_.54.._.

karana semangkin banjak perselisihan paharnnja. Kaloe andainja, pengertian agama semangkin madjoe, nistjaja djadi semangkin boelat, tiada terpetjah-petjah banjak sebagai seka— rang. Akan tetapi ada. bédanja sedikit, karana kaloe pengeta— hoean-doenia membawa takboer, adalah pengertian agama, semangkin toendoekkan kepalanja, karana soedah sedar dan insaf bagaimana rendah deradjatnja manoesia. Disini hanja- lah kita maksoedkan orang-orang beragama jang soedah ma- tang peladjarannja didalam ilmoe ,,TasaWW0ef”, boekanlah kebanjakan goeroe-goeroe agama jang maskipoen tahoe bahasa Arab oepamanja, dan mengakoe-ngakoe soedah tinggi penge~ tahoeannja, padahal kaloe ada pertanjaém jang sedikit dalam, lantas bikin takoet moerid-moeridnja dan orang—0rang jang bertanja, dengan perkataén kafir, dan lain-lain perkatafin jang tiada énak.

Sahadan apabila kita soedah timbang menimbang hal jang terseboet itoe, dan timbang lagi segala jang dipikirkan didalam Bahagian II dan III, nistjaja kita djadi jakin, bahoea sebe10em- nja manoesia sanggoep menerangkan manatah jang lebih toea diantara telor dan ajam jang sehari-hari ada dihadapan kita, beloemlah kita. mempoenjai kemampoean akan menetapkan adanja dan tiadanja dzat dan sipat jang beloem didapat oleh pantjadndria.

Didalam Bahagian V kita maoe priksa apakah manoesia ada poenja kemampoean akan kenal dirinja sendiri.

Dan akan menoetoep Bahagian IV ini, kita jakin bahoea tiap-tiap pemoeda soedah habis beladjar kepintaran-doenia, tiada segan membatja kitab-kitab agama, nistjaja dapatlah dia membédakan diantara soeatoe ilmoe dengan lain ilmoe dan tiadalah dia gampang pertjaja dan terima sadja kebenaran bitjaranja manoesia jang dia sangka soedah pintar, sebab bergelar professor, doctor atali meester. Karana bagaimana tinggi djoega pengertian manoesia, tiadalah boleh loepoet dari k 1 i r 0 e.

Dan tiada béda bagi orang jang beragama, apabila terlaloe pertjaja bitjaranja orang jang bergelar oelama, dengan tiada pakai akal-pikirannja sendiri, nistjaja beloemlah boleh pakai nama manoesia, hanjalah héwan jang boleh bitjara dan ketawa hampir sama dengan monjét.

Dari sebab itoe tiada patoet kita mesti sangka tiap-tiap manoesia soedah bergelar professor dan soedah bergelar oe1a- ma-agama tentoe benar bitjaranja dan pendapatannja, sebe-

loemnja kita goenakan akal kita sendiri. Sebaliknja djangan

sangka tiap-tiap manoesia jang pikoel krandjang tentoe bodoh dan boetak oetaknja, sehingga kita toetoep koeping atafi ter- tawa kaloe dengar perkataéinnja, jang kita sangka tentoe tiada benar dan tiada bergoena. Karana apabila kita poenja sikap dan azas soedah biasa berani tentoekan Iebih dahoeloe keadaéin