._..g7 _.
pada ,,dzat jang pertama”, karana moestahil ,,sang-tiada”, alias lapang alias hempa alias boekan-dzat, mempoenjai sipat gerak, sehingga djadilah alam jang bersipat gerak itoelah dzat jang ,,pertarna”, jang ,,Wadjib” adanja, inilah djoega moestahil. Karana dalilnja, kaloe andainja alam wadjib adanja, nistjaja alam tiada berwatas dzatnja, loeasnja dan timponja, inilah moestahil, maka wadjib alam berpinggir dan berwatas, dengan ketiadaéin, iaitoe sebagai soeatoe benda ditengah lapang jang kosongnja tiada berhingga, maka moestahil benda jang berpin— gir demikian itoe soeatoe dzat jang pertama. Dan dalilnja, andai kata ,,ketiada’an” itoe berpinggir, nistjaja pinggirnja berwatas dengan ketiadaiin, inilah sama djoega tiada ber- pinggir.
Njatalah dengan berpikir demikian, Moslimin jang berakal, mendapat kepoeasan didalam pengertian dhid’, atafi anti atafi tegenstelling atafi ,,hal jang berlawanan satoe sama lain”, ka- rana keadaan didalam al-am berlawanan dengan ketiadaan di- loear alam, keadaan gerak pada keadaan alam dengan ketiadaan gerak alias diam pada ketiadaan alam, iaitoe lawannja dalam dengan loear, lawannja dzat dengan boekan-dzat dan lawannja sipat clengan boekan-sipat, sehingga njata djoega lawannja alam jang bergerak, ialah ketiadaan alias diam. Itoelah antim- nja dinamai moernkin, sehingga tiap-tiap dikata moani- kin, ada tiga matjam:
1e moemkin—ma'adoem iaitoe a ketiadaim antiro; b ke- tiadaan jang terdapat alam didalamnja.
2e moemkimmawdjoed iaitoe c keadaan alam bertempa‘; didalam moemkin maadoem.
Diatas tadi kita moestahilkan dengan dalil jang alam soeatoe dzat jang pertama, sehingga Wadjib djoega adanja alam didahoeloei oleh sebab, iaitoe moestahil alam djadi dengan sendirinja. Dari karana diam lebih toea dari alam, maka boleh disangka sang-diam itoe menimboelkan alam, inilah moestahil, karana tiap-tiap sebab wadjiblah itoe dzat, maka moestahil diam itoe sebab dari kedjadiannja alam, jang bersipat gerak, karana moestahil sang—diam alias ketiadaan, jang mémang boekan dzat, mempoenjai kemampoean akan rnembikin dzat sebagai alam ini. Oleh karana itoe wadjib ada lagi ,,1ain dzat” diloear alam alias gerak dan diloear diam alias ketiadaan, itoe- lah ,,sendirinja” jang mampoe dan pandai memboeat alam dengan ,,tjaraNja” jang tiada dimengerti, dan itoelah dzat jang pertama, jang b o e k a n h a r 0 e s, tetapi w a dj i Io adanja, moestahil tiada, iaitoe jang Islam namai Allah-Taala, sehingga djoega wad j ib Allah sendiri jang mengobah moemkin, boekan haroes, karana kaloe haroes, nistjaja haroes alam timboel sendirinja atafi haroes lain dzat, diloear Allah, jang rnengobah moemkin. Kita akan bitjarakan lagi bagai-