__55_
Adapoen jang kita tahoe, apabila kita toelak adanja Dzat Jang Maha Koeasa, nistjaja kita poenja diri dapat perasafiin jzmg tiada senang, tiada poeas, tiada djembar, sebagai ada penjakit, tetapi apa penjakit itoe, tiadalah kita mengerti. Ini- lah oemoemnja dinegeri Timor. Maka boekan kita maksoedkan disini perasaéin dari marika itoe jang takoet sadja siksaéin di- dalam koeboer dan didalam api-naraka, atati sebagai anak-anak jang takoet sétan, tetapi perasaiin jang toeloes ichlas, ialah perass/zin menanggoeng boedi dan kemaoean b e 1' t e r i In a k a s i h kepada siapa djoega jang moela-moela mendjadi Sebab dari keadaéin kita. .
Disini sekadar kita berasa ada djoega ketinggalan tenaga, maoelah kita paksa pada akal akan teroes berpikir tentang Sebab Jang Pertama, tiada perdoeli apa Dia itoe sebangsa de- ngarl Alam atafi dengan kita, karana menoeroet kita poenja pemandangan, rnoestahil kedjadian apa-apa, jang tiada dikara- nakan atafi tiada didahoeloei oleh sebab, maka moestahil djqga adzmja Alam tiada, dengan sebab.
Akan tetapi tiap-tiap adanja Alam Wadjib dengan sebab, nistjaja ini sebab wadjib lagi didahoeloei oleh lain sebab. Kaloe bagini, kita djadi kornbali lagi pada atoeran sebab-sebab jang bersoesoen tindih dan berlapis-Iapis tiada hingganja, Iaksana 1'anta,i jang tiada pokoknja dan tiada oedjoengnja. Maka ke- adaéin bagini matjam kita tiada sanggoep soesoel dengan pikiran, karana kaloe kita teroes bajangkan bagitoe, nistjaja sampai habis napas, beloeml-ah bertemoe watasnja. Padahal menoeroet pemandangan kita sehari-hari, sama sadja dari per- toeloengan pantja-indria dan ingatan, selamanja ada W a t a s. Boekan bagitoe sadja, tetapi djoega kita poenja akal kaloe soedah terlaloe djaoeh berpikir lantas mandeg berhenti dan berbalik. Inilah tandanja jang akal sampai pada Watas, dan
inilah djoega mendjadi boekti jang akal tiada sanggoep toelak adanja watas. Dan tiap-tiap akal tiada mexmpoe toelak adanja watas, nistjaja akal mesti terima adanja Watas, iaitoe wadjib adanja Watas.
Oleh karana itoe, maskipoen akal terima bersoesoen-tindih- nja. sebab-Sebab, tiada loepoet aka] mesti terima bahoea ber- joeta-joeta sebab itoe mesti ada pokoknja iaitoe watas jang djadi p e r m 0 e 1 a E1 11 sebab, atafi dengan lain perkataéin ialah sebab jang berrnoela sendiri tiada didahoeloei oleh Iain sebab. Dan tiap-tiap dikata sebab jang bermoela, nistjaja itoelah seba-b jang pertama sendiri. Maka Wadjib adanja Sebab Jang Per- tama, tiada perdoeli apakah dia ada poenja nama atafi tiada bernama, inilah boekan kita poenja perkara, karana apabila kita saM11g'goep seboet namanja, nistjaja boekanlah itoe Sebab Jang Pertarna, karana apa djoega jang kita memberi nama, nistjaja didahoeloei oleh lain sebab.