kesenangan apa djoega, nistjaja sia-sialah hidoepnja didalam doenia ini. Dan kaloe oepamanja ada manoesia jang hilang pengharapannja akan beroentoeng didalam kehidoepan seka— rang, boekankah pengharapan oentoeng pada lain timpo, se- soedahnja liwat kematian, mendjadi kepoeasan didalam sa- noebari dan mendjadi pertahanan menanggoeng sensara didalam doenia dengan toeloes dan ichlas?
Oleh karana itoelah saja karangkan boekoe ini, moedah— moedahan ada faidahnja bagi soedara-soedara, jang beloem mempoenjai sempat jang loeas akan toeroet pikirkan tentang adanja agama, boekan dari sebab pengarang sendiri soedah mendjadi ah1i—pikir akan tetapi sekadar mernbitjarai bagaimana diantara manoesia jang berilmoe timboel perselisihan tentang pengertian Alam dan Dzat Jang Maha Koeasa.
Pengaran g, R. B. DJ AJ ANEGARA.
Weltevreden 18 October 1929.