.._29..__
hempa. Maskipoen Dzat jang berdiri dengan sendirinja adu poenja sipat kekoeatan, kita tiada habis pikirkan baga.imana- tah kekoeatan itoe boleh kerdja didalam lapang jang kosong belaka, kaloe kekoeatan itoe tiada. masok lebih dahoeloe didalam tempat jang kosong tadi? Ini pertanjaéin mesti dimadjoekan, dari sebab kita andaikan bahoea diloear Dzat jang berdiri de- ngan sendirinja tetkala beloem timboel alam, misih ada tempat jang kosong, maskipoen kita tiada mengerti bahoea disebelah dzat jang penoeh belaka, boleh ada lapang jang kosong. Dan kaloe andainja kekoeatan itoe masok didalam lapang jang ko- song tadi akan bikin sang—tiada djadi sang-ada, nistjaja sipat koeat tadi mesti terpisah dari Dzat jang berdiri dengan sen- dirinja, inilah moestahil, karana kita beloem mengerti bagai- mana soeatoe sipat boleh terpisah dari dzatnja dengan tiada merobahkan dzat, maka kaloe andainja sipat k 0 e a t terpisah dari dzatnja, nistjaja dzat itoe berobah djadi lemah, inilah moestahil bagi Dzat jang berdiri dengan sendirinja. Dan ka- kaloe maoe dikata Dzat itoe atafi Sipatnja masok antironja ditempat kosong tadi akan bekerdja, nistjaja Dzat itoe ber- pindah~pindah atafi sebentar melemboeng dan sebentar kempés, inilah djoega moestahil bagi Dzat jang berdiri dengan sen- dirinja.
Sampai disini kita andaikan sadja. bahoea diloear Dzat jang berdiri dengan sendirinja misih ada tempat jang lapang dan kosong. Padahal ini moestahil, karana kaloe ada kosong, nistjaja Dzat itoe ada moelanja, ada habisnja, ada watasnja dan ada pinggirnja. Maka oleh karana itoe, tiap-tiap kita maoe terima adanja Dzat jang berdiri dengan sendirinja, nistjaja kita tiada boleh toelak penoeh-sesaknja Dzat itoe, sehingga kita mesti terima tiada ketinggalan lagi lapang jang kosong. Dan kaloe rnémang soedah penoeh bagitoe, nistjaja tiada boleh ada lagi lain dzat, berapa djoega haloesnja, apapoela dzat jang sebesar alam ini, moestahil boleh ada.
Sekarang kita terpaksa pilih sadja salah soeatoe dari doea poetoesan dibavvah ini:
1e Kaloe ada dzat jang Mberdiri dengan sendirinja, nistjaja tiada ada lapang jang kosong, karana soedah penoeh belaka.
2e Kaloe ada ‘lapang jang kosong, meloeloe (hempa belaka), nistjaja tiada soeatoe dzat-poen ada, karana kosong itoe soeatoe ketiadaéin. *
Dari sebab itoe, kaloe‘ kita pilih kosong, nistjaja mesti toelak adanja sesoeatoe dzat dan toelak djoega adanja alam. Akan tetapi kita tiada sanggoep toelak adanja alam, karana soedah n j a t a a d a nj a. Maka terpaksa kita terima adanja dzat jang penoeh, jang berdiri dengan sendirinja, dan ini dzat jang njata adanja-, melainkan alam sendiri, sehingga kita terpaksa membenarkan patokan A tentang alam berdiri