SIGNATUUR MICROVORM BIBLIOGRAFISCH VERSLAG: BIBLIOGRAPHIC RECORD: • • MOEDERNEGATIEFOPSLAGNUMMER: MASTER NEGATIVE STORAGE NUMBER: IMM69C-IOO\6 D KlTLVlRoynl Netherlnnds Institule of Southeast Aslnn and Carlbbean Studies SHELF NUMBER MICROFORM: Graaf de Monto-Crlslo I karangannja A1ellnder DUlI12s ; IJerUoken dalam bah. MelaJoerendab dengonmenoeroeI dJalanJang gampang. - Oatavla: Kanseboom & Co, 18C).1.I899.· 25dl. (tl83 p.).; 16em Vanafbag. 11 uUg. door A1breebl & Co AUTEUR(S) Alexandr. ouma. p•••d. van Devy de la Paillet.rie Enmplaargegevens: Aan...: Bag. 1·2 Oag 1·10 nlel ultleenbaar 5.' M SINO 0022 dl 19 Sign. van origineel: Shelfnr. oforlglnal eopy: 1\1 bh 0204 Filmformaat I Size offilm : Beeld plaatsing / Imageplacement : Reductie moederfilm / Reductlon Masterfilm: J aar van verfilming / Filmed ln : Verfilmd door bedrijf I Filmed by: Sign. Vln mlerovorm: Sbelrnr. of mlero!orm: 1\1 SINO0022 dl19 HDP / _ 1 6 / .mm COMIC/IIB IS : 1 2004 Karmac Microfilm Systems hh 'lolt ~ tt A D ~l 0N F }J TEe11nisT0 d ALEXANDER DUMAS DI TJERITAKAN DALAM BAHASA MELAJDE RENDAH lJESO.\ X ME..iOEROET DJALAN J A..'iO GAMPANG. ' BA& I AN 19. RATA VU ALBR.EÛll'l' & CO. 1899. BIBLIOTHEEK KITLV 1 1 1 1 1 1 1 1 111 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 I II I ~ 01617727 IC; Do toSb .' • ~ I 'j 641 ian apa djoega, djangan angkau dateng sampeakoe panggil padamoe." Ali mangoot aken tanda jang dia mengarti toewannja. . Soeda begitoe Monte Christo ambil dari peti satoe lilin jang menjala dan sedang sang malinga sjik maoe memboeka itoe latji medja toelis, maka Monte Ohristo boeka pintoe kamarnja dan lilin itoe di pegangnj a begitoe roepa, sampc teraug lilin itoe djato di moekanja Monte Christo. Hoe pintoe terboeka tida bersoewara, hingga maling itoe tida deugar apaapa, tjoema si maling kaget jang sama sekali djadi terang di karaar. Dia herpaling kablakaug. "Ha, malem baik, toewan Caderousse," berkata Monte Ohristo; ach tjilaka angkau dateng di sini maoe bikin apa P" "Toewan abbée Bussoni!" betkata Caderouase dengan heran, dia tida taoe bagimana itoe ol'ang .bole rnasoek dateng mcngampirin dia, sebabpintoe-pintoe semoewa di koentji haik-haik, dia kasi djato gelang koentjinja abis tinggal berdiri kaja toonggak, Graaf bediri di antara itoe djendelladan Cadercusse, soepaja si maling tidil. lantas bias lari. "Allah, toewan abbèe Bussoni I" barkata poela Caderousse sembari memandnng Graaf itoe dengan mata jang mendelik kaju orang gila. "Ja, mcmang abb ée Buasoni scndirijang dateng di si. ni," herkata MontcChristo,akoe giran g sekalijang angkau lautas kenalin puduakoe toewan Caderousse. Hoe soewatoe tanda jang kita berdoea tida lekas peloepa-an., sebab kaloe tida salah, soeda ada selang sepoeloe.taon jang nkoe liat padamoe, kamoedian tida akoe liat.lagi!, "Sab!lrnja ini danbitjaranja dengen memaen; ini membikin. Cad.e,l.'o\lsll.e terlebi tida ,enak. ati, MooIe Cliriate 642 643 "Ja, toewan abbè e l toewan abbè e ! betkata Caderouaso dengan pelahan, sedang tangannja berkepelan dan giginja bel' .eretekkan seperti orang jang teramat marah, "Kaloe begitoo angkau maoe malingin toewan Graaf de Monte Christo?" berkat alah abbée tiroewan itoe. "J a toewan abbéel," berkars Caderousse sembari tjoba aken ampirin itoe djendella, jang di djaga oleh Monto Christo; Allah toewan abbée, saja tida taoe .. betoel aaüa minta biarlah toewan per tjaja, .... saÜ a brani soelnpa sajja tida ia oe . "Memotong katja djendella," herk ata Graaf, membawa leutera maling, satoe gaboeng kontji palsoe, lat ji medja toelis jang ampir terbongkar, apakah arti nja semoewa itoe, bockan sampe tera ng P" Caderousse seperti tertjekek lehernja, dia tjari djalan aken lari boeat semboeni. "Ach soeda," . betk ata toewan Graaf, "akoe liat jang angkau tiada berebah masih tinggal seperti doeloe, orang pemboenoeh." ".Ta toewan abbée, sebab toewan taoe segala, maka toewan tentoe taoe djoega jang pemboenoeh itoela Carconte; hakim soeda kasi katerangan, sebab saüa tjoema di hoekoem boewang sadja." "Apa hoekoemanmoe soeda abis di djalanin P Se· bab angkau berboewat lagi baraug di sini jang nanti di bawa pudamoe kombali ka tempat boewangan moe jang doeloe. "Tida, toewan abbée, ada satoe orang jang toeloeng lepas Barns saÜ ." a . "Itoe .orang soeda toeloeng betoei pada orang banjak jang dia lepasken satoe maling dan pemboe. . . oeh•" "O!" herkata Caderousse, "saüa soeda berdjandji pasti-pasti .. , ... , , .. "Rm, djudi angkau minggat," herkata Monte ' Ohristo. "J a! barkata Caderousse dengen kaget. "Djahat sekalr jang angkau sekarang soeda tjoba lagi aken berboewnt lagi sekali kedjahatanmoe . ... Kaloe tida sala, maka pe-boewatanmoe ini nanti bawa padamoe ka tana lapaug Gréve. "Ja toewan abbée sajjn ini kepnksa.... "Ja seperti pendjahat jang luen-Iaen, dia orang djoega bilaug begitoe kena pemboedjoek." "Sebab teramat miskin." "Ach, diam !" herkata Bussoni dengen hina, "kamiskinan itoe boic membikin orang djadi minta-minta, bole memaksa orang mentjoeri roti di perotian, tetapi tida ia memaksa orang mandjut ka dalem roemah membongkar latji medja toelis, di dalem roemah jang di sangka tida ada orang jang tinggalin. Dan koetika toekang intan toewan J eannes bajur padamoe ampat poeloe lima riboe frank bocwat itoe barljjant jang akoe brihken padamoe, abis angkau boenoeh itoe t oewan, sebab angkau mnoe ambil itoe barljjant sama-samn itoe oewang, apakah angkau berboewat : itoe dalem kamiskinanmoe?" . "Ampoen, toewan, ja, toewam Abbée ampoenlah," herkata Caderousse, "toewall soeda sekali toeloeng pada soja, baiklah toewan toeloeng lagi sekali." "Perboewatanmoe ini tida membikin akoe dapet kasian padamoe." , "Apa toewim áendiriari P" bel'tanja Caderousae, sembaring remas-remas tangannjll. kadoewn, "atawll. toe-' wan bll.wa oppas' poliCiè " iiken tlingkep' samll. ssÜa,'" " Akoe sendirian," berkata toewan abbée, dan akoe ' , I -- ..• . 644 nanti kasianin padamoe lagi sekali, akoo nanti kasi angkau pogi dari sini dengen tida koerang apa-apa, kendatipoen perboewatankoe ini baraugkali membiki n orang laen dapet tjilaka, sebab selamanja angkau terlepas, maka berbabajalah orang-orang laen. Akoe maoe lepas lagi padumoe dengen djandji jang angkau misti tjerita jang teroes terang." "Ach toewan abbée," berkara Caderousse sembaring bertakoep tangan kadoewa-doewa seperti orang menjemba. ftSoenggo'elah toewankoe ini penoeloeng besar pada saja." "Angkau kira jang ada orang soeda toeloeng padamoe boewat lari dari pemboeian P" "Ja, soenggoe, biar djangan selamet, toewan abbeé," berkata Caderousse. "Siapa jang menoeloeng itoe P" "Sa-orang Inggri s." "Narnanja siapa P" ftLord Wilmore." ft.A.koe kenal sama Lord W il more, djadi akoe boIe taoe apa angkau djoesta atawa tida." ft Toewan abbeé, saja bitjara teroes terang." ftApa ini toewan l nggris membrih perlindoengan padamoeP" . ftSaja tida, tetapi dia brih perlindoengan pada saorang moede, orang Oorsi kaan, jang teranté beraamasama saja di satoe rant é." . . . "Siapa namanja itoe anak moedaP" "Namanja Benedetto." -. "Itoe namanja ketjil nja P" "Dia tida ada laen nama, sebab di~ orangdapetan (poengoetan)," , . . ol , '. ' "Dkj~d~, ini anak moeda. . mi!1gg~t . be.r sa~,:\; ~~a .. . . ., . ang .atl ~ 645 ftJa," llBagimana P" "IGta oraug bekerdja di Saint ~Iandrier dekat Toulou, toewan taoo Saint Mandeier pil ftJa akoe kennl itoe tempilt. "Na! sedeng orang Iagi tidoor di antara poekoel doewa belas sarn pe poekoel sutoe." ftAstaga orang kerdja paksa jaug' bisa tidoer! kasianinlnh lagi orang-orang pondjahat itoe ber kata a bbée." ft Tjilaka!" herkata Caderousse," orang tida bole bekerdja saoemoer idoep, orang boekan nndj ing." llBeroentoenglah audjing-andjlng," herkata Meute Christo. " Sedang orang-orang laen tidoer, kita pegi sedikit djaoe dari sitoe, abis kita kikir kita poenja ranté samn kikir jang itoe toewan I nggris dapot kasi pada kita setelah soeda kita brenaug aken hui." llApakah kedjadian sama Benedetto P" "Saüa tida taoe." 11 ~ ngkau toch misti taoe," "Tido., soenggoe saja tida taoe. Kita orang berpentj aran di Hjjeris." Dan aken bikin lebi tera ug lagi katanja , maka Caderousoe mudj oe menjamperin abbée itoe, jang tinggul bediri diam tida bergerak-gerak. "Angkau djoesta; berkata abbée Bussoni dengan soewara seporti orang menitahken apa-apa dongan koewasa karadja-an." 111'oewan abbéel" ,.Loe djoesta, Itoe orang masih djadi sobatmo e dan baraugkali loe pake padanja aken membantoe kadjahatanmoc." llToewan abbèel" 646 647 "Bagimnnn ka hidoepan moe selamsnja .angkau pegi dari Toulon?" bertanja abbée. "Snja idoep aebagimana su!ja bisa." "Angkau djoesta," herkata abbée itoe katiga kali nja dengen soewnra jang terlebi tinggi 11Igi. Oaderousse memandang graaf itoe dengan kaget, "Angkau idoep dari oewang jang diu kasiken padamoe" "Ach, Ja, benarlah," berkata Caderousse : "Benedetto mClllllng nnnknja orang kaja ." "Bllgimana boleh djadi dia anaknja snorang kajn?" "Dia di akoe anak." "SinpIl nama ajandanja P" "Granf de )[onte Ohristo, jang poenja ini roemah di mann kita berdoewa ad"." "Benedctto unaknja graaf?" herkata Monte Ohristo dengun heran. "Astaga, ornng misti pertjnjn jang dia ana knja graaf de Monto Christo, sehab itoe graaf knsi padanja saorang bapa [ang palsoe, lagi di kasi blandja padanja satoo boelan nmpnt riboe frank, 'serta di da lem eoerat testament dia di brihken kawarisan Iima, ratoes riboe frank." "Ha! ha!" berkara toewan abbée tirocwan j ang moelal mengani ini perkara, " siapa namanja itoe anak moeda?" . "Dia scboet namanja Andrea Cavalcenti." "Djndi kaloe begitoe anak moeda jang angkau poenja sobat toewan graaf de )[onte Christo biasa trima. di dalem roemahnja? dan jang misti kawin sama nona Dauglsrs P" "Ja itoe dia. " . "Maka angkau tinggal diam sadja, bangsat I" se- dang an gkau kenal betoei awal moelanja dan tjatjatnj a itoe orang P" "Kenapa saja misti tjegah satoe sobat, aken mendjadi kaja?" bertunja Caderousse. "Ja betoei djoega, tida pantos bagimoe aken tegorin toewan Danglars, tetupi akoe ini pat oot kasi taoe." "Ja djangan toewan Abbée I" "Kenapa djangan P" "Scbab dengan perboewatan begitoe roepIl, toewan tjaboet sasoownp roti kita dari moeloet." . "Kaloe begitoe angkau kirajang akoe maoe toeroettoeroet akalmoe, akoe maoe djadi pembantoemoe, tjoema soepaja boewat-boewat seperti kamee ini tida mati lapar P" "Tocwall Abbée I'' bermoehoen poela Caderousse sembaring menjampiri dia. "Akoe nanti tjerita semoewa." "Pada siapa P" " Sama toewan Danglars," Tjilaka!" herkata Caderousse, sembaring menja- bo~t piso dari bawnh bndjoenja dan .mcnikc~ dada- nja graaf, "mampocs loe, angkau tida nanti boeka moeloet lagi Abbée doerhaka !" Tetapi bazimana besar herannja Oaderousso koetika pisonja ~elesset di dadanja graaf, dan oedjoeng pisonja patah. Sakeetika itoe poen djoega, maka graaf pegang tangannja Caderousse [ang mcm~ga~g itoe piso, di poeternja sampe Cadero~sse mendJ,cl'lt kesa: kitan d n pisonja terlepas dnri tangannja, Tempi graaf tida perdoeli-in djerit itoe ia terces poeter itoe tangan sampc ampir patah boekoenja dan Caderousse kepaksa aken ber1oetoct dengan moekanjo. kena papan loteng. Graaf laloe indjek kepala itoe aambil 649 bérkata: "A.ch, lebi baik akoe indjek kepalamoe ini biar moentjrat otaknja, bangsat I" "Ja, toewan, ampoen beriboe ampoen toewan," kasianilah saja, berknta Caderousse. Graaf angkat kakinja. Bedirilah l herkata graaf maka Caderousse bodiri. "La lila toewan, saja tobat aken beladjar kenal lagi aama toewan poenja tangan, astaga kaja besi mendjepit, berkata Caderousse sembari oesoet-oesoet . taugannju jang soeda djadi mateng biroe. Diam bangaat. A.llah ta-alla telah membrihken kakoewatan sebegi ini pada akoe aken memaksaken binatang boewas seperti kamee, akoe melaenken mendjalanin kahendakannja jang Mulla moeljja, kaloe akoe kaai tinggal angkau idoep sekalipoen, maka akoe toeroet kahendnknja Allah." "Ja," herkata Caderouase dengu n takeet. "Lilltluh ini ada kertas clan pena; toelisken apa jang akoe kataken padamoe." "Saja tida bisa toelis, toewan abbée l" Loe djoesta; ajo ambil ini pena abis toelis," "Caderoesse tida bisa melawan satoe apa, lagi ia doedoek menoelis, begini boenjinjn toeliaan itoe: Toewan, itoe orang jang toewan trima di dalem roemah, dan jang toewan maoe kasi kawin sama toewan pocnja anak, dia itoe bekas orang boewangan, dia bersama-sama saja soeda minggat dari boewi di Toulon; noiamornja di sana 59 dan sajll. pake nommor 58. Namanja Benedetto; tetapi dia tida taoe dia poe· nja nama jang betoei, sebab dia sendiri tida taoe orang toewanja siapa." "Tandain tangan, berkata Graaf. "Apa toewan abbèe soenggoe maoe bikin tjilaka sama saja P" "Kaloc akoe maoo bikin tjilaka padamoe, akoe tida nanti herboewat begini, akoo tentoe bawa padamoo pegi ka gardoc, aken sernhken karnee pada tangan polisie; tetapi akoe rasa di waktoe soerat iui sampe padn alumntnja, maka angkau soedn tida oesah takoet satoe apa lagi; djadi tandain tangnn." Oadorousse turo tundn tangannja, "Adresnjn itoe soernt kapada baron Danglars bankier di Öhausaé d'Autin." Oaderouase toelis itoe adres dan abbée urnbil itoe soerat, "lleginilah bnik; sokarangungkau bole pegi." "Dari manu sajn keloownr ?" "Dal'i mana tadi angkau rnasoek kemari ." ,,'l'oewau maoe jaug saja kaloewar lagi dnri iui djendella ?" "Angkall runsoek dari sitoe, baiklah angkau keloewar djoega dari sitoe, "Tentoe toewan ada njjatan djahat bagi saja, toewan abbée!" "Gila! djahat apakah akoo rijjutken bagimoe ?" "Kenapa toewan tida kasi sajn keloewar dari pin. toe ?" "llocwat apa bangoenin pendjaga pintoe ?" "Toewan abbèe djandjikenlah dengen tentoe, jang toewan tida bikin tjilaka sama saja, toewan tida boenoeh sama saja." "Akoe maoe, apa jang di kahendaki Allah." "Tetapi toewan bersoempalah, jang toewan tida Danti mati·in sama saja selagi saja toeroen." "Penakoet jang hina I" "Apakah toewan maoe bikin sama saja?" 650 . "Akoe sendiri tanja itoe padamoe, akoe soeda tjoba aken bikin beroentoeng padamoe, tetapi pertjoe- _ ma, padahal angkau djadi pemboonoeh." "Tocwan abbée," herkata Caderoussc, tjobalah lagi seknli." "Baik," herkata graaf, angka u taoe sendiri jang akoe selnmanja tida memetjah djandji , "Sabcnarnjalah" herkata Oaderousse. "Koloe angkau sampe di roemah dengen tidu koerang apa-apa • . . • . . •• "SlIja tida takoetin orang laen, melaenken toewan jan g boleh boenoch sama saja selagi suja toeroen." "Kaloe angkau sampe di roemuh tida koerang apaapo, baiklah nngkau lekas pegi dari Parj]s, pegi dari tanah Fl'ankrUk, dan di mana-mana djoega angkau ada, selamanja angkau tinggal djadi orang buik, nanti saban taon akoe kasi blundjn padamoe, kendati tida banjak, tetapi tentoe, sebab kaloe angkau sampe di roemoh tida koerang apa-upa maka . Malm bertanja Caderousse dengun gemeter seloeroch toeboehnja. "Maka akoo pertjaja jang Allah ta-alla membrihken nmpoen padamoe, dan akoe poen djoega nmpoenin padamoe, Sembaring moendoer maka katanja Caderousse: "Toewan bikin saUa mati dllri takoet." "Soedahlah pegi sekorang dari sini, berkata graaf sembaring menoendjoeken djendella itoe pada Oaderousse. Ja ini tjoema separo ati sadja senang mendengar djandjin ja gl'aaf, dia langka-in itoe djendella laloe taro kakinja di - tangga, ia tinggal bediri sebentaran dengan gemeteran. "Toeroen soeda, berkata abbèe sebaring bersedakep. 651 Caderoussa telah mengarf jang dia soeda tida oesab takoet lagi dari fihak itoe djudi dia toeroen. . ,Set?lah ~ade,rouss~ toeroen, muka graaf urnbil itoe h!tn Ju~g bernjala dl augkatin je seporti hendak men.J~~loe-In d~n oreng-orang dnri djnlan besar Ohamps Eluseo sekalipoen bole dapet liat j nn'" ada oranz toe0 0 roen dari djendella, ,,~plt toewan bikin," bertanja Uaderousse; kaloe rondn hwat b~gjlllana sala...." , Abis dia tioep itoe lilin samp~ mati, Kam?edllln dia toeroen, tetnpi dia beIon djoega enak ah sampo dia kena indjek tanah baroe se~ang dan besar ati nja. )Ionte Ohristo balik kombah ka karnar tidoernjn, tetnpi sobentnran dia memandnng kaloear dan dengun seklebatan dia liut Caderousse, sasoed,ahnjn dia tooroou, dia poeterin djalan kebon, ,laloe dia pasang tl1 nggll nja di tembok, aken k.alocwllr dl tempat laen dari dia dntongin tndi, Da)'~ kc?on graaf n~emandllng kaloewur, maka ia dapet liat itoe orang .lang bern~ llti. 1toe orang berdjalan menoerout tembok ka podjokan di muna Caderousse m~oe pandjet, itoe tembok. CadCl'ousse pelahan-Inhan naik tangganja, barang sampe di utns seknli dia liat doelo,e di s,ebelah Ioewar tembok opa ada ora ng ata~a tida. 'I'ida..kadengaran, tido-,klll!atl1l111pa-apll. Lontjeng berboenji satoe. Caderousse toeneaoein itoe temb?k duri atas, abis dia angknt tangga~lja dia pasang dl sebelah loewlll'. Socdah he"'itoe dia toeroen duri ~ngganja, s,oepa~a lcka~ tO~I'~en dia merosot sadja, hm~ga ternJa~a Jang' dIa blllsa sekali perboewotan b?gltoe. Tetapl. bahna kerasnja dia mel'ossot, dia tida blea tohan lagl toel'oennja. Setengah djalan dia liot ada satoe orang' dari gelap ~atan~ .melompat memegnng padanja dan dia ti. da blsa blkm - pa-apa. Koetika Oaderousse sampe di a - --- - - 652 tanah sabelonnja dia bisa bergerak boewat mendja;ga atawa melawan, mnka itoe orang jang melompat soeda angkat tangannja teroes menikem blakangnja 'C~d~rous se , sampe dia ini lepas tangganja laloe mendjerit 8akoewat.koewatnllja. Dia kena di tikem lagi s?kali lamboengnjll,. m~ka di,a djato sembari mendjerit amoek-amoek! Koetika dia djato maka moesoehnja pegang ramboetnja abis dia tik~m lagi dudanja ' Caderou~se sampe abis rnasoek piso itoe, hingga di ~agançnJa. ~ad~rousse maoe bertreak lagi, tetapi dia tida bisa, ~la tJ~ggal merinti sadja, sedeng dara ka. loewar d~rl katiga loekanja, Si pemboenoeh tida de. ngar . lagi Oaderousae bersoewara, dia pegang ram. boetuja Caderoussa dan dia anckat kepalanja maka matanja Caderoussa soedn keto~toep dan mo~loetnja menganga. Djadi di kirauja si pemboenoeh jang 'Oadorousse soenggoe-soellg1roe soedu mati dia lepas ramboetnja qaderolJsse, hi~gga kepala ito~ djat o di tanah abis dia mengilangken dirinja. Ba~ang OaderolJdse. liat jang pomboenoehnja soe-dah tJd~ ada, maka dia bangoen dongun menoendjang badannja sama sikoetnja abis dia mendjerit sako: wat-koewatnja. ftAmoek! amoek!! akoe mati, toewan abbèe toe. loeng !" . Boewara ini jung membikin serum boeloe badan ·ora~g, kadengaran .dj aoeh di tengah malem, Pintoe , d~ rl tangg~ rahas ia terbo~ka abis pintoe ketjil itoe -di -kebon dl boeka dan Ah beraama-sama toewannja kaloewar membawa lampoe. LXXXIII. TANGANNJ A ALLAH. I Oaderousse tiada brentinja mendjerit-djerit sekoewat-koewatnja : ftToewan a bbée sajja mati, sajja matii.i.i, toeloeng! toeloeng!" ftAngkau kenapa ?" bertanja !fo nte Ohristo. ftToeloeng sama sajn I"~ berkata Oaderousse, orang soeda boenoeh sama sajja !" ftDjangan koewatir, kita orang soeda ada di sini!'" ft0, suUa mati l Toewan dateng terlaloo laat! 'I'oewan dateng tjoema boewat liat 8ajja mat i ! Ach loeka apakah ini! liat baglmana banjak darahnja !" abis. Caderousse djato pangsan. Ali sama toewannja engkat orang loeka itoe di b8W8 kedalem roemah. Monte Ohristo kasi tanda sama AH boewat boeka pakejannja itoe orang, maka. di liatnja tiga loeka jang mengangah, jung kena di brihken padanja oleh si pemboenoeh. ftJa, A.llah ja toewankoe," herkata Monte Ohristo dengen narik nafas pandjaag. Toehan poenja bales kadang-kadang datengnja pelahan; tetapi akoe rasa semangkin keraslah djika datengnja begitoepelahan," Ali memandang toewannja seperti aken menanja apa sekarang m:sti bikin. "Lekas pegi panggil toewan procureur keradja-au, toewan de Villefort; dia tinggal di moekakota 8aint Honoré dan bawa dia kemari. 8embal'ing djalan angkau bangoenin pendjaga. pintoe, angkau B oeroe dia panggil doktor aken ~ateng kemari." AI~ ,denger sebagimana káta .toewannjs, mw dia (j54 655 tinggalin abb ée sendirian bersama-sama .Caderousse dan dalem lima menuut ia balik kombali membawa satoe bottol ketjil. Matanja orang jang loeka soedn mendelik sadja dan selamanja graaf pegi kedalem roemah, makn mata itoe tida mernandang laen melaenken kapintoe sadja, dari mana ia menoenggoe datengnja toeloengan. "Lekaslah toewan abbée lekas" herkata Oaderousse, akoe rasa jang djiwakoe hui." ~Ionte Ohristo dateng dekat, nbis dia toewangin deewa tiga kotes dari itoe bottol ka dalem moeloetnja Oaderousse. Ja ini abis minoem itoe aer , lantas bisa menapns." Ach! berkuts in, Allah toewan toeloongin djiwakoe, tambahinlah toewan !" lagi sedikit sadja, "Tida hole, doewa ketes soeda sampe knloe lebian, maka tentoe djadi kematianmoe," herkata abbeè , "O! kapankah orang itoe dateng pada siapa akoe bole adoeken si pendjahat Hoe." "Apa angkau maoe akoe toelisin pengadoean moe? dan angkau bole tands-in tangan." "Ja baiklah, itoe betoel herkata Oaderuosse, jang mendjadi girang sampe matanja idoep lagi, sebab di ingetnja kendati ia mati, maka ia bisa djoega membales pembocnoehnja. Monte Christo toelis: "Akoe mati di boenoeh oleh Benedetto orang Oorsika-an, akoe poenja teman di dalem boewi di Toulon pake nommor 59." "Lekas-Iekas!" herkata Oaderousse, "ka loetida, akoeaoeda tida bisa tanda-in tangen lagi." Monte .Cbri.sto kasi pena di tangannja Oaderousse jang. me:9.go.e~poel semoewa kakoewatannja , aken ta· ro !~p.~~ ~~.~galmja , abis .dia djato lagi di dalem tempat tidoer ' s6taja' berliata: . ~a~g masih tida mengchabarken dirinja. Koetika dia ~D1 boeka lagi matanjn, dia ' pandaug toewan graaf ,I jang doedoek djaoe sedikit dari dia sembnrins memand~ng dia ~engan kasian dan bibirnja be~gerak seperti orang jan g bersembajang. "Doktol'-doktor toewan abbée panggil doktor bel'. kata Caderousse. . "Orang sooda panggil doktor" herkata abbée, ,!A~ne ~aoe ~a~g toch soeda kasep; tetapi baraugkali dia bisa bikin akoe koewat 11Igi sedikit boewat akoe .ada sompet aken bikin pengadoewankoe." "Smpa a.ngkau maoe adoeken pada polisie?" "Orang Jang boenoeh sarna akoe ini," "Apa nngkau adn kenal sama dia?" "Akoe kenal sama dia? soeda barnng jang tentoe sebab dia itoelah Benedetto." · ' ,,!toe anak moeda, orang Corsiknanf "Ja, itoe dia." . "Angkau poenja teman? . "Ja, memnng dia. Snsoedahnja dia gambar doedoeknju toewan graaf poenja roemah maka tentoe dia kim akoe bakalan mnsoek kadalem itoe roemali aken boenoch SIlIJl'l. toewan .graaf, soepaja dia itoe t'erlebi ' l~kas lagi bole dapet poesakanja, atawa kaloe akoe bda . b~elloeh sama gl'll~f i~oe, nistjaija akoelah jaug mati dl boenoeh dan dia itoe tidalah oesah koewatir lagi dari pada akoe, maka itoe dia djaga aken memboenoeh sama akoe." "A.koe eoeroe panggil doktor bersame-sama toewan procureur keradja-an." . Dia bakalan dateng terlaloe laat.u berkata Oaderous~ . se, akoe merasa jang akoe poenja darab abis to~mpa h • . "Toenggo.e," berkata Monte Ohristo, abis .dia pegi 0 0 , ' . ---- ~ - .... --..,.-- --, - - - - -~- 656 "Laennja toewan toeloeng bilang sama moeloet sadja, toewan abbée, toewan nanti bilaugdjoegn jang dia seboetken namanja Andrea Cavalcanti, dia tinggal di Hotel des Princes, dan . . . . . • "Ach . . • Allab! nkoo mati I" Maka Oadarousse djato pangsan lagi. Abbée lantas kasi tjioem dia isinja itoe bottel, DIaka Caderousse booka lngi matanja. Adn poen atinja masih murah masih kepingin membales. "Ja, abb ée, toewan boekankah tida nanti loepa aken tjerita semoewa, ja toewan abbée." "Ja akoe nanti tjerita semoewa dan lebi lagi dari itoe." "Abis apaknh toewan nanti bilang P" "Akoe nanti tjerita jang dia kosi oendjoek pada moe dengan gsmbar doedoeknjn ini roemuh, dengan pengharepan [ang graaf nanti boenoeh padamoe. Akoe no.nti bilang jang dia soeda toelis soerat pada graaf aken kasi taoo apa jang nanti djadii.akoenanti tjerita, sebab graaf tida ada, maka akoe Jnng dapet itoe soerat dan akoelah djaga di sini." "Dan dia itoe nanti mati di potong lehemja, ja toewan abbée, toeloeng boekan sampe dia di hoekoem ja toewan. Senanglah nkoe mati, kaloe akoe ingat jang dia poen poenjn leher bnkalan poetoes. Malm herkata poela graaf: "Akoe nanti tjerita jang dia boentoetin padamoe dan jang dia mengintai parboewatanmoe selama-lamanjn, dan koetika di liat, angkau brangkat, maka ia lari kapodjokan tembok aken semboeni." "Apa toewnn soeda liat ini semoewa P" "Ingatlah apa ,jang akoe tadi katnken plldam9,e; djikaloe ,angkau ,sampe di roemab dengan tida ko~:: , rAng apa-apa, m a~a akoe nanti, pertj~j a, jang Allah, 657 ta-allah soeda ampoenin padamoe, dan akoe poen ampoenin djoega padamoe." "Abis toewan tida tegorin akoe P" berkata Cade• rousse sembaring berkoewat aken angkat badan, bertoenkat sikoet; "toewan djadinja taoe kaloe akoe kaleewar dari sini, jang ukoe bakalan di boenoch ubis ' toewnn tida tegorin akoeP" "Akoe tidil. tegorin, sebab snngkakoe Benedetto,ia it óelah tangannjn Allah aken menghockoem dan nkoe fikirjang akoe melawan kahendak Allah, djikaloe akoe tegorin padamoe." "Hoekoem Allah?" Ach abbée djangan bitjura dari bal itoe, djikaloo sasoonggoenja Allah ta-allah adil, toewan tentoe lebi taoe, masakah ada orang jang di timpah hoekoeman sedang tida harces ia di boekoem?" "Sabarl" herkata abbée dengan soewara.jang membikin Caderousse terlebi gemeteran, sabab . . • . I" Caderouase memandang pada graaf dengan amat heirannja. "Maka," herkata abbée: "Allah ta-allah itoepenoeh rachman dan rachim, bagi sekalian macbloeknja bagi kameepoen djoega; Ialuh terlebi doeloe dari mendjadi hakim, maka ialah Bapa bagi machloeknja.' "Toewan pertjaja ada Toeban A.llah!" barkata Caderousse, "Djikaloe andenja akoe tjilaka sampesekarang ini jang akoe tida pertjaja adanja Toeban jang Maha Koewasa, maka akoe aekarang, sasoedahnja akoe liat apa jang kedjadian padamoe, akoe seknrang pertjaja soenggoe, ada Toehan jang Maha Toenggal." Caderousse angkllt kepalanja doewa-doewa scperti aken memoekoeI barang jang tida di Uatnja. "Dengarlah," berko.ta abbée sembaring mengansHonte Cbriato ~~, .- - . - ~ - 658 659 kat tangan aken menitahken: nAkoe nanti bilaug padamoe apa jang telah di perbocwat Allah bagimoe, [ang angkau tida maoe kenal di waktoe augkau memandaug kamatian. Allah telah membrihken padamoe kawarasan, kakoewatan, pakerdja-an dan saehbat ande, pendeknja Allah telah membrihken pademoe pengidoepan seperti pateet di dapet oleh manoesia, jang hendak idoep saderhana dan baik-baik, Boekannja angkau bertrima kasi, jang Allah membrihken padamoe kahidoopan jang demikian itoe, pada hal angkau males, angkau djadi pemabokan dan dalem pemabokmoe, maka angksu soeda berehianat pada saorang sachabatmoe." "Toeloeng, toeloeng, akoe," horkata Oaderousse, akoe perloe dapet toeloengan doctor dan akoe tida perloe toeloengan padri, baraugkali akoe poenja loeka tida memati-in, barangkall akoe masih bisa idoep, kaloe katoeloengan sokarang." "A.ch Caderousse, loekamoe begitoe keras jang angkau tentoe soeda mati aekarang, kaloe akoe tido. kasi itoe obat tiga ketes di dalem moeloetmoe, djadi dengerlah baik-baik." "Ja, berkata Caderousse," "toewan saroepa padri jang amat aneh, boekannja toewan menghiboerkon ati orang jang soeda ampir mati, pada hal toewan bikin dia terlebi takoet, hingga ia Hang pengharepan." Dengerlah! berkata abhée, "koetika angkau soeda abis berchüanat pada sahbatmoe, makn moelailah Allah boekan mendjatohken hoekoem padamoe, hatinja Allah moelai tegorin padamoej angkau djadi teramat miskin sampe angkau kelaparanjangkau idoep berdengki hatij tetapi di waktoe soeda angkau inget dalem ati, bahoewa angkau kapaksa aken djadi orang djahat, adapoo n aken menoeloeng padamoe, maka telah kedjadian lurang jang adiaib sekali utas kahendak Allah. Bedeng ungkau miskin sanget, makan pagi sora tida, maka nuzkau boroloh kaknjn-an bosar, angkau j ang begitoe seugsaru dan melarat jang belon pernah mempoenjat apa-apa. Aken tetapi ini kaknjn-an soeda tida sampo bagi kamoe, nngkau serakah nngkau maoe lebian dongen nkal jang djahnt, angkau memboenoeh, hingga kaknja-nnmoe berlipat. Adllpoen Allah ta-allah tidn tidoel', segnla kakaja-anmoe Hang di ambil kombali oleh Allah dan angkau djato dalem tangannja hakim di doenia," . Boekan akoe," herkata Caderousse jang maoe memboenoeh itoe orang Jahoedi, la Carconte jang maoe boonoeh." Ja" berksta Monte Christo, "tetapi Allah tallah ak~e tida bilaug selamn]n adil, sebab kuloe ndil, maka haroes anzkau poen rnati djoega; tetapi Allah ta-allah rachman d an rachim ialah membikin hingga atinja hakim mendjadi lemes mendengel' hikajutmoe." "Tjilaka, bugoes betoei kasinnnja hakim dengen tida mcnghoekoem akoe mati, tetapi dengen menghoekoem bocwang saoemoer idoepkoe." "Bangsnt, kasihan ini di brihken oleh hakim, a~g' kau brani katain begitoe? Koeti",a di hadepen hakim, maka njnwamoe gemeteran, bahna takoctmoc aken mati hingga girangmoe boekan alang-kapalang, koetika 'angka~ tida di hoekoem mati, tetapi di hockoem boewang saoemoer idoep, bial' maloe sa·oem~Cl: idoep dari mnti mendadak. Serta angkau poen flkll' pendjara masih ada pintoenja, tetapi ko?boel' Bo.e~a tida ada pintoenja. Maka benarlah sebaglmana flkll'm?e, sebab ada sa-omng Inggris dateng toelocngboeka PlU:. toe pendjaramoe. Dia dateni di Toulon serta ia 'ber- ~- - - .or- - ....---_ . _ - • - - - -- 658 659 kat tangan aken menitahken : ".A.koe nanti bilaug pademoe apa jang telah di perboewat Allah bagimoe, jang angkau tida maoe kenal di waktoe angkau memandang kamatian. Allah telah membrihken padamoe kawarasan, kakoewatan, pakerdja-an dan sachbat ande, pendeknja Allah telah membrihken padamoe pengidoepan seperti pateet di depot oleh manoesia, jang hendak idoep saderhana dan baik-baik, Boekannja angkau bertrlma kasi, jang Allah membrihken pademoe kahidoepan jang demikian itoe, pada hal angkau males, angkau djadi pemabokan dan dalem pemabokmoe, maka augkeu soeda berchianat pada saorang sachabatmoe," "Toeloeng, toeloeng, akoe," herkata Oaderousse, akoe perlee dapet toeloengan doctor dan akoe tida perloe toeloengan padri, baraugkali akoe poenja loeka tida memati-in, barangkali akoe masih bisa idoep, kaloo katoeloengan sekarang." "A.ch Oaderouase, loekemoe begitoe keras jang angkau tentoe soeda mati sekarang, kaloe akoe tida kasi itoe obat tiga ketes di dalem moeloetmoe, djadi dengerlah baik-baik." "Ja, berkata Oaderousse," "toewan saroepa padri j ang amat aneh, boekannja toewan menghiboorken sti orang jang soeda nmpir mati, pnda hal toewan bikin dia terlebi takoet, hingga ia ilang penghare. pan." Dengerlah I berkata abbóe, "kootika angkau soeda abis berchüanat pada sahbatmoe, maka moelailah Allah boekan mendjatohken hoekoem padamoe, hati· nja Allah moelai tegorin padamoej angkau djadi te· ramat miskin sampe angkau kelaparanj angkau idoep berdengki hatij tetapi di waktoe soeda angkau iuget dalem ati, bahoewa angkau kapaksa aken djadi ornng djahat, adapoen aken menoeloeng padamoe, maka telah kedjndinn lurang jang adinib sekali utas kahendak Allah. Sedeng ungkau miskin sanget, rnakan pagi sore tida, maka auzkuu boroloh kaleaja-an besar, angkau j ang begitoo eeugsara dan melarat jang belon pernah mompoenjai apa-apa. A.ken tetapi ini kakaju-au soeda tidn samp- bagi kamoe, nngkau serakah nngkau maoe lobian dengen nkal [nng djahat, angkau memboenoeh, hingga knknja-nnmoe berlipat. Adapoen Allah ta-allah tidn tidoel', segula kakajn-anmoo Hang di ambil kombali oleh Allah dan angkau djato dalem tangannja hakim di doenia." . Boekan akoe," herkata Caderousse jang mnoe m~:Ubo enoeh itoe orang Jahoedi, la Oarconte jang maoe boenoeh." Ja " betkata Monte Ohristo, "tetapi Allah talluh ak~e tida bilaug selamnja adil, sebab kuloo adil, maka haroes anzknu poen rnati djoega; tetapi A llah ta-nlluh raehman dan rachim ialah membikin hingga atinja hakim mendjadi lemes mendengor hikajatrnoe." Tjilaka bagces betoei kasiannja hakim dengen " , . tida menzhoekoem akoe mati, tetapi dengen menghoekoem °boewan~ sneemoer idcepkoe." Bangsar knsihau ini di brihken 01eh hakim, angka~ brnni I;atain begitoe? Koeti."a di hadepen hakim, maka lljawamoe gemeteran, bahna takoetmoe aken mati hinO'O'a giranO'moe boekan alang-kapnlang, koe· t ika 'aogk~~ tida di hoekoem mati, tetapi di hoekoem boewang saoemoer idoep, bial' maloe sa-oem~el: idoep dari mati mendadak. Serta angkau poen flku pen· djara masih ada pintoenja, tetapi ko~boer so_e~a tida adn pintoen.ia. Maka benarl11h sebaglmana flklrm?e, sebab ada sa-orung Ingg ris dateng toeloeng boe~a PIntoe pendjaramoe. Dia daten~ di Toulon serta ul/ber- _ _----...... - ~_-- - -. 660 ,I djandji aken menoeloeng melepasken doewa orang dari pada maloe. Ia kena pelet padamoe bersama itoe temanmoe, Kadoewa kalinja angkau beroentoengoleh kahendak Allah, sebab angkau senang ada kahidoepan dan ada oewaug; angkau boic idoep buik-bnik lagi aken tetapi, bangsatl katiga kalinja angkau bikin morkanja .Allahta'lIl!a. Angkau rasa angkau beIon sampe tjoekoep senang, angkau maoe lebi dari jang angkau soeda ada sampe katiga kalinja angkau herboewat kadjahatan lagi jang tida ada perloenja. Maka .Allahtll'allah soeda bosen menoeloeng padomoe, keroa itoe angkau kena hoekoemnja," Caderousse djadi semungkin lemas lagi, "Kasi akoe minoem," herkata in;., •. . akoe• . , . aoes. . .. leherkoo seperti angoes." Monte Christo kasi dia aerminoem sagelas. "Ach sajang betoei itoe bangaat si Benedetto bakalan bebaa," barkata Caderousse sembaring kaai poe· lang gelas itoe pada graaf. "Djangan koewatir, tida satoe manoeslabebas dari hoekoem nasibnja herkata graaf pada Caderousse; si Benedetto djoega bakalan kena hoekoemannja," "Kaloe begitoe, toewan djoega bakalan kenn hoekoemnja .Allah, berkata Caderousse, sebab toewan tido. bikin sebagimana wadjib di bikin oleh padri, toewan wadjib mentjegah Benedetto aken memboenoeh. ".Akoe!" herkata graaf dengen tertawa jang membikin mengkeret orang jang ampir mati itoe; "akoe mentjegah Benedetto, aken memboenoeh kamoe, se· deng angkau lagi menoempoelken oedjoeng pisomoe di badjoe rantekoe jang menoetoepken dodakoe 1" Ja barangkali, akoe tjegahken Benedetto aken .berboewat begitoe, djikaloe angkau mengoendjoeken sesal atimoe jang angkau hendak berboewat djahat, - - - ~ 661 aken tetapi angkau boekannja menjesal, pada hal angksu saroepa binstang boewas jang hendak minoem darah orang, oleh kerna itoepoen akoe tinggolin kahcndak .Allah kedjndian." "Akoc tida pertjaja samn .Allah tu-alluh," herkata Caderousse, "nngkau djoega tidn portjaja padu Ja. , . angkau bcl'djoesta".,." "Diam," borkata abbée, "angkall tidu portjaju pada .Allah, sedang angknu ini mati kenn kelanggnr tangannja jang maha moelj]a l .Angkall tida pertjaja puda .Allah jang penoeh rachman dan rachim, jang mengampoeni djikn di minta. Sekarang ini sedang angkau socda nmpir abis, masih djoega angkau bole lint teraug rachmannjn Allah. Scbabdengen kahendaknja, maka pisonju si pemboenoeh tida lantas mematiken padamoe. .Angkuu masih di brihken tempo sedikit, aken angknu minta ampoen, soepaja teranglah djalanmoe tida bersesat di djalanmoo ka ucherat. Baiklah angkau mengoedjoek scsal atimoe, soopaja atimoe pada pengabisan sama seperti nti orang jang baik-baik." "Tida," herkata Oaderousse, "akoe tida menjesal, tida ada 'I'oehan Allah, tjrema barang kedjadian menoeroet toelisan." llDjangan herkata begitoe, ada 'I'oehan jang Maha Toenggal," kata graaf de Monte Christo, tandauja ia itoe angkau sokarang soeda ilang harepanmoe, , sembaring mondjoestaken Allah, sedll.ng akoe ini bediri di hadepanmoe, kajl1 dun hel'oentoeng, aken mendjoendjoeng ka doewa hela tangankoe aken membHang tl'ima kasi pada jang Maha Koewasa." "Tetapi siapakah angkau?" bertanjalah Caderoussc aembaring memandan~ graaf itoe dengen mata orang, jang soeda ampir mati. .... ...... _--- - - ---.- ~ 662 "Akoe abbée Bussoni!" . Malm sembaring herkata begitoe, ~ronte Christo augkat ramboet pnlsoenja jang membikin dia sama roepa dengen abbéo Bussoni, Ramboetnja jnng item mengkilap kaliatan dengen aloesnja, "La- iIluh I" bcrkata Caderousse, "T jobll ini ramboet tidn item, maka nkoe brani soempn, biar mati, akoe lint toewan lord W ilrnor ini di hadepankoe." " Akoe bookau nhb ée Bussoni, nkoepoen boekan lord Wilmor," berkata ~ronte Christo; liatlah, pandaug akoe poenja moeka jung betoei, abis angkau ingetingetluh doeloe-doelee bnrnngkali angkau masih inget. Perk ata-an Monto Christo begini seperti membangoeni lagi pndn Caderousse jang soedn nrnpir mati, "Ja , botoel" berka tn Oaderousse, "a koe inget kaja akoe soeda taoo lint pndamoe, knja akoe soeda taoe kenal pedamoe doeloe. "Ja. Caderousse, ja, memnng nngkau doeloe sering liatsama akoo, nngkau poen kenal djoega snma akoe," "Tetnpi siapakah toewan; ubis kenapa schab toewan kenal sama suja dari doeloe, toewan mnsih sampe ati boewat tinggnlin saja di boenoeh omng I" "Sebab akoe soeda tida bisa lagi toeloeng pndamoe, Caderouece, sebab loekn-loekamoo torlaloe keras misti membawa mati. Tjoba angkau bole kntoeloengan soenggoe atas nama orang toewakoe jang soeda di koeboer, akoe tentoe tjoba sabolo-bole aken toeloeng padumoe, soepujn nngknu bole merasa menjesal dalem ati dari pada perboewatanmoe." "Atas nama ajanda toewan jang soeda di koeboer, berkata Cllderousse semhari llngkat badannja, aken ?ole memandang pa?a 1[onte Christo terlebi njata, Jang bersoempah begJtoo keras. "Katakenlah siapakah toewan?" - - - 663 Graaf tidn Hang sekedjep mata aken memandang roepanja orang loekn ini, jang soeda tinggal matinja sadja, Graaf ampirin koepingnja itoe orang jang looka laloe berbisik pelahan-pelahan seperti graaf tidn. maoe denger katanja sendiri : Akoe ini si • . . • • Caderousse doedoek berioetoet di tempat tidoer apabila dia denger ini nama, maka dia angkat kadoewa tangannja seperti orang jang maoe menolak baraug ja ng muoe ampirin dia; abis dia taknepken doewadoewa tangannja di djoendjoengnja kalangit seraja berkata : " Allah.ho eak bar! J a Allah ja Rakbi l ampoen, beriboe ampoen, jang hamba begitoe doerhaka adunja, aken mendjoestakcn Allah. Soenggoe, adaluh Allah ta-alah jang ~ra ha Koewasn, Bapa di dalem sorgn dan hakim di dalem doenin. Ampoenlah hambanje jang hina dan doerhaka, Trimal ah bamba dengen kesihun dan rachmat dan raohim !" . Caderousse toetoep matanja abis dia djato tjelentang teroes mati. Mookanja ketoetoep dengen darnh mati. Makll kata graaf: "Satoe I" Sembaring memandang maitnja orang itoe jang matanja mendelik dan moeloetnja terboeka." Liwat sepooloe menuut dateng doktor bersama-sama procureur karadjaäan. Jang satoe toeroet sama djoeroe pintoe dan jang laen toeroet sama AH di trima oleh abbée Bussoni jang lagi bersembajnng di ampirnja orang mnti itoe. 665 LXXXIV. TOEW.A.N BEA UCHAMP. I I! 'I Ampat hari lamanja orang tida bitjarain laen tjoema perkara maling itoe di roemahnja Graaf de Monte Christo. Si maling jang mati terboenoeh oranz kasi satoo soera~ kater~n ,gan, katanja Benedetto jang boeno~h pada,nja. ~olIt! e dapet prentah aken tjari sama itoe maling. Pisonja Caderousse, lontera malingnJa! k?ntji-ko~tji malingnja pakojannja tjoema romplllja ilang, dl serahken sama griffier dan muit itoe di bawa di karnar mait, Semoewa orang jong menanja pada Graaf dari ini perkara, di saoetin olehnja jan... dia tida taoo satoo apa, sebab hal ini kedjadian s~In;'i dia tida ada di r~emah. Dia a~a di Auteul, apa ja~g dia dapet taoe, dia dengar dari abbée Bussoni jang knbetoelan di itoe m~lem ada di dalem roemnhnjn Graaf aken minta priksa boekoe-boekoe Graaf di karnar boekoenja. Tetapi Bertu cei~ saban poetjet, kaloe dia dengar orang s~boet n~man)a Benedetto di ampimja, tetapi orang bda begitoeliat Letoei sebab orang tida pasang mata betoeI padanja, . Villefort jang dateng aken preksa ini perkara ja! km san,{et sebagimana biasa ia tjari katorangan dalem perkara begini-an. Tetapi soedah liwat tiga minggoe, binr bagimana radjin politi~ mentjari pertjoema sadja, sampe orangorang moeIal loepa·loepa perkara maling ini, jang di ~oenoeh oleh temennja sendiri, sebab or:1DOO-orang bda brentinja omongin hal kawinnja Graaf Andrea Cavalcanti sama nona Danglal's. lni kawinan soeda ampir di mulcernkeu dengen sah di kantor resident dan toewan Oavalcantie di trima di roemah toewan Dangll1rs soedn soperti mantoe. Orang toelis sama toewan Cavalcantle toewa, maka dia trima buik aoenggoe dan dia kaai permissie anaknja kawin, tjoema dia menjesel sedikit jang dia tidn bisa ada bersamn-sarna waktoe anaknja kawin, sebab terlaloo banjak pekerdja-an tida bisa ia tinggalin kotn Pnrma di mana dia ada berdiam; Adapoen dia mongakoe aken serahken oewang anaknja semoewa, ia itoe tiga miljoen frank mengaloowarin rente saben tuon 150 riboc frank. Orang soeda bermoefnkat aken seruhken ini tiga miljoen frank dalem tnngan toewan Danglars, soepaju bole bertambah-tambah. Betcel ada satoe-doewa tementemen Andrca Cavalcantio kasi taoo padanju jalllt pekerdja-an bnnknju toewan Dunglars soeda banjak ruoendoor, sebah dia dapet roegi banjak dan runelui adoe oentoengnja di pasar ocwaug (beurs), tetnpi toewan Andrea Cavalcantic tida rnaoe dengor itoe omongan. Dia trima itoe omongan kosong sadja, jang dia tida sekali-kali kasi taoe pada bakal mertoewanja. Baron Danglars soeda bikin sarna Andrea Cavalcautie soperti soewatoo berhala. Tetapi nona Danglars tida. Dia ini memang orang jang bentji tida maoe kawin, dia doeloe maoe sama Andrea Oavalcanti, tjoema soepajja dia bole terlepas dari Morcerfj tetapi sekaraug Andrea Cavaleanti dekat-dekat padanja, maka ternjatalah jong dia tidll m:loe soma Andrea. Barangkali Baron Dllnglars dapet liat djoega ini hal, tempi ia melaga tida liat, dan ia pikir memang begitoelah adat anak-anak. , Hata Dlaka tempo jang di minta oleh toewaD 666 Beauchamp itoe soeda arnpir liwat. Sedang begitoe, ~ aka Moreerf bolo dapet rasa sendiri bagimuna balk nasehutnja Monte Ohristoadanja, aken tinggal sadja porkam itoe mati sendiri; sebab tida satoe orang oponin itoe eoerat di dalem soerat kabar dan tida ada satoo orang menjapeken dirinja aken tjuri taoe itoe opsi. sinpn jang telnh menjerahken Janina dengun herr ~ llI.nat dan ta satoo orang kim jang itoo opsir ia itoe graaf llorcorf. A lbert merasa dirinja di brih maloe oloh itoo pek,abaran, sebab memang njata muksocdnja itoe knbar tida laen aken membikin maloe padanjn. Loon dari pada itoe, tjaranja sehagimanu Bcauohnmp poetoesin bitjurnnja meninggalken pedesnjn djoega pada AIb?rt. Sekarang dia tjoemn borhnrep aken berkelai tandingan (duel) sadja sama de Beauehamp, soepujja lautarannjn dan laen-lnen dari ini perkara bolo tinggal tersomboeni, tida di ketahoei ornng, Apa kata de Bennchump, sedari waktoe Albert dateng ketemoein padanja d'anjn soeda tida keliata?-keliatan lagi, dan semoewa orang jang maoe moe dl mana dia mln , dapet djawnban jang de Benuchamp pogi boewat sedikit nri nnnti djooga dia poelang. Di mana dia pogi oraug tidu taoe. Sokali pnua soowatoo hari Albort di bungoonkin oleh djongosnja jang kasi tnoe de Benuchamp dnteng A~bert gosok matanja dan titahken djongosnja aken mlllta toewan de Boauchamp bornanti doeloe di kamar tempat orang minoem roko, selagi dia berpakejan lekas-Iekas abis dia toeroen. . ,Albort dapetin Beauchamp lagi moondar-mandir dl dalem itoe kamar, koetilm Beauchamp dapot liat Bama Albort, maka dia bronti berdjalan·djalan. . "Pel'boewatan toewankoe aken dateng mengadep 667 sendiri di badepankoe dengen tida monoonggoe lagi 8ampo akoe duteng, ia itoeluh tanda bosar, jang toewan bawa kabar ja ng bnik," herkata Albcl,t djadi lekaslah toewankoe borkata-kuta, apa akoe misti kasi tangan sembaring berknta : "Beauchamp mongakoelah jang angkau ada salah, biar kita tinggul bersabbat j atawa akoo misti tnnju pnda toewau : ,,~en­ djata npaknh kita aken pnke berkelni P" "Albert," borkatalah Beauehump dengan soewara jang sedih sedikit, hinggn membikin hornn snma Albert, "baik kita orung doedoek doeloc buroe kita beromong," "Akoe rasa tida, menoeroot pengrasa-ankoe toowan, sabelonnjn angknu doedoek, baiklah angkuu djawab katakoe. nAlbel't," berkata djoeroe pengurllng soernt kabar itoe, nda hal dalem jung 1II11IHL mendjuwab itoe terlaloe soesah snnget dari bertjer itu. . " Akoe nanti bikin gampung ini porkara , toewan! akoe nanti tunjn lagi sekali dan toewan tjoema djnwab J a, atawa 'l'ida. Apakali toewan maoe tja boet itoo kabal'an?" "Mol'cerf, tidn sampe orang mendjawab dengunja atawa tida, dalem perkarn numa baiknja dan pri kahormatan pangklIt orang, pellghidoepansnoomocr iuocpnja orang itoe seperti padoekn toewun luitenant Gek." neraal graaf' do ~Iorcerf, pail' (resident) di .FrankrÜ "Apakah orang misti bikill? "Orang bikin seperti akoe soedu bikin, Albert,. orang bilang: Oewullg, tempo dan lolah tido. boIc di pandang, djikllloe hal itoe mcngenakell nama baeknja satoe fa~ili, tetapi ol'llng bHang: "Bookan me·· noeroet kabar atawa barangkali bcgini begitooj tempi orang misti dapet taoe barang sabenal'- benarnja, aken. '668 ·bole harces jang orang berknlai adoe njawa sama ,sal.batnja, Orang bilang: Djikaloe akoe adoe pedang ·atawa mengangkat pesto1 mendjoedjoe dada orang jang tiga taon lamanja soeda mendjadi sahbatkoe, .maka akoe mist i taoo dengen njata doeloe, kenapa akoe misti berklui adoe njawa pndanja, soepajaakoe dateng di kalangan tempat berkelai itoe, dengen ati ,jang senang boewat orang jang tangannja misti memperlindoeugken djiwanja." "A.bis ..... abis.•... bertnnju }Iorcerf dengen ilang -sabar ," apa artinja tjeritamoe ini pandjang pandjang?" "A.rtinjlljang nkoo baroe snmpe dateng dari J anina." "Duri Janina P Angkau?" "J u, akoe I" "Uoestah il I" ".Ja A lbert, liatluh ini akoe poonja soerat pas, liat ·sadja tandu tangan-tnnda tangan, Genève, .Milaan, Venetië, 'fl'iëst, Delvino, Jan ina, Apakah sekarang :angkau pertjaja polisionja republiek, polisienja kora,djll' lln dan polisienja keizer?" "Albert lint itoo soerat pas abis dia augkat moe·ka memandang Beauchnmp, , "Angknu soeda pegi ka Janina P" "Albert, tjoba angkau ini orang nsing, jang tida ·terkenal, ntawa anzkau lord seperti itoe orang Inggris doewa tiga boelan kemnrinju, jang dateng maoe minta ketorangau suma akoe dan jang akoe tioep 'terang djiwanja sampe padem, aken membebasken dirikoe dari pada membrihken katerangan itoe, maka angkau taoe sendiri, jang akoo tida nanti maoe tjapein dirikoe boewat pl'gi eampe ka Janina, tetapi sebab angkau sabbat koe dan ternama baik, maka akoe rasa patoet dan haroes aken tjari katerangan ilebi djaoe. Akoe berdjolan pegi ka sana delapan ari , , 669 boewat poelang lagi delapen ari, am pat ari di perasingken sebab karonteino (penjakit berdjangkit) dan doewa had boewat bermalem djoembla tiga minggoe. Semalem akoe sampe di sini dan sekarung akoe ada di hadepen moe. "Ja Allah! Beauchamp boewat apa tjerita pandjangpandjang, bocwat apa lama-lama angkau toenggceaken rnendjawub, angkau maoe tjaboet atawa tida, apa augkan maoe trima angkau kasaluhan atawatida." "Albe!'t, akoe tida lantns menjaoet sebab sabenerLenernja " "Kaloe orang liat dan dengar bitjaramoe, maka orang kim angkau koewutir." "Ja, Albert akoe sendiri takoet," , "Apa, angkau takeet bilaug jang kabarmoe tida betoei adanja jang angkau keliroef Ol Beauebanip boewat apa takoet bocwat apa ma.. loe. Boekankah tida satoe orang brani bilaug angkau penakoet, mengakoe salah." "Boekan begitoe Albert, bockan sebab takoet, laen sekali......•" Albert mendjadi poetjat, dia maoe herkata-kata tida bisa, moeloetnja tida bisa beremeng. "Sobatkoe," herkata Beauchamp dengan soewara jang lemah lemboet. "Pertjaiialah moeloetkoe, akoe merasa beroentoeng dalem ati, kaloe sekarang akoe misti mengIlkoe jang Bll.eoenggoenja akoe kliroe, ka-. barkoe di soerat kabar Janina tida benar dengan saeka ati akoe maoe minta ampoen kaloe soenggoe akoe · kesalahan tetapil" "Tetapi apakah? "Ito e kabar soenggoe barang sebenarnja, Albert." " Apal itoe opsir Prasman....?" 670 ".Ta" ,I " "I!'ernand?" "Ja." " Orang) ang berchiannt, jang serahken dengan tipoe kota Jnng di pertjujjuhken padnnjn?" "Am'poen! Albert, jang akoe misti bilaug padarnoe, orang itoe ialah njandamoel Albert seperti singa jang terkena loeka hendak menerkam ol'l1ng j a~g meloeknken dia, tetapi BauchllIJ.Ip tahan .Buma dut dengan pemandangannja jang mams sertn la mudjoekon tangannja aken menahan sama Albert, "Liatlah, .Bobat," berkuts Beaucharnp sembnring m CJ~ ga l ocwa l'lll satoe soerat duri kantong dadanja, "I mlah katerungunnja." Albcrt boeka itoe ker tas j nng terlipet: ia itoelah soe'yatoe pengukoewan dari 4 oranz baik-baik di Jam na,, Sekalian marika itoe mengak~e, bahoewa kol~nel J! ernand Mondcgo, kolonel Instructeur bekerdju . samn visier Ali 'I'ebelen soeda serahken kotn Janina bocwat harga doewa riboe kantong terisi oewang omas, . 'I'anda tangannja itoe orang-orang semoewa di sakeiken oleh Consul. "Albert djadi limboeng, laloe djato di atas korsi ma~e~. Sekarang soeda tida ada koewati r lagi barang seolkIt ,boekankah namanja sendiri ada tert oelis di dalem ttoe .soerat: . Atinja penoeh seperti di djepit, oerat lehernja ~edll'l dan aer matanja bertjoetjoeran. Beauchamp Jang gaDget berkasihan sama Albert meman.dang sadja padanja , meliat bagimana Albert toeroetm nafsoenja jang teramat sedi. "Albe;t," katanja Beauchamp, angkau sekarang mengarh sama akoe boekan? Akoe maoe liat-Batoe-sa- 671 toenja sama mata sendiri, soepajje akoe bole dapet katerangan jang mengangkat ajanda moe dari pada nama boesoek itoe, 'I'etapi tidn bisa, semoewakntrangan jang akoe tjari pada tjotjok sekali, ia itoe Pe rnand Mondego di angknt oleh Ali Tebelen djadi Gouverneur Generaal ia itoe boekan orang laen, ialnh itoo graaf F ernad de ~Iorcefj abis akoe lautas balik kemari akoe ingat persahbatmoe, muka itoe lekas-Ie kas akoo kemari ketemoe-in pndnmoe, Albert masih tinggal doedoek berdlam di korsinja, matanja di toetoepnja dengun tangannjn kudoewa seperti orang jang tida bisu molint teraug matahnri. "Akoe sigra dateng kemari berknta Beauchamp aken membilang padamoe Albcrt, bnhoewa knsalahannja orang toowa di ini waktoe tida bole di persalahken pada anakn ]a jung tida sekuli-kali tuoo hal itoe, Albert, di djaman sekarang ini binr siapa djcega tida bisa kaloewar dari medun kahidoepan orang jan g mentjari itoo dongun tidn mondnpet tjatjnt atawa nodah, A.lbert, sekarang ini sasoedahnja nkoe kcnal rahasiamoe, easocdahnja akoe dapet segala katerangan dalem ini perkara, maka akoe tida hole lngi borkelai sama angknu Albert, akoe taoe tentoe jang angkau nanti menjesal, schab n.ngkllu tentoe fikir bahoewa easoenggoenje kaloo angkau masi mnoe berkelai djooga,maka perhoewatanmoeitoe soewatoe kadja.batan jang teramllt besar adnnjnj tetapi apa jang angkau tida bisa brihken pada. akoe, ia itoe akoelah nanti brihken padamoe. lni soerat-soerat kateranga n, ini kasaksian semoewa. jang tjoema a.koe sendiri ada, apakah angkau maoe II.koe binasain. Apakah angkau maoe ja ng rahasia ini nanti tinggal sendiri di antara kita orang berdoewa sadja? Pertjaijalah ~tas nama baikkoe, sa-oemoeridoepkoe, moe- 673 loetkoe tida nanti terboeka mengaloewarken rahasia ini; Albert apa angkau masih maoe djadi sababatkoe P" Albert tida bisa tahan lngi ia bediri dari korsinja laloe pelok toewan Beauchamp sera ju berkata: "Ach bagimnna poetih atimoe ini. "Ambillnh ini," berkata Beauchamp sembaring kasi soerat-soeratnja itoe kapada Albel't. Albert ambil itoe soerat-soerat seperti orang jang ilang semnnget, ia remas-remes soernt- soerat itoe abis hendak di robeknja; tetnpi dari sebab ia koewatir sapotong kertas jnng ketjil sekalipoen dari ini aceratsoerat bole mcmbikin dia soesah lagi, maka ia bakar itoe eoerat-sourat semoewa di api lilin, [ang memnng ada di karnar tempilt orang minoem roko, sampe semoowa kettas itoe mendjadi aboe, "80batkoe jang tertj inta ", herkata Albert sebagi kertaa-kertas itoe angocs di rnakan api. "80eda, baik kita loepa-in semoewa sebagi satoe impian j ang tidn. senang, biarlah apa kortas jang menjal a itoe padam sepert i tj erita halmoe ini, biar ilanglah tida meninggalin bekas." "Ja, ja," herkata Albert, biarlah sekarang ja ng katinggalan ini tida laen tjoema persahbatan kita ini jang terlebi tegoeh lagi, jang toeroen temoeroen pada anak tjoetjoe kita, Selama-lamanja nkoe nnnti tida loepa-in, jnng angknu Benuchamp soedn knsi kombali padn nkoe nama baik koe bersama·sama djiwakoej ja , angkaulah jang soeda bikin beroentoeng pada akoe sebab sl)enggoe, kaloe sampo orang laen taoe hal ini, maka tentoelah akoo bocnooh diri • . . .• atawa • .. • . tida, ach kasian mama kopan akoe Dlati, nistjaija mama poen mati djoega, akoe tentoe pegi dari sini meninggalken negri toempah dara koe." lIAlbert jang tertjinta I" berkata Beauchamp. Tetopi sigrah djoegn Albert jang girang-girnng itoe mendjndi sedi doedoek tepekoer. "Na, kennpn lor h angkau sekarnng hegit olJ mereres hati ?" bertnnjnluh Heuuchamp, ~~rnsih udn satoe hul jang mametjuhkcn atikoe, 'I'idn gallJpang omng tjaboet dnri puda utinju kahormatall itoe jllng di pinruhnja I ll\~e i orang toewa. Ja Benuchump, sekurung akoe socdu taoe apa jnng telalt kedjudiun snmu ujundnkoe, maku akoo tidn tl100 bagimunu aken keternoein bitjnra smnu ajnndakoe. Begimannkah nunti perboewntuukoo, kapan ajaudakoe maoo tjioem samu ukoe, npukah fl koe misti boewang moeka ? Liutluh Benuchump, akoe ini terlaloe tjilaka sekali. Ach iboe-ibuo, beraambat Albert dongun aer matunja berli uung-llnung He11I hari ia bediri memandnng iboenju poenju gambar. Djikaloe iboe taoe perboewn tnn ini, begimaua soesah poela ntim oe." nSoedalah," horkata Benuchamp semhnri meniegang tnngunnja Albert louloewa-doowa, "djllnglill takoot sobut, djnngan kotlil uti !" "Tetapi Beauchnmp, dari manakah uugknu dupet itoe soorat .Î'Ul~ tertnasoek ui soerat knbar P" bertanja Albeit, "dll\em ini perkara akoe bole tentoein, tentoe U rn ocsoeh jlln t.ersemboeni." II'l g !toc dia l'lgi jang lIIembikin angkau djangan misti bC l'ketjii ati, Albert, bi:u' djllnganlah kcliatllil hckashokas B atoe :tP!l jan~ mengoendjoek sedihnja atimoe, simpen ini di dalem at imoe sebagi uwau jan); SlJ m· boelliken kUlllutian dan Itabinasa-an. Kerna itoe, sim. pen tenagamoe sampe adil waktoenja aken nllllUbales." Apo. angkau kim djoe~a jang ini perklU'a belon abis P" bcrtllnja AlblJrt sel'erti orang jang t:lkoet. "onle Chri~to 43. r I 674 675 "Akoo rasa belon, sobat, tetapi segala apa djoega bole djadi, "Apa?" bertanja Alhert , jang liat Benuchamp ber- sama toewan de j\Ionto Ohristo, .teatoe bi meng_ dia . htb k ' rsa I t ajal. I I "Ujadi djoega angkau kawin sarna nona Danglarsf "Ke1l:lpa angkau tnnja itoe di wak toe sekarang ini Beanchamp? sedong akoe lngi begini. "Scbab ukoe rasa djadinju, sama tida djndinja, ada berhochocngan dengen perkara jnng kita lagi bit[arain sekarang in i." "Ach, bag imllna Bcnuchnmpl' herkata Albert sedeng oera t kepalnnju bediri, "lI.pakah angkau kira jang toewan Danglars P ..." "Ak o() tjoema tunjn sndja pada moe Albert, sobagimaunh sekurang hal kawin 1Il0e samu nona Danglarsl' Djungun nngkau tjari lnen pengurtian di dalem perkata -an koe tadi. ,,'l'ida," berkuts Albort, "doedoek toenangankoe soeda poetoes, kawinkoe oeroeng." "Ba ik," berkata Beauehamp. Ahis koetika di Iintnja jung Albort masi djoega. tinggal sedi, maka kntnnju: »Dongllrlah Albert, lebi buik marilah kita berdjalan-djalan sedikit bekreta atawa berkoeda, aken membikin nngkau loepa-loepain hahnoe, abis kita bole pegi maken-maken. »Bacldab," horkata Albert, tetapi anggoornn djalan kaki, akoe rasa kaloe akoe tjapein sedikit dirik oe ada baik boewat akoe, "Ajoillh," kita berdj alan herkata Beau champ. Makll doewa-doewn teman ini bord[alan kaki di djalnnan Boulevard. Sampo di gredja lfagdlllona, maka berkuta Beanehamp: "Ach: kita ja soeda di djalan, marilah kita pegi oor '~n atirnoe; enak sekali orang beromong-oIDon dm, ~ebab dia aoluma-Iumanja tida taoe menll.~ njn, nah .Itoelah socnggoo orang jang bisa menghi boerken ah. • . "Baek. sebagimana angkau soeka, biar sokaran ~~~~ pegl ka roemuhnja, sebab akoepoen soeka aamg t 8~ma a' 67i LXXXV. PEPEGIAN. Monte Christo mengoendjooken girang ati,koetika di liatnja itoe doewa toewan-toewan moeda bersamasamn. • Ha! ha!" herkatnlnh ia. Nnh, akoe harep jnng semoewnnja soedah nHR, soeda terang," , ".Ta" ' djawab Bellllc,hlllnp" :,8e~oewa It?e ka?~r ang in [ang tida bolo dl pertjnja, ]n.n!; mati ,sendm- nis: dan knloo kabnr beaitoewnn idoep lazi, mnka okdelah jnng nnnti mnsoekin kllh~r . i,t~e. Sekaran~ soedah dianenn kita horomong 11l1!'1 dari itoe perkam. Maka 'berlmtlllah Gmnf: "Alhert dioejrn bisa bilang pndn toewnn, .illT akoo poen ndiarin pada~j~ lg aken bikin hegitoe." 'I'etapi, herkata Graaf, nkoe mi hari paling kesel seknli, sa.o~moer idoep,koe 11koe belon taoe merasa kesel seperti sekarnng . "Kenapo, apakah toewlln, la~i ,bikin ?"b ertll,nja Albert: "roepsmja toewan lagi bikin betoeI soerat-soerat toewankoe ?" . "Soel'ot-soeratkoe? Beroentoengl hoekan, akoe PO?nja soernt-snerat, sebs b itoe selarna-lnmanja tersedia oEmgan baik-baik, oleh km'nll nkoe tidn ad~ soeratsoerat bllfllng sepotong, tetllpi soerat-soeratnJa toewan CavlllCllnti." " Toewan Cavalcanti poenja socrat-soerat? bertnnja" Beauchamp. ", _Ja; apa llDgkau tida faoe lang dia dl toeloeng oleh Graaf?" herkata Morcerf. Nanti berkata Monto Christo, "djongan herkata . , begitoe, leb~ baik kita mengarti betoeI satoe eama Jaen, ako~ tida to~lo~ng slltoe ol'ang, kendati toewUD 'Ûavalc~ntI. kendatI slapa djoega." "Alm slapa nanti gunti-in kaloe llnaknja kawin sama nouu Dllnglars?" berkuts Albert sembaring bermosem, ha! ha! akoe sakit uti eekall [aug dia kawin sa~lll orang laen, ha! ha! lleauchllmp akoe sakit .ati." , ,"Bagimanakah! apa toewan Cavalcanti nanti ka. :W1IJ, sam~ nona Dallgll~l'~?" bertanju llcaucharnp. ", reta~I, kenapa begini, apa angkau baroe duteng dari oedjoeng boemiP bertauja ~loJlto Christo, ang. kau pengal'llng soomt kabur, jauO' di seboet oleh seIJlAoob'~a orang di l)lu'Ü~, ungkuu ~ida taoe?" ,," IS. apa t?(l\~I1~ Gruaf' jUllg toeloengin sllmpe lUI l\ll.WJ~an djadi P bel',talljaluh ilcauchamp. "A~oe, ach toewan djoeroe peuglll'UJlg soerat kabal' ?Juuga,n omong begrtoe, djaugaulnh sial'ken ka. bal' Jllng t~da ~ener, rnasu akoe nanti bisa bikin 'OrlLlJ~ kuwm., 'I'ida, dun toewan tida kenal suma akoe, h~lnJlI. ~koe J.ang sebole-bolc maoo bikin jaug ini ka. Wl~an tida djadi, akoe poen tida maoe toeloung min. ta-JIJ, nuna Danlrllll'S bocwat Cavalcanti." . 0 ,a~oe lOengarti berkut» Hellllchamp, toewan brkIIJ begitoo, sebub maoe menoeloeug Albert?" "Boe,wut 1~lenouloeDg akoe P" berkara Albert. "~" itne t.lua sckall. 1'oewun Graaf sendi!'i bisa sakSl·1IJ begllDllna akoe tjal'i, akal aken bikin oeroeng toenanga~koe, dan beroentoeug sekllli telah kedjadi. a~ .sepertl kahenuakkoe. Graaf bilang jang dia tida blklll apa:apa ak';lJ me~lO?loe~lg akoo, Mapi akoe ti. da taoe slapa akoe DUSt! bllang trima kasi jaug sampe kawinkoe djlldi oeroeng." ' . "JJengarlah" bel'katll ~Ionte Christo, akoe tida be. ~ -., T- I 678 gitoe b~ika~ aamu toewan Danglars dan toewan Ca-' 'Valenntl: ~J ~cm.a nona D~nglars jnng bentji sekali aken ,d.J a~1 l.str,l, orang bisa dnpet rnsa, jang akoo tidn Ilekah-knh tjari aknl, aken bikin ia terikat oleh tnli nikahnn, ialah sendiri masih bersnhbatan sama ako e." ,Abis toewan bilang soeda ampir knwin?" ,,0 , ja, ndoeh, ja, kenrlnti poen akoe [akinin aken oeroengin ini hal. Ako!! tida kenal toewan Car a leanti. Drang sang kn jang dia kaj n besar, dan asa l toeroenau ernng besar; tetapi ini semoewa bagi ako e tjoema knbar orang, d~n ~a JT.Ip? bosen akoe tjerita ini pada Danglars, tetapi dm ID1 soodn sooka sama itoe toe""an Italiaan. Akoe poen 811mpe kepnksa tjerita soe""atoe ~l al peda Dnnglnrs, jang termnut berpenting, akoe, bllnn? pad3~i a , menoereet kabnr, maka CavalC~l\t~ k~etlka masih nnak bajie, telnh di toekar dan dl tjo eri oleh orang:orll1l g djnhat, atawn di tingnlin oleh goer~e:go,eroenJa, pendeknja nda tjntjat apa-apa, akoe sendiri tida taoo fl pa. 'I'etapi npn [ang akoe taoe tentoe, ia it oe .soeàll sepoeloe taon kemarinjn maka o~'nng tcewanjn tida lint padanja, tida taoe di mana dm ada. • ~pa jan,g, dia bikin di dalem itoe sepoeloe tnon, la ltoe a d.J ~ l b.l ah , T~ e~an ~llllh sendh'i taoe. Teta pi Betnoewn tJ erlta~ oe ID1 ,per()oemn. Ornng minta toeloeng akoe toehs pada majoor aken minta soerntBo~rat mnk,n i~,ilall dia. Akoe 'nanti kirim padnnja, a~ls akoe t.J.oetJ~ tnngankoe, soeplljadjangan di sesalin dl blangknh arI." "Abis nona Armillii b!l ~?g apa?" bertnnja Beaucbnmr, sebab nona Armlllu tentoe rasa jang oranO' rampas nnak ~oeridnjll dari pndnnjn." 0 ".Ja" nkoe. tJ~a taoe, tetapi kntnnja dia masi pegi ka Jtaha. Njonja Danglars bitjarll dari dia sama akoe) 67\1 dan nkoe misti toeloong poedji-in nODB A.rmillÜ sama goeroe-goeroe menj anji dan sama kepala-kepala komedi. A.koe kasi satoo soerut poedji-nn boewat topwan Valle, directeur dnri roemah komedi (Schouwburg), j an g mnsih menanggoeng boedi dari akoe. Tetapi kenapu Albert, roepnmoe seperti orang keliwat sedi, apa ungkuu brangkuli scenggoe-eoenggoe tjin taiu nonu Dnnglnrs P" Sehagimnnu pnngntnhocnu koe, tida sokall herknta Albort sombaring mesem. Beancharnp djnlnn-djalnn lint gnmbar-gambar, "Bial' bugimann djoega roopania, atimoo tidu seperti sari-sari ," berkuts ~[Ollto Christo, Ajo! katakonluh, kennpa angknu P Akoe terluloe kesel sekuli," herkata Albort. ".Na b loc begitoel" herkata Monte Ohristo. mnkn akoe mnoe udjnriu obat pada toowun, jllng moestadjap sekali, kaloe akoe kudang-kadang kesel begitoe, mnka ito o obat sabeu toeloeng sarna akoe." "Obllt apa itoe P" berkntanju Albert . "Ja; dan dnri sebah akoe djoega merasa kese l scknrang ini, maka nkoe maoe pegi pindah.p induh tempat berdjulun pepegian kesaJllL-sini. Apa anglmu djoe. gIl lIlaoe toeroet SllnllL ukoe?" "Astaga Graaf, apa Gl'Ilaf bisn kesel? herkata Beauchampll ach moestahil. "Aai! toewan 011l0llg g:lInpllllg sadja, akoe maoe lintlah angkau sendi.'i klllolJ dapetin seperti aleoe, di ualem roemah djudi telllplltpep.'iksa-llnnja polisie, akoe IJlaoe liat kaloe toewlIn tida djadi kesel." "Pepriksa-an polisie! pe(JI'iksa-un apa?" "Pe pl'iksll-an jang di djahmin oleh toewan Ville fort dalem perkara orlLng memboenoeh maling, roepanja si pernboenoeh .ini pel'antejan larian. 680 681 "0l betoei, berkuts Beauchamp, "'Lkoe batjlL djoega itoe di dalem eoerat kabar, Tetapl siapa itoe CaderousseP" Roepanja dia orang oedik. Toewan Villefort soeda misti taoo denger Oaderousso poenja aoewara beromong-omong, koetika Yillefort ada di ~[al'deille Pdan Danglars bilang djoega dia ingat jlln~ dia soeda taoo liat itoe Oaderousse. Inilah membikin toewan procureur mendjadi terlebi radjin lagi dnri sari-sari dan kaloe toewan radjin, pr!i'li·pr!iai di buwahpoen djadi radj in, begitoe poen toewan schout soeda kAliwat duri misti radjinnja sllmpe akoe djadi kesal, Ampnt blas hari tida hrentinja orang kirim roeparoopn bangeut ka akoe poenja roema katanju baranzkali itoe orang jang soeda boenoeh SlUM Ond'~rouss~. Kaloe teroes begini, dalem tiga boelall akoe soeda dapet liat segala baugsnt-bangsat di kota PllI'jjs. Dari itoo akoe maoe pegi sndja dari sini, jang djaoeh. Ajo burggraaf Albert, mari kita pegi bersnma liat laootan, akoe poenja pengrasa-an seperti oraog jang kali wara." "Ajo, Graaf ajolahl" "Ka-Iaoet:m ?" sama, "Dengoen scgala soeka uti." "Baildah," "J aj Mupi kita pegi kemnna? " A ~oe soeda bilung padamoe, kita pegi jang djaoe dl mana hawanja segor dan tida ada baraug soewatoe apa jallg meritjoe-in kitn. "Kemana dan, akoe belon taoe lcemana toewan maoe pegi." "Ka-Iaoet toewan, kita pegi knlaoetan. Akoe memang or:lng laoet, toawan taoe. lCoetika akoe masih ~nak-anak, maka laoetan itoelah ajoenankoe, dari ltoepoen akoe terlaloe soeka SlUM llloetan, seperti orang tjinta-in kekasehnja dan kaloe lama akoe tida "Ja." "Djlldi ungkau toeroet?" "Jll. akoe toeroet." "Na, hurgzraaf', ini malem djoega akoe soeroo sedia kreta boewat pepezian, senaugluh kita, di dalem kreta itoe orang bnleh doedoek selondjoran, boIe rebnh, kits pake koed L amput, Toewan Beauchamp ampat orang bole doeduek leloewasn di dalem ito~ kreta, Apa toewan tidn mioe toeroet P "Trima kasi toowan, akoe bnroe datene dnri Iaoet, "Apa, angknu baroe dllt ~ng duri laoetan P" ",Ja, akoe pegi belajar ka poelo-poelo Boromee. ,,~[ll SIL kenapu sih, toeroot sndja I" herkata Alhert. "Tilh1, MOl'ced ungknu misti tuoe knpun akoe tidil. mnoe, tentoe soeda tidu bisa snma sekali. Lnen dari itoe poen perloc snnget, jnng nkoe tinggal di P1Lrjjs, boewat djnga soo rat-soerat kiriman di dalem sou rat kabarkoe." ,,0 I augkeu snoraug haik sekali, sllhbatjang nommor sutoe," lierkata AlbCl,tj ja baikluh djagn, Beauchump, dan tjari taoe sabole-bole enrnpe augkau dapct siapa jang barmoela kali toelis itoe soernt kiriman. Albert dan Beallchamp lalD bitjaril. Dalem djlle batan tangan itoe, maka tel'Jljatalllh ap:l jllog hendllk di katakennja lebi djaoe, tetapi tiua dikataken, sehab ada orang laen bel'Sllma-Sllma, lIllka katanja ~lonte Ohristo, itoe Beauchamp orang baik sekali, boekan, Albert P" ,,0, ja! dia itoe saorllng berhati betoeI toewan) dari itoe akoe soeka sama dia sepenoeh-penoeh atikoe. 682 'l'etnpi sekarang kita tjoema bordoe wn sadja; kendati akoe tida perdoeli kemann pepegian kita J1l~ka akoe " ' maoe djoega taoe kernnnn kit a nn.nti pcgi." "K~~oo angknu maoe, baiklah kita pegi ka Normnndiê. . "Baik! di sann kita senang sekali tida di godah tetan gga-totangga." " Ki tl~ di sana bordoewu, kita amhil doewn koeda toonggang, undjing-andjing pemboeroe dan satoe praoe boewnt menaugkop ikan, "ltoel nh j nng kitn perloe; akoo nnnti kasi tuoe samn mama doeloe, dan bnroe nkoe toeroet." ".Tetapi': ~)erlmta Monto Christo, UP:l orang maoe kast perrnJssHl padu moe?" "Boewat apa? "Bocwat pegi ka Normaruliê." "Akoe ? Apakah ukoo tidu hole pcgi kamana akoe soeka? "Ja, angknu knloe sundiriun hole pcgi kamuna anzkau soeku, itoe nkoe tnoe sendiri, sebab akoo ketemoe padarnoe sendiriun di Itulia." "Na apa lagi." . . "Te~pi ak~1I toeroet sumu suorang seperti ukoe Jaog dl narnam graaf de ~Io nte Christo . "Ja, grallf buik-bnik nngkau lekns loepa." "Kenapa?" "Ä;pakllh akoc t~d ~l billlng pad:l tocwall ja llg akoe pocnJa mama pcrtJaJa sekali ~a mll toew j D ~" ,,~ngetlah orang perampoewall poellja mocloet nda pagr engga SOI'O. Toewan Shakspearo jllllg be~itoe k?sohor dan Fl'allçois I radja dllri .l!'mukl'Uk uoeloe dJ oe~a borklltl\ begitoe, dan doewa·doewa ini ada p.oenja istcr'i . "Ja semoewa pcrampoewall tida bole djadi, bnrang- 683 kali kabanjakan sèbegitoe adanjn, tetnpi akoo poenja mama tida begitoe-" Akoc poenja mama djnrang sekali soeka dan pertj aja sama ornng, totepi kaloe dia per· tjllja satoe kali, mnka selama-Iamallja tetap ntinjal" "Apa soenggoe begitoe ?" berk uts Moute Christo sambaring menurik nnpas paudjang, "lI bis angkau kim. jang mamn portjajn samn akoe? Akoe mondapot banjak hormat meudenger hal 'euemikilln." "Dengerll1h, akoe soedn katak en seknli pada toewnn, maka sekarang nkoe kntnken lngi," berkuta Moreerf', "Toewan saorang ndjaib sekall dan termoeljja." "Ach !" "Ja, sebnb nkoe poenja mama begitoe soeku dan portjaja p ~da toewan. Boekan dnri sebnb mama maoe taoe rahazia toewau, totapi kapa n akoe doedoek bol" doewu-doowa sama 11I a11111 , mukn tidn laou kita omongin , melncnkell diri toewan sendiri." "Ab is mnma tidu bilang aken ati-uti bergaoelan samn akoe?" "Tida sekali, halllja mnma kata hegini: "Alhert, ak co rasa jung toewan Graaf berhat i permata, bikin sabole-bolo biar dia 8l1Üllng pIldIlmoe." ~Ionte Christo boewang mooka sombaring tarik napas pandjang. "Soenggoe sabennrnjnlnh apa nngkau kataken." "Djadi angkall taoolah," hcrkata Albcrt, jllllg ma· ma boekaD nanti larnllg snlllll akoe halllja mama uan· ti bHang buik, 80bab itoclah setoedjoe sama poedji•. annja 8ahari-huri. "Kaloe begitoe pegilah keternoo·in mama, bcrkata Monte Christoj sampo nallti malem Albert. Bikin angkau ada di sini pookoei lima; Danti kita sampo dl tengah malem kim·kim poekoel satoe. "Apa! sampe e}j 'r ripor·t?" (j8-t I,Ja sampe di Triport atawa di nmpir-arnplrnja,« "An glmu bole djalan urn pat poeloc delspan mjjl dalem delepan dja m?" "Itoe mnsih lama," herkata ) [onte Christo. "Soenggoe, toewan saorl1ng adjnib sekuli, kuloe be:gitoe 1Il1111ki kreta a pi sekali poen, nanti kalah lsdjoe sama ka ndaran toewa n. " ."Samentarll. itoe a koe min ta pada toewan, sebab ik.ltll saban berdjalan toedjoe atawa delepan djam, aken dJanglln loepoet dateng di sini di waktoe j aug telah :akoe kataken tad i, " Djnugan koewatir, akoe tida oesah bikin apa -apa ~j oe ma a koo misti beraedinh sadja, 11 Ujlldi sllmpe poekoel !imaP" ° ".Ja, poekoel lima," A1belt brangkat, ~ronte Ohristo manggoetin dia sembnri mesem ia bediri sobentaran seport i orang jang berfrkir, .A bis dia oesap·oesllp djidatnja deugan ta ngan se. pe l'ti aken mengilangken segalu bajnng-bajungan jang seperti di lint di matunja ia arnpirin gong ketjilnj a, faloe di poekoelnjn doe Wil kali. Srenta gong itoe berlloowal'a doowa kali, ml1ka luntas Bortuccio masoek. llBel'tuccio," berkatnluh toewan graa f, "a koe boelJtannja bl'llnglmt besok atliwa noesa ka Norma ndië seperti kahelldakkoe bel'moela kali, tetapi Ilkoe brnng~at ini malcm, sampe poekoel lima angkau ada tempo boewat sedia semoea, kasi pl'entah toekang-toekang :k oeda di pos-posan. Toewan Morcerf toemet sama ·akoe. Soeda " Bel'tuccio dengal' titah itoe laloe prentah ken 100!>Cl' berkocda jang bel'djalan tli depan lueta pos, aken pegi ka Pontoise kasi taoe toekang koeda di sana, j aog k1'eta pos nauti sampe di sitoe betoei poekoel li85 anem sore. Toekau g koedn di Pontoise toendn kabar itoe lebi djaoe dan liwat nnem djam, maka koeda•. koeda semoewa soeda tersedia di IIlIl IHl. pOS-pOB. Sehelonnja brangkat, maka toewan graaf pegi doelee sama Hail~l ee, ake n knsi ~l\oe brallglmt~ja sert~ di knsi taoe djoegn s amana dm hendak pegl dan dl Berahk onnju ant~l'o roemuh itoo p~dll. HaU?ce. , A lhe rt djnga betoei wnktoenja. Per dj nlauan bermoela-moela koerang Benll ng, sebab baroe brnngkat, tetnpi scmangkin lam,a, RellllU~gki~1 , dcrcs. djulunnja koeda, hingga Moreert t1.da abis pikir bugimana Iekas larinja koeda-koedu itoe, Ach ,; herkata Monte Christo, " Soellggoe atoeran pe:'djaln;lan pos di ini negri, di mnna Ol'IUl~ dj~lan doewa mijl dalem satoe djnm, sorta prontnh itoo Jllng 01'311 '" tidil boic lombah-in kreta, jllng adn di dopan dell "'~11 tida mintu ponni ssic lebi doeloe, hillggll seI 'in;' orunz leesol knloe kebetoelnn orallg djnlun Bama n . I kretn di , , ' kreta jan g koedlIn,lll Icennor, Iitoe blnkang . sih boeknnnjn pos; aken djnngan rnakan nti, llI a ~~ itoe akoe lebi soekn pake 11koe poenja koeda sendiri sama akoe poenja oraug-orang seudiri, boeknnkah, Ali ?" Graaf melonzok kaloewar pintoe kreta laloo kaloewarin soewara Jang membikin koeda-koed~ itoe lari terlebi keras lagi, snmpc kIlja. t~rba ng' larmJa. I~I'~tn itoe liwat seperti kilap melll?J1nn orang-01'an.g dl dJalan brellti sabentar, ake n mellat koeda·koeda Jallg ter. amat hllgoes dan kems larinja. Ali poen sabental'-bentar bersoewllra kasi mad,loe itoe koeda Bemburing memegang les koeda ampat, °j ang ber boesa ~a.l'i sebab ~e res .lll.rinja. Mcmallg .AH soeka betoellal'l-m koedauJa begltoe keras, sebab blaBn dia di negrinja aken '}ari-in koeda seperti beterbang . o ·- -- I" 686 I1 I1 ~! "Katllnja Morccrf': "Ach soenggoc senang dan sedap sekuli rasakoe naik kreta jung lari begini keras." .Makll moekanja jang sedih itoe djadi senane sedihnju itoo sepert i ilang dar i moekanja di tio~p anein jang memookcel moekanjn. 0 "Benarlah," herkata graaf, "Kim-kim anem taon kemar injn, maka akoe dupet liut satoo kocda lelaki di Ilo ngnrjje, j l1 n~ amat bagoes dan terschor "'a ntjan'" sekali lurinja. Akoe lantas beli, tida akoe ~LOe br~~ pa hnrganj n, sebab Bertu ccio jnng bnjar itoe harea padn jUllg poeuja koedn , Di dalem itoe taon djocga koedu itoo dupet tiga poeloc doewa toeroenan : na kocda j ang akoe puko scknrnug, ia itoo semcewa toeroenunnju itoe satoe k OCIIIl j somoewunja item moeloes, tjoemu kepulunju pituk. Toewan misti taoe ja ng koeda djuutun itoe kita tida kusi perampoewan somburungan, semoewanja koeda perampocwan jang rnoeda dan jlln g terpi lih, seperti orang pilihken perampoewan boeWilt Pa~eha , . , ~IICl'lln 8ekll l.i; tetapi bilanglah toewan. apa toewan bikin smnn hegitoe bunjuk koedIl ?" ,,'l'oc\\'lIn liut seml i ri 1I koe pake pepc"'ian." ,,'l:ctllpi, tOCWllll tidll pepeg i:l n SeI111JJ1~lamanja," " h.:I loc Ilkoc tida p :rllle IlLgi pllke itoe koeda-koeda, J1Jnkll Bcrtuecio llllnti tlj oewlLl itoe koeda-koeda dill bilang jllng di:!. bisa dIlpct ocntoeng tiga poelo~ atawll ampat poeloe riboe fl'U nk." ,,'l'etll pi biar radja -radja di E uropa sekali poen !idll IIdll jang lIJll lllpOe bajuL' haL 'ganja koeda-koeda ltoe." " Kaloe radja-radja RUL'OPll tidil. mampoe beli maka ~e l'tLle.ci o bawa itoe kOCila-koedll pada radja di Azia ..ja,ng hdll p~ndang ocwallg aken membeli barallg jang ,ha penoedjoe." 687 "Graaf, apa mnoe dongat apa jnng akoe fikirken sckumng? "K utakclllllh." , Saluenujn toewankoe maka toewan Bertucciolah, ja~'g pnliug kaja 8cudil'i di tannh E uropa. . ánekau kliroo burcz raaf akoe bram tcntooin kall.fi. 0 '" , 00' . I' id loe anekau balik Imntongnja lle rt ucclO, baraugka 1 ti " e '" adn 8ampe 10 pitji san." ll!\ch, lIJ asll?" berkuts Albel't, "Kaloe be"ito? Bertuccio saoraug kuhernnan sanget. Ol g.raaf djangan berkata begitoe, nnnti lnma-lama akoo tidu bisa per. ti JaJu Iagl sarna gl'lla I" , , In"lltIlah A.lbCl't akoe tida taoo omong dari pada ba~'~lDg j ang heran. 'Ijobaluh sekarung !lIIgkau. in~a.,~ betoel: Kassier mentjoeri, tetapi kenapa dm mentjoerif Sebab memnnc socde adat biusanja, begitoelah pe~grasa-an~{Qe," berkata .Alb,ert , ~il~, mentjoeri, tjoema sebah dm maoe montjoeri sadja, " Ä eh boekan boeitee nngka u salah; Kussier itoe 11 l mentjoori, sebab dO l1lla' aua1 b"mi, se bau. u'Ja k~p~ . ia c ngin kabesarun boewat di r~njll, dan ~OC\Vllt anl~k b~lll' nja ; terletimewa dia ment.JoC ~lal'l sobab dia tida !'I, taoe tentoe apa selama-llllllllllja dia kepa~e oleh t~e. wannja djadi dia maoe dja"'ll boewat harI toewaliJll, ia itoe' boewat dia dan bo~vat llnak-allaknja. Sekaran'" ini Bertuccio scndirian dalem doenia, tida 8anak tid: kadangj dia bole pake oewl\!lg sak~hend~knja da ri kalJton"koe dan tidll oesah dlll pCl'ltocngm sama akoc' seb~b dia taoe jang dia selama-lamanja nanti , hendak kerdja !lama ak " ·oe. llKcnapa?" "Sebab akoe taoe jang akoc tida bisa clapet ol'aug laen seperti Be1'tuccio" ,,'roewan kira sadja begitoe, Hemoewa kira.-kira. I 689 688 ."or djangan bilang begitoe, apa jall akoe bilaug soedn tentoe sekuli. Boewat akoe so~da tida ada b?edjang jllng terlebi buik lagi, sebab akoe ada poeJlJ I~ , hak atns mat i idoepnja. [o ewall ada poenja hak utas mati idoepnja BOI'tueoio ? bertanju Albert, fP ".Ja berk ara g raaf dengun koerang sa bar, ,I 1 ~ I •I~tlem omengun ka,ja ~lg:kadal!g ndn perkntaün jang dengan sebentar membikin abis omongan boeitoe poen graaf poenj n porkataän jn, tadi jang' di k~loe­ wark eunja denznn koeroeng sabar, Koedl~ berdjulall tidn brenti-brenti dengun ledjoe sangat tlgl1 poelos doewa koedu itoe di buzi- bazi ;lalem . dela~?ll ,tell~pllt ~an t i koeda dan :lmpat I;ooloe toedjon mul lil djulnn dalem delupnn djam. , TlIngah rnu.l cm ol'llng Slllll pO di depan piutoe kebon, Jllng lau,tes lIl lnn-kn .o loh 1"!Ird plg'lI, se bnb dia poon . soedn ~1J kusi tnoe dJ'll'ga jang gl'ltllf IlIU C duteng. O Lont.J cng poekoel setengnh liga pugi. lIo "cel'f di o~lter ~I ~sock ka da l ~m kamnrnia di mana ia dupet dl ,seulam, 11C~' mnndi dun mukunnn, Djonzos jang t~e~ (let naik .dJ. b lll ~all,g kl'l'tl1 Be klll'lt ng lujallill padanJa, dun Baptlshn IU.JIlnill Ra lllagl'Ull f'dc ~I o n te Ohl'isto. Albert JIIl1nlli doeloe, Irlloe IIlnkun, abis dia tidoel'. A~lte~'.o IIlnlnm ditl den!?er. laoetlln s?pert i orang men.J lt~.J1 peJllhnll·lllhlln da1'l d.llloe, g l'oedJoekannjl1 aer la,oet. J:lIIg 8e~e n~:I ~ .bontnl' mellloekoel panté, ~~perti olang .J'Illg ll!an.J1-I1l ullllk-lllJ:lk knloe ml100 tidoel'. Mllka A.lbel't ~oeles R?nll llg'Bekllli. Koetika dia h:tllgoen lok~s dia prgl b dIenddlIl. kamIlr jang di boeklLnja, darl mlma ol'lIng hole melllllntlang ka laoetall jallg terboekll-b~~ol\a kaloe mem>lUd'Lllg kablllklln, m:dm uda t~man kf'tJ I1 .d:'n ~e n k,!blll j.L I{ endah-ondah 8erta Il dJaoehan seJl kIt ada oetl1n kctjil. Di kali ada keliatnn satoe praoe pake tiang dan lajar bersnma-aama bendera, di bondera ini ada wapennja Monte Christo, ia itoe gllenoeng-goenoe.ngan emas di tenzah laoetun j nng bagoes biroo dan dl at~s A'0enoenO' adu salib merah, somb: bat snmu namanja Monte Öhl'Ïsto. Sakoelilingnja itoe p l'l10 0 nda djooga praoe ketjil boewat mentjuri iknn, poenjanja orangoranz di kampoeng juug menantiken pl'en, uh. t . Di sini dau di manu-mnnn l Ionto Ohristo berdiam. maka sennna sekali pangutoeran roemahnja dan ' 0 . laen-luen, kondstipoen dia tjooma maoe tingguI 811 toe I . doewa hari dnri itoe di bermcela-moe unj u ornng rnasoek soeda meraan atinja senang. Albel't depot di kamarnjn ada doowa sounpnn dan Be~l1llJ. pckakas jung perlee misti di puko oloh orung-orang 'p emb~o­ roe. Di sobelnh ntusnn udn bobrupn roepa djulu, djaI'in~ dan lnou-laen peknkus mentjari ikun boowatan Inggris dan boewatan Pra eman. Antero hnri adn sndjn jung di bikiu sampe ornu/? tida bisn kesel. Orang pegi menombak, ornng P('gl mentjnri ikan, nbis makun di gal'doe-gardoeall j aug terboeka di seblah laoetau, OI':lIIg minoem the di ka01111' boekoe jllllA' penoeh boekoe bagoes-bagoes: . Di malem kntigll hlLl'inja, jang Albel't ada dl sltn~ 80ma Monte Ohl'isto mlLka Albert tidoel' pop,les dl korBinjl~ dckat djendclla, l'oepallja dia. tjal~é sek~li idoep begitoe, tetapi bO t Monte Chrlsto .Jallg blaOWIL 811. mlLka 8eIPa la knpelesÏl'lLn itoe tida di rllSll.nja. Monte~ 1 Ohl'isto 0 bitjal'l1-in B \all'i ama toekangnja, aken b'k' I In 8atoe tempat orang bikin-bikin api, jang hendak di diriken di dalem 1'oe01nh. Sekoenjoeng.koenjoeng kedengaran BOeWlLl'll koeda bel'hll'i di djl1lull ·besa1' begitoe kCl'aB B OeWal'anja koeda berlari itoe, sampe AIMOll Ie Chrislu Ü. I (j!JO bert 1Jllgo~n dnri tidoernja. Dia mornundang dari djeadella, kaliwat kagctnju, koetikn dia dnpet lint orangn]n d~t('~g berkoed ~l j, IJ g tudinja dia tida muoo adjnk, B~bnb n dm tidu muou bikin soosah-soesn h snma Uonte Christo. nAIJgkllll di sini .I!'lorent!jn ? berkutuluh .A.lbert dengen melcmpnt duri korsi malesnjn; ada apn.P Apa nkoe pounju ma ma adn snkit P" Mllka lukus ia pegi kuloewur. Mon te Christo tjoemu toeroeti n tingkanja Albert t11'ngen muta sudjn, dia liat baO'i JIIlll~l A"bmt llJIIl piri n djongoslJja,jallg bCl'sellgn l-s~ngal mengaloewnrken . ~toe boengkoesan dnri kuntongnjn, ISllI.Ju boengkoesnn, ia itue Boo mt kubnr dengen satoe sourut. nDari siapa soenu ini?" bertanja Albert denzen bergoepoo-goepoo. 0 Dllri toewan llelllleh: n ~)el'kuta FIOI'ent!in. nApa toewan Heuuehamp .lillig soeroeh pudnmoe kemari." n.J u, toewnn, dia soeroe panfFgil snma saiiu aken knsi ., O :J , "USI saUll, sangoe, serta di pesennju satou koeda post dengen dl kataken palla saüa, aken djungnn brentibrenti di djulan, R alia misti lariken koeda itoe teroes B ampe sll!ia dapet ketemoe toewan: lima belas djnm tidil brentinju suja Inri-in itoe koeda." "A.lb(·rt bueka itoe eoerat. Srentl~ dia m?el.ai bll~~~, bal'Oe doewa tiga bllris, nmka dm mellrl.l erlt sCl':I!Ja mengambil soerat kabar itoe dongen tllnglln jang gellletnr. , Sllma sekali mutllnjn gelap, knkilljn seperti loma! tIdn koewat bediri Illgi, ill bediri be~'tlenderan sama ..b~lorentijn, jang londjorin tnngannja, aken djllga dJan~an sampe Albert djato. . ' ' . " KelilaD. ber k 'llta ",fonte Christo dongen. pelahao, 1mp; 'u 691 hiugga Albel't tida dupet dengor katanja itoe. "Kabegitoe betcel apa di kataken di dalem kitab, jaog dosanja ~ra ng toewa masih menimpah anak tjeetjeenja sampe 4 toeroenan l" Sementarn itoo, maka Albert baik lagi, laloe te roes batj a eoerat itoo dengen moeka berkri ngetan sampe ramboet kepalanja poen basah kr inget, abis sembaring meromes eoerat knbar itoe, mnka katanja : " Florent!jn, apa koedarnee masih koewat boewat poelang kombali ka Pa rüs? " Soesah toewan, sebab itoe koeda soeda pintjang. ' "Ja, Allah I Koetika angkau keloewar dari roemuh aken pegi kemari, begiruanakah adanja di sana P" "Sepih sadja toewun, tetapi koetika Baja poelang dari roemah toewan Beauohamp, maka saja dapeu 11 njonja, toewan poenja mama, mundi aer mata; njonj « sooroe panggil sarna saj a, aken menanja toewan kapan poelang. Saja lllenjaoet, ' jang saja di soeroc h oleh toewan Beuuohamp aken panggil poelang aama toewan. A pabila njonja dengar itoe, maka njonja seperti masi ta han sa ma sa ja, soepaja suja djang an pegi, tetapi njonja berfikir sebeutar abis katanja : "Ja, F lorentjjen pegi, baiklah dia poelang!" "Ja , mama, ja" herkata Albert dengan sedi, nakoo poelang djangan koewatir mama, akoe tentoe poelang, maka djngalah si bllngsat!... . •.. 'rapi sekarang akoo misti poelang." Albert masoek kombali ka dalem kamar di malla Monte Christo lagi doedoek. Roepanja Albert soeda berbedahan Banget dalem ini lima menuut, roepanja soeda seperti orang jang menanggoeng soesah bertaoD-taon, bibirnja gemeteran, moekanja poetjat dan djidatnja berkringat, ,djalu l1ja : " '. aeperti orang jang mab.o~ anggoer. 100 • I - I' 692 69B 1. I I ~~ - -, - -- - - "Groar," katanjn, "banjak trima kasi ja rig akoe dnpet sebogini banjak kasenangan ati di sini, akoe k('ppn ~ en tillg/!,ol lebi lama, tetapi ada ulangan, akoe Dli8ti lekas poelang ka PU I'!is." • _Ei! ada apa P' Tj ilaka bC811 1'j terepi binrlah akoe brangkat, sebab snnget perloenja, terlebi dari pada djiwakoe sendiri. Djnngnn tnnja-tanja Graaf lebi buik toewan toeloengin koedn hocwat akoe." " nurg'~rll llf snknlian isi istalkoe bole toewan pa· ke," berkntu ~l o nte Christo; tetupi angkau mnti di djaIon, halma terlnloe tjupe, knpan nngkau mnoe poelong na ik kocdn: lebi bnik pake kr eta jong enteng sadja.' "Socua djangnn terlnloe banjak kitn ilang tempo dan ketjnpenn jnng toewan koewatirk on, terlebi Luik lnni bagi nkoe, soepnjn ntikoe mendjadi senangan sedikit," Albert berdjalnn seperti orang jang kena pelor, sempojongnn, "bis djnto dalem korsinja (ti dekat pintoe. Monte Christo tidu lint jung AIhert kndoewa kalinja ini djato pangsan. ~loute Ohristo bediri di djandella 11 bis ia berkata: "AH! sedia koedn boewat toewan Morcerf, lekaB, sehab dia kesoesoe sekll li," IUlHl Albertj ia kaSoewora ini memhikin bangoen B loewar dnri komar di toeroet oleh graaf. "Trimll lmsi graaf," berkata Albert, sembaring me· lompat naik di atas koedanja. "Florentün angkou sabole·bole lekas poelongI" Apa akoe barangk ali miBti ganti koeda di djalan?" "Satoe kali Bndja B ()eda sampe, dan IantnB orang sedia·in laen koeda boewat toewan." Alhert soeda ampir brangkat, tetapi ia bediri doeIoe sebental' sama koed:mja. " J\llfoanju: ~Toewall, burnngknli kim jang akoe ini glln-glla sadja atawa kepaksa boewat braneknt tetapi t?ewa.n tida bisa abis fikir, bagimana doe~vll. tiga ba~1l1 dl dalem eoerut kubar, boleh mombikin lJrilng ilang penghal:eplln sarna sekuli." Sombaring Iempurin soerat kab:lr itoe pada A'l'Ilaf, mnku berk at a poela Al. bert: "Bat.Jalllh, tetapi djangnn doeloe, kaloe ukoe heIon. brnngk at , soepaj u ak oe djungan maloo, ~edang .Graaf poengoot itoe soerut knhar, maka Al bert petjoet koedunja jang lantas berlnri soperti mu~e teebang. Graaf toemet dianjn denenn mntn Bern . baring merasa kesiun sekali Buma dia, 1\""1ika 1\ lbert ~oeda tidn leelistau lagi, mnka bnroeluh l i 'raaf boeka itoe eoerat kabar nkm di batjanju boenjiu ]a itoe kabar begini : , ', ,,!toe opsir ja ng bekerdja snma AH p;l~c ha darl .J~llIna, [aug liwat tiga mingzou teluh di seboetken dl dalem Boerat kabnr Imp.utiul, jllnl-\ boekan sadja s~ra~~en bellte~g -benteng dlll:i ~:lIIina, ,tetapi jllng djoet?a . soeda d.Joe~val .toc,wllnll.J1l .lang hC~l tue banjuk b?odJn.J a p,uda dm, 111 ItUI' Letoel Fernand, seporti dl Beboet dl eoerut kabal', tetapi ~toe namunja jang doo~oe, adapoen seklll'llng soeua dl bunbahill gellu'an pllngkat Ol'aiJg, asal hang'Rawan, nllmll tanahnja. Sokar~ng namull.Jll Graaf de 1[nrcel'f dan ujlldi Ilnggota dal'. pada kamer pemarentnhan." 'W ah, kaloe begitoe, nmku rahasill jan~ di koehoer. ken oleh Beunchamp saha..itoe dalem hinlPO':\ di kl' • " a Is.a :lIloewar IlIgl, sekarang ini sucda bel'. tl . ',"0 rnnjll ,t J(1 b' k b.angklt mendjadl spperti B oewatoe ~i eitllnjang menllk-:e~m dan laen Boemt kubII!' Boeda .sia rl;ell kah:u' itoe Jallg membikin Aluel't nmpÏl' sampe djudi gilo. ;~-._.- I: I1 I1 II "Apa I" herkata Albert . "Akoe bernanti padamoe sobnt ," berkuts BeauelIamp. "Sekaraug apa ini akoo soedu mln. Akoe tida oesah kusi taoe pndamoe Beauehnmp J rr atirnoe terlnloo 'l\n ih il , I:> poot! bersi 1 dan buik, hiugga tidu hole djadi j ung nngkau soeda omong-omong dnri iui hul 'sama orang laen; itoe tida sekali-kali. Kerna itoe poen boewat ?l"l. kita beromong-omong portjoema-tjoema bikin I1nng tempo, tjobalah angkau kataken apa barangkali nngkau doega atawa raB dari mana datengnja kaa bar itoe?" I:> Akoe lantas bole katakou doewa perkata-an dalem ini hal." "Baiklah, tetapi snbelonnja berkata-knta baiklnh angkau. tjeri.taken pada koe dari moela sal~pe pada pengabisannja, begimana djalannja ini perkara ehjja- suernt kabnr j allg moewut itou kuhar, kntunjn soerat kubur Uouvornemunt. Heauchnmp kuhetot-lr n lllgi runkun pagi (earupun), kuctiku dia dupet hutjn itue knbarn11 , dengun sigmh djoega ia soeroeh panggil kreta kosong dun keuduti din belon nbis makan, dia lckns-lekns soeroe bawn dirinja pegi kil kantornju redakteur dari itoe acera t kabar. Kendatipoen redakteur dari itoe soernt kabar, dun Beauchamp berlaenan sekali f'ikirannja dalem hal pcmarentahan dan laen-lnen, dan sering kudoewn redakteur soerat kabar itoe berbuntahan kalam, mnka hole djoega di bilang, jang itoe doewa redakteur bersnhbatan keras. Koetika Beauehnmp rnasoek di dalem kantor, maka di liatnja jang redakt eur itoe kobetoelan Ingi cnakenak batja eoerat kaburnju, duri hal goeln biet, roepunja karangun redakteur sendiri, sobub knliutun matnnju itoe sepert i torbang di atas leer tas R oemt kabar itoo, "Nll kabetoelan sekali berkntn Benuchamp, sobab tO W lll~i batja eoerat kabnrnju, maka toewan baC l1n rangkali taoe kenapn akoe duteng kemari." "Apa toewan barangkali soeku membantoe moen oeloeng goela teboe, bertunjn redakteur soerut ka bul' Hoe?" ,;Aeh, boekun begitoe" , berkuta Beauchnmp, akoe tidu taoe satoe apa dari hal goela, ukoe ini dateng nat." boewat laen perkara." . Be~uchamp t.i~r!takell segala hal ichwal perkara Itoo, Jang memblkm B unget maloonja Albert; deIlgnn pendek, mnka begiui doedoeknja itoe hal. Liwat doewa hari pagi-pagi, maka ada kabaran mbar Imdalem sOOl'at kabar jaug lnen dari soel'nt 1 partial , jang membikill lebi bel'at hal ini, ia itoe " Toewllll dateng bocwat perkure lIpa?" "Sebab knbur duri toewan Uorcerf." "O! jn, ju, betoeI; . apll tidu bugoes kIlhar itoe?" ,,!toe kuhar begitoc hn~oe!l sampc tocwll n loepa jnng tocwlln holc di kasih Hldnh mcnghina·in orang, dun toewun' bole·keua pOl'kam jang bel'bahnjllsanget." L X X x vr, I1 PENGADILAN . Poekoel delapan pagi .A.lbert dateng di roe rnah nja ~en.lIchnmp. Memang diougos soeda dap et prentah, la lekas bawa toewan )forced' kadalem karnar toe- vannjn. ~ I • 1 I 61Hi 69'i "Tida sekali-kali, apa kita misti koewatirken, sebab kita soeda dapet notunja beraama-snmn segala katerangan begitoo tjoekoep, hingga kita taoe tentoe, j ang toewan Moreerf tida nnnti brani boekn moeloot; laen dari itoe bagi negri kitn borboewat pahnlu.nken maloomken kahinu-annja orang begitoe, soepaju djungan nama buikrijn negri kita bole dupet tjatjnt ap:l- Albert, in itoo apa jang telah kedjadian di itoe hari djoega dalem kutnar pemarentahan, Arnpir' sernoewa anggota-enggota soeda dateng pagi lebi docloe dari waktoe jUllg di tentoein, dan semoewu beromong-umong satoe sarna hum, dnri kabar itoe jang termoewat dalem socrat kil bar, dan membikin horan sekuliun oreng-orang itoe, sebub jang di hinain di dalem kubar, hl itoe saorang unggota illng paling terhormat. Seboutur-bentur orang butja la:;i itoe Imhar,or:mg boewat omonglln, orang in~llt ap:l j nng kedjadian doeloe-doelue, hinggn n jataluh hal ini. Mo mllng kendati in di hormnti, toewan )lo l'cllrf' tidu di soeku oleh anggota-unggota j llll g lnen. Sebagimnna sekulian orung-Ol'ung jung duri tuiskin mendjudi kuju d:lpet boli gelunm dan luon, mukn hiusn mengoondjookin hati [ung tinggi. Oreng-oraug jang berasal soenggoe duri dooloe-doeloc pndu ketuwain dia, dan j ung laeu-Isen pudu beutji purluujn. Djadi koetika dia terpeleset duri sebuh itoo kabar, makn mneing-mnsing nngguta itoo muoe hikiu dia djuto tcr lcbi ualem I Il ~i. Tjocnlll Gmuf ue MlJl'cerf sendiri tida taoe satoo apa dari illi pel'lmra. Dia tidlt hatjll. itlJe soerat kabal' jang mnewnt itoo Imbal' dari dia. l>agi itoe dia toelis sup.rat.soeratnjn duu udjar koedanj n, hiuggll di:l dlltellg di perhi mpoellan sepel't i biasu. Uia kaloewar dnri kl'ctllnjn, ubis bCl'djllJ nn c lcnglln hati tinggi masoek ka dulem klll\llll' besur tempnt o1'llllg-orllllg berkoempoel, di :~ tidll sekali endll hin bngimaull deurwaarder (pelldjagll pintoe) hole di bilung djengu me· mlludaug toewull ~I 01'Cel'f, jUllg tidll plllldang bOblltsobatnjll kusi tnhè plldnnjll. Koetika de .Morccl'f masoek dellgull tida ,di ketahoeiujll apa jang t~hlh apa." Beauchamp kllget betoeI. ICatunja: "Tetnpi siapn soeda kaei knterangan jang begit oe tjoekoep pada toewan, sebab akoe poenja soerat kuhar jang bonn ocla-moela moewat kabur itoe tida bisa borkata pnndjung lugi, sebab kitn tidu dupet kateren gun jnn~ tjoekuep dan jung tentoe ?" "Ach, ini hal kedjndinn gampung sekali, kita tida tjuri ini perknra, pada hal itoo kabar dateng sendiri, Satoe ora ng jang dateng duri Jauiuu soeda bawu itoo soerat-soe rat knterangnn jang menoedoehkcntoeWan Moreerf, nbis dnri sebub kita tudinja tida mnoe moewat itoo kahnr dalem kita pocnju sourat kaba1', sebab koewntir bnrangkuli nunti djadi perknra, mnka katnnja itoe orang, kaloe ini kIlbar kita tida mlloe moewIlt nnnti dia kasi mnsoek dulem laen soerat kabar. Allgkllu tuoe sendiri, llelluchllmp, sebagimllna ki· t.u kepengen dIlpet kabar jang bngoed-bagoes boeknIl, dllri itoe kita tida maoe lepas ini kabar sampe orang laen dapet moewIlt. KabIl r itoe keras sunget, teiltoe sampe di oedj oe n~- oeojoeng tunah E uropa O l'llng nnnti batja itoe kabIlr." Bell uchnmp socda mengllrti sekurllng jang dia tida bisa bik in lacn, tjoemu tillg'gnl \liam sadja, abis Oouuchamp poelang dongen uüut jang kerna IJken kirim orang boewIJ t panggil suma Albert. Tetapi apa jang lleaochamp tida biBa tjerita BamB uns ~ li kedjndiun, muka tingku lukounju di IIIlIta ol'u ng jUli/;' kenul kubnr di soera t couruur itue, meudjudi te rle hi angkne Ingi dan di kirnuju ornng-ornng itoe jung de )Iol'cerf' menuntungin temun tumunnjn. Ternj ntnlah padn moeku ol'llng'-ol'l1ng di sitoe, bahoewa muriku itoe SC IIlUeWI&kcpingin sckall moelui bitjura-in ini hal. 1Iasing-lIIllsing lid uda pegallg sntoe lambar Boerat kabar jang moewat itoo pertoedoehan; tetnpi sntoesatoenja rnasih bimbung dan ajnl tidu tnoe bagimana aken permoelain hal ini, Achirnjn, maka ada sutoe toewan anggotu, moesoeh keras dari de A!ol'cerf, naik di atas korsinjn aken bitjurn. Srenta ia naik, muka di dalem balereeng itoe lautas sepi sekali, sepert i orung-orang jang mengadepken mnit, Tjoemn )[orcel'f tidu tnoe apa maksoedn ja dan kenapa oreng-orang djurii bogitoo diam, sebab itoe t~ewn~ j~ng sekarung nuik di korsi tempat bitjara, ' biasanja tidu di endah in orung. . Greaf de "'orcert' deugar iroo toewan berkata-knta belou djoega dapet rnsn, jang dia sendiri ake n di bi- ' tjllrai.n orang, Itoo toewan tjooma mintll., soepaja s{'knhan ang~ot:Hdlggota jang ada bel'lladlil' di sitoe, pasáng koeping terang-terang', sehau apa jlmg hendnk di kataken ini terbloe heslll' pent.in"lI JI\ ba" i kamer ' ", " pemarentllhan lll'l1 Itoe toewlIn herkllta-kllta te l'oes dengslIl SOe W tetap' dan njaring, lIata lIlaka bIl rang dia lIloelai seboet-schoet Ju nina dan di seboetnjl& nalllll FllI'nand, uaroelah graaf de :Moreerf StilIlIl selmli mendjadi poctjat. Kaloe di ids moekllnja graaf itoe selmlipoen tentoe tida bedara, begitolJ kems poetjlltnju, hinggil SC llloe Wll ol'llng-ol'llng .' p1dll plmdlln~ sadjll moekanja : . l i!l!) Melllllng' hegitoe udunju loekn di hnri, kenduf hl! gimana di seruboeni-in tidu hisa ketoetoepnu, dengun gnmpang loeka itue potjah lagi,llSl!1 kebeutocr perkataan jnng koerang sednp. " , . Karanean di dalem secrat knbar itoe abis dl bntjn, maka katan ja roewan jung membutja perkars ini hoekan sadja meneenu-in nnma baiknja toewan de }[orcerf, tetapi DIl~a baikn j a kamer pemllrentllh~tn ~elmli poen, [ang itoeng toewan de )I?rcerf mendjndi ~ng­ gotalijlL djooga di hina-in oleh itoe kabur, maka itoelnh to~wlln j ang membntju itoe rasa, bnhoowa dia wadjib tjuri kuterangan dalem ini pertoedo~h ull, upa bener Ilpll tidu. Kern n itoe, ,malm toew~n itoo hel" moehoen padu kamer, soepaju dengan sigrah. ~amol' t itahk cn perkarn ini biar di prek~a ~en gcn t chtI eda~ knbar ja ug djuhnt dun m ~nglll n~-lIl .ol'a ng lekas dl boenoeh sa belounja ia tersiur lobih djaoe, dan soe- . pnjn toe'wlln de ~I oreert" uol.e bresih dnri pada tja- . tjut janz di brihk en pnd :.ll~.I I~ d en~e~ !ulhnr, belrong itoe. Wah! de ~Iorccrf bcdiri seperti omng jnng koM kesium, dia gelllctlJrlln selo?r?eh .toehol:hn. a, I(~e­ ) tika dia denger kubar tjil akn H lI, hinggn 111 tida bisa boeka moeloetnjll mlltllnjalllemlLndllng temen-t emen- . nja, seperti or~n~ tan~ kalap, 'l'ingkal~.ia be~itllo bole djadi djocga sepel't1 tlllgkan.la orn~l~ .lang tId:\ sulah, a.. abis di pcrtocdoehkell harllllg knd:lllhatll~ bcglt~e R nget, hing~a orung-ol'Ung ada dJoegll .Ja~l g ~ll'a de Morcerf poellja tillgka sabegitoc, scbab (lJa (IJ terl~a dengllll tida 8nlllh. . Pr esident lantas mint a 8oeW lll'an.la Ol'lIng-Ol:nng anO'gotll siap,\ mlloe jan" ini perkam di pl'Ï ksa lobi 0 ' ' 0 • • t' doelol.l misti helliri, dl\l1 siap(\, tidl\ 1I11 lIush mg- . 10e gal d~edoek, KILbanja lmn omng·o rang bedil'i, djlldi misti di prik;;a lehi dj aoeb. Of JOU I1 ~ I . l'uda graaf telah di tanjaken brapa hnri di kahen~a knjn , aken mendjawab ini hal. Srontu graaf dengar jnng dia dapet tempo hoewat melawnu, makn atinju mendjndi besar, dia idoep lagi, mnka kntanja: "'l'ocwall-toewan sekalinn, bockan deng:m moon'doer ken pepriksa-nu ini, orang misti lnwan ini porkara, ebub fitenuh itoe terboewat oleh moesonh jllng terblna jnn ~ bersemboeni, tidu bolo di lawan dengun min tu tempo aken kasi kuternngun, itoe pertjoema , Perkara beglui misti di luwun lautas di sakeetika itoe djuega, sebnb kilup jung mombikin gelap sedikit mntukoo ini, mistl di djawub dengun goentoer, .jun ~ luntas mernbinasnin sama sekuli perboewatan or:lIlg jang hinn itoe, Socnggoo sa!illng sekuli jang akoe 'tida sn ng~oe p oendjoek kebenarun koe dengan oe. djoeng pedung, sebab si hina itoe tingglli bersomboeni, maloo mengoondjouk moeka." lui porkata-an memhikin o1'llllg-orang pel·tjlljadjoe:gl'l , jang' toewan ~Iol'col'f kenu piteuah. ~bka katanjn toewan ~Iol'curf : "Oleh kerna itoepoen, maka nkoe bermoehoen pepriksu-nu ini di perboewat de. ngan sigrah, dan akoe nanti trimnhken pndn kamor "Begllia soemt-soorat, jllng podoe di katahoeinj~ boeWut pepriksa·an ini." "Angk:m tontoein ari apa? bertallja toewan P ro·B idont. . "lIaskipocn ini had "joega, akoe toeroet sebagi. .lnana kahondnknja kamer," bCl'kata Graaf. President boenji·in lontjeng. "Apalmh fikil'allujll. kamer? bCl,tanjalll.h pI'esident, apalmh ini pel'knl'll. maoe di pl'iksa ini hal'i djoega?" ",Tn!" hC l'kata sekulian anggota di pm'himpoenlln 4toe. 701 Lantas ornng diriken satoe commlssl~ d.ad l aora ng, aken priksa soerat.soel'a~ jang nanti dl 8e~~­ ken oleh toewan l Iorcerf. Djnm aken comnussra itoe berhimpoen di titnhken pada poekoel .delllpan di knntornja Immer. Dan kaloe pel'i o~ adunja , aken berhimpoen lagi, maka sa ben.s~b?n dl tetapke ~l bel" himpoen pada itoe djam dan di Itoe tempat djoega, Abis kamer berkenan begitoe, maka de Morcer{ minta aken keloewar. Ja misti tjari soerat -soera t jang memanz dari doeloc soeda di koempoelnj~ boe'wat melawa; pertoedoehun jang soeda lama dl doe. ganja misti kedjadinn. . I> Beauchump tjeritnken segala a~a jang tel's?boet tadi pada Albert jang pllsllng koeping deugen ah bel" debar-debar dan maloenjn, sebab oleh kerna upa jang doel ee soeda. di t.ic ri tll~ u,n ol~h Benuc,halllp pl~­ da ianja, maka dl katahooinja ,d,loo~ll. , oleh Alb~~.t jang ajandanja bersnlah, sm'tn. <11 t~IlI.Jnn.Jl~ dalem dil I , bagimnnn sodeng njnta snlahnja, njandnnja sllnggoop , terengin jang dia tiuda boranln.h.. Beuuchamp sa soodabJ~.in bo.rtJel'Ita apa jang terseboet di atas, laloe berdlam bda berkata-kata. . Tetapi Albert bertanja: Abis?" "Apa akoo rnisti tj~l'itn lebi djaoe]" bort nnja Beauehamp. Ja." "Sobat perkata-anmoe itoe memaksaken akoe aken be; kata-kata jallg tida baik. Apa llng\cllu masih djoo. .. ga maoe dengar tjeritanja?" Akoe misti taoe itoo sobat, lebl balk akoe denger ito: dari moeloetmoe sendiri, dari .akoe miBti dengerorang laen tjerita pIldakoe." . Na baiklah 11 berkata Beauchamp, tnbalD atimoo. " , t' Albert, sebab pedo e angkau ta han almoe. 11 702 • • ra ,. Albert angkat tangannja sampe pada djidutnja, BC' }lel'ti henlink menjaksiken dirinja jang atinja sampe koewat boewat denger ini tjerita . Ja rasa dirinja salllpe koewnt, djndi katanja: "Tjeritakenlah Beau champ, a koo denger. " "llal'i mulemlah," berknta Beauchamp, "Antero kota Purjjs leepingin taoe apa jang nau ti djadi. Bebrapa orang pada bilang, npabilu angkau poenja papeL dateng mengadep, maku tentoe pertoedoehall itoe , Iinjuplah, kabanjukan berkntn jnng toewan graaf tida . nanti dateng mengadop, udu lngi orang-orang jang bilung soedu liut toewan graaf pegi ka Brussel, salllpe adu dJ'oe"ll 0I'IlIW-Oi'i1Jl" ,Ia n" · pegi mengadep sama ' O ,0 e 0 " , policie, hoewat tjuri tuue, apa betoel ntawa tida seperti u l'allg-omng tj eritu, jllll~ toewan g\'llllf soeda urnbil soerut pl\~ boewat hu'i." "A.lwe ini bikin snbole-bole," bei-kata Beauchnmp, a ken miuta toeluengunnja sutoe lid duri commissie eaurang sah batkoe, soepaju nkoe bolo dupet satoe tem pat doedoek di atas, Koetiku poekoel 7, mukaia dateng am. bil suma ukoe, satoe oraug belou uda jang dateng, 'djadi dia serahken akoe pada deurwaarder, aken di toeloeng, maka deurwaarder knsi akoe tempat [aug bagces. Akoe seperti tertiemboeni di blakang tia ng dllll tida begitoe kentara, sebab ada glap scdikit, djadi akoe boic harep aken liat hal ini dari bermoela-moeIn sampe pada pengabiBannja. Poekuel delapan semoewa lid-lid commissie soeda ber'hadlir. Toewan Moreert' dateng djoestoe koetika lon~jeng " poekoel delapan. Ja ada pegang soerat-soerat d~ dalem tangan dan roepanja sabar sekali, tjoema dJalan nju tida bangga seperti sari-sal'i, pakejannja bagoes dan moelia, aerta ia toeroet bagimana adat orang pe- JO H prangan doeloe-doeloc, ia kantji ng rokienja dar i atn sampe di bawnh, "Datengnja sebagini roepa membikin haik bagi commissi itoe, hingga kabanjakan lid-lid dateng ketemoe-in knsi tangan samn graaf." Albert merasa at inj a seper ti petjah, koetika di dengsr uja tjerita ini sntoe porsat oenja, srenta di dengur jang 111111 djoega lill-lid duteng k a~i tan~a~ pada papanja, maka atiuja merusu bertrima ,kasl banjak, jang itoe toewan-toewan masih me,?brl hormat pada papanju, kaloo bole dia maoe pelok itoe toewantoewan aken oendjoek trirun kasihnja. Deurwaarder dateng runsoek sebentaran membawa " ident," eoerat sahnlei jang di seruhken pal1a prcsi ent. Malm kata toewan president sembnring memboeka itue soerat: "Toewlln ~[urcorf bole bitjara," "Sl'enta begitoe, toewan grnaf moelui bitjara, soenggoe Albert, herkata Beauehnmp," Omongnja garnpang dan njata tida goegoepnjaj ia knsi kaloewar soerarsoerutnja jang misti djrdi katera ngan, bahoewa. wusir dnri Janani pertjaü a padanja dnri bermoela-moela sllllJpe pada pengabisan, sebab ia di djadiken oe· toeaan pegi pada Soltan; dalem hal di mana ada bel' (pantoenO'an idoep atawa rnatinja wasir itoe, Graaf ~ b ' kaBi oendjoek itoe tjintjin tunda kepllia peperanglln, jang di pake oleh Ali Pacha boewat tjap soerat-soeratnja dan itoe tjintjin di brihkennja pada graaf, aoepaija kaloe graaf poelang , kendati siang kendllti tengah maleol, kendati AH ada di dal~m h~remnjll, maka ia bole maaoek katemoe sama Ah. SaJang se· kali hal jang aken di bitjara-innja itoe tiada katri· ma dan koetika graa f sllmpe di roemah aken membel~-in toewannja, maka Ali soeda mati." "Tetapi," berkat ll poela graaf, "begitoe keras I1ko 705 704 I1 lil d I1 'I di pertjaju, hinggIlkootika AHP ucha maan mati, maka ia pesnn aken serehken padnkoo (mak dan istrinja jang paling-paling di tjintnnjn." Srenta Aluel't deneer perkntafln ini, maka tergerak atinju, sebab semangkiu puudjnng tjoritn Beauchamp dari ini hul, maku terlebi koms Jagi Alber] inget sarna Huiidéc, dun dia inget bngimuna IIa ijdée tjerita dari itoe oetoesan soma tjintj in itoe dan hugimann Ilajjdée toluh soeda di djoewal oleh ol'llng aken djadi boedak. "Abis baginiann, IIpa perka ta-an njjnndnkoe itoe di trima oleh commissie P" bertanjuluh Albert dengen ati berkoewatirP ,,0, pertjnjnlah moelootkoe, perkata -an toewan graaf itoe boekun sadjn gemken ukue pocnjn uti seudiri, tetupi seknlinu eorumissiu itoe merssn huti kasian dan suijung puda toewan gl'naf," berkatu Ileaueluunp. . Samentura itoe, mukn President soperti orung mneumuon memnnduug SOlJl'U t jllng' di trimunjn tadi dnri deurwaarder, aken tetapi Iraroe sadjn satoe baris di batjnuja, muka lantus ingetunnjn toewan President. seperti terlebi kerus lagi terikat pndu itoe soerut; dia batja terces. ahis IIlg'i aokali di barjunju sumpo doewa tigu kali; abis semharing mennuulung tuewun graaf', muka kutunja toewUll P resident: "He, toewan graaf, tudi toewllo bilang j:mg wasir itoe serahken unu knja jang porampoewan pada toewan bersama-samn istl'injll jan l{ paling di tj intanja." "Ja, toewan President!" berkata Morcerf, "tota pi dalem ini hal dJoega akoe tida boroen toeng, akoe sepel'ti di boeroe tjilaka dalem segala pl'l'boewataukoe: koetika akoe poelang, maka Visiliki, istri Ali J)acha jang paling di tjintanja, dnn aoaknja perllnmpuewan jang bernama Haijdée, doewa-duewa soedll tidn ada." "Apa Rnglmu kenal dia?" Akoe sama Ali Paeha bogitoe haik dun akoer, be~Hoe keras di,pOl:tja.jai,n ole,~llja sam.pe d~e~~1\. po~lo~ kali akoe dupet liat istrinju AhJ :u~g ~ah~g dl tJ llltlln.J ~' Apa toewan barangkali IUUSI bisa inget ll pa kedjadi~~njll ' sekarang samn itoe perampoewan P" , . Jo toewan Pres ident' ukoe deneer orang tjerita " ° , jnng <0,istr inja" Ah soeda muti" dari sebab dl boo~,oeh sedihnja. Akoe tida ada kenllullpoew~1l oe wa n~ ! k~ adll­ ankoe sendiri berbahaja dan binr bugimann sedi ~J~ega atikoe, akoo tida sangzoep tjuri katerengun leb I djaoe lagi duri padu hal ish:inja A:li Pllcha:" , Alisnja toewan President di koroetnja dengen amplr tida kentara. )f akll kutanja toewan Pr esident: .,,'roewun .to~w~Ln sekaliuu, toewan soedu denger apa jang tel~h dl tjeritaken oleh toewan gl'l1:1 f dan satoe-aatoe halnju toowun soedu solidiki dengen hetcel. 'I'oewan graaf, apakah toewan bole kasi saksi-saksi, jung hole saksi-in dengen tentoe dan membenarken apa jung teluh di tjol'itaken oleh toewan ?" "J n,saijang sekali,akoe tidu bisa kasi saksi-sakei toe, wan President," barkata graaf: semoewanja orang-orang jang doeloe idoep di am,pir-,~lllpirnj ll A!i Pa?h.a, dan taoe sebagimana nkoo dl salJung dun dl pert.JllJa oloh AH mllrïka Hoe soeda mati sebagian, atawa soeda terpen'tjar kasana-sinijakoe rasa dari sekalian ol'Ung-ornng janO' doeloe bekerdjll bersamll-snma akoe, mllka akoe sendirilah janO' masih katinggal&n belon mati. Akoe tjoema ada soOerat-soeratnja Ali 'l'ebelen, jang maDo. akoe soeda serahken puda toewan, akoe tjoema Ilda tjintjinnja tanda kahendaknja, inilah tjintjinnja Hoe. Laen dari Hoe, maka prika-ada-an ?an kela~?e~van~oe dan llamll baikkoe dalem pakerdJa-an mlhtalr, doe Monle Christo 405. -706 1 11 1 11 III I1 1 1 I. I" '.I semoewa kasakaian besar jang segala apa tjerita koe benar adanja." . Oreng-orang jong dengnr graaf bcrkata.~eglt~,: dengan gampang dan sabar, semocwa bcr?lslk-?ISlka~ satoe sama lain, maka semoewa omonglD balk dari toewan graaf, mo?kanja itoe ora~g.orang ke~aoewan. Albert dalem ini perkara sabagimanaadanja, sampe di sini akoe tjeritakcn, maka t~ntoc graaf .mena~g, djikaloe tida kedjadian apa·apa .lang baroe, jang bda kctaoewan dari mana datcngnja." Socda tida ada laen tjocma misti poengoet soewara sadja sobagimana pikirannja masing-masing lid, abis toewan president berkata: Tocwan-toewan sekalian ! dan angkau toewan graaf, ak~e rasa jang toewan tida ~anti. ada berat apa-a~a! jang kita nanti dengllr. kasaksla~lllja sllo~'ang dalem I~I perkara jang berperhn 9 sekali, sebagimana katanja sendiri, I. ui itoe saksi soedah ~ateng meng~d~p sendiri. Kita semoewa tida koewahr barang sedikit, ini saksi tentoe nanti toolocng bresi-in toewan graaf dari pada noda jang kcdjatonn di a~asnja. Apa ini soerst jan~ ako~ b.a~oe ~rlma, apa toewantoewan maoe soerat itoe dl bitjarain, apakali toewantoewan maoe itoe soerat di singkirin sadja, tida oesah di perdoeli-in satoe apa?" Morcerf mendjadi poetjat scka,li da~ ia remes-rem?s kertas-kertas di dalem tangannja, ?mg~ .b~rb~enJI. Djawab commissie: itoe soera~ balk. dl.bitjarain. Toewan graaf tjoema dengarin sadja Ma bole berkata apa·apa. . ' " . Maka President batja soerat itoe jang sabegini boeninja : Padoeka toewan President I" Äkoe sanggoep aken kasi katerangan jang paling 707 tentoe sekali kapada commissie jang priksa perkarn nja toewan luitenant generaal Fernand graaf de Morcerf, ia itoe knternngan dari pada adat kalekoewannja selnmanja ia tinggal berdiam di Epirus dan di Madonie." President berdiam sabentaran, Graaf de Morcerf poenja moeka mendjadi poeti kaja tombok; dan president memandang lid-lid comissie scpeti aken menanja. Maka commisse kataken: "Batja teroes." Maka President batja lebi djaoeh. Akoe ada bcrsama koetika Ali Pacha tarik djiwa ja~g malepasken badannja; akoe taoe apa jang telall soeda kedjadian soma Vasiliki, istrinja Ali Paeha, dan akoe taoe djocga apa jang soeda kedjadian sama Haj]dee sebagimana soekanja eomm'seie akoe toeroet sadja, kaloe bole akoe minta sanget aken dengar tjel'it~koe. Akoe ada di sebeluh dopan dari pada kamer tompat commissie bermasjewarat pada waktoe soerat ini sampe di dalem tangan toewan president." Maka siapakah ini sakai, siapakah ini moesoeh?" be~tanja graaf dengun soewara jang mengoendjoeken njata ati sedinja. Kita lautas bole dengar siapa toewan graaf" ber" . . kata president, "apa comrmasie maoe dengar kasak '_ siannja ini orang?" ,Ja,jal baik," berkata sekalian anggota-anggota com mi~sie itoe. Orang panggil deurwaarder rnasoek lagi. "Deurwaarder!" bertanja toewan, apa ada orang bernanti di depan?" " J a toewan president I" . "Siapa itoe orang?" "Saorang perampoewan teriring oleh satoe boedjang. - 708 709 Sekaliau orang-orang lid commissie pad: lint satoe sama lain, Pr esident titahken deurwaarder: "Kasi masoek itoe dari sari-sari, hingga kabniknn atnwa kasalahannja toewan ~Iorcerf soeda di pandaug sepert i bnrang [ang sak si," Pr esident eendjoekin satoe korsi dengan tangnnnja kapada itoe perarnpoewun, tetnpi itoo perampoewan kasi tnndn jnng dia lebi soeka tinggn l bediri. 'I'etnpi graaf lantns doedoek lagi di korsinjn, ~e rta njatnlnh ja ng knkinj u soeda tida sunggoep menukoel lagi badannjn. , ' , ' NJ 'onjn," herkata toewan president , "nJonJll toelis'" ken satoe soernt kapada COIII Ill " Ieen knsi k t e· ISSIC, a -n 8 1 ca rangnn pudn commissie dari paria. itoe perkara di Janina: njonja se boetken dalem itoe SOCl'lIt jnng njonja dj ~di snksi j nng liat hal dongun rnllt~ seudiri." Soonggoo momung sajn di itoe waktoe lint dengun " 0 . · ' lan, 1 t mata sendiri' apa jang tolnI1 Iceujadl "\ier Icuta pera mpoean jnng tidu terkenal, it?e ,denga,n soewara jang lemah-lernboet, serta sedihnjn jang tJoe~a b~le kedengarnn dnri pada soewara pl'n.mpoenn dl AZIll, Katanja toewan president: " Djangn.n goesll.r jnng akoe kataken itoe pada njonja, tctnpi di itoe waktoe saja rasn njonja tentoe mnsih moeda seknh P" "Ja, saja poenja cernoer di it?e w akto~ bU,roe fl~pat taon; tetapi dari sebab barang .Ian~ ked.l adJ:1.~ di itoe ari toramat herpengaro e boewat saJfl, maka ito e semoewa saja inget betoeI, lida adn slltoe apa jnng saja loepain": 'fetapi apakah jang membikin njonja l\Cna ketaII , , I - , ~ 'l rik-tllrik di dalem itoe pOl'karn, 81apllka 1 nJonJa , 'a GampanO' sadJ IC berkata Huüdee denglln soewa· 0 ' , ra " jllng lemah.lemboet, "hal jang k ed' d' .111 lan , Jtoe, ~Il it oe sabllO'ian dari pllda tjerita idoepnja dan mat11I.1 a dee, saja poenJa orang toewa, saja ini ber nama HIlÜ anak prampoean dari Ali 'l'ebclen, Pacha dari Jo.- Liwat lima menuut, maka deurwaar der masoek lagi j sekalian mata pada mcmandang ka pintoe, dan ukoe peen, herkata Beauchamp, djooga toeroet-toeroet kepengin taoe apa jang nnnti dateng. Di blaknne deurwaurder ada bordj a lan SaOl'U llg pcrnmpoewan ~lJ)g memake kekocdoong jnng punlljung, hinggn muekunja ringgal tcrsomboeni tiudu keliutun. Orunc bole doeca du ri padu roepa dan mutjemnja e 0 d ' itoo kekoedocng, serta huroem gun u JIWg torsiur . dari palla bndan itoe, bahocwa inlnh 8110l'l1ng porumpocwlln jang tjukep dan elok, laen tida. , Presid :nt miuta pada orang jnng tidu terkenal itoe, aken memboeka kekoedoongnja, makn baroeluh knlintan saorung perampoewun moedn, jang berpak e tjura Griek, SOI'tU para snju teramut ' elok dun manis I I1 , 1 sekali, I • , I I 1 I "Ha!" herkata Albert, apakah dia itoe P" IlSillpa dia ?" "A ch, IIllUdee!" Sinpukuh hilung padamoe jang dia Hajjdee P" "Ach ak oc doega sadja, 'I'e tapi tero eskenl ah, Beauohamp, akoe minta s,anget padamoe katakenlah tet'oes. Angkau Iiut sendid jang akoe ini ada sabar sckali dan atikoe sampe keras, maku akoe misti taoe sampe pengabisannja." ,,'foewan de Morcerf, berkata Beauchamp, memandang itoe orang perampoewan d~ngan teramat keras herannja. Bagi toewan graaf, milka perkata-an jang kaloewar dari moeloet manis itoe bakalan djadi ratjoen Iltawa penIlwar, adapoen hal ini begitoe Iaen tida bergoena." . 710 nina dengan istrinja Vasiliki, jang toramat di tji n tanja," Aer moekanja Hajjdee seperti orang maloe-malee sedikit sebab ia beromong dengun orong jang tida di ken~lnjR, sedang ia boeka toetoep m~ek~nja, hingga pipihnja merah djamboe, ado p o~n tJa hJa . pema~­ dangan mntanja serta dandanannja dan tingkanja jang seperti radja, membikin erang-orang lid commissie mendjadi terlebi beran lagi, Adapoen Graaf itoe seperti boenga' jang .lajo.e di tangkenja, kapan goentoer membelah boemi dl sebelahnjn Graaf, maka ia tida boeitoe kerns kaget , seperti duri sebab katanja ~IaÜdee. President manggoet seperti aken mombrih hormat pada nnuk radja, abis berkatalnh president: "Nj onja sajn permissi? tanjn, te.tapi djan~an kim? jang sajn tnnja itoe dari sebab S JIl koewatir, tetapi ll soja misti tanja, .scbab ~aj a misti, toero~t , k,ata oendang-oeudang, saJa poenJa pertnnja-nn IIll jnng pengabisan: Apakah njonja bisn temngin, sebener-benernja apa jang njonja kataken tudi ?" Soeda baraug jnng tentoe toewan president," berkata Haudeo sombaring mengumbil satoe boengkoesan dari 'satin jang hnroem seknli banenja; sehab liatlah di sini saüa poenja soerat peranakan, terbikin oleh sajjn poenja papa sendiri, dan di tanda-in tangan oleh opsir-opsirnja jang paling tinggi berpan~­ kat' di sini ada djoega S llÜa poenja socrat Seram, seb~b saüa poenja papa kllSi permillie, jang saüa boIe toeroet igamanja saüa pocnja mama; ini soerat Serani soeda di saksi-in oleh Padri besar dari Mocedonia 'dan dari Eperus dengan tjapnja. Pengabisannja, saüa rasa inilah so~ra~ jang paling poern~~a da-, ri pada jang laen-laen, la Itoe soerat tanda saua poe- 711 nja mama di djoewul beraama-snma saüa kapada satoe orang soedagar Lemender EI.~obbi~, o!eh sa orang opsir orang Prasman, sebab IDI ?~ sl.r dl waktoe ia djoewal negri Janina dengun ISJn.Ja kapa~a Boeltau 'I'oerki maka ia berdjandji , bahoewa anaknja dan istrinja l li Tcbelen misti dja.to ~alem tangannja, lni doewa perampoewun dl djoewal ?Ich opsir itoe knpada EI Kobbir ?eng~n harga seriboe kantong terisi oewang emas, kira-kira dengan hnrga ampat ratces riboe franc. Graaf de Morcerf hertambah poetjat, hinggn oeda se~ perti mait warna mookunju, poe~i1~ ~Ilutllnja seperti djadi darah, koetiku di dongaru ja nu ,pcrtoedoeh:m? ja ng di kataken sednng antero perhimpueuan lagl diam, hingga tjitjak bordjulau di tembok kadengara? Ilajjd ee tinggal sabar sekali, . lldapoe!1 ro?punJa dalem sabal' itoe, ada terlobi hoibat lagi dari pada dalem nafsoo marahn]a. Ia smhken segala soeratsoerutnja itoe kapnda toewan president, Semoewa soerat uda tertoelis tjuru Arab. Sebab memang orung doogu leb.i doeloe, k~loe ,ada kasakeian soernt, nistjajju soerat itoe tertoelis tJ~ra Arab atawa tiara 'I'oerki muka orang SOeUI\ sedia, J , d"1 in satoe djoeroebahnsu jung lautas I panggl mengadep, . , . . Saorang anggota pcmarclItahan Itoe ~ang ,blsa tJ~­ ra Arab, sebab dia lama di Mesir, koe1lka dIa. maslh leroet berperang di sana,. djoega. to<:roct batla SO?rat itoe dellO'an mata sadJa, tetapi dJoeroebasa batJa , , dengan kera~ sabegini bocninja: "Karni, El Kobbir, soedagar boedak tockang blklD tjoekoep isi baremnja Sri )Iuha ~oltan, telah me· ngakoe trima satoc djamberoet daJ'l s:lOrang toewan P 1'l1sman, bel'nama graaf de )Iollte Chri8to, aken di 712 713 serahkcn pada Sri Soeltan, di taksir hargnnja doewn riboe kantong berisi emns, ia itoe aken djadi pembajaran har gnnja saora ng boedak pernmpoewan moeda oran g Christen, jang beroemoer sebelas taon, namanja Hnijdee, annk jang tomkoe sjah oleh Ali Tcbelen almnrhoem, Pncha, dnn isterinjn Vasilikie jan g paling-paling di tji ntanjn, Il njjdee ber oemoer toedjoo taon koetika ia bersnm a-snma iboonjn di djoewal padn kami, oleh saornng kolonel Pmsman bernama Fernand Mondcgo, jang hekcrdjn snma wnsir Ali Tebelen. I boenja Ilnjjdec muti, koetika ia sampe di Konstnntinopel (Stamboel). Hoe pendjoewnlan terboewat padn kami, boewat kuoentocngnnnju Sri Mahu Soeltnn jang soedn kasi koowasa p~dn kami, aken membeli itoe dengan harga seriboe kantong emns. Terboewnt di Konstantinopol dengnn permisienja Srï Soeltan dalem taon Hidjrn 1247. (tertnndn) E l Kobbir. Aken bole djadi sjnh dun kcrna di pertjuiju, maka ini soerat akte jung sckarnng nnnti di tja p de ngan tjapnja Sri Soeltan , makajnng mendjoewallah, misti bikin sampe itoe soerat di tjap, Sebelah tnnda tangnnnja ornng jan g mendjoewnl, maka ada djoega tanda tangannjn Sri Maha Soltan. Sa-abisnja ini soerat cli batja dan di oendjoeken pada lid-lid, malm di dalem perhimpoenan itoe soenji sekali, seperti orang jang berhad ~p~n maitj g.raaf de Morcerf, melaenken matanja sadJa lang menJataken dia masi idoep, adapoen pemandangannja, sebentarbentar kena pada Haijdee, soperti sendjata tadjem, jang hendak membinasain dia. Njonja " berkata toewan president, "apa O l:Iug boi~ tanja 'sama toewan de l\Ionte Christo ? akoe rasa, ja ng itoo toewan tinggal di Parijs bers~,ma.sama njonja. "Toewan president," b,erkutn ~audee, "graaf de Monte Christo, suja poeDJIl. pnpa jang kndoewa, baroe tiga hari ini ia pegi ka NOl'nJll.ndië." . , , . "Tetapi," njonja, siu p~kah soed? adJIU'JJl I !ada njonja boewat dateng kemari. Peugadilnn membilung ban:iak trima knsi pada njOl!ja, j l~n g njouja, so~da dateng kasi kutorangan, upalagi dar! se.bab. nJonJa . b,el'llsal begitoe tinggi, maka terlebi lagl tnm u kasinjn Jleneadilnn bagi njonja." e 'I'oowun president berkara Ir ll !llI ee," pel'boewa' - .. " ' kemari, 8 . , di~ souroeI1 tannja saja aken dateng .cpertl oleh saja poenja ati sedih. Kendetipoen saJ~ orang Christ en dan terlurantr keras dalem I~aJllllnJIl, aken mernbales djahat padl~ orung, masih djoe.ga s.aja i ~li jakinin sabolo-bole, aken membales keJlJlltlannja tlaJa poouja orang toewa, , .. . .. Koetika tlaijll. sampe dl Paru ~ dan sll\la, dnpet dengar jang si ehijnnut itoe .ad:1 !lllggll1 dl 81toe, lJln~a saja poenja mata dan koe~,lUg tlJlqgal terboelen sadja saja tinggal di roemah saua lloen.llt toewan dan ?apa poengoot jang tennoeljja, saijn i,doep senang..d~am­ diam, sebab memene sniin soeka diam dan soenjr, Jllng O:J. d d .. membikin suija poenjn ingatan idoep an apet 8aua fikirin segala roepa hll!. 'l'oewan gl'l1?f de llIon~e Chri sto memlial'llken saija dengan mams bahasanJa dan apa djoega kaplesiran di dalem doenia saija tida toeroet, tjoema dari djaoeh sadja sajja dengar dan saija batja di soel'llt-soerat kabar,. se?ab ~oe rat kabar itoe saija bikin seperti boekoe mOeSl e~{ , Jang..senlln.g di dengllrken orang. Hata, maka koetlk~ 3? ~ a batJa soerat kabar jang baroe kaloew?r dan dl. kll'lI? ~ada saija, maka saja dap~t taoe apa Jan~ na~t~ k.ed Ja?1·an dalem ini perkara dl hadepan haklm dl lUl harl dan I 710l I1 II di ini malem. . . . . ... abis baroe saüa moelui toelis. " Djadi" herkata president, apa it oe graaf Monte Christo tida sekali-kali adjnri n pada njonja, aken berboeat sebagi ini P" "Tida sekali, ia tida taoe tocwan, malahan kalre dia dapet dengar hamba poenjn perboewatan, nistjujjalah kami di gégérin oleh toewan graaf, berkata HaÜ dee, sembaring memandang kalengit. Tetnpi ini hnrilah jang paling senang dan paling moelia bngi saüaj ini harilah 'I'oehnn kasi sompet pada saÜll, aken mcmbales boewat snüa poonja oran g toewa." Graaf tinggal berdiam sndja, tidn herkata-kata, temau-temnnnju pada kasian padunjn, sebab kabesarunnja itoe graaf autjoerluh dari sebnb perkata-annja saorang pl'am poewan. Knsoesnhan dun soekernju graaf semangkin kalintan njata di mceknnja. Katanja president pada graaf, "Tuewan de Morcerf, apa mangakoe sebngimana perkata-annja ini njonja, sorta apa graaf pertjnjjn jang itoe njonja anak perampoewan dari Ali Tobelen, Pacha dari Janina?" "1'idll," berksta ~roJ'eerf sembari memaksa dirinjn aken bediri, "lni semoewa pcrboewatan akoe poenja moesoeh, aken membikin tji luka pada akoe," . Ha jjdee mcmandang sadja ka pintoe, seperti ia toenggoe orang, nbis koetika dia balik moekfllljn, ia dapet liat graaf de Moreerflugi bediri, maka Haüdee sekoenjoeng-koenjoeng mendjerit seperti orang jang tilkoet. Abis katllnja: "Toewnn tida kenalin akoe? Maka akoe kennlin padamoo toewan ! Toewan ini Perna nd Mondego, opsir Prasmnn jang mengadjari ajaLdakoe poenja soldadoe-soldadoe. Memang angkaulah jang djoewal kota Janinaj memang angkau lah jang di kil'im oh h ajandakoe pegi ka Stamboel, aken mernbi· tjarain hal dari mana bergantoengan oemoerajanda- 71 5 koe jang begitoe haik pada toewan, tetapi angkau bawa poelang satoe firmnn jang palsoo, katanja jang ajanda koe dapet ampoen. Angkaulnh jang mengoendjoekin itoe firman padn ajandakoe, soepajja angkau bisa dapet tjintjinnja, lIaka sama itoe tjintjin, ang· kau dapet boedjoek sama Selim jang meniegang itoe obor bocwat memasang obat pasnng jang ada di tempat itoe, djikaloe njnndn dnpet kubar jang tida baik, Angkaulah jang mem boenoeh Selim; angkaulnh jnng soeda djoewal akoe sama ihoekoe knpuda soedagar bocdak EI Kobbir! Mcmang angkuu pcmboenoeh, ui djidatmoe adn mn sih tanda dnruhnjn angknu poenja acewan jnng telah ui djoewul dan di boent eh olehmoe. 'I'oewan-toowun sekalinn, baik pundungh.h pemboenoeh jang paling bosn r jung telah djoewal dan boenoeh toewannja ja ng bcgitoe buik padnnja." Hajjdee berkata-katn dengen bcgitoe bernufsoe dun begitoe bener poela tj oritnnjn, hinggl1 sekalian oraugorang padn pandang sama gruaf, eedeng graaf sendiri augkat tungannjn memegnng djidutnja seperti ia masi merasa darah toewnnnja itoe jnng teluh di boenoehnja, Bertanjn poela president dnri Commissie : "Apa njojna taoe tentoe ini toewan de ~roreeJ'f .ia ng njonja kenalin, soenggoe-soenggoe itoe opsir jung puke nama Fernand J~ ondego?" "A pa saüa kenalin dia?" berkata Huüuee, "ach iboekoe! Memang iboe sendil'j tclah kalaken pada saüa: "Anak, angkau sa-orang merdikll, angkall ada poenja orang toewa jang angkau saüang sekali, lllllpir-nmpir angkau jang djadi l'lltoe. lIaka panuanglah baik-baik ini orang, sebab dia itoelllh jang soeda bi· kin sampe angkau djadi boedak, dia itoelah jang soeda toesoek kepala ajanda moe di atas toembak, 716 717 aken di angkutnja boewat di tontonin orang, dia itoelah jnng djoowal sama kitu orang dan sernhken pada itoe soedagarl Liat jang botcel tnngan kanannja djangnu sampe angkau loepain, sebab itoe tangan nda tandanjn jnng besar; rnaakipoen roepIl moekanja orang itoe angknu loepain, itoe tangan tidnnja angkau nanti bisa loepnin, jnng itoeng sntoe satoe oewang mas itoe jang di trimn njn dari BI Kobbir." Padoeka toewnn taujn npa snjja kennlin dia? Ach tunja sadju psdunju lI pa dia ma ih brani menjnngkal jang dia tida kenal sarna saj]n." "Adoehei, saroe-sntoe perknru-nnnja Hajjdec monimpahken de )) oreerf seperti goenocng, hinggn ilang g'ag'ah nknlnjn; koetikn dia denggar Hnjjdee kataken dar i tnngnnnjn jnng knnnn, mnku graaf scperf tukeet mengoendjoekin tangan itoe dan di sernboenikennjn, soepaijn djungnn ornng dupet lint. Dia tida hisn beo diri bennr, dia djuto doedoek di korsinjn soperti karoeng paai)' jang tcrlcpns dari pegangan ornng, Apu jang kedjadian ini, mombikin ritjoe fikirannj a orangorang nnggota dnri commissie, snmn sepert i angin ri boet jnng inerirjoe-iu segaln daon-daon dan tangké-tangk é poehoen. President lnloe berknta: 'I'oewun lIIoreerf djangnn ilang sellJ ll nget; Jj llwllblah: 'l'imbllngannj ll hakim commissie ini jllng paling tinggi ada.nja, sama sa.d ja. bllgi SillPa. djoega, betoeI seperti timbangan Allah jang Maha tinggi, jang tiada. mema.ndang orang. 'l'oehan jang " ahll Soetj i tidll nanti tinggalin toewan di biM nasa·in oleh toewan poenja moesoeh dengan sia.sia, tentoe kaloe toewan ada kllbeneran, nistjaüa tocwan dapet daja-oepaja, aken melawan sega.la fitenah moesoeh. Ka.taken la.h, apa toewan maoe ini perkara di " periksa lagi sekali? Apa toewan maoe a.koe titahk en doewa. lid dari ini commissie aken pegi priksa di Janina?" )Iorcerf berdlam diri, tida berkata-knta. Setelah itoe, maka sekulian lid-lid Commissaris pada pandaug satoo sama laen dengen temmat heiran. Orane semoewa kenal adntnja toewan Moreerf. Sekalian marika itoe kim, bahoewa graaf itoe tinggal berdiam, schab ia kuget tidu abis pikir bagimana moesoehnjn bisa memfitonnken dia sobegini roepn, ka loe socdu ilang kaget itoe nistj aju sepert i singa, ia menerkum membiuusuin moosoehuju. Ati nja commissar is berdebur-debur. "Na !" berkutu toewan I'resident: "A Pllkah djnwub toe WH nkoe ?" Tida udn satoe dj' awubkoc," berkutn ~[ orcerf de" ' ngan soewur.i jnng " dalem sepert l orang jang saIcit kerus a JIJ pir muti, " Djlldi knloe begitoe, soenggoe-so,enggoelah ana.knju Ali 'l'obelcn herkata baraug .Iung snbenurnj a, bertnnja president?" Kaloe b~gitoe , muk:L ,a.nak ito ~ lah soewatoe saksi jung bcnar, .I llng mernbikin posukitan tida bisa llI el;WIl~ lagi ?" )Iemang begitoe djulundjulunnja, kupan dalem soewatoe I~Cl' ka m ad~ saksi jan g sabenar-benarnja, maku p esak~ta~ sepcrt i kena bradjllnja tida bisa berkata·k ata. D.luUI benarlah seperti katanja pert oedoehan orang? 'roewlln sllsoenggoe-soenggoellja soeda berboewat itoe sem .o?wlL ~a Toewan de Uoreerf memandang sakoehhn guJll de· t ngen moeka begitoe kasian, . hi~gga ati ma, jan sekal! poen misti tergemk mendJadl dapet ~as~all, tetap! atinja commissie itoe se'perti ?atoe; ~bls dia .~ema~­ dang ka atas sepel'ti orang .lang mlllta kaslhannJa jan g 111aha Moel!ja, tetapi dia I~ kas m~mandan~ kebawah seperti orang takoet mellat persldangan .lang 718 I1 1 ,1 ~I II1 terlebih tinggi lagi. Ia seperti takoet memandang matanja Allah jang Maha Adi!. Dia robek dengan keras rokkinja jang ketoetoep seba~ i,a rasa ja?g ia poenja le~e~ dan dada seperti terdjepit, laloe la keloewar dan itoe roemah seperti orang jang soeda tida ada ingetan. ' Di dalem itoe ~'oema~ soenji sekali, tjoema kadengaran soewara tindaknja toewan graaf jang kaloawar. Oreng-orang semoewa merasa ngeri sekali mendengut soewara tindak itoe, sobab bahna roemah itoe ti~ggi, djadi soewara ito~ kadengeran seperf soewars tlD?aknja Betara Kala jang membawa sa-orang mengsanja. Lama baroe onng-orang di dalem roemah itoe dapet lllgi semangetnja, maka katanja toewan president: "Toewan-toewan, apakah toewan graaf de Morcerf sendiri merasa kcsalahannja berboewat cbjjanat tjoerang dan baraug jang hina P" "Ja!" berksta sekalian lid-lid dari commissie. . H~üdee, tinggal di sit~e sampe pada pengabisannja, la denger poetoesannja graaf, denaan tida sekali-kali orang. boIc liat di mockanja, j~ng ia girang atawa berkaslhan. .Setelah soeda, ia t?etoep l~gi moekanja, ia membrih salam pada sekalian hakim-haklm laloe ia kaleewar seperti satoe radja. LXXXVII . TANTANGAN BEKLAI. Koetika itoe, berkata Beauchamp,maka diam-dlam ak~e berdjalan kaloewar dengen tida kaliatan oleh satoe orang. Deurwaarder jang bawa akoe masoek, menantiken akoe di pintoe; dia djalan di moekasampe di mana pintoe ketjil jang ,ka~oewar di dj~l~nan Vaugirard. Akoe brangka,t dari slt,oe sam~ ah jang seperti loeka keras, tetapi sembari loeka itoo poen rasanju ada girang djoega. Djanganlah goesar Albert, jang akoe kataken atikoe poen giI'a?g djoega. A~~e poenja ati koe rasa loeka sanget dari sebab akoe fikirin padan;oe, adapoen akoe rasa girang meliat pel'boewatannja Haüdee jang djalani pamb~lesan ~janda­ nja. Pertjajalah, A.lb.ert, moeloetkoe, bla~ d.arl ~ana djoega datengnja 111I katerangan, seperti dl brihken olehOHajjdee, kendatipo.e~ datengnja dari padu. kita poenja moesoeh, maka Im, ~oes.oeh bole dl k.atak,:n soeroehannja jang Maha I'inggi, aken mendjalanin hoekoemnja !" Albel't bertoendoek, kepalanja di toendjang dengen kadoewa tangannja, sebab roepanja kepala itoe terlaloe amat beratnja; abis ia memandang lagi ka ata~, maka moekanja merah padam, bahna sanget maloenja dan matanja berlinang-linangan aer mata .•.•. Setelah itoe ia pegang tangannja Beauchamp laloe ia berk~t~: Sobatkoe" oemoerkoe soedasampe pada wates IDI, tid; bole di 'landjoetken lagi, adapoen tida akoe tri..IIloema jang moesoeh itoe soeroehannja Jang Maha lija, ia itoe moesoeh soenggoe-soenggoe dan wadJlblah 720 ~ " ~I bngikoe, aken mentjnri tnoe siapa jong memboeroe ukoe seperri moesoeh jnng amnt besar, Knlooakoe dopet pndanja, maka koe boenoe dia, ntnwa akoe mnti di boenoeh olehnja, sobntkoe toeloengluh. Beauchnmp, knloe nngkau tidn hinaken sama akoo, baiklah nngkau tocloeng padn nkoo mentjnri moesoehkoe." ~lIi n ak c n ? Ach Albert, bngimana ini katjilnka-nn bole mcnginakcn padnmoe, 'I'idn sokali-kali, soulroerlnh jang sekarung ini omug-ornng poenja fikiran ada lebi tera ng, dan orang tida maoo soeroeh tanggoeng nnnknjn dnri pndn knsnlahnn orang toewanjn. Djangnnlnh nngknu bernjjnt bogitoc, baiklah npa jnng soeda tinggul soedn. Dengarlah moeloetkoe, nngkau masi moedn, nngkau knjn, lehih haik nngknu tinggal pegi dnri F rnnkrjjk, nanti lama kelamn-an ornng locpit sl'gllia apa jnng soedn kedjadian. Knpnn socdu liwat tigu ntawa nmpat tnou, makn baroelah ungkau ~e ­ nnng bnlik kombnli di sini." "TI'ima kasi bnnjak, Beauchnmp, nkoe bilang banjak tri ma kasi jan g anglmu kutaken hogitoe, tetapi akoe tida bisa toeroet sobngimana nasehatmoe. Akoe soeda kataken pallamoe apa kahendakkoe, Soengoo npa jang kedjadian ini tida laen tjoema perboewatnn moesoeh jang hendak membnles, akoe misti dnpot pndanja, sebab sntoe boelan lnmanjn 11k oe borsakit nti, tjoema dnr i sebnh perboewatannja itoe sutoe moesoeh. Djauganlah nngkau tjoba aken robah fikironkoe, lebi baik angkau toeloeng tja ri tangan moesoeh itoo jong menimpnh akoe." "Baiklah, " berkata Beanehamp, kaloe misti, maka akoe nanti toeloeng sebole-bole padamoe aken dapetin moesoehmoe. Akoe nanti dapet, sebab angkau poenja nama baik jang di tjatjatken sama djoega akoe " .'0;