SIGNATUUR MICROVORM BIBLIOGRAFISCH VERSLAG: BIBLIOGRAPHIC RECORD: • • MOEDERNEGATIEF OPSLAGNUMMER: MASTER NEGATIVE STORAGE NUMBER: IMM69C-IOO\ 61: KITLVlRo yal Netherlands lostitute of Soulbeasl Aslao aod Carlbbeao Studies 5HELF NUMBER MICROFORM: Graaf de 1\Ionle-CrI.lo I korangannJa AluInder Dum.. ; IJ.rUlken dalam bab. 1\IeiaJoe rendab dencan menoeroet dJalanJang camping•• Balavla: Kanseboom & Co, 1894-1899. ·15 dl.(1183 p.).; 16 cm Vand bag. 11 ultg.doorAJbreeht & Co AUTEUR(S) Aluandre Duma. pseudovan Davyde la Pamelerle Esemplaargeg.velU : Al nw.: Bi g. 1·15. · BIC1·10 niet uitleenbaar M SINO 0022 dl '12 Sign. van origineel: Sbelfnr. of orlglnalcopy: 1\1 bb 0104 Filmformaat I Size offilm : Beeld plaatsingI Image placement : Reductie moederfilm I Reduction Master film: Jaar van verliJming I Fllmedln : Verfilmd door bedrijf I Filme hy: d Sign. vi n mkrovorm: Sbelfnr. of m1eroform: 1\1 SINO 0011dlll HDP I . . 16 I • mm COMIC I lID 15 : 1 2004 Karmac Microfilm Systems hh 20lf .lL4F D]~ 'IONT1~ · C ISf O IIR . KAllAXGAXSJA ALEXANDER DUMAS DI TJERITAKAN DALAM BAHA5A MELAJDE RENDAH IlIiSOAS ~rENOEROET DJALAN JANG GAMPANG. BAGIAN 12. llATAYI.\ . ALBRECHT & CG. 1898 BIBLIOTHEEK KITLV I I~ , . 81 ija oendang GRAAF itoe dataug berdjamoe, soepaju kcmoedian GRAAF itoe nanti balas mengoendang pada kita-orang." "He ! apa kaoe maoe dataug pada GRAA.f' itoe ?" kata DE BRA Y sambil tertawa. "~Iengapa tida? " "r: RAAF itoe tida beristri," "Kaoe Iihat njata, jang ija alla beristri.' kata njonja DA:iGI,ARS sambil menoendjoek palla IJAYDEE. "Itoe nona boekan istrin]a, hanja boedaknja, sabagimana GRAAF itoe sendiri telah bilaug pada kitaorang. Apa kaoe masih ingat omongnja itoe, DE 1111111111111111 1111111 1 11 111 1 1111111111111111 1 111111111111 0161 7651 ~' ~IORCERF 'r" "Kaoe misti mengakoe, Toewnn-toewankoe !" kata njonja DA:iGLARS: "jang nona itoe ada lebih miril) pada satoe poetri, dari pada rnirip pada satoe boedak." Satoe poetri jang terseboet di hikajat Sariboe sntoe Malam ?" kata DI-: BRAY. "Hoelah saja tida bilang; tapi apatah jang mendjadiken poetri, sobat ~ - Permata intan! dan ini nona ada teroeroek dengan permata itoe." "Ja," kata E UGENIE: "ija ada pake terlaloe banjak intan j kaloe tida bagitoe, saja rasa ija nanti kalihatan lebih eilok lagi, kerna orang boleh dapat lihat djoega lehernja dan baboe tangannja jang tantoe sekali bagoes potongnunja," )l onte Christo. I 6 1 83 82 ,,0, dengarlah omongnja ini nona jang berilmoe," kata njonja DA OI.ARS. N "Saja soeka sama segala apa jang bagoes," kata poela EuGE.'IE. "Tapi apatab katamoe aken itoe GRAAF? Saja rasa, ija poen tiada djelek," kata DE BRA.Y. "Hoe GRAAF ada poetjat sekali," kata EU GENIE. "Kaoe taoe, apa jang kaoe misti berboewat sekarang, DE M R O eERF?" kata njonja DA G N LARS. "Katakenlah sadja, njonja !" kata ALBERT. "Kaoe misti pergi pada kaoe poenja GRAAF DE 1\IO ll'TE CU RISTO dan adjak ija ka sini." "Boewat apa?" kata EU ENIE pada iboenja. G "Boewat herdoedoek sama-sama dia," sahoet iboe itoe : "apa kaoe tidn ingin berkenalan padanja?" "Tida sekali," sahoet EU EN G IE. "Adatmoe lain sekali!" kata poela njonja DANGLARS. ,,0," kata ALBERT: "saja rasa ija sendiri nanti dataug ka sini. Ija soedah dapat meliha tkaoe dan ija memanggoet kapadamoc, njonja!" "Njonja DANG LA.RS balas mcmanggoet sambil tersenjoem pada GRAAF itoe. "Biarlah sekarang saja bcrlaloe, aken tjoba lihat, kaloe-kaloe saja boleh dapat bitjara sama dia," kata ALBERT. "Tida soesah: kaoe pergi sadja ka roewangannja itoe," kata njonja DANGLARS. ,,'l'idah boleh, sebab saja belon dikasih berk enalan." "Bcrkenalan pada siapa ?" "Pada itoe noua GRIEK jang eilok. " "Boeka nkah dia itoe satoe boedak, sabagimana tadi kaoe bilaug ?" "Ja j tapi kaoe ada anggep jang dia itoc satoe poetri adaej n . .. . Saja tida lajik dataug ka dala m roewangannja itoe ; tapi saja hnrap: jang kaloe ija lihat saja berluloe dari sini, GItAAF itoe nanti kalocwar aken hamp eri saja." "Bolch djadi. ' "Maka biarlnh sajn berangkat." Komoediun AI.BERT itoe memanggoet, laloe berdjalan pergi, Dengan sabenarnja djoega, pada waktoe ija ampir meliwat di depan pintoe rowangannja l\IONTE CIIRISTO, pintoe itoc lantas terboeka, MOXTE CH ISTO bitjara sedikit dengan bahasa Arab kapadn H si ALl jang ada di depan pintoe, laloe ija pegaug tangaunjn Ar.BERT dan bawa Ar.IlERT ini berdjalandjalan. A Ll toetoepken itoe pintoe rowangnn, laloe berdiri di depan pintoe itoe, "Ja," kata MO XTE CHRISTO: "ini kota Parijs luiroes diseboet satoe kota jang adjaib, dan orang-orang Parijs haroes discboet satoe bangsa jang adjaib; orang nanti bilang, jang omag-orang sini .baroe o sekali taoe lihat orang koelit liltam. Lihatlah, tjara 84 bagimana ija-orang geroemoeti si AI.!, jang tida taoe apa adanja marika poenja maksoed, Saja brani tuntoeken, jang djkaloe sa-orang Parjjs dataug di kota Tunis, Istnmboel, Bagdad atawa Kairo, tida nanti ada satoe orang jang terlongong-longong mengawasi kapadanja. " "lt oclah dnri sebab orang-orang saua adn berboedi dan melinkcn maoe mclihat sadja pada apa jang haroes dilihat," kata ALBERT: "tapi biarlah kaoe pertjaja, bahoewa si ALl ada digeroemoeti orang, itoelah DIelinken dari sebab ija ada djadi hambamoe. " "Bagitoe? dan apatab sebabnja itoe ? "Kaoe sendiri jang djadi schab. Kaoe briken pada orung sapasang koeda berharga besar, kaoe toeloengi istrinja procureur radja, kaoc kirimkcn ka perlombaän saekor koeda bngoes jaug ditoenggangi djokisabesar monjet, achir-achir kaoe dapatken tjawan emas dari perlombaän dan kaoe kirimken itoe pada satoe njonja jang paling eilok.' "Siapatab telah tjeritaken padamoe itoe segala perkara gila?" "Pertama njonja Dxxer.ms.jang aangat inginkaoe dataug di rowangannja, soepaja orang libat kaoe ada di sitoe j kadoewa courantnja BEAUClIA)IP, dan katiga doegaänkoe sendiri; kerna uiengapatah koedamoe bernama VA)IPA, kaloe kaoe hendak menjumar?" "O! itoelah satoe tanda jang koerang berati-ati. 85 Tapi tjobalah bileng padakoe, apa ajabmoe tida taoe dataug menonton di sini ? Saja melihat koeliling, tapi tida dapat lilrat padanja. " "Di ini sore lja nanti dataug menouton." "Di maua?" "Saja rasa di rowangannja njonja DANGLARS." "Apa itoe anak prampoewan, [ang nda pada itoe njonja, anaknja njonja itoe sendiri ?" "Ja. " "Saja membri slamat padamoe, kerna nonaitoe cilok sekali. " "Di lain tempo kita nanti bitjara lebih banjak dari balkoe ini. Apatah katamoe aken iui muziek jang kaoe dengat sekarang ?" "Haroes diseboet merdoe sekali, aken satoe muziek jang diboenjiken 01e1l manoesla. " "Haha! Toewan GRAAF ! saja rasa, kaoe ini bisn dapat dengar muziek sorgn, kapan sadja kaoe soeka." "Ampir betcel bagitoe. Kaloe sajn maoe dengar muziek merdoe, burggraaf! ja-itoe muziek jang belon taoe di dengar oleh koeping mauoesin, saja pergi tidoor.' "Kaloe begitoe, seknrang ini kaoe ada di tampat jang baik sekali; maka tidoerlah, GRAAF! tidoerlah ! komedi ini poen telah dirinputken aken terbitken rasa mengantoek." "Boekan sekali: tida boleh djadi begitoe j kerua 86 kaoe poenja muziek ini terlaloe gandeng bocnjinja. Boewat dapat tidoer dengun enak, seperti jang di maksoed olehkoe itoe, saja perloe tempo senang dan tamput sepi, dan djoega saja misti bersadin lebih doeloeh. . . . ." "O! misti minoom doeloe hatchis jang tenna 'hoer itoc ?" "Ja, burggraaf! kaloe kaoe ingin dengar muziek, datanglah aantap di roemahkoe." "Saja soedah taoe dengat itoe, tempo suja aantap di roemahmoe." .m Rome?" "Ja." "O! itoelah ketjapinja HAYDBE. Ja, kadang-kadang anak itoe senangken hatikoe dcngan Ua poenja la- boean." Di itoe waktoe kelenengan berboenji. "Brilah idsin aken saja masoek ka roewangankoe," kata ~IONTE CU RIRTO: "dan toeloenglah sampeken pada GRA IN G . . . . . salamnja Üa poenja "setan V jang mendjelema." "Dan pada njonja baron DAYGLARS?" kata Af,BERT. "Bilauglah kapadanja, bahoewa sebentar sajn nanti datang padanja, kaloe ija membri idsin." Komedi moelal main babakan jang katiga. Samantara itoe datanglah GRAAF DE ~IOR CERF ka dalam rowangannja njonja DANGLARS, sabagimana !ia ·87 soedah berdjandji. Satelah dapat padanja, MONTE CIIRISTO tersenjoem sedikit. HAYDEE melibat sadja ka panggoeng komcdi. Satelah lajarnja panggoeng ditoeroenken kombali, ~IoNTE CIIRISTO kalocwar dari rowangannja, dan sebentar lagi ija kalihatan di rowangannja njonja DANGLARS, di mana ija disamboeti dengun kagirangan besar oleh njonja itoe. ,,0, marilah Toewan GRAAF!" kata si njonja: "kema saja ingin sekali mengataken, soekoerkoe dengan moeloet sendiri, aken tambahi apa jang suja soedah bilang di dalam soerntkoe." "Och, njonja! kaoe ini masih ingat sadja pada itoe perkara ketjil; saja soeda loepa pada hal itoe." -Baik, Toewan ! tapi apa jang orang tida bisa loepaken, ja-itoelah hal kaoe soedahloepoetken saja pocnja sobat baik, njonja DE VILLEFORT, dari pada kabinasaän, jang didalangkcn padanja oleh itoe sapasang koeda." "Saja tida pantas menerima soekoermoe di dalani hal ini, njonja! kerna boekanlah saja, banja si ALl, hambakoe, jang soedah beroentoeng dapat perboewat perkara baik aken goenanja njonja DE VILLEFORT." "Apa si ALl djoega jang telah lepasken anakkoe dari tangannja kawanan begal di Rome?" kata GRAAF DE ~IORCERF. "Boekan, Toewan GRAAf'!" sahoet ~IoNTE CHRI8TO, 88 sambil samboeti tanganuja DE MORCEn.' jang diängsoerken kapadanja: "sekaranglah saja sendiri boleh trima soekoermoe, tapi kaoe soedah hersoekoer padakoe akan hal ini. ·- Tapi," kata poela GRAAF itoe: "biarlah saja diadepken olehmoe seudiri, njonja! kapada nona anakmoe ini." .O! kaoe soedab lama terkenal, uiaskipoen baroe namanja sadj a," kata njonja DANG LARS: "kema frank, " kata it oe majoor. 11 I1 "Toewan CAVALCANTI I" ka ta poela ANDREA : »apa kaoe pertj aj a ada i1moe tauong P" "Akoe belon taoe pertja]a sama hal itoe, tapi sekarang akoe moelai pertjajn djoega." »Kaloe bagitoe, tautoe sekali dari sebab kaoe ada poenja kanjataiin jang tegas." Itoe majoor mengaloewarkell sagenggan oewang emas dari dalam sakoenja, aambil berkata : "Kanjataän jang boleh dirasa di tangan, seperti kaoe lillat di tangankoe ini." " Kaloe begiloe, kaoe rasa saja boleh pertj aj a, djandjian jang orang telah briken kapadakoe?" "Akoe rasa boleh." " Dan itoe djandj ian ?" G RAAF - nanti boektiken betoeI itoe - r:- : 142 . • !i 'I "Kaoe ini sa-orang miskin, dan hidoep sampe toewa dengan melarat, itoelah sadja jang boleh diharap olehmoe, Apa kaoe maoe mendapat oewang, rnaakipoen boekan soewatoe kakajaän besar? Kaloe kaoe maoe, biarlah kaoe berangkat ka Parijs dan minta pada GRAAF DE ~IoNTE CIIRIsro jang tinggal di . dakat moeloet gang Ohamps Elrsees, roemah n° 30, kaoe poenja anak jang kaoe dapat dari markiezin CORSINARI, dan telah ditjoeri orang pada tempo baroe beroemoer lima talion. "Hoe anak bernama Á..'WREA CAVALCANTI. "Soepaja kaoe boleh pertjaja, bahoewa orang jang menanda tangan di bawah ini, ada bermaksoed aken bri kaoentoengan padamoe, maka kaoe nanti dapatken tertoetoep di dalani soerat ini: 1. Satoe wissel aken kaoe trima dari toewan GOZZI di Florence oewang kontau ~400 pond Toskana. 2. 8atoe soerat boewat toewan GRAAG DE MONTE CHRIsro, dengun apa GRAAF ini ada dikocwusaken aken kasib kapadamoe 48000 frank. Kaoe misti dataug pada GRAAF itoe di tanggal 26 Mei, sore poekoel toedjoeh. PANDITA BUSONI." ,,8atoe roepa," kata ANDRE.\. sahabls batja soerat itoe. "Apa ' kaoe bHang?" kata si majoor. 143 "Saja maoe bilang, baboewa saja poe.n ada trima satoe soerat jang boleu dikatakeu ampir sama dengan soerat ini." SONI?" Satoe soerat dari pandita BU "Bockan hanja dari sa-orang loggris jang berna~a LOn~ WILMORE dan seboet dirinja S.IMBAD PALAJARAN." . ';)., Apa kaoe soedah tnoe hertemoe pada LORD itoe . " "Ja, saja soedab taoe bertemoe satoe 1 I'" ca 1. • 9" "Dl mana. . "Ha! itoelah saja tida boleh blla.o g pada~oe, keroa kaloe saja bilang, kaoe nanti ~aoe banJa~ perkara seperti saja sendiri, dan itoelah tida perlee. "Bagimana boenjinja soerat itoe ?" "Nah, batjalab scndiri!" .. . Itoe majoor CAVALCANTI lautas membatJa bagini: Kaoe ini sa-orang miskin dan bidoep dengan meat Iara . Apa kaoe maoe djadi ternama besar, djadi seuan.... dan kaja? "K:loe kaoe maoe, biarlah kaoe naik k~ dalam satoe kareta, jang kaoe nanti dapatken dl depan intoe Genua di loewar kota Nizza. Kaoeberangkat ~a Parijs dengan meliwat di 'I'uri]n, Chambery dan PODt de Beauvoisin. Kaoe dataug pa~a GRAAF DE MONTE CIffiISTO di dekat moeloet gang Champs EI~'sees , pada 26 Mei sore poekoel toedjoeh, dan tanjaken di mana adanja kaoc poenja bapa. 144 "Kaoe ini aoaknja markies BARTOLOllEO CAVALCANTI dan markiezin OLIVA CORSINARI, sabagimana nanti ternjata di dalam soernt-soerat, jang markies itoe nanti kasihken padamoe, biogga kaoe boleh seboet dirimoe anaknja marika itoe. "Bocwat hidoep dengun menimbanei 0 e eelarannoe, kaoe nanti dapat 50000 frank di dalam satahon. "Tertoetoep di soerat ini ada satoe wissel aken kaoe trima oewang kontau 5000 pond dari toewan FEREA di Nizza, dan lagi ada satoe soerat boewat GRAAF DE l\[ONTf; CURISTO, jang nanti membrtken apajang kaoe perloe, oleh kerna adanja permintaänkoe ka. I lI Ja, tapi biar bagimana poen adanja perkara ini, boekanlab kaoe, boekanlah saja jang kena tipoe." "Tantoe sekali boekan kita." "Nah, biarlah djadi, apa jaog bakal terdjadi." "Kita-orang tida nanti dapat roegi, boekan?" "'l'idn sekali j saja poen maoe kata djoega bagitoe. Sekarang binrlah kita menoenggoe achiruja ini perknra, dan djangau kasih kalihatan npa adanja kita poenja mata kartoe." "Baikj dan kaoe nanti lihat, bahoewa akoe iui padanja. I," 145 "Saja tida selempang aken hal itoe, ajahkoe." "Itoelah senangken hatikoe, anak!" Di itoe waktoe MONTE CllRlSTO masoek kombali kadalam itoe kamar. Satelah dengar soewara kakinja orang jang mengamperi, itoe majoor dan ANDREA lautas saIing pelok kombali. "Ha, Toewan ~1ARKIES !,O kata l\ION'fE CHRISTO: "ada kalihatau njata, jang kaoe ini telah dapatken anak sabagimana adanja harapan hati! " "Och, Toewan GRAAF! " kata itoe majoor : "saja ampir djadi mati, dnri sebab kagirangan." "Dankaoe ini bagimana, ANDREA?" "Och, Toewan GRAAF I" sahoet ANDRE!.: "saja ampir djadi mati, kerna merasa amat heroentoeng." SIM A PALAJARAN." BD "Hm! enak sekaIiI" kata itoe majoor pada sasoedahnja membatja. "Enak, ja?" kata A:'iDREA. "Apa kaoe soedah bertemoe pada GRAAI!' DE MONTE CllRISTO?" "Baroesan saja berlaloe dari hadepannja." "Dan ija berkenan aken boenjinja ini soerat?" "Ija berkenan aken antero boenjinjasoerat ini." "Apa kaoe mengarti halnja kita poenja per. kara ini?' "Tida: sedikit poen saja tida mengarti." "Akóe rasa, ada satoe orang jang kena ditipoe di dalam ioi perkara.' tiada bodo." Monte Ohristo, - 10 146 "Soekoerlah!" kata MONTE CHRISTO. . "Tupi satoe perkara ada mendoekai hatikoe," kata si majoor j "ja-itoelah dari sebab saija terpaksa aken berlaloe dari Parijs." ,,0, Toewan Ca.VALCANTI!" kata l\ION CHRISTO: TE saja harap kaoe djangan berangkat doeloe, sabelon soja kasih kaoe berkenalan sama bebrapa orang dari antara sobat-sobatkoe." "Saja ada sadia aken mengikoeti toewan GRAAF poenja kahend ak," saboet itoe majoor. "Hajolah, Toewan AN A !" kata l\IONTE CHRISTO : DRE "kataken sadja apa kakoeranganmoe." "Kataken pada siapn? " kata AND REA. "Pada ajahmoe sendiri j katakenlah padanjakaoe poenja hal oewang," kata poela itoe GRAAF. "Ha! kaoe seboetken perkara jang paling perIoe dibi tjaraken," kata AND REA. r Kaoe dengar, majoor ?" kata l\IONTE CURISTO. "Suja dengar, Toewan ?" sahoet si majoor. "Ja; tapi apa kaoe mengarti?" "Mengarti betoel." "Anakmoe ini kasih taoe, jang ija ada perloe oewang." "Apatah jang saja misti bikin?" "Apatab Iagi? kasih oewang kapadanja!" "Saj~ kasih oewang?" "Ja ." 147 Dan aambil berkata bagitoe, MONTE CHRISTO dekat! ANDREA dan kasihken padanja satoe boengkoesan, aambil berkata: "Nah! trimalah ini!" "Apatah ini?" kata ANDREA, sambil trima bheng. koeaan itoe. IIPenjahoetan dari ajalmja.' "Dari ajahkoe?" "Boekankab kaoe ada bri taoe, jang kaoe ada perIoe oewang?" "Ja." "Ija soedah minta Iebih doeloe padakoo aken kasihken ini kapadamoe, "Ak en dihitoeng pnda saja poenja oewang pengtdoepan?" "Tida, hanja oewang ini dibriken padamoe aken kaoe moelal beroemah di kota ini." "O! ajahkoe!" "St! kaoe lihat sendiri, jang ija tida maoe bilang, baboewa oewang ini datang dari padanja. ANDREA memanggoet, dan masoekken boengkoesnu itoe ka dalani sakoe tjelana. "Nah!" kata MO NTE CIIRISTO: "sekarangkaoe mnsing-masing tantoe hendak pergi ka tampat mondok sendiri." "Dan kapanlab kita-crang nanti bertemoe kombnli padamoe, Toewan GRAAF?" kata itoe majoor. 148 ,Ja, kapan kita-orang nanti bettemoe kombali?:' kata ANDREA. "Di bari Saptoe, kaloe kaoe soeka : di itoe bari saja poen nanti oendang bebrapa orang berdjamoe di roemahkoe di Auteuil , djalanan Fontein, roemah no. 28. Di antara tetamo e-tetamoe itoe nanti ada djoega toewan DAKGT,ARS, ja-itoe toewan bank, jang misti membajar kapadamoe j saja nanti kasih kaoe kenal padanja: ija poen misti kenal pada angkaoe berdoewa, kerna lja tida nanti membajar, kaloe belon kenal padamoe." "A pa saja misti pake pakean kabesaran?" kata itoe majoor dengan soewara perlahan ." "Ja," sahoet MOKTE CIIRISTO. "Dan saja misti berpake bagimana" kata A'-OREA. "0 , kaoe misti berpake sadja dengan saderhana," .sahoet MOKTE CURI STO: "tjelanu hitam, sepatoe qilap, kamedja poetih, jas bitam , ata wa blao, dasi pandjang. Pergilah pada toewan BLIK atawa V ERONIQUE, kaloe kaoe maoe beli pakean. Kaloe kaoe tida taoe roemahnja, saia poenja orang boleh oendjoek kaoe, Kaloe maoe beli koeda, pergilah pada DEVAUXj kaloe maoe beli kar eta, pergilah pada BAPTISTE." . "Poekoel brapa kita-oraug misti datang?" "Poekoel anem satengab." !toe majoor dan ANDRE!. lautas membri slamat tinggal dan terces berdjalan pergi. 149 MOKTE CHR ISTO dataug ka dekat djend ela, dan libat marika itoe berdjalan sambil pegang tanga n satoe sama lain, "Hal" kata itoe GRAAF: "inilah sapasang geladak besar! Sajang sekali, jang ija-orang boekan anak dan bapa dengun sabenarnja !" 151 LVIII. KEBON 8AJÛERAN. Sekarang biarlah kitn-orang pergi kombali ka itoe kebon sajoeran j8ng berwatas pada pekarangan roemabnja. toewan DE VU,I,EFORT, soepaja dapat lihat omball di sitoe pada toewan MAXIMILIAAN MORREL dan nona VALENTINE. Pada ini kali MAX~IlLIAAN ada datang lebih doeloe, dan ija tempel matanja pada renggangnja papan di pintoe hek, soepaja dapat melihat ka dalam pekarangan orang, sambil memasang koeping aken dengar-dengar boenjinja sepatoe soetra, jang bergerakgerak di pasir kasar pada djalanan ketjil jang ada di pekarangan itoe. Achir-achir terdengarlah boenjinja sepatoe itoe, tllpi boekanlah sadja nona VALENTINE, hanja ada djoega sa-orang prampoewan lain jang kalibatan oleh MAXDIILlAAN itoe. VALENTI~E telah ajal dataug ka pintoe hek, kerna Njonja DANGLARS dan EUGENIE ndn datang mengoendjoengi Njonja DE VILLEFORT. Sasoedah meliwati temponja jang biasa, VALENTINE bawa nona EUGENIE berdjalan-djalan di kebon, maksoednja membri katemngan pada MAXIMILIUN, jang boekanlab ija (VALENTINE) poenja salah, kaloe toewan itoe soedah misti menoenggoe lama. Satelah dapat melihat doewa nona itoe, MAXIMILlAAN poen lautas mengarti maksoednja YALENTINE, dan hatinja lantas merasa senang. Pada tiap kali meliwat di dekat pintoe hek itoe, VAJ,ENTlWE poen melirik ka sitoe, dan sorot matan]a ada kalihatan seperti bendak membilang: Sabarlah, sobat! kaoe lihat sendiri, bockan saja poenja salah . )IAXDIILIAAN hiboeri dirinja dengun lakoenja VAI.ENTIXE itoe, sambil memandang pada kabedaän besar antara itoe doewa nona: VAI,ENTINE kalihatan lemah-lemboet, EUGENIE kalihatun beringas seperti kidang jang gesit. l\IAXUIILlAAN merasa amat pencedjoe pada VALENTINEjangmemaug ada tertjinta olehnja Sasoednlmja berdjalan-djalan ampir satengah djam lamaula. noua-nona itoe masoek kombali ka dnlam roemah, Komoedian, tida sampe berselang lama, VALENTINE dataug kombali seudiri-diri ka dalam kebon. Dari sebab selempang ada lain orang melihat kapadanjn, Ua tida menoedjoe teroes pada pintoe hek, hanja ija pergi herdoedoek doeloe di bangkoe; komoedian sasoedabn melihat koeliling, ja baroelah ija mengumperi pada pintoe. nSlamat, VALE~"fINE!" kata satoe soewnra dengun perlahan. nSlamat, ~IAXIMI LIAAN ! saja seedah biarkeu kaoe 152 153 menoenggoe lama j tapi kaoe lihat djoega sebabnja." "Ja, saja soedah lihat Nona DANGLARS j saja tida taoe, jang kaoe ada bersobat baik padanja." "Siapatab djoega bisa bilaug padamoe, MnmILlAAl\! bahoewa sain bersobat haik padanja ?" "Tiada ada jang bilaug j tapi saja rasa alla lihat hal itoe, kerna kaoe ada djalan-djalan dengan memegang tangan satoe sama lain dan ada herkatakata banjak seknli. Orang nanti sangka jang nona itoe kaoe poenja teman sekali, dan kaoe berdoewa saling bri taoe masing-masing poen]a rasia." "Dengan sasoenggoehnja djoega kita-oraug berdocwa telah snling hri taoe mnsing-masing poenja rasia: ija bri tnoe padakoe, [nng Ua sangat tida soeka mcnikah sama toewan de Moncsnr, dan sajn bilang padanja, jang saja ada merasa amat tjilakn, kerna misti menikah B uma toewan D'EpIXAY." "YUJENTIN soenggoeh-soenggoeh kaoe ini alla E! baik sekali di dalani segala perkara j ja, kaoe ini ada ampoenja soewatoe pri jang tida nda padn Noua DANGLARS, ja-itoelah satoe pri manis, jang boewat orang prampoewan ada oepama hawa wangi boewat kernbang atawa rasa manis hoewat boewah, kerna kaloe kembang atawa boewah mcJinken bagcessadja adanja, itoelah tiada tjoekoep. "Kaoe ada tjinta padakoe, MAXIMlIJlAAN! itoelah sadja sebabnja maka kaoe beringat bagitoe." "Boekanlab bagitoe, VALENTINE! saja brani soempah, Baroesan saia pandaug kaoe berdoewa, dan demi Allah, saja tida bisa mengarti, bagimauaorang bisa merasa tjinta 'pada Nona DANGLARS, biar poen bagimana djoega eiloknja nona itoe." "Itoelab dari sebub saja ada berserta nonn itoe, MAXI lILlAAN! dan sebab saja ada bersama-sama, kaoe djadi tida adil.' "Boekanj tapi tjobalah bilaug padakoe satoe perkara jang suja ingin taoe, kerna saja adu doegaän di dalani halnja Nona DANGLARS." ,,0 , tantoeluh djoega doegaän itoe tida patoct, keodatipoeo djoega saja belon taoe apa adanja, Kerna kaloe prampoewan di omongin oleh lelaki, soedah tantoe ija terpaksa merasnpedes, kendatipoen si lelaki ada berïngat, jang ija ada mengomeng dengan adil. Tapi apatah jang kaoe hendak tanjakcn itoc?" "Apa Nona DANGLARS tida soeka kawin sama toewaude MORCEIU', dari sebab ada tjiuta pada lelaki lain? "M xum IA A AN! sa]a telah bilang padamoe, jang saju ini boekan sobatnja EU GENIE." "Ach, kendatipocn tida bersobat, orang-orang prampoewan poen tida locpoet mcmbri tnoe djoega rasianja satoe pada lain! Mengakoe sadju, YALEXTINE! jang kaoe telah ada menanjaken djoega rasia itoe. 0, saja lihat kaoe tersenjocm." 154 155 "Kaloe betoel 'kaoe lihat saja tersenjoem, MAXIMILIA.A.N, njatalah ini papan pedengan tida bergoena." ~ Bilanglah! dia kata apa padamoe?" ~Ija bilang, ija tida tjinta pada lelaki lain, hanja ija tida ingin kawin j ija nanti merasa amat beroentoeng, kaloe ija traoesah tcrhoeboeng pada orang dan bolch toeroeti kaltendak hati sendiri, clan dari sebab bagitoe, ija ampir nda kapingin, biar ajahnja djudi miskin, soepnja ija boleh diadi nona komedinjanji, seperti ija poenja sobat Nona LOUISE D'AltM ILLY." "Tah l itoelah dia! " "Mengnpa ? apatab jung temjata dari pada omongnjn itoe?" "Ocb, tida!" l\lengapa kaoe tertawa djoega?" "Ha, sekarang njatalah, jang kaoe djoega ada mengintip !" "Apa kaoe ingin saia berlaloe ?,. "Masa! tapi biarlah kita bitjara dari hal kaoe sendiri." "ltoclah lcbih baik j tapi kitn-orang mclinken ada poenja tempo lagi sapoeloeh minut sadja." "Adoelt, sedikit amat l" "Jn, MAXIMILlAAN ! baiklah kita bitjura dari hal dirikoe ini jang ada berlakoe sangat tiada pantas. Saja biarken kaoe ini hidoep dengun kasoekaran bagini, sedang kaoe boleh hidoep dengan senang, Saja sesali dirikoe sendiri, l\IAXIMILIAAN!" "He, VALEN TlNE ! boewat apalab kaoe bersoesah bati, kaloe saja ada merasa amat beroentoeng di dalani kahidoepan hagini! Saja ada hidoep dengun mengarap dan dengan merasa koewatir, tapi saja merasa amat senang, kaloe suja dapat bertemoe kaoe lima minut dan dengar soewaramoe sedikit sadja, sedang saja ada merasa di dalani hati, jang kaloe Allah telah djadiken doewa orang jang bertjintaän seperti kita ini, tautoe sekali boekan dengnn maksoed aken pisahken kita satoe duri lain." "Baik, MAXDIILlAAN! biarlah kaoe tetap mengarap aken kita-oraug berdoewa ; hal itoelah ada senangken djoega hatikoe." "Tapi apalalt sebabnja, YALENTINE! maka ka oe misti lekas berlaloe dari sini?" "Itoelah saia sendiri tida taoe, NjonjaDE VILL&FORT telah minta saja datang padanja, kerna ija maoe bri taoe satoe perkara, jang - toeroet katanja - ada berhoeboeng sama sabagian dari hartakoe. Och, Allah, biarlab iboe-bapakoe ambil semoewa kakajaänkoe, kerna saja ada terlaloe knja di hadepan ija-orang j tapi kaloe soedah mengambil kakajaänkoe, biarlah ija kasih saja senangkan kasih saja toeroeti kainginan hati sendiri. Kaoe poen nanti tetap tjinta padakoe, kendatipoen suja miskin, ja, MORREL?" 156 157 "Soedah tantoe saja nanti tetap tjinta salamanja kapadamoe; saja tida nanti ingat sama kakajaän atawa kamiskinan, kaloe sadja kaoe ini djadi poenjakoe dan ' tida nanti ada orang jang tjereken kaoe dari padakoe. Tapi apa kaoe tida koewatir, VALENTlNE, bahoewa brangkali djoega Njonja DE VILLEFORT maoe membitjaraken kaoe poenja perkara kawin ?" "Saja rasa ija boekan maoe bitjara dari bal itoe.' "Biar bagimana poen, VALENTINE! kaoe djangan merasa takoet; kerna selama saja hidoep, saja t ida nanti tjinta pada lain oraug." "Kaoe rasa, kaoe boleh senangken hatikoe dengan omongmoe itoe, l\fAXIMILIAAN!" nBrilah maäf padakoe! tegas sekali saja ini koerang pikir. Sabenamja saja maoe hilang padamoe, bahoewa pada bebrapa harijang baroe laloe, saja ada bertemoe pada toewan AI,BERT de ~IoRCERF." "Dan ?" "FRANZ D'EpINAY, ada djadi sobatnja.', "Ja, bitjaralnh teroes.' ,:rja ada trima satoe soeratdari FRANZ, jang membri kabar, bahoewa sigralah djoega }<'RANZ nanti berangkat poelang ka sini." VALENTINE djadi poet at dan lantas memegang pada j pintoe hek, brangkali dari sebab merasa lemas. "Ach, Allah!" kata nonn itoe: "kaloe bagitoe, boleb djadi djoega Njonjn de VILLEFORT hendak bitjaraken perkara kawin . . . . . tapi tida! kerna kuloe bal itoe misti di bitlaruken, boekanlah Njonja de VII,LEFORT jang nnnti bitjara padakoe.' "Sebab apa?" "Sebab apa, itoelah saja tida taoe; tapi saja ad. rasa, jang rnaskipoen Njonjo de VILLEFORT tida bilang pada orang, ija ada koerang soeka sama ini hal kawinan." "He, VALE~TINE! kaloe bagitoe, saja rasa, saja nanti dloendjocng-dioendjoeng Njonja de VII,LEFORT' di atas kapalakoe." "Ac1~! djanganlah terboeroe-boeroe, l\IAxDIILIAAN?" "Kaloe ija tida soeka sama hal kawinanmoe ini dan ija maoe poetoesken ini perkara, brangkali djoega ija nanti soedi dengar permintaän orang." "Djangnnlah kaoe mengarap bagitoe, ~1AXDIILIAAN! kerna jang tida di soekai oleh Njonja de VILLEFORT, boekanlub orang lelaki, banja perkarn kawin." nPerkara kawin? kaloe ija tida soeka sama hal kawin, mengapatab ija scndiri soedah mcnikah?" "Kaoe tida mengarti apa jang saja maoe bilang, MAXUIILIAAN I Pada satoe tahon jang telah laloe, tempo. sajs dapat niatan aken masoek di roemah pertapaän prampoewan, Njonja de VILLEFORT berkenan dengun senang hati aken niatankoe itoe, rnalab ajahkoe. djoega berkenan aken hal itoe, oleh kerna boedjoe- 158 159 kannja j melinken akikoe sendiri ada menjegah. Kaoe 'tida bisa ande-andeïn di dalam ingatanmoe, Mnn.u UAAN! bagimana adanja sorot mata akikoe. tatkala akikoe dengar perniatankoe, sedang di doenia ini tida ada orang jang di kasihi olehnja, djoega tida ada jang tjinta padanja, lain dari saja sendiri. Ija memandang kapadakoe dengan sorot mata teramat sedih, sedang ajer matanja meleleh di pipinja, Ach, l\IAXDlILIAAN! saja lautas merasa amat menjesal; saja berloetoet di hadepannja sambil berkata: "Bri maäf padakoe, ajah! sekarang orang boleh persakiti saja sabaglmana ija soeka, tapi saja tida nanti tinggalken kaoe!" "Akikoe lautas melirik ka langit, aken bersoekoer pada Allah. l\!AXUILIAAN saja nanti dapat lagi banjak kasengsaraän; tapi lakoenja akikoe itoe -ada biboeri hatikoe.' "VALENTINE! kaoe ini berhati baik sekali! Saja tida taoe, bagimana saja ini jang soedah membatjok pada banjak orang Badoeï di paperangan, boleh -dapat perocntoengau aken bertemoekapadamoe jang haloes teroes sampe di hati. Tapi VALENTINE! kaoentoengun apatah Njonja de VUJLEFORT nanti mendapat, saände kaoe lido. meoikah?" "Apa kaoe tida mengarti maksoedkoe, tempo saja bilaug padamoe, bahoewa saja ini ada kaja besar, MAXDlILlA.AN? Harta jang saja telah dapat dari -ibo'ekoe sendiri, ada berboenga ampir 50000 frank , di dalam satabon j saja poenja aki dan nene, jaitoe marldes dan markiezin de SAINT-l\IERAN, nanti mewarisken padakoe kakajaän besar, sedang toewan NOIRTIER poen njata kalihatan adn berniat angkat dirikoe ini mendjadi nhliwarisnjn, l\Iaka soedarakoe EDOUARD, jang tida nanti dapat apa-apa dari iboenja sendiri, kaloe dibanding sama saja, ija boleh diseboet miskin. Sedang bagitoe, Njonja de VILLEFORT ada tjinta pada nnaknja itoe dengun sagenap hati, dan kaloe sajn djadi orang pertapaän, harta peninggalnja markies dan markiezin de SAINT-~rERAN nanti djatoh ka dalam tangan ajahkoe, dan achirnja nnnti djatoh pada tangan EOOUARD." "O! itoelah satoe kainginan jang tida sekali ter. sangka bisa ada di dalam hatinja satoe njonjajang bagitoe eilok dan masih moeda." ' "Kaoe misti ingat djoega, MAXIMILJAAN! bahoewa kainginan itoe boekan aken goenanja sendiri, hanja aken goena anaknja; maka apa [aug harnes diketaken djelek aken dirinja sendiri, ampirlah harces dikataken bagces aken dia. itoe di dalam halnja seperti iboe." "Tapi, VALENTniE! saände kaoe kasihken sabagian dari kakajaänmoe pada EDOUARD, bagimana?" "Tida ada lantaran aken saja meminla, soepaju orang maoe trima pembrian saja, lebib lagi kaloe misti meminta bagitoe pada snoraug pramlJoewan, jang sanautiasa ada melaga tida memandang harta," 160 "VALENTlNE! sanantiasa saja ada pandaug katjintaänk oe pudamoe ini seperti satoe perkara soetji, dan dari sebab bagitoe, suja simpan dengan hormat di dalam hatik oe sendiri sadja : tida satoe orang, malah soedarakoo poen tida taoe, jang saja ada tjintaïn kaoe. VALEN'flNE! apa kaoe soeka bri idsin aken saja membitjaraken katjintaänkoe ini pada satoe sobatkoe?" VAT.EXTIN~: terkedjoet, laloe berkata: "l\[embri taoe hal kita ini pada satoe sobat? adoeh, l\IAxlM1 J.IAAN! saja bergoemetar oleh kerna dengar kaoe kata bagitoe. Pad a satoe sohat ! dan siapatah adanja sobat itoe?" "Dengarlah, VALE:\TINEI" kata ~L\.XDlILIAÀN: "apa kaoe soedah taoe merasa senang hati aken saorang, pada waktoe baroe sekali kaoe taoe bertemoe kapadanja, hingga kaoe dapat perasaän seperti soedah kenal lama kapadanja itoe? rJa, saja soedah taoe merasa bagitoe." n Bagitoelah saja ada meraaa, pada waktoe saj a baroe sekali bertemoe pada itoe orang, jang haroes diseboet saorang leewar biasa." "Saorang loewar biasa? " "Ja." "Dan sekarang kaoe soedah kenal lamapadanja?" "BeIon lama, hanja baroedelapanatawa sepoeloeh hari sad]a." ! I I1 '.