sebab soedah kedatengan maleikat Baroe Emmanuel abis berkata. itoe, maka ksdengaran soewara lontjeng, ia itoe satoe tanda dari peridjsga pintoe kaloe ada tetamoe. Di ,itoe waktoe djoega, maka Graaf Monte Chriato dateng dan dengan girang ati, ia di aamboet oleh kadoewa laki isteri. Maximiliaan memandang dia aabentaran, seaoedah ia tinggal bengong lagi, Graaf tida mengoendjoekin, jang dia mengarti mssing-masing poenja aer moeka, ia tjoema berkata: Na, Maximiliaan akoe dateng ambil padamce ," Maoe ambil sama akoet bertanjalah Maximiliaan, seperti orang jang mabok, atau jang mendoesin dari pada impiannja. ,Ja, berkata Monte Christo, kita boekan soedah djandji, jang akoe nanti bawa pegi padamoe dan pakah kemaren akoe tida kaai taoe, jang akoe bakal datang ini hari boewat adjakin padamoe dan angkau betoelnja soedah misti bereedis]" . •Akoe dateng di sini," katanja Ma imili D, dari I bab akoe mloe Imbil eelamat tin g 1. "Abi toe aD graaf maoe k m nabptt ,BermoeI .moela ka Marseille njonja P" "Ka Marseille, berkatalah kadoewa laki isteri. "Ja, abie 'aaja maoe .bawa djoega sama njonja poenja soedura. ' ' "Adoehei toewan graaf toeloenginlah dia, berkata Julia, biar dia lekas baik, Morrel maen boewang moekanja, jang soedah merab, hendak di semboeniken olehnja. Bertanjalah toewan graaf, "apa njonja liat djoeg , jang Maximiliaan ada menjimpen penjakitP" "Ja," berkata Julîa, "tetapi aaja rasa, jang dia terlebi isang di ini roemah. "Tida mengapa, nanti saja bikin hiboer atinja." Na, akoe soeda sediah, berkatalah Maximiliaan. Selamat tingal aobat-sobat baik, selamat tingal Emanuel, selamat tinggal Julia1" "Be kenapa begitoe, apa toewan brangkat mendadak-dadak, dengan tida bereedia-sedia doeloe, aken mengambil pas?" "Ach apa goenanja menanti, sebab menantiitoe, menambah orang bersakit ati sadja," berkata. Monte Christo dan saja brani taroin,jang Maximiliaan seeda bersedi betoel-betoel, sebab memang saja aoedah bilang begitoe padanja, "Ja akoe eoedab pak-pak koffer dan akoe poenja pas soedah tersedia," berkata. Morrel dengan pelahanpelsban. "Bjoekoerlah, sjoekoer," berkata Monte Christo dengan girang, akoe taoe orang militair semoewa begitoe ter tip. Aataga toewan graaf, kaloe begitoe toewan pegi dari eini mendadak meninggalken kits. Djadi to wan tida bol b rDIDti b rang uto djamP "Baja po Dja kreta ada di Ioew r njonja, dal m llm har! kita mi.ti Nmpe di Pari.JI." •Tet pi Maximili D tid nanti p gi ka Rome," berkatalah Emmao~~l. '. . r 1095 1094 Dj bnjl imili: .Akoe pegi di lIllUlIdjoega, jang graaf loeO bawa nma akoe, aebab ko ini latoe boelan lamanja tida ua poenja maoe, koe isti toeroet apa kahendaknja graaf wIja." ,Ja Allah, kenapa aximiliaan berkata begito dengan loewara, seperti orang jang tida ad poenja pengbarepan b rang ledikit. Njonja Julia djangan takoet, Muimiliaan toeroet lama ~ ,Na elamat tinggal oed ra," berkata orrel, lamat tinggal EmmanuelllC . ,Ach kenapa Maximiliaan begitoe dingin aliDja, tida ada girang.girangnja barang ledikit, berkata njonja Julia." Maximiliaan, apa adaapa·apa,jang angkau lemboe· Di·in boewat kita orang, scedara jang tertjiDta, Ida jang angkau limpan rahasia P ,Ol" berkata Monte Christo nanti djoega angon liat dia kom bali, dengan girangnja dan tertawanja leperti doeloe, djangan koewatir." aximiliaan tida berkata.kata, tjoema ia memandang 88ma Monte Christo, seperti orang i Dg di bentjinja lekali dan di hinain olehnja. ,Ajo marilah kita branICkat," berkata Monte Christo. M ka Julia bilang: •Toewan sabelonnja brangkat, biarlah akoe kataken semoewa kapada toewan, ap jango kemaren • • • • • • ." ,Njonja," berkatalah Monte Christo, sembaring memegang kadoen tangannja njonja Julia, .bair pa djoega njonj maoe tjerita nma saja, maka ti. dalah ada j ng membikin uja tel'lebi girang dari jang saja batja di dalem njonja poenj mats dan njonja poeJija lti, m sebagiman pengrasa- n ~. poenJa ati djoep. TJoema c1alem hikajat daD 1 . dongeng ladja di tjeritaken d ri oraDg jang baik daB moerah hati dan seperti dl tjorita-tjerita itoe poen, haroee djoega saja pegi dari Parijs dengan tida ketemoe-in lagisama njonja. A en tetapi, aaja ini brangkat dateng ketemoe-In S8ma njonja, serta saja poen tida maloe kataken njonja kadoewa laki isteri,80bat jang tertjinta, djanganlah loepa sama aaja, sebab b rangkali njonja dlD Emanuel tida ketemoe lagi m uja." "Apa P tid ketemoe ma toewaD P" berkatalah Emmanuel I Juli'l jang herdiri diam tid berkata.kata, kali • lID sekali mereras atinja, maka aer matanja beril. nang.linang. Katanja Emmanuel "tida liat toewan kombali kenapa P Apakah toewBn ini boekan manoe. sia. Tetapi benarlah toewsn iai, leperti orang aloes, jang naik ka sorga dan jnng tjoema toeroen di doenia, aken membikin baik, akenmenoeloeng pada ma. noesia." "Djangan berkata begitoe ", djawablah Gra f, dj ngan berkata begitoe sobat.sobatjang tertjinta, itoo tidl baik, sebab akoe menoeaia 8ama sadjaseperti oraDg lain, Monte Chrilto tjioem tangannja Julia, jaDg pelok tjioem eama Graaf, 8eperti orang tjioem papanj ,jang hendak maoe pegl djaoe dan lama. Abis ia kaai tangan sama Emmanuel, maka ia pegi kaloewar dari itoe .ro~~ah, tempat .i ng beroento~Dg sekali, ia adjak MaxImIhaan pegl, Jang socdah hngloeDg tida taoe toe pa· pa selamanj Valentine mati. Julia biaildn koepingnja Monte Christo k tuja: "Biar apolah ki nja, bikin akoe poenJa soedaN djadi beroentoeng." . Monte Chl'isto peglng Isgl tangannja Julia, jang di tekennja leperti doeloe aoedah Ida sebelu taOD . .' 1096 1097 lamanja di ' tangga itoe, jang naikka dalem kamar . nja Morrel, aerta Graaf bertanja sembarlng meeem: . •Njonja masih pcrtjaija anakoda 8imbad." Djawabnja Julia: ,,0, ja, ja, akoe pertjaija, seper· ti kata moeloetnja Toehan jang Esa. Na, kaloe begitoe, pegi 8sdja tidoer jang senang, dan pertjofia pada Allah ta-allah. Bebagimana telah di kataken, maka di loewar soedah ada bediri kreta post pake ampat koeda, jang tingkanja seperti soedah tida sabaran. Di bawah tangga ada bediri Ali dengan moekanja mengkiJap dari sebab kringat; roepanja liaja dia baroe poelang dari perdjalanan jong djaoeh. Graaf tanja padanja tjara Arab: "Apa angkau soedah pegi kapsda itoe orang toewa? AH kasi tanda, [ang ia aoedsh pegi. "Apa angkau kaai liat itoe 80e1'l1t jang terboeka, pada toewan toewa, eebsglmena akoe aoedeh titahken pademoe pil Hoe boedak kaai tanda lagi dengsn hormat, jang ia soedah pegi ." :tAbis apa katanje, ach lebi baik kau kataken bagimana di bikinnja P" AU bediri di ttlrang, sahingga toewannja bisa liat·dia betoal, abls dia tarik moeka, dia toetoep·matanja, djadi dia adjokin djoeetoe betoeI, eebagiman8 toawan Noirtier sabsn bikin, kaloe dia maoe bi· lang haik, iapoen toctoep matanja. 11Djadi dia bilang Duik," barkata Monte Christo na, ajo lloedGh mari brangkat." Beroe ia berkata begitoc, waka koeda kreta itoelantas seperti terbllng di djalan, jung tel'pal!!lng bstne 8t!perti oedjan epi besi bki koedl1jang kepoll"oel batoe. begitoe ·b ras larinja. MflAÏmiliaîlJi tiI:ggál dcedoek di podjokan dengan tidll borkatR·katt;. Ada soedah setengah djam, maka Hoe krete brenti sama sokali, sebab Graaf soedah tarik H beneng eoetra, jang ada terikat pada oe djarinjn AH. OruIJg Ilabesio iloe toeroen terces boeka pintoe kreta, Maleranja bsgoes gelap goempita, melaenkeu bintang di langi] [ang djadi keliatan terlehi njata meutjorongnja, seperti batoe permata, jang bagoesbilgoes dan bening aernja. Urang el1mpa di kak i goenoeng Yillejuif dari D;1l\Dll. keliutan Pal'üR aeperti laoe tan ja!lg dalem, t joema keliatan bebrapa njalahun lampoouja, Graaf toeroen dari kreta dan tinggalsendirian, kretanja pegl dari sitoe, Ia bediri deugan mem. boeka topi, soperti orang jang bersembujang, Katanj»: "Kota. hessr, blon anam boelau nkoe masoek di dalem prentahmoe, Akoe rass jang Allah taalah soedah bawa padakoe ka tcmpat Hoe, dan se· knrang llahpoeu djoega membawa akoe kaloewar dengun kemeuangan. Rshasiakoe di dRII.'ID kota, akoe serehken puda Al lah, schab Allah aendirilah dapet membatja di dalem akoe poenja ti. A.lIahpoen tooe djoega, jong ekoo pegi tida dengen dandam ati, jang tida baik atau dengen bangga, tjoeme ada sakit a tilroe. .Allah ta-alahpoon taoe sendiri, [ang akoe poenja koewasa teb h k 09 pake, boekan akoe sia-sia. Beknrang tjoekocplah perboewatankoe. Sclllmnt tinggf11 1.0ta Pal'il~, fle!amat tinggn1. ~fo nte Christo meman. daD lagi ka bllwah, abis ia nnik lngi dalem kretag nja dan di itoe sa·at djocga, kretanja Inri seperti anak psnah terlepas dari bocsoel'nja_ á . Moute Chriilo 77 1099 LXXXII. . RO E N H DI G ' NG 11IEILLAN. IA Kreta soedah djalan sepoeloe mill poenja djaoeb, dengan tidah orang omong baraug aatoe pata, Mor· rel mengimpi, ternjata kaliaten oloh Monte Christo, jang Morrel seperti tidu ada eemangetnjn. Graaf bermoela-moela berknto: "Morrel apa baraugkali angkau menjesel, jang angkausoedah toeroot somaakoeP" ,,'l'ida eekali-kall, toewan graaf, tetapi aken meninggalken kota Parus •••••••• •" Tjoba akoe taoe dengan tentoe, jang peroentoengan moe ada di Pal'Us, akoe tentoe kasi tinggal padamoe di sana," "Ingatlah di Parijs Valentine ada tlnggal boewat sclama.lamanja dan akenmeninggalken kota itoe, sama djoega, seperti akoeH Valentine kadoowa knlinja." ang "Moximiliaanl" herkata toewan graaf, sobat-eobat jang kita Hang, tida ada lagi di dalem tanah, sebab dia' ada terkoeboer di dalem kita poenja ati, dan djika di takdirken Allah, maka ia toeroet pada kita, biar kemana djoega kita pegi. Akoe ini ada poenja doewa sobat jong sademikian, selama-lamanja tida berpisah dari akoe, Jong satce, akoe poenja mama, dan [ang laen akoe poenja orang toewa, jang kaai fikiran pada akoe. Djikaloc akoe berkoewatir, tida taoe apa aken di bikin, maka akoe bertanja padadoewa orang itoe jong ada di dalem atikoo, dan djikaloe akoe berboewat baik, maka dia oranglah janB membri fikiran baik itoe pada akoe. Belama'lemenja lIorrel, augkeu misti tanja atimoe, aken berboewat apa.apa, tjobalah angkau tanja sekarang apakah haik augkan tarik moeka asem sadja," Maximiliaan berkata: "Sobat jang tersajang, soawara di dalem akoe poenja ati ada sedi sekali dan tida laon, tjoema katjilaka-an sadja jang di raeanja ." "Benarnjalnh, sebab orang jaug atm ja tida tegoeh saban begitoe, sebab nti itoelo.h jang mengsdaken seporti oedjocng jang pengabisan dari pada segala bal. Djikaloe nH itoe sedih, maka oedjoeng jang pengabisan itoc poen mengeendjeeken kasoesahan, jang sedih djoega dari pada hal itoe." "Bolo djadi begitoe", berkatalah Maximillaan. Abis ia tinggal lo.gi seperti orang ' mengimpi eadja, Perdjalanannja memeng lekas, sebaglmana kabi aea-aunja Graaf. . Kota-kota jang di Iiwatin soedah sepcrti angin sadja, poehoen-poehoeaan datongnja kaliaten sepcrti raksasa, tctapi kaloo liwat seperti ramboet jang katioep angin, Besokan peginja dia orang sampe di Chalons, di mana graaf poenja kapal memang lagi bernanti. Kadoewa toewan itoe masoek ka dalem kapal, abie itoe kreta sama koeda di mocwat. "Kapalnja Iaugsiug seperti kolek jang besar dan njata romannja teramat ledjoe. Rodanja kapal itoe di lamboeng sama sepertl sejapnja boeroeng lacet, jang pesat terbangnja tida memendaug angin riboet dan ombak besar. Kapal itoe dengan sabentaran djoega sampe di Marseille di roana ada bebrapa poeloe kapal dan ramenja boeksn alll.ng kapalang. Orang mO~Ddllr. mandir. ~oedah ampir Eeperti semoat bl&njaknja, jang 1100 1101 memikoel barang, jang tenteng koffer, ach, ramenja orang aoedah tida dapet di kataken. Orang laen kaloe liat begini,tentoe tida blsa diam atinja maoe toeroet ka tempat rame-rame itoe, tetapi Morrel tida merasa satoe apa, ia seporti boeta-melek tida liat itoe semoewa. 8ama sekali katanja pada M onte Christo, kootika doewa-doewa soedah bediri di piuggir pelaboewan jiln~ di tembok: "IJiatlah di sinl, di sim p:l.pa ada bediri waktoe Pharao belajar rnasoek ka dalem moewara; di sin i papa pelok sama a koe, sebah toewan soeduh toeloeng tjllboet padanjadari palla maloe dan dari pada memboenoeh diri, Akoe masih meraan ~er matanja pnpa, jang miIih di akoe poenja pipi, koet.ika papil, polok sama nkoe; adapoen boekan papa sendiri jang menangis, semoewa jang liat sawa kita pnda ketsrik -tarlk atinja, Monte Christo hermesem. ".Ja itoe waktoe akoe bediri di sebeleh sana, Morrel, sembaring mengoendjoekin oedjoeng djalanan, Sehlgi graaf mengoeudjook djalanan Hoe, maka kadengaren orang lup;i menengis keras dan keliatan aatoe perampoewan,[ang lagi gapé gap é dengan setangan ssmn satoe toewan, ,jong brangkat dengan kapnl. Hoe perampoewun r ake tjadir (toetoop !Docka). Monte Christo bcentoctiu dia enma mata dengan ntinjfl. poe1a begitoe sedi, sampe orang laen tentoo miBti dapet Iiltt itoe pangr,lsa·an ati di moekanja MOllte Chl'isto, tctapi l\!or· rl11 tida dapet liat eRtoe apa. Morrel memalldnng ka knpnl itoc, jang hiRnght, abie kahmja: La-iIlah-allahl akoe toch tida sabh doeg:l, itoo toewan pako pakejan op ~i r ket.jiI, apa dia boekflo jl\ Albert àIoroerf." "Ja hetoei dia, berkata MOllte Chridto, ako3 djoegl\ kOll ~lin sana di~." . "Apa toewan dnpet liat itoe toewan, begimana boleh djadi, toewan memendeng ka laen tempat. Ora.:lntc,: pon .IJJlt .!tamar. Sedari itoe waktoo, hda luen d~ rl ~akJ t nfi slIdJl1, janll' mon gamperi akoo, dan nel' matskoe fl'Jeo ah bi· kinolnoelo.°n begitoo besar dan dalem autura hun itoe sampe tJekàrang, hlngga tid» dapet di aebrangin lagl, Ja Edmond, angkau kim alree bole kaai snlah padn~oo, nkoe bentji, adoeh djanganlah kira begitoe solJltb lmloo ada j:1l1g l3f1 !ah, tida laPon omng tjo~ma nkoelah 8cndiri jan;; ~l\l o h. Ol akoc doerbn· ka bcrkatalnh MeI c~deg àcngRl1 ·r em911-remll ll tClngro n , ' E\ ., sertlb!l.rinl> memandang ka· }-. ,, TI'Jek :llJglt. ' 'oem"O 1111 8okllr:mg 0 mailih titi.a. l:erat. Masa alcoe jan; bcgitoe bcribadat dan nHm dan pr.flfjch tjinta p:.\da sr:sllmanja, kenapa 8koe mit>ti koa"\yatir, berati 7'jak pads Allah jnng Mllha moelijtl.." ,, , Moute UJui sto dateIlg mengamp1l'1D aken mnoa kasl tllngan padl\nj u.. • • , "D,iangan," bcrkataJah ~rerccdoa, semhJlrlng la tlmk kombali tangannjn; djang'lm s~b:ü pegllng eamt!. akoe. ADgknu Eoedah rocngf.lIll'ccni 11koe jeng pulil!g bere hati, laen, Dari rasa, Dia u.rang semoewa maoe kekaja-an eetsoe 8pll tetapi akoe tel!.\h berko"wlilir hati tida tetap, itoe djangun l'egang akoe, Edmond, akue me. jRUg engkeu ini maoe kataken penghibceran jang manis padakoe, tetapi djauganlah angksu herkata-k ata, simpan itoe boewat orang laon, dari sebab akoc soodah tida harnes lngl di kasihani olehnrne, ,,~istlah •••." muka Mercede!l boeka kekueduE'ng. D.1 0., akoe poenja ramboet aoedah poetih, akoe poenja mata ooe.dab lajoc, bahnu terlaloo mennempshkan aer: muta, djidatkoe soedsh berk eroet, Aken tetapi angkau, Edrnund, masih moedn, masih gagah dnn tja. kap. Angkliu masih pol'tjajll. betcel palla Allah, hing~ ~I\ augkeu katoeloengan, Tetl).I'i okoe berkoewatlr, bati koe tida tegoeh, akoe tida herhsti tetep pada Allah. Mercedc9 hlce menungia sepertl annk ke~i il. Mon•. te Chril!to pel!'aDg tft.ngannjn, laloo di tjioemnja ta. nga~ itoe dl'D~en hormnt. ~Jercedell mem!m jang tji. oamlD sllperti Ol'ltng jang tida uurhati tjinta, melIlinken orang jllng berhol'mat ker118 l:IadjD, 8eperti ia membri horwat pada sa·oraug peri jang tloetji. Maku 1ratanj:! 1tlerc\!des: " Dalem idoepn;a manoe. Ili adaJnh bal, biaf tlcbegim:m'l ketjil moplanja, bo" Ie mendjadi kabinoll3-an sHb mn lromanj8, Akoe kira angkau !loedah mati; pfltoetnja akoe poen djoega misti toeruet mati; schab apa g<'enauja IJlwe ting~al idoep, abi8 dengcm mondendam doeh tjita 8olomo IaJDllnja di dalam ntjp Apa goenaDja akoe jong ba. 110llte Ch.riJto 78 U06 1107 ro beroemoer tlgll poeloe sembllan taan, soedah beroepa eeperti oraDg [sng OI'DlOer li,ma poejoe tao~P Apa goenanja koetiku 6k~e ketemoeJn] ak~e kenalin padamoe, abis akoe poonJa auuk lI?dJa, JI1Dg I1~O! teeloengin. Apakab tida b~roe6 djoege, akce ~lll~tl toeloeng djocga akoe pooDJa soewannf Kendati ~Ia bagimnna salah djoega, harcesakoc toeloeng padanja, Tetapi akoe tinggalin dia mati. Ach, apa orang [ang seperti akoe itoe, masih hole di kIJcwutir,orsngP Ap~ koe boekan orang herhianatf Akoo pO€DJu eoewaan djadi orang berhianat, itue boekan boewat orang lacn, tjoema boewat akoe djoega, abia sama seke,ll akoe tinggalin dia sendirian, malaban akoesengadja, 60epaja dia bole lckns mati, Apokab namunja oraug jang begitoeP" . , SHBt herkata Monte Ohristo, "dJangan angksu be:kata' begitoe Mercedes, angkau mieti kenal dirimoe lebi bal k. Boekan begitoe, angksu sa-erang perampoewan, jang berhati toeleespoeti bresih, sa-orsng Boetji. Tetapi akoe ini telah kena morka, .A.111t~j ke~ napa dari moela-moela kasoeell.haukoe ,lIoe tids dl mslangin, djangan sampe akoe kcua kehmpah.Adapoen jkoe r88a, bahoewa dcngau perboew&tan eedamikian maka Allah telah menetHpkon akoo djl.Ldi oetoe~a~oja 1Joewa~ membalt!s kedjahlltan oraog-orang. di doonia jan~ soedab mengauiaja StlmB akoe." Tiohal~b Mercedes ingat apa jang telah soedl1h kedjadian doeloe-~o~lo,o, apa ,jaog ~ul~h kedjadia~ BCkarang ini, dan Jakl,Dlnlah, ,akc~ tJIU'l taoe apa JllUg nanti bBkal kedjadulU, ablS hatlah apa benar apa tida, jang Allahhelldak wemuke akoe,akendjadi oetoe-, BfUlDja boewat menghoekoew kusalahan orang·orlUlg: . itce jaDg b6rdol'.a pada akoo. & rmoe1&-moela akoe telah kelanggar ,tjilaka jlWg tcràmat keraerija, akoe ' di tjereiken dengan paks ~ dari pada orang-orang tjintflkoe, dan dari pada ol'al1l orang jang sl1jang sama akoe, abis saeoodahnja akoe keloewar dari pendjars, axoe mardika lagi, maki akon bereleb hnrta kekaju-au jang tida: berbinggaj sampe akoe misf pcrtjllja, [aug akoe memaug di beihken bat'ta koksja-au itoe, aken melakoeken hoekoemnja Allah pada sekalian jnn~ berdosa padaakoe. Se· darl itoe waktoo, maka kahidoepankoe Roedab tid senang Isgi, akoo seperti di boeroe dari belakang oleh baiangan [ang mengataken pada akoe: a10 lekaa, ingatlah pembales Allah. Uaka sispa djoegajang bediri di hadepankoo, nistjaija. ia biuasaI "So2dnh, Edmond, soedab," barkatalab Mereede, djangan tjerita teroes, sebab akoe dari moele-moela soeduh mengarti porboewatanmoe. Makaitoe, baiklah dari sekarang kita berpisahnn sad]a," "Mercedcs, aabelcnnja kito. berpisa da.n kits barangkali tida bisa ketemoe lagi satoe sama laen, maka ada [ang akoo maoe tauja padamoe, berkata Moute Ohrlsto, spa jang angkau kepengin P "Edmoud, akoo tida kepingin apa-apa laen, tjoema apa jaug bisa bikin bcroentoeng sama akoe poenja anak." "Djikaloe begitoe, baiklah angltau minta doa pada Allah ta'aUah, jan~ memegang djiwa menoeeia, biar aplllah kil'anjs, djangllD a,nakmoe koerang apa·apa, baroelJiab oemoer paudjangj laen dari pada itoe, maka akoelah jang nsnti djllgn." "Trima kssi Edmolld, trima kasi. ,,!toe 88t09 socdah tArdjsga, Ma pi angkau' lIendiri Mercedcs, b8gimanakah P" "Akoe? Akee tids perIoe satoe apaj akoeini idoep di antara doewB koeboeran. Jang Batoe, ia ~toe koe- , 1108 ·t l09 boerannja 'Edmond Dantes, jong'soedab I m mening81 doenia, ia itoelah ktstjinh -ankoe salamn-lamauja sampe pada aohirat, Betcel tida pantea bageikoe saeran [sng beramboet warna doewo, aken herkata beo gime, tetlllJi apa maoe di bikin, akoe poenja hati tida bisa borloepa, dun hiar bagimana djoega, ak oe tida maoe ilang itoo peringatau. . Koehoer [ang laan, ia itoe koeboernia orang jang di bikin sampa mati oleh lëdmond Dantes; akoe terima baik, [ang tlia itoe mati, akoe tida bersuktt11ti, tet~pi boewat orang jang eoedab mati, baik kits ssmbajangiu. "Njonja, djangan koewatir, njonja poenja snak tentoe djadl beroentoong, berkata toewan graaf. "Kaloe akoe poeuja l\nak beroentoeng, nietjaja akoe djocga nanti beroentuong." Totapi • • • • • apakah un~kau nanti bikinP" Mer- kit separcnja do.ri eemocwa oewang, fa itoelah 'ad lanteren an~kl1u poenja simpeaan, sobab ngkau t:11 c-des bermesem dengan sedi, , Kapan akoe bilengjang akoe eekarang mnoe idoop St porthdooloe dengan lelah kringatkoesoudiri, seperti ~Iercedo8 jlln~ doeloe, tentoe engkeu tidn pertjajaj akoo soeds tida hole bekerdja laan, tjoemn mendoa sadju,· tetapi akoe tidB oesah bokerdje.. !toe oewang jll.ng angkan simpen di dalem tana1J, kcdapetan botóel·di mana 8ngkllu oendjóekin. Orang barangkali nanti tjari taoe akoe eiapa, orllng barangkali nanti tanja djoega, ap" akoe bikin, tetapi satoe orang tida nonti taoe .hegimann alroe idoep, tetapi apa perdoeliP !toe pcrk!\ra ada antara akoe 8ama Toehan jang MaLn Moelia." . ,,~ferc~deR," borkata tOOWllU graaf, "akoe tidll ma· oe kaai salah padamoe, tet.api 81lgkau terl"loe dari mi ~ti , aken ml)lepl~k:ell s9m06a. harta bauda sekali· all dari pl i a .toewaD de Moreert, sebab paling aedi· boros dan sebab t rtibmoe." ".TIl, ja, nkoe meugaeti kemsna parannja, tetapi koe tida boleh trima itoe Edmond, akoe poenje nak DistjBja nsuti lll.rang padakoe," ,,0, ja, akoepoen tida nautl lantjl\n~ berboewat apa-apa bngimeo .ang tidlL di trima baik oleh nakmoe, toewan Albort de Moreerf .Akoe kepengin ae. kali muoe dongar npa kahendaknju dan akoe nllnti toeroet apa. djoeaa kaheudak itoe. 'l'etapi sandenj Albllrt trima apa jang ukoe maoe blkin, llpakah angkau soeka maoe tosroet dengan balk pil ",Ja I E 1100nd, ungkau boekan soedah taoe sendiri, [sng akoo ini soedab .sepertl o:ang jang tida bisa poenja memikir l:tgi, orsng [ang eoedab tlda poenia mnoe. Akoo telah soedah begitoe keras kens k'elllUl{gnr tsngan Allah, sampe akoe .soedah tilla da poenja frkirau Ja~i. AkQO di dalem tangen Allah, aeperti boeroeng ketjil di moeloet oeJar. Akon maoe ,mllti tida di kasl, maka kaloo dari pa~a. Allah itoe toeJoengllD dateng, nitltjaja akoe trima. 11Eo I njonja, djRngall minta doa begitoe, berko.ta Monte Chriato, jang rli kabendaki Allah, ia Hoo soepaija machJneknia mengllrti padanja, dari itoe manoeRia ada fikirannia jang ulludika. boewat memikirin hal itoe dt.>ngan leloewasa." , .A~ta~a , kaloe sandenja benar begitoe, orang poenja fikirnn tingga,1 mardika tida terpaksa,adoe, bsgimana Boosah hatikoe memikirin saoemoer idoepkoe, jang tida ada panghl\repan apa-apa lagi. "Mont.e Christo bertoondoek dengan pootjat, seb b ia merasa sendiri brapa soeaah dan sOOi hatinja Mercedes. '1110 : SeiÎJhnring kalli tanglln ama ~[ercedC9, mllkB ka~ tanja Mon t~ Ohrlstc: "Ns, angkau maoe kaai selamet tinggal I!f&mll , akoe sampe kits ketemoe lagi satce aama' laen P . ." IlBonkan akoe maoo, totapl memang akoe ambil aelamat tinggel dengen berharep, jang kita bole katemoe lagi astoe esma laan," bHrkata ~Iorcedes sembaring mongoendjoek ka lan~it, ,,'3oepaja nngkau eendiel bole taoe jau~ akoe belou Haug peuharepan," " Ahis kasi tabe sama do Moute Ohrleto dengen t&ngllonja jllUg gemeteran, maka Moreedes lari naik tang~s ka nt!lS loteng roemali kn karnar doeloe tempat tinggaln]a toewau Dantea jang toews, Moute Ohristo berdjalan kaloewar polahan-pelahan pe· gi ka pelsboewan. 'I'etspi MCl.'ced()l! tida Iiat dia kaloear, sebab mateuja tJoema tjll.I'i itoe kapal, .lallg bawa aneknja pegi djaoe dsri tempat perdiamannje, Sembaring memsndnng kapal itl)6, iang soedah djaoeh, jang roepanja soedsh seperti boeroeng ketjil, mnka Mercodes -berkata dengan pluham lIEdmond 1 Edmond I" -' : . LX 'XIII. JA T SOl; G "-SOEDAH. Dengan hati herdoeks-tjita, maka graaf do Monto Chritsto kaloewar darl itoe roemah, di mana ia tiuggalin 1I1l'rceàcs aondirian, barangkali selama-Iamanja ia tida nsnti bettemoe lagl samn Merood~. Bedari matinja Eduard, maka 'M1)Dto Uhristo poeD hati berlaenan scknli, Perdjalannja dalem ini hija kajlit dari barmoela-moela, dia oepama-in seperti ornng [aug ~i 8ti ureliwati gocnoecg, s~lIIpe sekarang dja-, lana ~nJa soekar, tetapi ia selamet djoega dalem Hoe perdjalanun, 811ID[10 ia dateng di mana poentjsk goenoeng, ,sutclah s..mpe di all~$,lllaka di lietnjl\blekaug goenoHJtg itoe temmat tjeeram. Lagi omongnjs tadi aama MOJ'ceues djoegl\ membikin atlnje tida enak, Baraugkali dalem aedin-andie-annja aken molskoeken balesuja H OG ada kemasoekan bareng jang tida baik, hiugga tids loeloes sama sekali perdjalullimnj ll ~ Dia fiki rin dalem atiuja: "Apl\ hoeugguch salah akoe herboewat dengan mambales moesoehkoe. Mas kaloe tida buik udanj a, I1kl)8 boleh dapet toeloengan darl PIltia. Allah? Soodeb, djnll~ an akoe pikirin lebih dj aoeh, seba b nkoe nanti djadi /;:la. : Seda.ll~ Monte Ourisro berdj-dau berfîkir hcgitoo, maka. ia toel'o~t dj lllanall do h. Cai~llril', di nJ:H1a doewa poelQ9 ampat tnan lebi doeloe, dia. berdjül:l n di anter Il!lIDll ronda. Rl)elllll h-rolJlOllh !lQknrNlg, jllng rOep~Jlj3 begilli terang dan rame, noeloegQ1 koetikl\ din Ji WtU ,li', bersama-sawR itoe J:olldu. ';:~ t3pi biar hssimanadjlJe. 1112 ga tida adR bedahuj , b'3r!tata llonte Christo, tjoema doeIoe tengah' malem dan sekarang aisng hari, Dia berdjalan begitoe ka pioggir tembok pelsboemn, liwat djal90an St. Lamhert mengsmplrl tiang hoewnt gantoElng.gantoong pertandahan. Inilah tem. pat di mans din naik kapal, Satoe prnoe dongen IDa. make teuda bocwat pleeior-pleeiersu liwat di situe. Monte Ohristo panggil SBm8 teekaug prlloe itoe, jang lekas dnteng seperf orang jalJg kepingln dapet oe. wang oepahan. Ach sonanglah orang naik praoe di itoo waktoe. Bernbaring maen-maen prsoe begitoe, dia ingat sebagimana doelee djadinja, Dia iogt\t sebagi muna dia belajar meneedjoe kalltHp.l Ir. ach semang- ' kin lama, semangkin dia ingat lag! snkit atinju[sng doeloe-doeloe. Koetika eoedah sampe, )\fonte Ohrist« poanja pikiran masih seperti oraug mengimpi, hingga ja kat;et koetika toekaag pru.oe bilaug padsnjar toewan, scedah eampe, Monte Ohristo sampe di tempat doelee di kastee l d' If. Di int tempat [ang dia iudjuk seksrang, ia. itoelah tempat di mana ia doelos toeroen dsri praoo di iring dari blakeng oleh bebrapa soldadoo, jang pake sinnpan, sedang oedjoeng bandjenet di pa.~8Ilg dl blakengnja, 000100 djalan ini soperti djalan jang kaaoberat djaoehnja, tetapi eekarang ini njatalah tide djaoeh, Ba-abisnjn perl\ng boelau Juli, maka di Kasteel d' If itoe, soedah tids ada la~i oreng-orang toetoepan: tjoema ada djllga.djag:l. RI1dj'i boewat menjegah orang- orang toekang sinokel; satoe djoeroo koentji menentiken datenguja oreng-orang [sng kepiegin Iiat itoe roemsh besar, j Dg djadi eeewatce tanda peringatün boewat marika itoe, . ,